Keluarga

Kenzo langsung meluncur ke rumah mommy-nya, karena tadi dia dapat kabar dari sang daddy kalau adek kesayangannya sudah kembali. Sekarang dia dan sang istri sudah sampai di depan pintu rumah utama.

" Assalamualaikum"

" Wa'alaikum salam"

" Dimana adek Mom?" tanya Kenzo to the point.

" Di kamarnya, dia lagi istirahat"

" Abang liat bentar ya"

" Jangan!"

" Kenapa?"

" Adek kamu nggak sendirian di kamar"

Kenzo mengeyitkan alisnya. " Maksud mommy?"

" Adek kamu bawa teman, jadi jangan coba-coba masuk kedalam kamarnya"

" Baiklah, Abang tunggu adek bangun"

" Sayang ayo duduk di sini?" ajak Anggun pada sang menantu.

Melodi mengikuti mertuanya. Mereka duduk di sofa ruang keluarga.

" Kamu masih mual-mual nggak sayang?" tanya Anggun sama Melodi.

" Sekarang nggak si Mom"

" Muntah si nggak, tapi pengin deket ketek terus" kata Kenzo.

Wajah Melodi memerah karena menahan malu. Bisa-bisanya sang suami bicara seperti itu di depan mertuanya.

" Nggak apa-apa, berarti si dedek pengin deket-deket Daddy-nya" kata Anggun.

" Ayah, Mom. Dedek bayinya panggil ayah sama Bunda" kata Melodi.

" Ayah bunda"

" Hu'um" kata Melodi sambil menganggukkan kepalanya.

Baru kali ini gue denger, anak sultan manggilnya ayah ma bunda. Gumam Kenzo dalam hati.

" Apa adek baik-baik saja Mom?" tanya Melodi.

" Dia baik-baik saja. Kamu tenang saja"

" Apa adek akan pergi lagi?" tanya Kenzo.

" Mommy juga tidak tau, tapi mommy berharap dia akan menetap di sini. Bersama kita" kata Anggun yang matanya sudah mulai berkaca-kaca.

Melodi memeluk mertuanya. Dia sangat tau bagaimana keadaan sang mommy setelah di tinggal Kiran.

" Mommy tidak ingin dia pergi lagi. Sudah cukup tiga tahun dia meninggalkan rumah ini" kata Anggun sambil terisak.

Kenzo merasa sakit melihat mommy-nya menangis. Dia merasa gagal menjadi seorang anak dan juga kakak untuk mommy dan adiknya.

" Maafkan Abang, Mom"

" Ini bukan salah Abang, lagian adik kamu yang ingin meninggalkan rumah. Sekarang kita hanya perlu mensupport nya" kata Anggun.

" Apa kita jodohkan adek saja, Mom?" usul Kenzo.

" Jangan sembarang ngomong, yank. Kiran tidak akan setuju" kata Melodi.

" Ia juga"

Hening.

Mereka larut dalam pikiran masing-masing. Hingga terdengar suara lembut membuyarkan lamunan mereka.

" Mommy" panggil Kiran.

" Ia sayang, mommy di ruang keluarga"

Kiran segera menghampiri sang mommy. Sampai di ruang keluarga, Kiran kaget sekaligus bahagia melihat siapa yang ada di sana.

" Apa princess nggak mau meluk abang?"

Kiran langsung menghambur ke dalam pelukan abangnya.

" Abang"

" Princess-nya Abang" kata Kenzo sambil memeluk dan mengecup pucuk kepala sang adik.

" Ehem! apa nggak ada yang mau memeluk Kak Mel" kata Melodi.

Kiran tersenyum, kemudian dia memeluk kakak iparnya itu. " Adek kangen kakak"

" Kakak pun kangen sama kamu, Dek"

" Apa keponakan adek baik-baik saja?"

" Alhamdulillah dia baik-baik saja. Seperti aunty-nya yang akan selalu baik-baik juga" kata Melodi.

" Tentu saja aunty-nya akan selalu baik" kata Kiran.

" Syukurlah, itulah yang kami semua harapkan Dek" kata Melodi.

Mereka menghabiskan waktu dengan mengobrol bersama. Sesekali juga terdengar tawa di ruang keluarga itu. Sehingga siapa saja yang melihat juga ikut merasakan bahagia.

" Adek nggak akan balik ke luar negeri lagi kan?" tanya Kenzo.

" Balik bang"

Anggun kaget sekaligus sedih mendengar jawaban putri kesayangannya itu. Padahal dia berharap sang putri tidak balik lagi ke luar negeri. Tapi ternyata putrinya memilih untuk pergi lagi.

" Kenapa?"

" Perusahaan adek siapa yang urus"

" Serahkan sama orang kepercayaan adek aja" kata Kenzo.

" Orang kepercayaan adek sudah mengurus perusahaan adek yang ada di Korea"

" Terus berapa lama adek akan tinggal di indo"

" Mungkin satu bulan, soalnya adek mau ada kerja sama sama perusahaan Narendra Group"

" Bukankah itu perusahaan nomor satu di Eropa"

" Hhhmm"

" Adek Abang hebat, perusahaan kamu sekarang menduduki peringkat ke 2 di Eropa"

" Abang juga hebat, kemarin aja bisa menang tender besar"

Kenzo kaget, darimana adiknya tau kalau dia habis menang tender besar.

" Nggak usah kaget gitu Bang. Walaupun adek jauh dari kalian, bukan berarti adek menutup mata untuk melihat keadaan kalian semua di sini"

Kenzo tertawa, dia hampir lupa siapa adiknya itu. Ya Kiran memang terkenal dengan julukan Dewi kematian bagi musuhnya.

" Abang sudah lama tidak melihat sisi iblis adek" goda Kenzo.

" Sekarang adek lagi dalam mode calm "

" Ck.. bisa juga adek mode calm "

" Tentu saja bisa"

Suasana seperti inilah yang selalu di rindukan oleh Anggun dan juga suaminya. Suara tawa gadis kecilnya. Dia berdoa semoga tawa itu akan selalu hadir dalam hidup putri kecilnya.

🍃🍃🍃

Daffin baru sampai di kediaman orang tuanya. Dia langsung pulang setelah mengantarkan sang kekasih ke apartemennya.

" Assalamualaikum"

" Wa'alaikum salam"

" Udah pulang Nak?" tanya Sinta.

" Hhhmm"

" Mandi dulu gih, setelah itu kita makan malam"

" Baik Ma"

Daffin menaiki anak tangga rumahnya menuju kamarnya. Sampai di lantai dua dia berpapasan dengan abangnya.

" Bang"

Gian menghentikan langkahnya. " Jangan pernah panggil gue Abang"

" Kenapa? bukankah kau Abang ku"

" Itu dulu, tapi setelah kau menyakiti hati princess. Sejak itulah aku bukan Abang mu lagi" kata Gian sambil berlalu pergi meninggalkan adiknya itu.

Ya semenjak kejadian tiga tahun lalu hubungan dia dan sang kakak mulai merenggang. Daffin menatap punggung sang kakak yang perlahan sudah mulai hilang. Dia tidak menyangka sudah tiga tahun berlalu, abangnya belum bisa juga memaafkannya.

" Kapan Abang bisa memaafkan ku" kata Daffin sambil masuk ke dalam kamarnya.

Daffin menghempaskan tubuhnya di atas kasur empuk miliknya. Dia menatap langit-langit kamarnya. Dia tidak tau lagi gimana caranya supaya abangnya mau memaafkannya.

Daffin bangkit dari tidurnya, dia mengambil handuk. Kemudian masuk ke dalam kamar mandi. Dia butuh air dingin untuk menyegarkan pikirannya.

Butuh waktu dua puluh menit untuk Daffin menyegarkan pikirannya. Setelah itu dia keluar dari kamar mandi. Dia berjalan menuju walk in closet untuk mengambil pakaiannya.

Setelah selesai memakai pakaiannya, Daffin turun kebawah untuk makan malam bersama kedua orang tuanya.

Di meja makan sudah ada papa, mama dan abangnya. Daffin menarik kursi yang ada di sebelah Abang.

" Jangan duduk di sebelah gue" kata Gian.

" Gian, nggak boleh gitu sama adik kamu" tegur Sinta.

" Aku makannya di dalam kamar aja Pa. Udah nggak selera makan di sini" kata Gian sambil berlalu pergi.

" Gian!" panggil sang mama.

" Sudah biarkan saja. Ayo kita makan" kata Aldi.

" Tapi Gian sampai kapan dia kek gitu sama adiknya" kata Sinta.

" Ma!"

Sinta pun memilih untuk diam. Karena dia tidak ingin suaminya marah. Mereka pun memulai acara makan malamnya, walaupun tanpa Gian di sana.

To be continue.

Jangan lupa like, komen dan vote-nya ya Reader terzayang 😉😉

Happy Reading 😚😚

Terpopuler

Comments

muhammad ibnuarfan

muhammad ibnuarfan

awal ceritanya...apa ya...kisah ortunya Kiran ada gak.,.AA judulnya...

2024-11-01

0

HARTIN MARLIN

HARTIN MARLIN

apakah Darren dan Kiran bejodoh 🤔🤔

2023-03-15

0

andi hastutty

andi hastutty

kiran Darren ajha klo gi2 ternyata daffin cuman cinta monyet ma kiran

2022-08-18

0

lihat semua
Episodes
1 Kembali
2 Rencana
3 Keluarga
4 Wanita menyebalkan
5 Bertemu kembali
6 Masa lalu
7 Pernikahan
8 Tuan muda gila
9 Penculik Tampan
10 Tekad Darren
11 Lampu hijau
12 Iblis betina
13 Kerjasama
14 Rencana
15 Iblis berwujud manusia
16 Amukan
17 Tentang Nadia
18 Olahraga
19 Kebun
20 Misi
21 Gadisku
22 Kesempatan
23 Memulai
24 Ketahuan
25 Pengumuman
26 Pertunjukan
27 Kecewa
28 Penyesalan
29 Kunang-kunang
30 Tekad Daffin
31 Langkah awal
32 Mengetahui
33 Dejavu
34 Sisi lembut
35 Sentuhan
36 Pesta
37 Perkelahian
38 Perasaan aneh
39 Terluka lagi
40 Liburan
41 Sekamar
42 Siaga 1
43 Berdarah
44 Sunset keberuntungan
45 Keputusan
46 Hasil keputusan
47 Pengganggu
48 Ternyata kamu
49 Shopping time
50 Rasa
51 Calon nona muda keluarga Narendra
52 Dinner
53 Awal baru
54 Gadis masa kecil
55 Serangan sang mommy
56 Keseruan
57 Bocah
58 Keceriaan Nando
59 Mansion Pikachu
60 Sederhana itu indah
61 Panti asuhan
62 Kehancuran
63 Kehancuran 2
64 Penolong
65 Persiapan
66 Sosok misterius
67 Lamaran
68 Satu bulan lagi
69 Tuan muda yang manis
70 Tamu tak diundang
71 Apakah ini karma
72 Usaha Daffin
73 Rencana yang sempurna
74 Sakit tak berdarah
75 Pergi
76 Gagal
77 Menenangkan diri
78 Penguntit
79 Fitting
80 Penggoda
81 Detik-detik
82 Kata Sah berkumandang
83 Segel pertama
84 Resepsi
85 Insiden
86 Hampir
87 Menahan
88 OMG
89 Tuntas
90 Romantis
91 Nasi goreng spesial
92 Memantau
93 Pulang
94 Pasangan bucin
95 Mendadak jadi seleb
96 Planning
97 Drama
98 Sisi iblis
99 Pasangan iblis
100 Juragan sayur
101 Gempa
102 Rumah sakit
103 PDKT
104 Dari jomlo menjadi pacaran
105 Berpisah
106 Pingsan
107 Kabar bahagia
108 Amarah Presdir
109 Mommy kesambet
110 Surprise yang gagal
111 Jhonatan yang malang
112 Anugerah terindah
113 Penindasan
114 Pasar malam
115 Polemik mangga muda
116 Polemik mangga muda 2
117 Bumil yang unik
118 Khawatir
119 Kekantor suami
120 Patroli di kantor suami
121 Memborong
122 Nano-nano
123 Serly absurd
124 Doni yang malang
125 Jealous
126 Sopir mobil box
127 Hampir saja
128 Acara Lamaran
129 Tujuh bulanan ( Mitoni)
130 Perangkap
131 Persiapan
132 Tembakan
133 Amarah Nando
134 Usai
135 Akhirnya halal
136 Pesta Nadia dan Romy
137 Memaafkan
138 Was-was
139 Kesal
140 Persalinan
141 Baby twins launching
142 Kebahagiaan
143 Besan yang absurd
144 Cinta yang besar
145 Romy yang romantis
146 Akhirnya tertuntaskan
147 Pembalasan yang elegan
148 Pasangan unik
149 Baby twins pulang
150 Pembahasan burung
151 Mencari lokasi untuk acara lamaran.
152 Lamaran yang Amazing
153 Serba-serbi Aqiqah
154 Ternyata istri sendiri
155 Halal
156 Serba-serbi resepsi
157 Pesta hantu
158 Malam yang panas
159 Terancam bahaya
160 Reuni
161 Kabar baik
162 Gubuk rasa istana
163 Pasutri absurd
164 Kasih sayang
165 Main ke rumah Nadia
166 Kedatangan mertua
167 Tom and Jerry
168 Berkunjung ke rumah nenek
169 Berkunjung ke rumah nenek 2
170 Bumil yang sensitif
171 Serba-serbi weekend
172 Bodyguard dan asisten beralih profesi
173 Imunisasi
174 Alexa demam
175 Belatung nangka
176 Batu kali ingin jadi berlian
177 Istri yang aneh
178 Kemarahan seorang ibu
179 Pembalasan seorang ibu
180 Oleh-oleh
181 Hadiah terindah
182 Sultan numpang sarapan
183 Keliling apartemen cowok-cowok tampan
184 Darren panik
185 Satu sama
186 Bumil ngumpul
187 Bucin dari kecil
188 Baby twins jalan-jalan
189 Kebaikan hati Kiran
190 Baby twins ke perusahaan
191 Sultan rendah hati
192 Ketampanan yang hakiki
193 Kebahagiaan Romy.
194 Kehebohan pasangan absurd
195 Keseruan Baby twins
196 Drama baby twins
197 Menunggu
198 Aksi Nando
199 Detik-detik jadi calon papa
200 Detik-detik persalinan
201 Kebahagiaan Doni dan Serly
202 Kasih sayang seorang ibu
203 Perdebatan kakak dan adik
204 Bertemu cowok aneh
205 Persiapan ultah
206 Pesta ulang tahun Twins A
207 Suasana mencekam
208 Pulau mahar
209 Mengulang kembali
210 Persiapan anniversary
211 Surprise untuk Darren
212 Surprise untuk Darren 2
213 Surprise untuk Darren 3
214 End
215 Extra part
216 Extra part
217 Extra part
218 Extra part
219 Extra part
220 Extra part
221 Pengumuman
222 Pengumuman
223 Pengumuman.
224 Pengumuman
225 Pengumuman
Episodes

Updated 225 Episodes

1
Kembali
2
Rencana
3
Keluarga
4
Wanita menyebalkan
5
Bertemu kembali
6
Masa lalu
7
Pernikahan
8
Tuan muda gila
9
Penculik Tampan
10
Tekad Darren
11
Lampu hijau
12
Iblis betina
13
Kerjasama
14
Rencana
15
Iblis berwujud manusia
16
Amukan
17
Tentang Nadia
18
Olahraga
19
Kebun
20
Misi
21
Gadisku
22
Kesempatan
23
Memulai
24
Ketahuan
25
Pengumuman
26
Pertunjukan
27
Kecewa
28
Penyesalan
29
Kunang-kunang
30
Tekad Daffin
31
Langkah awal
32
Mengetahui
33
Dejavu
34
Sisi lembut
35
Sentuhan
36
Pesta
37
Perkelahian
38
Perasaan aneh
39
Terluka lagi
40
Liburan
41
Sekamar
42
Siaga 1
43
Berdarah
44
Sunset keberuntungan
45
Keputusan
46
Hasil keputusan
47
Pengganggu
48
Ternyata kamu
49
Shopping time
50
Rasa
51
Calon nona muda keluarga Narendra
52
Dinner
53
Awal baru
54
Gadis masa kecil
55
Serangan sang mommy
56
Keseruan
57
Bocah
58
Keceriaan Nando
59
Mansion Pikachu
60
Sederhana itu indah
61
Panti asuhan
62
Kehancuran
63
Kehancuran 2
64
Penolong
65
Persiapan
66
Sosok misterius
67
Lamaran
68
Satu bulan lagi
69
Tuan muda yang manis
70
Tamu tak diundang
71
Apakah ini karma
72
Usaha Daffin
73
Rencana yang sempurna
74
Sakit tak berdarah
75
Pergi
76
Gagal
77
Menenangkan diri
78
Penguntit
79
Fitting
80
Penggoda
81
Detik-detik
82
Kata Sah berkumandang
83
Segel pertama
84
Resepsi
85
Insiden
86
Hampir
87
Menahan
88
OMG
89
Tuntas
90
Romantis
91
Nasi goreng spesial
92
Memantau
93
Pulang
94
Pasangan bucin
95
Mendadak jadi seleb
96
Planning
97
Drama
98
Sisi iblis
99
Pasangan iblis
100
Juragan sayur
101
Gempa
102
Rumah sakit
103
PDKT
104
Dari jomlo menjadi pacaran
105
Berpisah
106
Pingsan
107
Kabar bahagia
108
Amarah Presdir
109
Mommy kesambet
110
Surprise yang gagal
111
Jhonatan yang malang
112
Anugerah terindah
113
Penindasan
114
Pasar malam
115
Polemik mangga muda
116
Polemik mangga muda 2
117
Bumil yang unik
118
Khawatir
119
Kekantor suami
120
Patroli di kantor suami
121
Memborong
122
Nano-nano
123
Serly absurd
124
Doni yang malang
125
Jealous
126
Sopir mobil box
127
Hampir saja
128
Acara Lamaran
129
Tujuh bulanan ( Mitoni)
130
Perangkap
131
Persiapan
132
Tembakan
133
Amarah Nando
134
Usai
135
Akhirnya halal
136
Pesta Nadia dan Romy
137
Memaafkan
138
Was-was
139
Kesal
140
Persalinan
141
Baby twins launching
142
Kebahagiaan
143
Besan yang absurd
144
Cinta yang besar
145
Romy yang romantis
146
Akhirnya tertuntaskan
147
Pembalasan yang elegan
148
Pasangan unik
149
Baby twins pulang
150
Pembahasan burung
151
Mencari lokasi untuk acara lamaran.
152
Lamaran yang Amazing
153
Serba-serbi Aqiqah
154
Ternyata istri sendiri
155
Halal
156
Serba-serbi resepsi
157
Pesta hantu
158
Malam yang panas
159
Terancam bahaya
160
Reuni
161
Kabar baik
162
Gubuk rasa istana
163
Pasutri absurd
164
Kasih sayang
165
Main ke rumah Nadia
166
Kedatangan mertua
167
Tom and Jerry
168
Berkunjung ke rumah nenek
169
Berkunjung ke rumah nenek 2
170
Bumil yang sensitif
171
Serba-serbi weekend
172
Bodyguard dan asisten beralih profesi
173
Imunisasi
174
Alexa demam
175
Belatung nangka
176
Batu kali ingin jadi berlian
177
Istri yang aneh
178
Kemarahan seorang ibu
179
Pembalasan seorang ibu
180
Oleh-oleh
181
Hadiah terindah
182
Sultan numpang sarapan
183
Keliling apartemen cowok-cowok tampan
184
Darren panik
185
Satu sama
186
Bumil ngumpul
187
Bucin dari kecil
188
Baby twins jalan-jalan
189
Kebaikan hati Kiran
190
Baby twins ke perusahaan
191
Sultan rendah hati
192
Ketampanan yang hakiki
193
Kebahagiaan Romy.
194
Kehebohan pasangan absurd
195
Keseruan Baby twins
196
Drama baby twins
197
Menunggu
198
Aksi Nando
199
Detik-detik jadi calon papa
200
Detik-detik persalinan
201
Kebahagiaan Doni dan Serly
202
Kasih sayang seorang ibu
203
Perdebatan kakak dan adik
204
Bertemu cowok aneh
205
Persiapan ultah
206
Pesta ulang tahun Twins A
207
Suasana mencekam
208
Pulau mahar
209
Mengulang kembali
210
Persiapan anniversary
211
Surprise untuk Darren
212
Surprise untuk Darren 2
213
Surprise untuk Darren 3
214
End
215
Extra part
216
Extra part
217
Extra part
218
Extra part
219
Extra part
220
Extra part
221
Pengumuman
222
Pengumuman
223
Pengumuman.
224
Pengumuman
225
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!