Pernikahan

Kiran terlihat sangat cantik dengan memakai gaun berwarna navy itu. Dia akan pergi ke acara resepsi pernikahan kedua Abangnya, yaitu Gian dan Tristan.

Walaupun Gian dan Tristan bukan Abang kandungnya, namun Kiran sangat menyayangi kedua cowok tampan itu. Begitu juga dengan Gian dan Tristan, mereka sangat menyayangi Kiran.

" Nona muda sudah siap?" tanya Nadia.

" Ck.. berhenti memanggilku dengan sebutan nona, geli aku mendengarnya"

Nadia terkekeh mendengar sahabatnya yang menggerutu karena panggilannya. " Apa kamu akan baik-baik saja bertemu dengan lelaki itu lagi?"

" Hhhmm"

" Buktikan padanya kalau kamu bisa menjalani hidup tanpa dia"

" Ia, bawel banget"

Lagi-lagi Nadia terkekeh. Entah kenapa, hari ini dia sangat senang menggoda sahabatnya itu.

" Yuk turun" ajak Kiran.

" Siap bos"

Kedua gadis cantik itu berjalan menuruni anak tangga. Sampai di bawah Kiran berpapasan dengan sang mommy.

" Kalian berdua cantik sekali" puji Anggun.

" Makasih mommy"

" Makasih Tante"

" Apa adek nggak bareng sama mommy dan daddy aja?".

" Nggak Mom, adek bawa mobil sendiri aja"

" Ya sudah, hati-hati bawa mobilnya. Mommy sama daddy jalan dulu ya"

" Siap mommy"

Anggun dan suaminya masuk ke dalam mobil. Setelah istrinya masuk, barulah Vandy melajukan mobilnya meninggalkan kediamannya.

Setelah mobil Daddy-nya melaju, Kiran dan Nadia baru masuk kedalam mobil. Kemudian dia melajukan mobilnya meninggalkan kediaman orang tuanya.

" Princess "

" Hhmm"

" Gimana menurut kamu Presiden direktur perusahaan Danendra Group?"

" Biasa saja"

" Ck.. mata kamu itu sudah rusak atau gimana sih. Masa orang tampan gitu dibilang biasa aja"

" Untuk sekarang ini tidak ada yang lebih tampan dari Daddy dan Abang ku"

" Benar juga sih, Daddy kamu walaupun sudah tidak muda lagi. Tapi penampilannya tetap bikin hati para gadis-gadis"

Kiran menggelengkan kepalanya melihat tingkah absurd sahabatnya itu. Ya Nadia memang penggila cowok-cowok tampan.

" Menurut aku, kamu dan Presiden direktur itu cocok"

" Presiden direktur mana maksud kamu?" tanya Kiran.

" Itu, Presiden direktur perusahaan Danendra Group"

" Darren" kata Kiran.

" Cie.. hafal ni ye namanya" goda Nadia.

" Ck.. padahal kamu juga tau" kata Kiran.

Tak terasa mereka sampai di hotel tempat acara resepsi pernikahan Gian dan Tristan. Setelah memarkirkan mobilnya Kiran dan Nadia masuk ke dalam hotel.

Suasana ballroom hotel sudah sangat rame karena para tamu undangan. Mulai dari keluarga sahabat dan juga rekan bisnis semuanya berkumpul di sana.

Saat Kiran dan Nadia memasuki ballroom hotel. Semua mata tertuju pada sosok kedua wanita cantik itu. Begitu juga dengan Gian dan Tristan. Mereka sangat mengenal salah satu gadis cantik itu.

" Princess kita datang Ian" kata Gian dengan mata yang berkaca-kaca.

" Ia, dia sudah besar dan juga cantik" puji Tristan.

" Itu adek kesayangan gue" kata Kenzo.

" Kesayangan kita semua" kata Melodi.

Kiran dan Nadia berjalan menuju pelaminan, dimana kedua Abang dan kakaknya sedang tersenyum kearahnya.

Mata para tamu terus saja mengikuti kemana langkah kaki kedua wanita cantik itu. Terutama kaum Adam. Mata mereka tidak pernah lepas menatap dua sosok wanita cantik itu.

" Tatap terus Pak, sampe mata kamu itu keluar dari sarangnya" kata istri salah satu yang hadir di sana.

" Nggak Buk"

Kiran dan Nadia hanya tersenyum mendengar pertengkaran suami istri itu. Mereka berdua akhirnya sampai di pelaminan.

" Princess" ucap Gian dan Tristan berbarengan.

" Hai Bang"

Gian dan Tristan langsung memeluk Kiran. Kedua lelaki tampan itu menangis haru karena melihat gadis kecil yang sering mereka perebutkan dulu sekarang sudah kembali.

" Princess Abang sudah besar ternyata" kata Tian.

" Sampai kapan kalian berdua mau meluk adik gue" kata Kenzo.

" Iri aja lo sama kita berdua" kata Tristan.

" Selamat ya Bang untuk pernikahannya" ucap Kiran.

" Makasih princess"

Gian dan Tristan memang telat menikahnya dari Kenzo. Karena mereka menunggu perusahaan mereka bisa berdiri sendiri. Jadi terpaksa mereka harus menunda pernikahan mereka. Dan sekarang baru terlaksana.

Kiran beralih ke dekat wanita cantik yang sedang memakai gaun pengantin itu. Kiran tersenyum melihat kedua wanita cantik itu.

" Selamat kak Key, kak Dira"

" Makasih sayang" kata Keyra dan juga Dira.

Setelah mengucapkan selamat pada Abang dan kakaknya, Kiran turun kebawah. Dia dan Nadia pergi mencicipi hidangan yang sudah disediakan oleh sang empunya hajatan.

Dari kejauhan ada seorang lelaki yang terus memandangi wajah cantik Kiran. Sesekali ia tersenyum. Dan itu sontak membuat asistennya geli.

" Lo berhenti nggak senyum-senyum gitu" kata Romy.

Darren menatap tajam asistennya itu. " Lo semakin hari, semakin berani ya sama gue" kata Darren.

" Habisnya geli gue liat lo senyum-senyum gitu"

" Kau tidak akan tau rasanya jatuh cinta"

" Ya..ya yang baru menemukan harta Karun nya" kata Romy.

" Jelas dong. Sudah lama gue mencari-cari dia dan sekarang dia sudah ada di hadapan gue"

Ya Darren sudah tau kalau Kiran adalah gadis kecilnya dulu. Dia tau setelah melihat dokumen dan mencocokkan nama yang ada di belakang foto Kiran waktu masih kecil.

Sebelum pergi ke luar negeri, Darren memang sempat memotret Kiran. Dan itu dia ambil di saat acara pertunangan Kenzo dan Melodi. Darren mencuci foto itu, kemudian dia meletakkan di atas meja kerjanya.

" Tunggu apalagi, cepat samperin sana?!"

Tanpa menunggu lama, Darren berjalan menghampiri Kiran yang sedang asik mengambil makanan dengan sahabatnya.

" Hai nona Kiran, jumpa lagi" sapa Darren setelah sampai di tempat Kiran.

Kiran refleks menoleh kearah suara yang baru saja menyapanya itu. " Oh tuan tidak kompeten"

Darren mengeyitkan alisnya mendengar ucapan Kiran. " Tuan tidak kompeten? siapa?"

" Tentu saja anda tuan?"

" Saya" tunjuk Darren pada dirinya.

" Hhmm"

" Namaku Darren, bukan tuan kompeten"

" Suka-suka saya mau manggil anda apa?"

" Wah.. ternyata mulut gadis kecilku pedas juga"

Sekarang giliran Kiran yang mengeyitkan alisnya. Dia merasa Dejavu dengan panggilan seperti itu. " Siapa yang anda bilang gadis kecil tuan?"

" Tentu saja kamu Zanna Kirania Dwipangga" bisik Darren di telinga Kiran.

Mata Kiran membulat dengan sempurna mendengar ucapan Darren tadi. Tidak ada yang tau identitas aslinya, tapi lelaki di sampingnya itu kenapa bisa tau.

" Darimana Anda tau nama itu?"

" Apa yang nggak saya tau tentang dirimu gadis kecilku"

" Jangan bercanda"

" Siapa yang bercanda. Saya tau semua tentang kamu, bahkan boneka kesukaan kamu saja saya tau"

" Umumnya para cewek emang suka boneka"

" Benar, tapi kamu menyukai boneka yang berwarna kuning itu"

" Boneka yang berwarna kuning banyak tuan"

" Pikachu, bukankah kamu menyukai boneka itu?"

Lagi-lagi Kiran dibuat kaget sama ucapan Darren. Dia tidak menyangka laki-laki itu tau semua hal tentang dirinya.

Siapa laki-laki ini sebenarnya.

To be continue.

Happy Reading 😚😚

Terpopuler

Comments

HARTIN MARLIN

HARTIN MARLIN

masa Kiran gak tau Darren

2023-03-15

0

Masy Udah

Masy Udah

guesken ran

2022-08-23

0

Masy Udah

Masy Udah

ooooo kirain wkwkwkkwkwkw

2022-08-23

0

lihat semua
Episodes
1 Kembali
2 Rencana
3 Keluarga
4 Wanita menyebalkan
5 Bertemu kembali
6 Masa lalu
7 Pernikahan
8 Tuan muda gila
9 Penculik Tampan
10 Tekad Darren
11 Lampu hijau
12 Iblis betina
13 Kerjasama
14 Rencana
15 Iblis berwujud manusia
16 Amukan
17 Tentang Nadia
18 Olahraga
19 Kebun
20 Misi
21 Gadisku
22 Kesempatan
23 Memulai
24 Ketahuan
25 Pengumuman
26 Pertunjukan
27 Kecewa
28 Penyesalan
29 Kunang-kunang
30 Tekad Daffin
31 Langkah awal
32 Mengetahui
33 Dejavu
34 Sisi lembut
35 Sentuhan
36 Pesta
37 Perkelahian
38 Perasaan aneh
39 Terluka lagi
40 Liburan
41 Sekamar
42 Siaga 1
43 Berdarah
44 Sunset keberuntungan
45 Keputusan
46 Hasil keputusan
47 Pengganggu
48 Ternyata kamu
49 Shopping time
50 Rasa
51 Calon nona muda keluarga Narendra
52 Dinner
53 Awal baru
54 Gadis masa kecil
55 Serangan sang mommy
56 Keseruan
57 Bocah
58 Keceriaan Nando
59 Mansion Pikachu
60 Sederhana itu indah
61 Panti asuhan
62 Kehancuran
63 Kehancuran 2
64 Penolong
65 Persiapan
66 Sosok misterius
67 Lamaran
68 Satu bulan lagi
69 Tuan muda yang manis
70 Tamu tak diundang
71 Apakah ini karma
72 Usaha Daffin
73 Rencana yang sempurna
74 Sakit tak berdarah
75 Pergi
76 Gagal
77 Menenangkan diri
78 Penguntit
79 Fitting
80 Penggoda
81 Detik-detik
82 Kata Sah berkumandang
83 Segel pertama
84 Resepsi
85 Insiden
86 Hampir
87 Menahan
88 OMG
89 Tuntas
90 Romantis
91 Nasi goreng spesial
92 Memantau
93 Pulang
94 Pasangan bucin
95 Mendadak jadi seleb
96 Planning
97 Drama
98 Sisi iblis
99 Pasangan iblis
100 Juragan sayur
101 Gempa
102 Rumah sakit
103 PDKT
104 Dari jomlo menjadi pacaran
105 Berpisah
106 Pingsan
107 Kabar bahagia
108 Amarah Presdir
109 Mommy kesambet
110 Surprise yang gagal
111 Jhonatan yang malang
112 Anugerah terindah
113 Penindasan
114 Pasar malam
115 Polemik mangga muda
116 Polemik mangga muda 2
117 Bumil yang unik
118 Khawatir
119 Kekantor suami
120 Patroli di kantor suami
121 Memborong
122 Nano-nano
123 Serly absurd
124 Doni yang malang
125 Jealous
126 Sopir mobil box
127 Hampir saja
128 Acara Lamaran
129 Tujuh bulanan ( Mitoni)
130 Perangkap
131 Persiapan
132 Tembakan
133 Amarah Nando
134 Usai
135 Akhirnya halal
136 Pesta Nadia dan Romy
137 Memaafkan
138 Was-was
139 Kesal
140 Persalinan
141 Baby twins launching
142 Kebahagiaan
143 Besan yang absurd
144 Cinta yang besar
145 Romy yang romantis
146 Akhirnya tertuntaskan
147 Pembalasan yang elegan
148 Pasangan unik
149 Baby twins pulang
150 Pembahasan burung
151 Mencari lokasi untuk acara lamaran.
152 Lamaran yang Amazing
153 Serba-serbi Aqiqah
154 Ternyata istri sendiri
155 Halal
156 Serba-serbi resepsi
157 Pesta hantu
158 Malam yang panas
159 Terancam bahaya
160 Reuni
161 Kabar baik
162 Gubuk rasa istana
163 Pasutri absurd
164 Kasih sayang
165 Main ke rumah Nadia
166 Kedatangan mertua
167 Tom and Jerry
168 Berkunjung ke rumah nenek
169 Berkunjung ke rumah nenek 2
170 Bumil yang sensitif
171 Serba-serbi weekend
172 Bodyguard dan asisten beralih profesi
173 Imunisasi
174 Alexa demam
175 Belatung nangka
176 Batu kali ingin jadi berlian
177 Istri yang aneh
178 Kemarahan seorang ibu
179 Pembalasan seorang ibu
180 Oleh-oleh
181 Hadiah terindah
182 Sultan numpang sarapan
183 Keliling apartemen cowok-cowok tampan
184 Darren panik
185 Satu sama
186 Bumil ngumpul
187 Bucin dari kecil
188 Baby twins jalan-jalan
189 Kebaikan hati Kiran
190 Baby twins ke perusahaan
191 Sultan rendah hati
192 Ketampanan yang hakiki
193 Kebahagiaan Romy.
194 Kehebohan pasangan absurd
195 Keseruan Baby twins
196 Drama baby twins
197 Menunggu
198 Aksi Nando
199 Detik-detik jadi calon papa
200 Detik-detik persalinan
201 Kebahagiaan Doni dan Serly
202 Kasih sayang seorang ibu
203 Perdebatan kakak dan adik
204 Bertemu cowok aneh
205 Persiapan ultah
206 Pesta ulang tahun Twins A
207 Suasana mencekam
208 Pulau mahar
209 Mengulang kembali
210 Persiapan anniversary
211 Surprise untuk Darren
212 Surprise untuk Darren 2
213 Surprise untuk Darren 3
214 End
215 Extra part
216 Extra part
217 Extra part
218 Extra part
219 Extra part
220 Extra part
221 Pengumuman
222 Pengumuman
223 Pengumuman.
224 Pengumuman
225 Pengumuman
Episodes

Updated 225 Episodes

1
Kembali
2
Rencana
3
Keluarga
4
Wanita menyebalkan
5
Bertemu kembali
6
Masa lalu
7
Pernikahan
8
Tuan muda gila
9
Penculik Tampan
10
Tekad Darren
11
Lampu hijau
12
Iblis betina
13
Kerjasama
14
Rencana
15
Iblis berwujud manusia
16
Amukan
17
Tentang Nadia
18
Olahraga
19
Kebun
20
Misi
21
Gadisku
22
Kesempatan
23
Memulai
24
Ketahuan
25
Pengumuman
26
Pertunjukan
27
Kecewa
28
Penyesalan
29
Kunang-kunang
30
Tekad Daffin
31
Langkah awal
32
Mengetahui
33
Dejavu
34
Sisi lembut
35
Sentuhan
36
Pesta
37
Perkelahian
38
Perasaan aneh
39
Terluka lagi
40
Liburan
41
Sekamar
42
Siaga 1
43
Berdarah
44
Sunset keberuntungan
45
Keputusan
46
Hasil keputusan
47
Pengganggu
48
Ternyata kamu
49
Shopping time
50
Rasa
51
Calon nona muda keluarga Narendra
52
Dinner
53
Awal baru
54
Gadis masa kecil
55
Serangan sang mommy
56
Keseruan
57
Bocah
58
Keceriaan Nando
59
Mansion Pikachu
60
Sederhana itu indah
61
Panti asuhan
62
Kehancuran
63
Kehancuran 2
64
Penolong
65
Persiapan
66
Sosok misterius
67
Lamaran
68
Satu bulan lagi
69
Tuan muda yang manis
70
Tamu tak diundang
71
Apakah ini karma
72
Usaha Daffin
73
Rencana yang sempurna
74
Sakit tak berdarah
75
Pergi
76
Gagal
77
Menenangkan diri
78
Penguntit
79
Fitting
80
Penggoda
81
Detik-detik
82
Kata Sah berkumandang
83
Segel pertama
84
Resepsi
85
Insiden
86
Hampir
87
Menahan
88
OMG
89
Tuntas
90
Romantis
91
Nasi goreng spesial
92
Memantau
93
Pulang
94
Pasangan bucin
95
Mendadak jadi seleb
96
Planning
97
Drama
98
Sisi iblis
99
Pasangan iblis
100
Juragan sayur
101
Gempa
102
Rumah sakit
103
PDKT
104
Dari jomlo menjadi pacaran
105
Berpisah
106
Pingsan
107
Kabar bahagia
108
Amarah Presdir
109
Mommy kesambet
110
Surprise yang gagal
111
Jhonatan yang malang
112
Anugerah terindah
113
Penindasan
114
Pasar malam
115
Polemik mangga muda
116
Polemik mangga muda 2
117
Bumil yang unik
118
Khawatir
119
Kekantor suami
120
Patroli di kantor suami
121
Memborong
122
Nano-nano
123
Serly absurd
124
Doni yang malang
125
Jealous
126
Sopir mobil box
127
Hampir saja
128
Acara Lamaran
129
Tujuh bulanan ( Mitoni)
130
Perangkap
131
Persiapan
132
Tembakan
133
Amarah Nando
134
Usai
135
Akhirnya halal
136
Pesta Nadia dan Romy
137
Memaafkan
138
Was-was
139
Kesal
140
Persalinan
141
Baby twins launching
142
Kebahagiaan
143
Besan yang absurd
144
Cinta yang besar
145
Romy yang romantis
146
Akhirnya tertuntaskan
147
Pembalasan yang elegan
148
Pasangan unik
149
Baby twins pulang
150
Pembahasan burung
151
Mencari lokasi untuk acara lamaran.
152
Lamaran yang Amazing
153
Serba-serbi Aqiqah
154
Ternyata istri sendiri
155
Halal
156
Serba-serbi resepsi
157
Pesta hantu
158
Malam yang panas
159
Terancam bahaya
160
Reuni
161
Kabar baik
162
Gubuk rasa istana
163
Pasutri absurd
164
Kasih sayang
165
Main ke rumah Nadia
166
Kedatangan mertua
167
Tom and Jerry
168
Berkunjung ke rumah nenek
169
Berkunjung ke rumah nenek 2
170
Bumil yang sensitif
171
Serba-serbi weekend
172
Bodyguard dan asisten beralih profesi
173
Imunisasi
174
Alexa demam
175
Belatung nangka
176
Batu kali ingin jadi berlian
177
Istri yang aneh
178
Kemarahan seorang ibu
179
Pembalasan seorang ibu
180
Oleh-oleh
181
Hadiah terindah
182
Sultan numpang sarapan
183
Keliling apartemen cowok-cowok tampan
184
Darren panik
185
Satu sama
186
Bumil ngumpul
187
Bucin dari kecil
188
Baby twins jalan-jalan
189
Kebaikan hati Kiran
190
Baby twins ke perusahaan
191
Sultan rendah hati
192
Ketampanan yang hakiki
193
Kebahagiaan Romy.
194
Kehebohan pasangan absurd
195
Keseruan Baby twins
196
Drama baby twins
197
Menunggu
198
Aksi Nando
199
Detik-detik jadi calon papa
200
Detik-detik persalinan
201
Kebahagiaan Doni dan Serly
202
Kasih sayang seorang ibu
203
Perdebatan kakak dan adik
204
Bertemu cowok aneh
205
Persiapan ultah
206
Pesta ulang tahun Twins A
207
Suasana mencekam
208
Pulau mahar
209
Mengulang kembali
210
Persiapan anniversary
211
Surprise untuk Darren
212
Surprise untuk Darren 2
213
Surprise untuk Darren 3
214
End
215
Extra part
216
Extra part
217
Extra part
218
Extra part
219
Extra part
220
Extra part
221
Pengumuman
222
Pengumuman
223
Pengumuman.
224
Pengumuman
225
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!