PULANG

Setelah dilakukan observsi selama dua hari, Kyle akhirnya diperbolehkan pulang hari ini. Meskipun Kyle sama sekali tak ingat pada Audrey, namun selama dua hari ini Audrey tetap setia menemani Kyle di rumah sakit dan berusaha sabar serta tegar menghadapi sikap Kyle yang kini berubah dingin.

Sikap Kyle juga menjadi kaku dan canggung sekali pada Audrey, seolah Audrey adalah orang asing yang baru masuk dalam kehidupan Kyle.

"Biar aku yang membereskan!" Ucap Audrey saat Kyle selesai berganti baju dan hendak melipat baju bekas pakainya.

Audrey segera melipat baju-baju Kyle dengan cekatan, lalu menjejalkannya ke dalam koper kecil yang akan mereka bawa pulang hari ini.

"Yang lain menunggu di rumah. Jadi kau akan pulang bersamaku," ujar Audrey lagi yang hanya dijawab Kyle dengan sebuah anggukan.

Setelah memastikan tak ada barang yang tertinggal di ruang perawatan, Audrey dan Kyle segera keluarcdari ruangan tersebut dan masuk kd dalam lift yang akan mengantar mereka turun ke lantai paling bawah. Sudah ada supir keluarga Arthur yang menjemput Kyle dan Audrey.

Kyle dan Audrey memang duduk bersebelahan. Namun keduanya hanya saling diam, hingga setengah perjalanan.

"Berapa lama kita mengenal sebelum akhirnya aku memutuskan untuk menikahimu?" Kyle akhirnya membuka obrolan dan mengajukan pertanyaan pada Audrey.

"Kita bertabrakan beberapa kali sebelum benar-benar saling berkenalan. Lalu aku mengurus pernikahanmu dengan Vale yang akhirnya kau batalkan sendiri. Dan setelah itu kita baru mulai dekat," tutur Audrey bercerita pada Kyle.

"Kau tahu kenapa aku membatalkan pernikahanku bersama Vale?" Tanya Kyle lagj yang sepertinya masih tak mengerti.

"Kau tidak mau menyakiti dua gadis bernama Valeria. Itu yang kau katakan kepadaku saat itu," jawab Audrey lagi yang hanya menoleh sekilas-sekilas ke arah Kyle.

Kyle terlihat tak nyaman jika Audrey terus menatapnya. Jadi Audrey memilih untuk menjaga sikap dan tidak mau membuat semuanya menjadi semakin runyam.

Padahal dulu Kyle begitu berbinar saat Audrey menatapnya sepanjang waktu.

"Kau ingin kita berbulan madu kemana, Sayang?" Tanya Kyle pada Audrey yang masih fokus ke laptopnya. Saat ini, Kyle memang sedang berada di kantor Audrey dan mereka baru selesai makan siang.

"Terserah kau saja, Kyle!" Jawab Audrey tanpa sedikitpun mengalihkan pandangannya dari layar laptop.

"Aku disini, Sayang! Tatap wajahku jika sedang berbicara kepadaku!" Kyle meangkup wajah Audrey dengan gemas dan menutup laptop Audrey begitu saja karena merasa diabaikan.

"Kyle! Pekerjaanku!" Protes Audrey langsung dibungkam oleh kecupan mesra bibir Kyle.

"Aku tidak suka diabaikan! Jadi tatap wajahku sepanjang waktu, saat kita sedang bersama seperti ini!" Ucap Kyle menatap tegas pada Audrey.

"Apa kau tidak takut wajahmu jadi menipis atau ketamapananmu akan luntur jika aku terus menatapmu seperti ini?" Audrey mengusap wajah Kyle dan suaminya itu langsung memejamkan mata seolah sedang menikmati sentuhan lembut tangan Audrey di wajahnya.

"Kenapa aku harus takut? Bukankah ada kau yang akan mencintaiku selamanya, bagaimanapun keadaanku?" Kyle menarik Audrey agar bangkit berdiri dari kursi kerjanya, lalu kini gantian Kyle yang duduk di kursi kerja Audrey dan memangku istrinya tersebut.

"Kita sedang di kantor," Audrey mengingatkan Kyle. Istri Kyle itu kini sudah melingkarkan lengannya di leher Kyle.

"Lalu apa masalahnya? Kita bisa melakukannya dimanapun, karena kita sedang sama-sama dimabuk oleh cinta," Kyle mengeratkan dekapannya pada Audrey dan menarik lepas tali di pinggang blouse yang dikenakan oleh Audrey.

"Itu hanya hiasan Kyle!" Audrey tergelak karena Kyle pasti mengira kalau tali itu dibuka, blouse Audrey juga akan terbuka. Padahal sama sekali tidak.

"Apa? Lalu bagaimana cara membuka baju sialanmu ini?"

"Tidak akan kuberi tahu!" Audrey masih tergelak di pangkuan Kyle.

"Audrey!"

"Aku kunci dulu pintunya," Audrey melepaskan dekapan Kyle dan segera bangkit dari pangkuan suaminya tersebut.

Audrey menatap nakal pada Kyle yang sontak langsung membuat Kyle mengejarnya dan menangkap Audrey dengan cepat. Setelah mengunci pintu ruang kerja Audrey, Kyle segera merebahkan dengan hati-hati tubuh Audrey di atas sofa yang ada di dalam ruangan.

"Kyle ini masih sia-" teriakan Audrey langsung dibungkam oleh ciuman ganas dan bertubi-tubi dari Kyle gila.

Dasar Kyle mesum!

"Nona, kita sudah sampai," lapor Pak Supir yang langsung membuyarkan lamunan Audrey.Audrey menoleh ke arah Kyle yang rupanya sudah turun duluan tanpa mengajak atau menunggu Audrey.

Padahal biasanya, mekepaskan sabuk oengaman Audrey saja, sdallu Kyle yang melakukannya.

"Tuan muda sudah turun duluan, Nona," ujar Pak Supir lagi yang hanya dijawab Audrey dengan anggukan setelah wanita itu berulangkai menarik nafas panjang.

Audrey segera melepaskan sabuk pengaman dan turun dari mobil, lalu menyusul Kyle masuk ke dalam rumah keluarga Arthur.

****

"Selamat datang kembali di rumah!" Sambut Mom Bi saat Kyle baru masuk ke dalam rumah keluarga Arthur.

Mom Bi memeluk sang putra dengan hangat. Begitu pula Dad Nick. Lalu Sean dan seorang bocah laki-laki yang sepertinya belum genap dua tahun.

"Ini anakmu dan Emily?" Tanya Kyle seraya mengulas senyum di bibirnya dan mehyapa bocah kecil tersebut.

Semua keluarga Arthur sontak terdiam sejenak.

Kyle pasti mengira kalau istri Sean adalah Emily, karena lima tahun yang lalu Sean memang masih berpacaran dengan Emily.

"Istri Sean namanya Rachel, Bang!" Ucap Sean akhirnya memecah kebisuan. Bersamaan dengan Rachel yang baru kembali dari dapur, mengambil susu untuk Alle.

"Selamat datang di rumah, Abang Kyle! Senang akhirnya Abang sudah kembali sehat," Rachel tersenyum hangat pada Kyle yang menatapnya dengan bingung.

"Kau tidak menikah dengan Emily, Sean? Apa kau mengkhianatinya?" Tanya Kyle menatap tajam ke arah Sean seolah meminta penjelasan.

"Kyle, tenanglah dulu! Sean tidak menikah dengan Emily karena mereka memang tak berjodoh! Emily sudah menikah juga dengan Galen! Jadi tak ada yang berkhianat disini!" Dad Nick berusaha melerai kedua putranya sebelum kembali terjadi baku hantam seperti dua tahun yang lalu.

Saat itu, Kyle langsung menghadiahi Sean bogem mentah karena Sean menghamili Rachel, dan putra sulung di keluarga Arthur tersebut menganggap Se an sudah berkhianat dari Emily. Bahkan setelah kejadian itu, Kyle langsung mendiamkan Sean selama berbulan-bulan dan memilih tinggal di apartemennya ketimbang di rumah besar ini.

Audrey sudah masuk ke rumah saat Dad Nick masih berusaha memberikan penjelasan pada Kyle.

"Kenapa ini sangat membingungkan? Kyle menikahi seorang gadis asing. Lalu Sean juga tidak jadi menikah dengan Emily?" Sean menatap bingung ke arah semua orang yang kini berdiri di ruang keluarga kediaman Arthur.

"Kejutan apalagi yang akan Kyle dapati setelah ini? Dan dimana Daniel?" Tanya Kyle selanjutnya yang malah mencari keberadaan Daniel.

Lima tahun yang lalu, Kyle dan Daniel memang baru sama-sama lulus kuliah dan mereka begitu akrab.

Meskioun hingga kini keduanya masih akrab, mengingat Daniel yang juga adalah asisten Kyle di Arthur Company.

"Bang Daniel masih di kantor dan tadi Sean sudah memberi tahu kalau Abang pulang hari ini. Jadi abang Daniel akan kesini sore nanti," jelas Sean pada sang abang.

"Apa Daniel sudah menikah juga, Dad?" Tanya Kyle menyelidik.

"Ya, Daniel menikah dengan Thalia Halley empat tahun yang lalu. Dan kini mereka berdua sudah punya sepasang anak kembar," jawab Dad Nick menjelaskan pada Kyle.

"Thalia Halley istri Daniel? Bukannya Thalia Halley sudah punya kekasih? Seorang pria kaya, putra sulung dari keluarga Abraham-" Kyle tak jadi melanjutkan kalimatnya dan menatap ke arah Audrey yang masih berdiri di tempatnya semula.

"Kau adik dari Zayn Abraham?" Tebak Kyle bertanya pada Audrey.

"Ya," jawab Audrey tergagap.

"Kau ingat pada Zayn Abraham?" Mom Bi sudah sangat antusias.

"Ya, dia adalah kekasih Thalia Halley, dan Kyle berkenalan denagnnya di acara pernikahan Anne dan Abi."

"Putri bungsu keluarga Halley itu sudah menikah, bukan?" Tanya Kyle memastikan.

"Ya, Anne dan Abi memang sudah menikah lima tahun yang lalu." Jawab Dad nick setengah kecewa karena ternyata yang diingat Kyle memang hanya kejadian lima tahun yang lalu saat acara pernikahan Anne dan Abi.

"Abang ingat juga dengan pernikahan si kembar?" Sean mencoba menyelidik.

"Si kembar Halley maksudnya? Mereka sudah menikah?" Kyle malah balik bertanya pada sang adik.

"Ya, sekitar setahun setelah pernikahan Anne dan Abi si kembar Halley juga menikah, lalu selang sebulan, abang Liam juga menikah," jelas Sean yang langsung membuat Kyle mengernyit bingung.

"Dan saat pernikahan si kembar Halley serta pernikahan Liam, Wedding Organizer milik Audrey yang mengatur semuanya," sambung Mom Bi menimpali penjelasan Sean.

Namun Kyle hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.

Sepertinya Kyle memang sama sekali tak ingat mungkin memori ingatan Kyle terhenti di pernikahan Anne dan Abi.

Dan setelahnya, hilang sama sekali.

"Biarkan Kyle istirahat dulu, Mom, Dad!" Audrey akhirnya buka suara.

"Audrey benar! Kita terlalu banyak mencecar Kyle dengan berbagai pertanyaan. Sebaiknya kita membiarkan Kyle mengistirahatkan pikirannya, mungkin saja setelah bangun nanti Kyle akan langsung menemukan ingatannya," ujar Mom Bi penuh harapan.

Semua anggota keluarga Arthur segera mengangguk setuju.

"Atau Abang bisa makan dulu jika lapar," tawar Rachel yang ikut-ikutan buka suara.

Namun Kyle hanya menggeleng karena ia memang tidak sedang lapar. Tadi Kyle juga sudah makan di rumah sakit sebelum pulang.

"Kyle langsung ke kamar saja, Mom!" Ucap Kyle yang sudah mengayunkan kakinya ke arah tangga untuk selanjutnya menuju ke kamarnya di lantai dua.

Terlalu banyak kejadian yang tidak Kyle ingat, dan sekarang Kyle benar-benar bingung.

.

.

.

Anggap saja pas Rachel lahiran itu timingnya sama dengan pas Vale masih hilang.

Trus Kyle-Audrey nikahnya enam bulan setelah pernikahan Vale-Arga.

Lalu ini Kyle amnesianya setahun setelah pernikahannya bersama Audrey.

Jadi anaknya Sean-Rachel udah umur 18 bulan ya di sini.

Emily-Galen sementara nggak ku munculkan dulu disini biar nggak spoiler. Di cerita "Jodoh Emily" aja mereka belum nikah malahan 😂😂

Terima kasih yang sudah mampir.

Dukung othor dengan like dan komen di bab ini.

Terpopuler

Comments

dyul

dyul

yg sabar Audrey.....

2023-05-22

0

Rati sahara

Rati sahara

cerita Sean dimana ya thor

2022-09-10

0

Ravly Cool

Ravly Cool

lanjut kk

2021-07-03

0

lihat semua
Episodes
1 KECELAKAAN
2 KAU SIAPA?
3 AWAL KEDEKATAN
4 PERHATIAN
5 USAHA KYLE
6 BUKA HATIMU!
7 BUKAN WANITA YANG SEMPURNA
8 RESTU KELUARGA
9 AKU SERIUS!
10 UNTUK AUDREY
11 BAHAGIA
12 MENIKAH
13 PAGI
14 RUNYAM
15 PULANG
16 CANGGUNG
17 KESABARAN AUDREY
18 KYLE KEMANA?
19 SUDAH BERAKHIR
20 USUL DAN RENCANA
21 KOTAK BAYI
22 JANJI PERNIKAHAN
23 KENANGAN
24 CERITA KYLE
25 APARTEMENT
26 BIMBANG
27 KEPUTUSAN AUDREY
28 MOVE ON, KYLE!
29 TEKAD AUDREY
30 USAHA AUDREY
31 COKLAT TRUFFLE
32 MEMULAI KEMBALI
33 KELUARGA
34 FOTO BERCERITA
35 BOLEH AKU?
36 OLAHRAGA
37 RENCANA MOM
38 TANPA RASA
39 CEMBURU?
40 POSESIF ATAU CINTA?
41 HARAPAN
42 PULAU
43 PANTAI
44 COKLAT HANGAT
45 MASIH ROMANTIS
46 I LOVE YOU
47 ADA APA DENGAN KYLE?
48 KACAU
49 KERAS KEPALA
50 LELAH
51 BERPISAH?
52 INGAT?
53 KENAPA?
54 MASIH BERHARAP
55 MANTAN
56 SALAH
57 MAU KEMANA?
58 CERITA VAIA
59 AUDREY KEMANA?
60 DIA SUDAH PERGI
61 JANGAN MENGGANGGUNYA LAGI
62 PENYESALAN DEMI PENYESALAN
63 KYLE KENAPA?
64 MUAL
65 NGIDAM?
66 SIAPA YANG HAMIL?
67 KEBINGUNGAN KYLE
68 JAWABAN DEMI JAWABAN
69 CINTA MENEMUKAN JALAN
70 APA ITU AUDREY?
71 RAGU
72 MUAL LAGI
73 KARMA?
74 PENGUNTIT
75 HATI-HATI!
76 SIAPA?
77 KYLE?
78 SEJAK KAPAN?
79 PENJELASAN AUDREY
80 IKATAN BATIN?
81 PULANG
82 LUPA
83 SHOCK
84 NGIDAM
85 AUDREY KENAPA?
86 RENCANA
87 BABYMOON
88 TAK TERDUGA
89 SAMPAI DAPAT
Episodes

Updated 89 Episodes

1
KECELAKAAN
2
KAU SIAPA?
3
AWAL KEDEKATAN
4
PERHATIAN
5
USAHA KYLE
6
BUKA HATIMU!
7
BUKAN WANITA YANG SEMPURNA
8
RESTU KELUARGA
9
AKU SERIUS!
10
UNTUK AUDREY
11
BAHAGIA
12
MENIKAH
13
PAGI
14
RUNYAM
15
PULANG
16
CANGGUNG
17
KESABARAN AUDREY
18
KYLE KEMANA?
19
SUDAH BERAKHIR
20
USUL DAN RENCANA
21
KOTAK BAYI
22
JANJI PERNIKAHAN
23
KENANGAN
24
CERITA KYLE
25
APARTEMENT
26
BIMBANG
27
KEPUTUSAN AUDREY
28
MOVE ON, KYLE!
29
TEKAD AUDREY
30
USAHA AUDREY
31
COKLAT TRUFFLE
32
MEMULAI KEMBALI
33
KELUARGA
34
FOTO BERCERITA
35
BOLEH AKU?
36
OLAHRAGA
37
RENCANA MOM
38
TANPA RASA
39
CEMBURU?
40
POSESIF ATAU CINTA?
41
HARAPAN
42
PULAU
43
PANTAI
44
COKLAT HANGAT
45
MASIH ROMANTIS
46
I LOVE YOU
47
ADA APA DENGAN KYLE?
48
KACAU
49
KERAS KEPALA
50
LELAH
51
BERPISAH?
52
INGAT?
53
KENAPA?
54
MASIH BERHARAP
55
MANTAN
56
SALAH
57
MAU KEMANA?
58
CERITA VAIA
59
AUDREY KEMANA?
60
DIA SUDAH PERGI
61
JANGAN MENGGANGGUNYA LAGI
62
PENYESALAN DEMI PENYESALAN
63
KYLE KENAPA?
64
MUAL
65
NGIDAM?
66
SIAPA YANG HAMIL?
67
KEBINGUNGAN KYLE
68
JAWABAN DEMI JAWABAN
69
CINTA MENEMUKAN JALAN
70
APA ITU AUDREY?
71
RAGU
72
MUAL LAGI
73
KARMA?
74
PENGUNTIT
75
HATI-HATI!
76
SIAPA?
77
KYLE?
78
SEJAK KAPAN?
79
PENJELASAN AUDREY
80
IKATAN BATIN?
81
PULANG
82
LUPA
83
SHOCK
84
NGIDAM
85
AUDREY KENAPA?
86
RENCANA
87
BABYMOON
88
TAK TERDUGA
89
SAMPAI DAPAT

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!