Eps.12 Hari terakhir

Setibanya di Supermarket Nathan yang sudah ada di luar mobil segera masuk ke dalam pusat perbelanjaan bersama dengan pamannya .

Nathan yang belum terlalu mengenal pusat perbelanjaan itu ,membuka suara kepada pamannya ."Ajusshi ,tempat alat-alat elektronik di jual sebelah mana ?".

"Masih di atas tuan muda ,mari saya tunjukan ."Paman Baek Dae-Hyun yang berjalan selaras dengan majikannya.

Selesai membeli semua barang kebutuhan alat untuk komputernya .Nathan Berlalu pergi ke toko lain untuk membeli tas juga jaket ,karna di perjalanan keluar pusat perbelanjaan Nathan sempat tertarik dengan jaket di salah satu toko di pusat perbelanjaan itu yang membuat langkah terhenti untuk membeli nya.

Melihat barang belanjaannya ."Seperti saya belanja terlalu banyak ."

"Aahh sial."Umpatnya kepada dirinya sendiri .

+++++++

Hoy ,sudah sejauh ini jalan ceritanya .Tapi saya belum memperkenal diri saya dengan benar .

Der bio data ku .

Nama : Nathan Salvador

Tempat /Tanggal lahir : Kota S ,27-06- 2006

Umur : 15 tahun

Hobby: Bermain musik ,mendengarkan musik , basket ,dan voli. Intinya saya suka semuanya

Sebelumnya saya sudah pernah cerita jika saya sudah lulus SMP dan akan masuk SMA di tahun ini .Saya yang seharunya masih duduk di kelas dua atau tiga SMP sudah lulus di tahun ini ,karna kakak saya mendaftarkan saya lebih awal untuk bersekolah .

Jadi bisa kalian bayangkan betapa kecilnya saya di sekolah .Ehmm tidak ,kalian akan salah jika menyebut saya kecil .Toh tinggi saya sudah 170 Cm saat lulus SMP ,sekarang mungkin saya sudah lebih tinggi .Aahhrr itu bisa saya rasakan .

Tapi walaupun tinggi badan saya menambah ,tidak akan bisa untuk saya mengalahkan Yudha sahabat tintah saya .

Saya terlihat banyak bicara ,iya memang benar .Saya memang banyak bicara ,tapi jika sudah serius jangan salah kan saya jika saya menjadi pendiam .

Saya tidak tahu harus menyebut diri saya apa . Introver kah , Ekstrover .Karna sifat saya tergantung dengan siapa yang bersama saya saat ini .Tapi tidak heran ,jika terkadang saya memalu-malukan .

Ya sudah sampai situ saja perkenalan saya .Sekarang kenalkan ,nama kakak perempuan saya .

Der bio .

Nama : Riska Salvador

Tempat /tanggal lahir : Osaka ,27- 01 - 1998

Umur : 23 tahun

Hobby : Membaca, mendengarkan musik ,dan bermain musik

Tinggi badan : 168 CM

Kak Riska adalah perempuan termanis menurut saya .Ah iya ,kakak saya memiliki lesung pipi di pipinya yang membuatnya terlihat manis saat tertawa atau pun tersenyum.

Sebelum kepergian kakek ,saya sangat sering melihat kak Riska tersenyum dan tertawa tanpa beban itu terlihat sangat manis sekali .Tapi semua terasa hilang saat kakek pergi meninggalkan kami untuk selama nya .

Kak Riska menjadi pendiam ,dingin ,juga sangat irit dalam berkata selepas kepergian kakek kami .Itu membuat saya sangat sedih,tidak heran terkadang saya ingin membuatnya tersenyum kembali .Tapi senyum yang kak Riska perlihatkan hanyalah senyum palsu ,miris .Saya tidak bisa melakukan apa-apa ,selain hanya diam dan terus memperlihatkan kebahagian saya, agar kakak saya tidak perlu mengkhawatirkan saya . Saya hanya bisa berdoa semoga kak Riska bisa kembali seperti dulu .

++++++++

Back to Stories

Sepulang dari pusat perbelanjaan .Nathan yang sudah tiba di rumah ,segera mengambil barang belanjaannya yang ada di bagai mobil .

"Sudah Ajusshi ,biar saya membawanya sendiri ."Nathan yang sudah membawa semua barang belanjaannya .

Sebelum ia beranjak pergi ."Terima kasih sudah mengantar , Ajusshi."

Paman Baek Dae-Hyun membungkuk sekilas dengan kepergian Nathan yang meninggalkan dirinya.

Menutup kedua mata ayahnya ."Appa!!".Dae Chul-hyun memamerkan senyum manisnya.

"Chul-hyun." Seru Paman Baek Dae-Hyun sedikit memamerkan terkejutnya .

"Kenapa ,Appa?". Chul-hyun yang fokus membenarkan tas ransel yang ia bawa.

"Bukankah hari ini kamu ikut eomma ."

"Tidak ,dari tadi saya ada kelas bahasa jadi tidak ikut eomma ."Jelasnya .

Balas ayah dengan mendengus ringan .

"Dimana anak majikan ayah?".Tanya Chul-hyun dengan antusias .

Paman Baek Dae-Hyun yang mendengar jelas itu langsung memalingkan wajahnya menghadang tatap putrinya.

Chul-hyun langsung menundukkan perhatiannya ."Appa tidak suka?".

"Tidak juga."

"Emang mau ngapain sama tuan muda?".Tanya paman Baek Dae-Hyun dengan baik-baik.

"Mau jalan-jalan ,soalnya kemarin belum semua tempat bagus di daerah ini yang Chul-hyun tunjukan .Chul-hyun juga sudah berjanji akan mengajaknya hari ini, jika ada waktu luang."Balas Chul-hyun menjelaskan .

"...Hari ini juga hari minggu ."

Paman Baek Dae-Hyun tersenyum tipis mengelus rambut kepala putrinya ."Bolehkan ,Appa?Chul-hyun pergi sebentar saja."

Paman Baek Dae-Hyun mengangguk ringan."Tapi jangan jauh-jauh mainnya ,ayah tidak ingin kamu pulang larut malam ."

"Ye appa ."

"Ehm ,Appa ."

"Apa?". Paman Baek Dae-Hyun yang ingin beranjak pergi mengurungkan niatnya .

"Appa ,bisa panggil Nathan hyung ."Wajah gemoynya ,Chul-hyun memohon .

Paman Baek Dae-Hyun mengalah jika soal putrinya yang sudah memasang wajah gemoynya. Akhirnya ia mengambil ponselnya dan mengirimkan beberapa pesan singkat ke pada Nathan ,majikannya.

Sesaat sesudah mengirimkan pesan singkat ,bersamaan dengan itu paman Dae-Hyun mendapatkan panggilan telfon dari Riska .

"Kamu tunggu saja disini ,ayah pergi dulu."Ucapnya beranjak pergi meninggalkan putrinya dengan menerima panggilan telfon dari Riska yang sudah tersambung .

Selepas kepergian ayahnya yang terburu-buru .Dae Chul-hyun terduduk di depan teras rumah besar itu dengan memainkan ponselnya, ia menunggu Nathan keluar .

Di selang asik-asiknya dan fokus-fokusnya menonton drakor ."Nonton apa?".Buka suara Nathan yang sudah membungkuk kan badannya di samping Dae Chul-hyun dengan perhatiannya yang melihat layar ponsel Dae Chul-hyun yang menyalah ."Drama korea!."Tebak Nathan tanpa menyadari tatapan bola mata jengkal hitam Dae Chul-hyun yang masih mematung memperhatikannya .

Nathan yang menyadari itu membalas tatapan Dae Chul-hyun dengan hangat di setiap manik wajah Dae Chul-hyun yang membungkam memanas ."Ooo Tuhan jantung ku sedang tidak baik-baik saja ."Batin Dae Chul-hyun yang masih terdiam dalam diam .

Merasa tidak nyaman ."Chul-hyun."Seru Nathan yang berhasil membuyarkan dalam diamnya Dae Chul-hyun.

Secepat mungkin Dae Chul-hyun beranjak dari tempat duduknya ,ia segera berdiri sedikit berjarak dengan Nathan .

"Are you alright ?".Tanya Nathan sedikit melangkah mendekati Dae Chul-hyun.

"Ani-ani ,saya baik-baik saja. A-ayo ber-angkat."Balasnya terbatah-batah .

Nathan sedikit memayungkan bibirnya dengan senyum miringnya ."Ayo." Dengan mempersilakan Dae Chul-hyun untuk berjalan lebih dahulu .

+++++++

Dae Chul-hyun mengajak Nathan ke salah satu stasiun kereta yang terdekat daerah tersebut ,setelah berjalan lumayan jauh dari rumah Nathan .

"Haa ,seharunya tadi pesan taksi .Jika begini tidak akan lama untuk berjalan-jalan. " Umpat kesal Chul-hyun kepada dirinya sendiri.

Nathan yang berjalan selaras dengan Dae Chul-hyun. "Kalau capek istirahat saja sebentar ."

"Tidak usah ,kereta kita bentar lagi sampai ."Tolak Chul-hyun .

Setibanya di stasiun kereta ,tidak butuh waktu lama untuk kereta yang akan mereka naiki untuk sampai .Nathan dan Dae Chul-hyun segera beranjak naik ke dalam kereta .

Di dalam kereta karna terlalu penuh akhirnya hanya tersisa satu tempat duduk .Nathan yang menyadari itu memaksa Chul-hyun untuk duduk saja sementara dirinya berdiri .Awalnya Chul-hyun terus menolak ,akan tetapi karna paksaan dari Nathan ,Chul-hyun pun mengalah.

Dan benar saja dugaan Nathan ,Chul-hyun sangat capek. Belum setengah perjalanan kereta berjalan ,Chul-hyun sudah tertidur bersandar di paha Nathan yang berdiri di depan nya .

Nathan yang menyadari itu hanya tersenyum tipis memperhatikan gemoynya Chul-hyun yang tertidur .

Beberapa selang waktu kemudian , kecepatan kereta mulai melambat .Kereta mulai menghentikan lajunya setibanya di stasiun berikutnya ,pintu-pintu otomatis kereta juga mulai terbuka orang-orang di dalamnya mulai beranjak keluar .

Nathan segera membangunkan Dae Chul-hyun yang masih setia tertidur ."Chul-hyun bagun, kita sudah sampai ."Menggoyang pelan bahu Dae Chul-hyun.

Chul-hyun mengejap-ngejapkan matanya yang masih memburam ."Sudah sampai?".Dengan membenarkan tas yang ia bawa .

Nathan mengangguk ringan ."Iya ,Ayo keluar .Keretanya akan berangkat lagi."

Beranjak dari tempat duduknya ,lalu melangkah lebih dulu untuk keluar kereta yang di susul oleh Nathan yang mengikuti langkahnya.

Nathan yang menyadari Dae Chul-hyun belum terlalu sadar ,berkata ."Sebaik kita ca......"

"Tidak ,jika kita mampir-mampir terus kapan sampai ."Ucap Chul-hyun memutus perkataan Nathan yang belum ia selesaikan .

"Lanjut saja Hyung ."Lanjutnya berjalan lebih dulu .

Nathan hanya menggeleng ringan sebelum menyusul langkah Dae Chul-hyun.

+++++

Di sini Dae Chul-hyun dan Nathan sekarang. Di lcho Hangang Park ,salah satu taman bermain terkenal di daerah tersebut .

Nathan yang melihat sekeliling taman bermain dengan menunggu Chul-hyun yang masih mengantri membeli tiket masuk.

"Sungai Han." Ujarnya .

"Bagus bukan ,ayo jalan-jalan .Didekat sini banyak taman bermain ,juga cafe-cafe bagus ."Ucap Chul-hyun tanpa jedah kata .

"Um ,ayo jalan keburu gelap ."Ajak Nathan melihat Chul-hyun .

Mereka berdua berjalan-jalan sehari mengelilingi Icho Hangang Park .Taman cantik yang berdekatan dengan sungai Han .

Di mulai hari ,mula menggelap .Nathan dan Chul-hyun yang sekarang sudah terduduk nyaman di salah satu cafe .Terusik dengan suara ponsel Nathan yang berbunyi .Nathan segera mengambil ponsel miliknya yang ada di kantong jaketnya .

*Hallo".

*Kamu sudah selesai berkemas ,dik?".

*Sudah ko kak .Don't worry, all is well."

*Tadi Ajusshi Dae-Hyun sudah mengambil tiket kamu .Penerbangan kamu berangkat jam 9 ."

*Eh jam 9 .Bentar lagi dong."

*Iya ,kamu lagi dimana dik .Jangan keluar terlalu jauh ,nanti terlambat ."

*Sudah terlanjur .Nathan mati kan dulu kak ,saya harus segera pulang ."

*Hemm ,hati-hati di jalan ."

Panggilan di akhiri sepihak oleh Nathan .

Nathan segera mengemas ponselnya ke dalam saku jaketnya ."Kita harus segera pulang ,pesawat saya akan terbang 2 jam lagi. "

"H ,apakah kesampaian."Ujar Dae Chul-hyun sedikit syok.

"Kesampaian ,ayo jalan .Sambil cari taksi ."Ajak Nathan beranjak .

Dae Chul-hyun mengikuti langkah kaki Nathan ."Tunggu saya akan pesan taksi ."Ucapnya fokus pada layar ponselnya.

Dae Chul-hyun dan Nathan berjalan selaras bersamaan keluar dari jalan taman. Setibanya di jalan besar ,mereka menunggu sejenak di tepi jalan .Sampai mobil taksi menghampiri mereka .Dae Chul-hyun juga Nathan segera beranjak masuk ke dalam taksi .

Di dalam taksi ,terjadi masa keheningan melanda .

"Kenapa tidak sekolah di sini saja?".Tanya Dae Chul-hyun memecah keheningan .

"Di sana ada rumah peninggalan nenek saya yang tidak pernah saya kunjungi .Dulu saya pernah punya keinginan untuk pergi ke sana bersama kakek saya .Tapi sudah terlambat ,jadi sekarang saya memutuskan untuk ke sana sekalian sekolah di sana ."Jelas Nathan .

".......Tenaga saja selesai lulus saya akan kembali ke sini ,tidak mungkin untuk saya meninggalkan kakak saya terlalu lama ."

".......Saya juga terpikir akan kuliah di sini ."

"Umm." Dengus Chul-hyun mencerna perkataan Nathan .

"Mungkin jika saya sudah kembali ke sini ,saya ingin pergi bersama kamu untuk menemani saya melihat-lihat kota Seoul ."Kata Nathan .

" H? berdua!?".Dae Chul-hyun memasang bulat manik hitam matanya .

"Tidak mau ya."Kekeh Nathan ringan.

"He ,tidak tentu saya mau .Tapi cuma berdua ."

Nathan hanya terkekeh pelan memperhatikan tingkah salting gemoy Dae Chul-hyun.

Akhirnya sudah satu jam berlalu ,menempuh perjalanan akhirnya sampailah Nathan di rumahnya yang sudah di tunggu paman Dae-Hyun di sana.

Nathan bergegas naik ke lantai atas rumahnya bersama paman Dae-Hyun untuk membantunya membawa koper-koper miliknya .

Selesai memasukkan semua koper-kopernya ke dalam bagasi mobil ."Hati-hati di jalan ."Dae Chul-hyun tersenyum tipis .

Nathan hanya membalas dengan senyum tipisnya dengan menunjukkan jari kelingkingnya sebelum beranjak masuk ke dalam mobil .

Bui putih keluar mengalir tanpa ia menyadarinya ."Jaga diri baik-baik ,Nathan." Ucap pelan Dae Chul-hyun menurunkan lambaian tangan .

++++++++

Nathan yang telah sampai di bandara Seoul menurunkan semua barangnya dan menaruhnya di atas kereta dorong yang sudah paman Dae-Hyun ambilkan untuk mempermudahkan Nathan membawa barang-barang ke dalam .

Setelah selesai ."Terima kasih, Ajusshi .Saya pergi dulu ."

"A itu ,tuan muda .Apakah anda menyukai putri saya?". Tanya paman Dae-Hyun ragu-ragu .

"Saya tidak tahu harus menjawab apa ,yang jelas saya senang bersama putri anda."Balas Nathan .Mengacak-acak rambut kepalanya berlahan."Saya berjanji kepada anda ,saya tidak akan menyakiti putri anda, karna saya tidak ingin senyum putri anda memudar. Saya senang melihat nya selalu tersenyum. Putri anda sangat manis saat tersenyum."

Mendengar suara mikrofon ."Untuk seluruh penumpang tujuan Jepang segera merapat ,penerbangan akan segera berangkat 30 menit lagi ."

"Ajusshi ,saya pamit. Terima kasih ." Nathan membungkuk sekilas memberi hormat sebelum berlalu pergi .

Paman Baek Dae-Hyun hanya menggangguk ringan .Menatap punggung pemuda yang berjalan semakin menjauh darinya .

Sampai lamunannya tersadar dengan suara ponselnya yang berdering .

*........"

*Sudah nona ,tuan muda sudah berangkat ."

*........

*Ye ,nona ."

Panggilan di akhir oleh Riska secara sepihak .

++++++++

Riska merilekskan tubuhnya untuk sejenak .Membuang nafasnya dengan lembut untuk melepas rasa penatnya dari ke sibukkan kerja .

Hari ini Riska sedikit lesung ,mood sedikit memburuk. Adiknya yang hari ini berangkat ke Jepang yang seharunya ia mengantar ke berangkatnya justru harus tertunda dengan pekerjaan kantornya yang padat.

Bahkan setelah ini ,Riska harus menghadiri beberapa meeting lagi yang akan di ada kan di kantornya .

Walaupun terasa penat ,Riska segera beranjak dari tempat duduknya untuk pergi ke luar kerjanya .Riska menghampiri Kim Yong-Bae sekretarisnya ."Sudah kamu temukan berkas tadi ."

"Sudah Bos ."Memberikan bekas penting itu kepada Riska .

"Maaf saya belum sempat antar ,soalnya saya harus menyelesaikan dokumen untuk sebentar lagi ."

"Lanjutkan ,jika sudah selesai berikan ke pada saya ." Kata Riska tanpa melihat Kim Yong-Bae, ia pun beranjak pergi kembali ke ruang kerja pribadinya .

Riska kembali terduduk di kursi kerjanya ,tatapan matanya terfokus kepada berkas penting kantor yang ada di depannya.Jari-jari lentiknya membolak-balikkan lebaran berkas di depan nya dengan berlahan .

Selang beberapa waktu kemudian .

Tokkk.....Tokk....

"Masuk." Saut Riska yang ada di dalam ruang kerja pribadi nya .

"Permisi, bos." Berjalan mendekat ke meja kerja bosnya .

Menaruh dua berkas dokumen di atas meja bosnya ."Semua sudah saya salin ,bos ."

Menepikan berkas penting tadi ,untuk beralih melihat berkas dokumen kerja ."Jam berapa meeting nya?".

"Sebentar lagi, bos."

"Hem bos ,se-sebenarnya untuk apa anda mencari berkas penting perusahaan?".Tanya Ragu Kim Yong-Bae.

Selesai melihat isi berkas dokumen kerja ."Segera siapkan meeting nya ." Suruh Riska mengabaikan pertanyaan Sekretarisnya .

Kim Yong-Bae segera mengangguk setuju ,ia segera berlalu pergi meninggalkan ruang kerja pribadi bosnya ,tanpa mengemukakan pertanyaannya kembali .

++++++++

Terpopuler

Comments

Yona

Yona

terimakasih buanyakk kak

2022-09-08

0

rakarayi

rakarayi

semangat kak! aku vote kakak ! 🥰

2022-09-08

1

Maminya Nathania Bortum

Maminya Nathania Bortum

sehat selalu y thor

2022-04-26

1

lihat semua
Episodes
1 Eps.1 Tertusuk
2 Eps.2 Penangkapan
3 Eps.3 Tua bangka
4 Eps.4 Penyerangan rumah sakit 1
5 Eps.5 Penyerangan rumah sakit 2
6 Eps.6 Penyelesaian
7 Eps.7 Happy Nasi Goreng
8 Eps.8 Walcome Seoul
9 Eps.9 Hari ke 1 Korsel
10 Eps.10 Hari ke 2 KorSel
11 Eps.11 hari ke 3 KorSel
12 Eps.12 Hari terakhir
13 Eps.13 Pigura lama
14 Eps.14 Mental illness
15 Eps.15 Ada saja
16 Eps.16 Damai
17 Eps.17 Mulai licik
18 Eps.18 Everything will be fine
19 Eps.19 I'm strong
20 Eps.20 The strong sister
21 Eps.21 No, you're not okay!
22 Eps.22 Ko gitu!?
23 Eps.23 Jatuh Uy!
24 Eps.24 Ken!!
25 Eps.25 Kenji sakit!
26 Eps.26 VC Sobat lama
27 Eps.27 Strong
28 Eps.28 Tidak ada apa"
29 Eps.29 Malam Sunyi
30 Eps.30 Kenji sakit
31 Eps.31 Merasa bersalah!
32 Eps.32 Berbelit
33 Eps.33 Masih sakit
34 Eps.34 Tertawa-Laugh
35 Eps.35 Sedikit melupakan
36 Eps.36 MY Sakit
37 Eps.37 Gay!?
38 Eps.38 Kejutan!
39 Eps.39 Hilang
40 Eps.40 Biasa!
41 Eps.41 So, here it's!
42 Eps.42 Musim panas-gugur
43 Eps.43 Bukan ibu kandung
44 Eps.44 Kunjungan & Ketemu
45 Eps.45 Satu daerah Kalin
46 Eps.46 Kenji & Nathan melekat
47 Eps.47 Kedua Kalin
48 Eps.48 Manekin tamvan
49 Eps.49 Hari yang panjang
50 Eps.50 Lupa?
51 Eps.51 Go home
52 Eps. 52 My sakit
53 Eps.53 Di Taman
54 Eps.54 Keluar RS
55 Eps.55 Nani ka Atta?
56 Eps.56 Riska sakit
57 Eps.57 Sakit 1
58 Eps.58 Sakit 2
59 Eps.59 Memulai!
60 Eps.60 Ganasnya Jun-su
61 Eps.61 Seperti ilusi Nyata
62 Eps.62 Sedikit membaik.
63 Eps.63 Dua akan pergi!
64 Eps.64 Masih Rencana
65 Eps.65 Otw Indonesia
66 Eps.66 Jovan my bestfriend
67 Eps.67 Nasi Bebek
68 Eps.68 Kepulangan Hyun Yo-min
69 Eps.69 Makam Richard
70 Eps.70 Seharian bersama bestfriend
71 Eps.71 Penculikan Dae Chul-hyun
72 Eps.72 Berusaha
73 Eps.73 Eksekusi mati
74 Eps.74 Otw Jepang
75 Eps.75 Sebelum hari panjang
76 Eps.76 Terserang
77 Eps.77 Jenguk Benji
78 Eps.78 Sup daging sapi
79 Eps.79 Kenal lagi!
80 Eps.80 Carita hari Minggu
81 Eps.81 MTK Kevin
82 Eps.82 Musim dingin 1
83 EPS.83 Tinggal dirmh Nathan
84 Eps.84 Hampir saja
85 Eps.85 Teringat
86 Eps.86 Meet the parents
87 Eps.87 Berkelahi
88 Eps.88 Perawatan kecil Nenek Suki
89 Eps.89 Ada apa dengan Ryo?
90 Eps.90 Nathan menjadi incaran
91 Eps.91 Nathan & Kenji
92 Eps.92 Ada apa dengan, Ryo?
93 Eps.93 Past Ryo
94 Eps.94 Ramen and Sup daging sapi
95 Eps.95 Hari singkat!
96 Eps.96 Guci antik pecah
97 Eps.97 Malam salju 1
98 Eps.98 Malam salju 2
99 Eps.99 Hanabi raito
100 Eps.100 Joo Zon-jun tinggal bersama Riska
101 Eps.101 Hampir saja
102 Eps.102 Otw Tokyo
103 Eps.103 Tugas Tokyo
104 Eps.104 Dari Hanam untuk Nathan.
105 Eps.105 Danau Aoi
106 Eps.106 Oka Olly 1
107 Eps.107 Oka Olly 2
108 Eps.108 Oka Olly 3
109 Eps.109 Apa?
110 Eps.110 Monsutafaia & CB
111 Eps.111 Mulai!
112 Eps.112 Pantai Hinode
113 Eps. 113 Ketua-ketua berkumpul
114 Eps.114 Tawuran
115 Eps.115 Dua Minggu
116 Eps.116 Pulang RS
117 Eps.117 What?Cucu?
118 Eps.118 Huruf berjajar
119 Eps.119 Raja Maut
120 Eps.120 Musuh baik
121 Eps.121 Angin
122 Eps.122 Gass debat
123 Eps.123 Demam
124 Eps.124 UKS
125 Eps.125 Perubahan
126 Eps.126 Joan, Juan, & Rikka
127 Eps.127 ???
128 Eps.128 Akhirnya ketemu!
129 Eps.129 Marahnya dua kakak Rikka
130 Eps.130 Rikka gadis pemikat
131 Eps.131 Nathan vs Hiroyuki
132 Eps.132 Apa yang di sembunyikan?
133 Eps.133 Kecewa
134 Eps.134 Hemat energi
135 Eps.135 Mulai beraksi
136 Eps.136 Pertarungan Nathan vs Reojin
137 Eps.137 Usai!
138 Eps.138 Empat hari
139 Eps.139 Jovan in Osaka
140 Eps.140 Rival
141 Eps.141 Strong Jovan
142 Eps.142 Terimakasih Rival
143 Eps.143 Next....
144 Eps.144 Otw Indonesia
145 Eps.145 Welcome to Indonesia
146 Eps.146 RS!Yudha
147 Eps.147 Fakta!
148 Eps.148 Fakta Asta
149 Eps.149 Fakta apa lagi ini?
150 Eps.150 Bom
151 Eps.151 Sedikit ketegangan
152 Eps.152 Masih membeku
153 Eps.153 Masih Regang
154 Eps.154 Tertembak
155 Eps.155 Tidak nyata
156 Eps.156 Hanya halusinasi
157 Eps.157 Next....
158 Eps.158 Kembali direportkan
159 Eps.159 Flu menyerang
160 Eps.160 Perjalanan
161 Eps.161 Berkunjung ke RS
162 Eps.162 Next...
163 Eps.163 Otw Jepang
164 Eps.164 Welcome to Osaka
165 Eps.165 next....
166 Eps.166 Next...
167 Eps.167 Kelas Baru
168 Eps.168 Tanpa tragedi
169 Eps.169 Sebatas mampir
170 Eps.170 Panitia
171 Eps.171 Dompet berdebu
172 Eps.172 Next...
173 Eps.173 Dua Hari
174 Eps.174 Is lost
175 EPS.175 Next...
176 Eps.176 Musuh Baru
177 Eps.177 One month
178 Eps.178 Next....
179 Eps.179
180 Eps.180 Maksud Kasano
181 Eps.181 Chat Istimewa
182 Eps.182 Tega lu
183 Eps.183 Merusak pintu
184 Eps.184 Ke suatu tempat
185 Eps.185 Entah!
186 Eps.186 Akibat hujan
187 Eps.187 Rabu
188 Eps.188 Rancangan
189 Eps.189 Welcome to Indonesia
190 Eps.190 Kabar duka
191 Eps.191 Suram
192 Eps.192 Hanya Jovan Yang Faham
193 Eps.193 Next....
194 Eps.194 Masih sama
195 Eps.195 Seratus sembilan puluh lima
196 Eps.196 Next.....
197 Eps.197 Healing
198 Eps.198 Healing to kampung
199 Eps.199 Otw Jepang
200 Eps.200 Akselerasi
201 Eps.201 Next.....
202 Eps.202 Next
203 Eps.203 Nathan!
204 Eps.204 Perlakuan kasar Riska
205 Eps.205 SMA One Sun State School
206 Eps.206 Hari pertama Sekolah
207 Eps.207 Seperti di Penjara
208 Eps.208 Terulang
209 Eps.209 Suasana berbeda
210 Eps.210 Sedikit keributan
211 Eps.211 Dua kali menodai mata pembantu
212 Eps.212 Borgol
213 Eps.213 KapakX Jarum pentul
214 Eps.214 Next....
215 Eps.215 Spesial
216 Eps.216
217 Eps.217 Kematian Sekar
218 Eps.218
219 Eps.219
220 Eps.220
221 Eps.221
222 Eps.222
223 Eps.223
224 Eps.224
225 Eps.225
226 Eps.226
227 Eps.227
228 Eps.228
229 Eps.229
230 Eps.230
231 Eps.231
232 Eps.232
233 Eps.233
234 Eps.234
235 Eps.235
236 Eps.236
237 Eps.237
238 Eps.238
239 Eps.239
240 Eps.240
241 Eps.241 27, Januari 2025
242 Eps. 242
243 Eps.243
244 Eps.244
245 Eps.245
246 Eps.246
247 Eps.247
248 Eps.248
249 Eps.249
250 Eps.250 The end
Episodes

Updated 250 Episodes

1
Eps.1 Tertusuk
2
Eps.2 Penangkapan
3
Eps.3 Tua bangka
4
Eps.4 Penyerangan rumah sakit 1
5
Eps.5 Penyerangan rumah sakit 2
6
Eps.6 Penyelesaian
7
Eps.7 Happy Nasi Goreng
8
Eps.8 Walcome Seoul
9
Eps.9 Hari ke 1 Korsel
10
Eps.10 Hari ke 2 KorSel
11
Eps.11 hari ke 3 KorSel
12
Eps.12 Hari terakhir
13
Eps.13 Pigura lama
14
Eps.14 Mental illness
15
Eps.15 Ada saja
16
Eps.16 Damai
17
Eps.17 Mulai licik
18
Eps.18 Everything will be fine
19
Eps.19 I'm strong
20
Eps.20 The strong sister
21
Eps.21 No, you're not okay!
22
Eps.22 Ko gitu!?
23
Eps.23 Jatuh Uy!
24
Eps.24 Ken!!
25
Eps.25 Kenji sakit!
26
Eps.26 VC Sobat lama
27
Eps.27 Strong
28
Eps.28 Tidak ada apa"
29
Eps.29 Malam Sunyi
30
Eps.30 Kenji sakit
31
Eps.31 Merasa bersalah!
32
Eps.32 Berbelit
33
Eps.33 Masih sakit
34
Eps.34 Tertawa-Laugh
35
Eps.35 Sedikit melupakan
36
Eps.36 MY Sakit
37
Eps.37 Gay!?
38
Eps.38 Kejutan!
39
Eps.39 Hilang
40
Eps.40 Biasa!
41
Eps.41 So, here it's!
42
Eps.42 Musim panas-gugur
43
Eps.43 Bukan ibu kandung
44
Eps.44 Kunjungan & Ketemu
45
Eps.45 Satu daerah Kalin
46
Eps.46 Kenji & Nathan melekat
47
Eps.47 Kedua Kalin
48
Eps.48 Manekin tamvan
49
Eps.49 Hari yang panjang
50
Eps.50 Lupa?
51
Eps.51 Go home
52
Eps. 52 My sakit
53
Eps.53 Di Taman
54
Eps.54 Keluar RS
55
Eps.55 Nani ka Atta?
56
Eps.56 Riska sakit
57
Eps.57 Sakit 1
58
Eps.58 Sakit 2
59
Eps.59 Memulai!
60
Eps.60 Ganasnya Jun-su
61
Eps.61 Seperti ilusi Nyata
62
Eps.62 Sedikit membaik.
63
Eps.63 Dua akan pergi!
64
Eps.64 Masih Rencana
65
Eps.65 Otw Indonesia
66
Eps.66 Jovan my bestfriend
67
Eps.67 Nasi Bebek
68
Eps.68 Kepulangan Hyun Yo-min
69
Eps.69 Makam Richard
70
Eps.70 Seharian bersama bestfriend
71
Eps.71 Penculikan Dae Chul-hyun
72
Eps.72 Berusaha
73
Eps.73 Eksekusi mati
74
Eps.74 Otw Jepang
75
Eps.75 Sebelum hari panjang
76
Eps.76 Terserang
77
Eps.77 Jenguk Benji
78
Eps.78 Sup daging sapi
79
Eps.79 Kenal lagi!
80
Eps.80 Carita hari Minggu
81
Eps.81 MTK Kevin
82
Eps.82 Musim dingin 1
83
EPS.83 Tinggal dirmh Nathan
84
Eps.84 Hampir saja
85
Eps.85 Teringat
86
Eps.86 Meet the parents
87
Eps.87 Berkelahi
88
Eps.88 Perawatan kecil Nenek Suki
89
Eps.89 Ada apa dengan Ryo?
90
Eps.90 Nathan menjadi incaran
91
Eps.91 Nathan & Kenji
92
Eps.92 Ada apa dengan, Ryo?
93
Eps.93 Past Ryo
94
Eps.94 Ramen and Sup daging sapi
95
Eps.95 Hari singkat!
96
Eps.96 Guci antik pecah
97
Eps.97 Malam salju 1
98
Eps.98 Malam salju 2
99
Eps.99 Hanabi raito
100
Eps.100 Joo Zon-jun tinggal bersama Riska
101
Eps.101 Hampir saja
102
Eps.102 Otw Tokyo
103
Eps.103 Tugas Tokyo
104
Eps.104 Dari Hanam untuk Nathan.
105
Eps.105 Danau Aoi
106
Eps.106 Oka Olly 1
107
Eps.107 Oka Olly 2
108
Eps.108 Oka Olly 3
109
Eps.109 Apa?
110
Eps.110 Monsutafaia & CB
111
Eps.111 Mulai!
112
Eps.112 Pantai Hinode
113
Eps. 113 Ketua-ketua berkumpul
114
Eps.114 Tawuran
115
Eps.115 Dua Minggu
116
Eps.116 Pulang RS
117
Eps.117 What?Cucu?
118
Eps.118 Huruf berjajar
119
Eps.119 Raja Maut
120
Eps.120 Musuh baik
121
Eps.121 Angin
122
Eps.122 Gass debat
123
Eps.123 Demam
124
Eps.124 UKS
125
Eps.125 Perubahan
126
Eps.126 Joan, Juan, & Rikka
127
Eps.127 ???
128
Eps.128 Akhirnya ketemu!
129
Eps.129 Marahnya dua kakak Rikka
130
Eps.130 Rikka gadis pemikat
131
Eps.131 Nathan vs Hiroyuki
132
Eps.132 Apa yang di sembunyikan?
133
Eps.133 Kecewa
134
Eps.134 Hemat energi
135
Eps.135 Mulai beraksi
136
Eps.136 Pertarungan Nathan vs Reojin
137
Eps.137 Usai!
138
Eps.138 Empat hari
139
Eps.139 Jovan in Osaka
140
Eps.140 Rival
141
Eps.141 Strong Jovan
142
Eps.142 Terimakasih Rival
143
Eps.143 Next....
144
Eps.144 Otw Indonesia
145
Eps.145 Welcome to Indonesia
146
Eps.146 RS!Yudha
147
Eps.147 Fakta!
148
Eps.148 Fakta Asta
149
Eps.149 Fakta apa lagi ini?
150
Eps.150 Bom
151
Eps.151 Sedikit ketegangan
152
Eps.152 Masih membeku
153
Eps.153 Masih Regang
154
Eps.154 Tertembak
155
Eps.155 Tidak nyata
156
Eps.156 Hanya halusinasi
157
Eps.157 Next....
158
Eps.158 Kembali direportkan
159
Eps.159 Flu menyerang
160
Eps.160 Perjalanan
161
Eps.161 Berkunjung ke RS
162
Eps.162 Next...
163
Eps.163 Otw Jepang
164
Eps.164 Welcome to Osaka
165
Eps.165 next....
166
Eps.166 Next...
167
Eps.167 Kelas Baru
168
Eps.168 Tanpa tragedi
169
Eps.169 Sebatas mampir
170
Eps.170 Panitia
171
Eps.171 Dompet berdebu
172
Eps.172 Next...
173
Eps.173 Dua Hari
174
Eps.174 Is lost
175
EPS.175 Next...
176
Eps.176 Musuh Baru
177
Eps.177 One month
178
Eps.178 Next....
179
Eps.179
180
Eps.180 Maksud Kasano
181
Eps.181 Chat Istimewa
182
Eps.182 Tega lu
183
Eps.183 Merusak pintu
184
Eps.184 Ke suatu tempat
185
Eps.185 Entah!
186
Eps.186 Akibat hujan
187
Eps.187 Rabu
188
Eps.188 Rancangan
189
Eps.189 Welcome to Indonesia
190
Eps.190 Kabar duka
191
Eps.191 Suram
192
Eps.192 Hanya Jovan Yang Faham
193
Eps.193 Next....
194
Eps.194 Masih sama
195
Eps.195 Seratus sembilan puluh lima
196
Eps.196 Next.....
197
Eps.197 Healing
198
Eps.198 Healing to kampung
199
Eps.199 Otw Jepang
200
Eps.200 Akselerasi
201
Eps.201 Next.....
202
Eps.202 Next
203
Eps.203 Nathan!
204
Eps.204 Perlakuan kasar Riska
205
Eps.205 SMA One Sun State School
206
Eps.206 Hari pertama Sekolah
207
Eps.207 Seperti di Penjara
208
Eps.208 Terulang
209
Eps.209 Suasana berbeda
210
Eps.210 Sedikit keributan
211
Eps.211 Dua kali menodai mata pembantu
212
Eps.212 Borgol
213
Eps.213 KapakX Jarum pentul
214
Eps.214 Next....
215
Eps.215 Spesial
216
Eps.216
217
Eps.217 Kematian Sekar
218
Eps.218
219
Eps.219
220
Eps.220
221
Eps.221
222
Eps.222
223
Eps.223
224
Eps.224
225
Eps.225
226
Eps.226
227
Eps.227
228
Eps.228
229
Eps.229
230
Eps.230
231
Eps.231
232
Eps.232
233
Eps.233
234
Eps.234
235
Eps.235
236
Eps.236
237
Eps.237
238
Eps.238
239
Eps.239
240
Eps.240
241
Eps.241 27, Januari 2025
242
Eps. 242
243
Eps.243
244
Eps.244
245
Eps.245
246
Eps.246
247
Eps.247
248
Eps.248
249
Eps.249
250
Eps.250 The end

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!