Niatan Kejam

Ciara menghembuskan nafas panjang sebelum ia memakan makanan yang telah Mama Mila siapakan untuk sarapan paginya. Menghirup aromanya saja sudah membuat ia mual apalagi nanti ketika ia makan, pikir Ciara. Dengan terpaksa Ciara melahap perlahan makanan tadi kemulutnya namun baru saja 2 suap Ciara tak tahan lagi dan ia segera berlari menuju wastafel di dapurnya.

Ciara memuntahkan semua isi dalam perutnya hingga membuat Mama Mila yang baru balik dari mengantar sang suami di buat panik dengan keadaan Ciara saat ini. Dan dengan terampil Mama Mila membantu memijat tengkuk Ciara.

"Kamu sakit nak? Kita kedokter ya," ucap Mama Mila.

"Gak usah Ma. Paling juga cuma masuk angin biasa," ucap Ciara berbohong.

"Tapi sayang badan kamu lemas gini lho."

"Gak papa Mama. Di buat istirahat sebentar nanti juga gak lemas lagi kok," tolak Ciara kalau sampai Mamanya membawa Ciara kedokter sudah dipastikan jika Mama Mila akan mengetahui apa yang saat ini terjadi.

"Ya sudah kalau gitu Mama anter kamu ke kamar dan istirahat. Izin sama dosennya gak usah kuliah dulu," ucap Mama Mila dan diangguki oleh Ciara.

Ciara dan Mama Mila pun berjalan menuju lantai atas dan saat sampai di dalam kamar, Ciara langsung merebahkan dirinya dibantu dengan Mama Mila yang langsung menyelimuti tubuh Ciara.

"Cepat sembuh sayang. Mama keluar dulu ya kalau ada apa-apa panggil Mama," ucap Mama Mila dan dijawab dengan anggukan oleh Ciara.

Mama Mila pun keluar dari kamar Ciara dan setelah memastikan bahwa sang Mama tak terlihat Ciara kembali menitihkan air matanya.

"Apa aku harus melakukan aborsi aja ya?" Pikir Ciara yang sudah mulai tak waras. Ia tak tau lagi jika nanti perutnya mulai membesar dan diketahui oleh orang banyak bahwa dirinya telah hamil diluar nikah dan itu akan berdampak pada nama baik keluarganya yang pastinya akan tercoreng dan menjadi bahan cemoohan dari tetangga sekitar. Ciara tak bisa membayangkan lagi hingga ia punya pikiran akan menggugurkan kandungannya yang masih berusia sangat muda.

Di sisi lain Devano baru bangun dari tidurnya karena tertekan dengan perutnya yang tiba-tiba mual dan mengganggu tidurnya.

"Shit," umpat Devano kala ia baru saja keluar dari kamar mandi dan mengharuskan dirinya untuk kembali lagi kedalam. Devano kembali memuntahkan isi perutnya hingga membuat dirinya lemas.

"Sayang bangun yuk," teriak sang Mommy dari depan pintu kamar Devano namun tak ada sahutan dari Devano hingga beberapa kali Mommy Nina berteriak.

"Haish anak ini kebiasaan kalau tidur sampai tak tau waktu," geram Mommy Nina dan akhirnya Mommy Nina meminta kunci cadangan kepada art rumahnya. Setelah mendapatkan kunci cadangan kamar Devano, Mommy Nina segera membuka pintu tersebut.

"Lho kok gak ada," gerutu Mommy Nina yang tak melihat Devano di kasurnya. Ia pun mencari keberadaan Devano sampai ia menemukan sang anak tengah tepar di lantai kamar mandi yang kebetulan tak di tutup pintunya.

"Astagfirullah Devano," teriak Mommy Nina panik. Ia pun memanggil suaminya dan beberapa art untuk membantu membawa tubuh Devano ke atas ranjang dan ada yang ia suruh menelpon dokter pribadi mansion.

Tak butuh waktu lama dokter tersebut telah sampai di mansion mewah keluarga Devano dan dengan segera ia memeriksa tubuh Devano.

"Apakah tuan muda telat makan?" Tanya dokter tersebut.

"Tidak dok. Anaknya selalu makan tepat waktu," jawab Mommy Nina.

Dokter tersebut mengerutkan keningnya.

"Mungkin tuan muda hanya kecapekan saja. Tak perlu khawatir," ucap dokter tersebut sembari membereskan peralatannya dan resep obat yang hanya untuk meredakan mual saja.

"Jika tuan muda merasakan mual lagi diharap untuk meminum obat yang ada diresep ini. Saya permisi dulu tuan dan nyonya," pamit dokter tersebut sopan dan diangguki oleh kedua tuan rumah tersebut.

Tak berselang lama Devano pun akhirnya sadar dari pingsannya. Ia mengerjabkan matanya. Ia memegangi kepalanya yang sedikit pusing.

"Jangan banyak gerak dulu dan jangan kemana-mana. Istirahat dirumah untuk sementara waktu," ucap Mommy Nina saat masuk kedalam kamar Devano dengan membawa nampan berisi bubur ayam.

"Tapi Mom." Mommy Nina langsung memotong ucapan Devano sebelum ia menyelesaikan ucapannya.

"Gak ada tapi-tapian. Jangan bandel jadi orang tuh. Kalau sakit istirahat dulu," omelnya yang membuat Devano menghela nafas panjang. Kalau begini ia akan tertekan untuk beberapa hari dan tak dibolehkan untuk berkeliaran diluar rumah.

...*****...

5 hari sudah Devano berada dirumah dan selama itu juga rasa mualnya bertambah hebat bahkan ia selalu merengek untuk dibelikan apa yang ia mau berbeda dengan Ciara ia lebih memilih untuk terus menempuh pendidikannya. Karena dengan ia menyibukkan diri, pikiran akan bayang-bayang kehamilannya yang nanti akan semakin membesar teralihkan walaupun begitu ia tetap mempertimbangkan pikiran tentang aborsi bahkan ia telah mencari rumah seorang bidan untuk melakukan hal kejam tersebut. Toh anak yang ada dikandungan tak di inginkan siapapun.

Pagi ini Ciara akan pergi ke salah satu rumah bidan yang lumayan jauh dari rumahnya. Ia sudah siap dengan dress selututnya.

"Pagi Ma," sapa Ciara saat melihat sang Mama tengah mencari sesuatu di ruang tamu. Mama Mila mengalihkan pandangannya, menatap Ciara dengan sedikit menyipitkan matanya.

"Pagi juga sayang," balas Mama Mila. Setelah itu ia kembali ke aktivitas awalnya. Ciara yang melihat Mama Mila terus mencari sesuatu sembari mulutnya mengerutu membuat Ciara terheran dan rasa keponya tiba-tiba muncul.

Ciara mendekati Mama Mila dan ikut melihat apa pun yang dilakukan oleh sang Mama.

"Cari apa sih Ma?" Tanya Ciara. Mama Mila menghela nafas sebelum menjawab pertanyaan dari Ciara.

"Huh. Itu Mama lagi cari potong kuku yang biasanya Mama taruh di laci tapi sekarang malah hilang entah kemana," jawab Mama Mila.

"Eh kirain cari apaan. Pakai punya Cia aja dulu Ma." Mama Mila menyerah dan akhirnya menerima tawaran dari Ciara.

"Mana?" Tangan Mama Mila menengada, meminta potongan kuku ke Ciara.

"Di kamar Ma. Dan ini kunci kamar Cia," tutur Ciara sembari memberikan kunci kamar miliknya dan di terima dengan senang hati oleh Mama Mila. Mama Mila pun beranjak menuju kamar Ciara. Namun langkahnya harus terhenti kala menyadari sang anak telah berpakaian rapi. Mama Mila pun memutar tubuhnya menghadap Ciara yang masih memandangi tubuh sang Mama.

"Kenapa Ma?" Tanya Ciara dengan kerutan di dahinya.

"Kamu pagi-pagi gini udah rapi aja. Emang mau kemana?" Ciara mengigit bibirnya. Alasan apa yang akan ia berikan kepada Mama Mila saat ini. Mana mungkin ia berkata jujur jika ia akan berdiskusi mengenai aborsi dirinya.

"Hem itu anu stttt itu temen Ciara lagi dirawat dirumah sakit dan kasihan Ma, dia anak rantau. Gak ada orang yang nungguin dia saat ini. Jadi Ciara berinisiatif buat jagain dia walaupun sementara," bohong Ciara. Mama Mila sempat menatap curiga kearahnya namun pikiran negatif itu ia buang jauh-jauh dan mencoba percaya dengan ucapan sang anak.

"Ya udah hati-hati kalau gitu. Jangan lupa beri buah tangan untuk dia dan sampaikan salam Mama untuknya." Ciara pun menganggukkan kepalanya sembari tersenyum setidaknya ia bisa bernafas lega dalam kebohongan yang ia ciptakan.

Terpopuler

Comments

Ahmad Zaenuri

Ahmad Zaenuri

rasain lu Devano...kamu ngalamin hamil simpatik.....

2025-02-11

0

Katherina Ajawaila

Katherina Ajawaila

thour Devano biar yg di kshngidam biar tau rasa ginana rasa hamil Simpatik

2023-04-18

0

afrena

afrena

wah dpt hukuman dari si jabang bayi kamu ya devano ya belum seberapa itu dibandingkan dosa dan perbuatan kamu yg tak mau mengakui keberadaanya. ciara jgn gugur kandunganmu anakmu tak berdosa itu. masih byk jalan lainnya yg bisa ditempuh. ambil hikmah dan pelajaran dari kejadian yg menimpamu itu.

2022-07-01

0

lihat semua
Episodes
1 Paras mengagumkan
2 Shopping
3 Diantar pulang
4 Party
5 Bukan Mimpi tapi Kenyataan
6 Hate You
7 Semoga Salah
8 Kenyataan
9 Teralihkan Sementara
10 Niatan Kejam
11 Aborsi
12 Terbongkar
13 Kepergian Ciara
14 Surat
15 Hanya ada Penyesalan
16 Ngidam
17 Morning Sickness
18 Sahabat Untuk Selamanya
19 Pikiran Kalut
20 Tahap Awal Pencarian
21 Perubahan Sifat
22 Mulut Tanpa Filter
23 Pemeriksaan 1
24 Pemeriksaan 2
25 Keberangkatan Devano
26 Life On Campus
27 Perasaan Apa Ini?
28 Menegangkan
29 R?
30 Kerinduan
31 Mama Muda
32 Tawaran
33 Perkantoran
34 Rencana Refreshing
35 Pertanyaan Al
36 In Mall
37 Tingkah Konyol
38 Restauran
39 Pertemuan Sesaat
40 Ternyata Pertemuan Sesaat
41 Insiden
42 Teman Baru
43 Four Year
44 Perjodohan?
45 Kedatangan Seseorang
46 Keberangkatan dan Perpisahan
47 Rumah Baru
48 Pertanyaan Kembali Terulang
49 Hari pertama Al
50 Cafe
51 Duplikat Devano
52 Cari Tahu
53 Mulut Pedas
54 Interogasi
55 Kegaduhan
56 Mencari
57 Satu Langkah Lagi
58 Untuk yang Pertama
59 Memohon
60 Pertemuan dengan Al
61 Hari Indah
62 Menjemput Al
63 Pelajaran yang Setimpal
64 Seperti Keluarga Bahagia
65 Papa Devano
66 Menggoda
67 Kejahilan Devano
68 Kekhawatiran itu Kembali
69 Siasat Ayah dan Anak
70 Pertengkaran
71 Kiara?
72 Cerita Sebenarnya
73 Rindu yang Terobati
74 Quality Time
75 Wanita itu Kembali
76 Tiara
77 Kemurkaan Mom and Dad
78 Monster
79 Buaya Goreng
80 Mengobati
81 Gugup
82 Bertemu Opa dan Oma
83 Mengemis Cinta
84 Weekend
85 Khawatir
86 Siap Bertemu Camer?
87 Tamu Spesial
88 Maimeo and Daideo
89 Curhatan Mommy Nina
90 Promise
91 Semoga baik-baik saja
92 Kemurkaan Papa Julian
93 Kondisi Devano
94 Apa Lagi Ini?
95 Boom!
96 Kembali
97 Two Baby
98 Kunjungan
99 Dilarang Kepo!
100 Back Home
101 Ehemmm!
102 Permasalah
103 Restu
104 Dafit
105 Rawrrrrr
106 H-1 Pernikahan
107 Akad
108 Resepsi
109 Belah Duren
110 18+
111 Belajar Mandiri
112 Rencana Devano dan Ciara
113 Mengungkap Kebenaran
114 Perubahan Ciara
115 Jangan-jangan?
116 Meyakinkan Ciara
117 Hasilnya + Or -
118 Pemeriksaan Adik Al
119 Jalan-jalan Al dengan Maimo
120 Pembelaan untuk Al
121 Rahel
122 Pengaduan Al
123 Memberitahu Al
124 Bertemu Sahabat Lama
125 Melepas Rindu
126 Tahan Emosi
127 Amukan Rahel
128 Perkenalkan
129 Setangkai Mawar
130 Mencoba Mengikhlaskan
131 Titik Terang
132 Jeweran Mematikan
133 Terkabulnya Permintaan Devano
134 Jurus Tendangan Bokong
135 Buat Khawatir Saja
136 Pengintai
137 Al Salting
138 Penjelasan
139 Mandi bareng?
140 Merajuk
141 Mengumbar Keromantisan
142 Kecemburuan Al
143 Sebuah Takdir
144 Pelit
145 Membujuk
146 Perdebatan Pengantin Baru
147 Posesif dan Overprotektif
148 Kepolosan Rahel
149 Gagal
150 Simulasi Anak
151 Aksi Merajuk di Mulai
152 Berhasil
153 Berbaikan
154 Sogokan
155 Bayaran Menjaga Al
156 Dimulai
157 Dilema Dalam Dua Pilihan
158 Solusi
159 Bibir Al Beraksi
160 Penyiksaan
161 Melumpuhkan Lawan
162 Hukuman bagi Tiara
163 Kesakitan
164 Welcome Baby Girl
165 Adzkiya Eileen Rodriguez
166 Kesibukan Baru
167 Ketakutan Al
168 Mencurigakan
169 Pelaku Lain
170 Apa Dia Kabur?
171 Emosi Meradang
172 Hukuman dan Penyesalan
173 Mengerikan
174 Jahilnya Devano
175 Cerita Penculikan Al
176 Kehebohan Dirumah Devano
177 Mengurungkan Niat
178 Parno
179 Kekacauan dari Tiga Gadis
180 Awal Pengobatan
181 Penjelasan Trauma Al
182 Teman Laknat
183 Baby Sitter Baru
184 Tahap Awal Penyembuhan
185 Support Al
186 Kesembuhan Al
187 Kado dari Al
188 Pasangan Laknat
189 Kondisi Tiara
190 Keluarga Aneh
191 Hidup dalam kebahagiaan
192 Cek Ombak!!!
193 S2_Story MK Al, Kiya Part 1
194 S2_Story MK Al, Kiya Part 2
195 S2_Story MK Al, Kiya Part 3
196 S2_Story MK Al, Kiya Part 4
197 S2_Story MK Al, Kiya Part 5
198 S2_Story MK Al, Kiya Part 6
199 S2_Story MK Al, Kiya Part 7
200 S2_Story MK Al, Kiya Part 8
201 S2_Story MK Al, Kiya Part 9
202 S2_Story MK Al, Kiya Part 10
203 S2_Story MK Al, Kiya Part 11
204 S2_Story MK Al, Kiya Part 12
205 S2_Story MK Al, Kiya Part 13
206 S2_Story MK Al, Kiya Part 14
207 S2_Story MK Al, Kiya Part 15
208 S2_Story MK Al, Kiya Part 16
209 S2_Story MK Al, Kiya Part 17
210 S2_Story MK Al, Kiya Part 18
211 S2_Story MK Al, Kiya Part 19
212 S2_Story MK Al, Kiya Part 20
213 S2_Story MK Al, Kiya Part 21
214 S2_Story MK Al, Kiya Part 22
215 S2_Story MK Al, Kiya Part 23
216 S2_Story MK Al, Kiya Part 24
217 S2_Story MK Al, Kiya Part 25
218 S2_Story MK Al, Kiya Part 26
219 S2_Story MK Al, Kiya Part 27
220 S2_Story MK Al, Kiya Part 28
221 S2_Story MK Al, Kiya Part 29
222 S2_Story MK Al, Kiya Part 30
223 S2_Story MK Al, Kiya Part 31
224 S2_Story MK Al, Kiya Part 32
225 S2_Story MK Al, Kiya Part 33
226 S2_Story MK Al, Kiya Part 34
227 S2_Story MK Al, Kiya Part 35
228 S2_Story MK Al, Kiya Part 36
229 S2_Story MK Al, Kiya Part 37
230 S2_Story MK Al, Kiya Part 38
231 S2_Story MK Al, Kiya Part 39
232 S2_Story MK Al, Kiya Part 40
233 S2_Story MK Al, Kiya Part 41
234 S2_Story MK Al, Kiya Part 42
235 S2_Story MK Al, Kiya Part 43
236 S2_Story MK Al, Kiya Part 44
237 S2_Story MK Al, Kiya Part 45
238 S2_Story MK Al, Kiya Part 46
239 S2_Story MK Al, Kiya Part 47
240 S2_Story MK Al, Kiya Part 48
241 S2_Story MK Al, Kiya Part 49
242 S2_Story MK Al, Kiya Part 50
243 S2_Story MK Al, Kiya Part 51
244 S2_Story MK Al, Kiya Part 52
245 S2_Story MK Al, Kiya Part 53
246 S2_Story MK Al, Kiya Part 54
247 S2_Story MK Al, Kiya Part 55
248 S2_Story MK Al, Kiya Part 56
249 S2_Story MK Al, Kiya Part 57
250 S2_Story MK Al, Kiya Part 58
251 S2_Story MK Al, Kiya Part 59
252 S2_Story MK Al, Kiya Part 60
253 S2_Story MK Al, Kiya Part 61
254 S2_Story MK Al, Kiya Part 62
255 S2_Story MK Al, Kiya Part 63
256 S2_Story MK Al, Kiya Part 64
257 S2_Story MK Al, Kiya Part 65
258 S2_Story MK Al, Kiya Part 66
259 S2_Story MK Al, Kiya Part 67
260 S2_Story MK Al, Kiya Part 68
261 S2_Story MK Al, Kiya Part 69
262 S2_Story MK Al, Kiya Part 70
263 S2_Story MK Al, Kiya Part 71
264 S2_Story MK Al, Kiya Part 72
265 Info info!!!
266 S2_Story MK Al, Kiya Part 73
267 S2_Story MK Al, Kiya Part 74
268 S2_Story MK Al, Kiya Part 75
269 S2_Story MK Al, Kiya Part 76
270 S2_Story MK Al, Kiya Part 77
271 S2_Story MK Al, Kiya Part 78
272 S2_Story MK Al, Kiya Part 79
273 S2_Story MK Al, Kiya Part 80
274 S2_Story MK Al, Kiya Part 81
275 S2_Story MK Al, Kiya Part 82
276 S2_Story MK Al, Kiya Part 83
277 S2_Story MK Al, Kiya Part 84
278 S2_Story MK Al, Kiya Part 85
279 S2_Story MK Al, Kiya Part 86
280 S2_Story MK Al, Kiya Part 87
281 S2_Story MK Al, Kiya Part 88
282 Wajib Di baca!
283 The Dark Love rilis!!!
284 New Novel!!!
285 New Novel!!!
286 Cerita Baru!
287 Cerita Baru!
Episodes

Updated 287 Episodes

1
Paras mengagumkan
2
Shopping
3
Diantar pulang
4
Party
5
Bukan Mimpi tapi Kenyataan
6
Hate You
7
Semoga Salah
8
Kenyataan
9
Teralihkan Sementara
10
Niatan Kejam
11
Aborsi
12
Terbongkar
13
Kepergian Ciara
14
Surat
15
Hanya ada Penyesalan
16
Ngidam
17
Morning Sickness
18
Sahabat Untuk Selamanya
19
Pikiran Kalut
20
Tahap Awal Pencarian
21
Perubahan Sifat
22
Mulut Tanpa Filter
23
Pemeriksaan 1
24
Pemeriksaan 2
25
Keberangkatan Devano
26
Life On Campus
27
Perasaan Apa Ini?
28
Menegangkan
29
R?
30
Kerinduan
31
Mama Muda
32
Tawaran
33
Perkantoran
34
Rencana Refreshing
35
Pertanyaan Al
36
In Mall
37
Tingkah Konyol
38
Restauran
39
Pertemuan Sesaat
40
Ternyata Pertemuan Sesaat
41
Insiden
42
Teman Baru
43
Four Year
44
Perjodohan?
45
Kedatangan Seseorang
46
Keberangkatan dan Perpisahan
47
Rumah Baru
48
Pertanyaan Kembali Terulang
49
Hari pertama Al
50
Cafe
51
Duplikat Devano
52
Cari Tahu
53
Mulut Pedas
54
Interogasi
55
Kegaduhan
56
Mencari
57
Satu Langkah Lagi
58
Untuk yang Pertama
59
Memohon
60
Pertemuan dengan Al
61
Hari Indah
62
Menjemput Al
63
Pelajaran yang Setimpal
64
Seperti Keluarga Bahagia
65
Papa Devano
66
Menggoda
67
Kejahilan Devano
68
Kekhawatiran itu Kembali
69
Siasat Ayah dan Anak
70
Pertengkaran
71
Kiara?
72
Cerita Sebenarnya
73
Rindu yang Terobati
74
Quality Time
75
Wanita itu Kembali
76
Tiara
77
Kemurkaan Mom and Dad
78
Monster
79
Buaya Goreng
80
Mengobati
81
Gugup
82
Bertemu Opa dan Oma
83
Mengemis Cinta
84
Weekend
85
Khawatir
86
Siap Bertemu Camer?
87
Tamu Spesial
88
Maimeo and Daideo
89
Curhatan Mommy Nina
90
Promise
91
Semoga baik-baik saja
92
Kemurkaan Papa Julian
93
Kondisi Devano
94
Apa Lagi Ini?
95
Boom!
96
Kembali
97
Two Baby
98
Kunjungan
99
Dilarang Kepo!
100
Back Home
101
Ehemmm!
102
Permasalah
103
Restu
104
Dafit
105
Rawrrrrr
106
H-1 Pernikahan
107
Akad
108
Resepsi
109
Belah Duren
110
18+
111
Belajar Mandiri
112
Rencana Devano dan Ciara
113
Mengungkap Kebenaran
114
Perubahan Ciara
115
Jangan-jangan?
116
Meyakinkan Ciara
117
Hasilnya + Or -
118
Pemeriksaan Adik Al
119
Jalan-jalan Al dengan Maimo
120
Pembelaan untuk Al
121
Rahel
122
Pengaduan Al
123
Memberitahu Al
124
Bertemu Sahabat Lama
125
Melepas Rindu
126
Tahan Emosi
127
Amukan Rahel
128
Perkenalkan
129
Setangkai Mawar
130
Mencoba Mengikhlaskan
131
Titik Terang
132
Jeweran Mematikan
133
Terkabulnya Permintaan Devano
134
Jurus Tendangan Bokong
135
Buat Khawatir Saja
136
Pengintai
137
Al Salting
138
Penjelasan
139
Mandi bareng?
140
Merajuk
141
Mengumbar Keromantisan
142
Kecemburuan Al
143
Sebuah Takdir
144
Pelit
145
Membujuk
146
Perdebatan Pengantin Baru
147
Posesif dan Overprotektif
148
Kepolosan Rahel
149
Gagal
150
Simulasi Anak
151
Aksi Merajuk di Mulai
152
Berhasil
153
Berbaikan
154
Sogokan
155
Bayaran Menjaga Al
156
Dimulai
157
Dilema Dalam Dua Pilihan
158
Solusi
159
Bibir Al Beraksi
160
Penyiksaan
161
Melumpuhkan Lawan
162
Hukuman bagi Tiara
163
Kesakitan
164
Welcome Baby Girl
165
Adzkiya Eileen Rodriguez
166
Kesibukan Baru
167
Ketakutan Al
168
Mencurigakan
169
Pelaku Lain
170
Apa Dia Kabur?
171
Emosi Meradang
172
Hukuman dan Penyesalan
173
Mengerikan
174
Jahilnya Devano
175
Cerita Penculikan Al
176
Kehebohan Dirumah Devano
177
Mengurungkan Niat
178
Parno
179
Kekacauan dari Tiga Gadis
180
Awal Pengobatan
181
Penjelasan Trauma Al
182
Teman Laknat
183
Baby Sitter Baru
184
Tahap Awal Penyembuhan
185
Support Al
186
Kesembuhan Al
187
Kado dari Al
188
Pasangan Laknat
189
Kondisi Tiara
190
Keluarga Aneh
191
Hidup dalam kebahagiaan
192
Cek Ombak!!!
193
S2_Story MK Al, Kiya Part 1
194
S2_Story MK Al, Kiya Part 2
195
S2_Story MK Al, Kiya Part 3
196
S2_Story MK Al, Kiya Part 4
197
S2_Story MK Al, Kiya Part 5
198
S2_Story MK Al, Kiya Part 6
199
S2_Story MK Al, Kiya Part 7
200
S2_Story MK Al, Kiya Part 8
201
S2_Story MK Al, Kiya Part 9
202
S2_Story MK Al, Kiya Part 10
203
S2_Story MK Al, Kiya Part 11
204
S2_Story MK Al, Kiya Part 12
205
S2_Story MK Al, Kiya Part 13
206
S2_Story MK Al, Kiya Part 14
207
S2_Story MK Al, Kiya Part 15
208
S2_Story MK Al, Kiya Part 16
209
S2_Story MK Al, Kiya Part 17
210
S2_Story MK Al, Kiya Part 18
211
S2_Story MK Al, Kiya Part 19
212
S2_Story MK Al, Kiya Part 20
213
S2_Story MK Al, Kiya Part 21
214
S2_Story MK Al, Kiya Part 22
215
S2_Story MK Al, Kiya Part 23
216
S2_Story MK Al, Kiya Part 24
217
S2_Story MK Al, Kiya Part 25
218
S2_Story MK Al, Kiya Part 26
219
S2_Story MK Al, Kiya Part 27
220
S2_Story MK Al, Kiya Part 28
221
S2_Story MK Al, Kiya Part 29
222
S2_Story MK Al, Kiya Part 30
223
S2_Story MK Al, Kiya Part 31
224
S2_Story MK Al, Kiya Part 32
225
S2_Story MK Al, Kiya Part 33
226
S2_Story MK Al, Kiya Part 34
227
S2_Story MK Al, Kiya Part 35
228
S2_Story MK Al, Kiya Part 36
229
S2_Story MK Al, Kiya Part 37
230
S2_Story MK Al, Kiya Part 38
231
S2_Story MK Al, Kiya Part 39
232
S2_Story MK Al, Kiya Part 40
233
S2_Story MK Al, Kiya Part 41
234
S2_Story MK Al, Kiya Part 42
235
S2_Story MK Al, Kiya Part 43
236
S2_Story MK Al, Kiya Part 44
237
S2_Story MK Al, Kiya Part 45
238
S2_Story MK Al, Kiya Part 46
239
S2_Story MK Al, Kiya Part 47
240
S2_Story MK Al, Kiya Part 48
241
S2_Story MK Al, Kiya Part 49
242
S2_Story MK Al, Kiya Part 50
243
S2_Story MK Al, Kiya Part 51
244
S2_Story MK Al, Kiya Part 52
245
S2_Story MK Al, Kiya Part 53
246
S2_Story MK Al, Kiya Part 54
247
S2_Story MK Al, Kiya Part 55
248
S2_Story MK Al, Kiya Part 56
249
S2_Story MK Al, Kiya Part 57
250
S2_Story MK Al, Kiya Part 58
251
S2_Story MK Al, Kiya Part 59
252
S2_Story MK Al, Kiya Part 60
253
S2_Story MK Al, Kiya Part 61
254
S2_Story MK Al, Kiya Part 62
255
S2_Story MK Al, Kiya Part 63
256
S2_Story MK Al, Kiya Part 64
257
S2_Story MK Al, Kiya Part 65
258
S2_Story MK Al, Kiya Part 66
259
S2_Story MK Al, Kiya Part 67
260
S2_Story MK Al, Kiya Part 68
261
S2_Story MK Al, Kiya Part 69
262
S2_Story MK Al, Kiya Part 70
263
S2_Story MK Al, Kiya Part 71
264
S2_Story MK Al, Kiya Part 72
265
Info info!!!
266
S2_Story MK Al, Kiya Part 73
267
S2_Story MK Al, Kiya Part 74
268
S2_Story MK Al, Kiya Part 75
269
S2_Story MK Al, Kiya Part 76
270
S2_Story MK Al, Kiya Part 77
271
S2_Story MK Al, Kiya Part 78
272
S2_Story MK Al, Kiya Part 79
273
S2_Story MK Al, Kiya Part 80
274
S2_Story MK Al, Kiya Part 81
275
S2_Story MK Al, Kiya Part 82
276
S2_Story MK Al, Kiya Part 83
277
S2_Story MK Al, Kiya Part 84
278
S2_Story MK Al, Kiya Part 85
279
S2_Story MK Al, Kiya Part 86
280
S2_Story MK Al, Kiya Part 87
281
S2_Story MK Al, Kiya Part 88
282
Wajib Di baca!
283
The Dark Love rilis!!!
284
New Novel!!!
285
New Novel!!!
286
Cerita Baru!
287
Cerita Baru!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!