Something In The Rain

Something In The Rain

Sepasang Bucin

“vin….stop…..Kevin!!” sudah berulang kali Jani berteriak kecil memperingatkan kekasihnya

Buk..!

dorongan Jani membuat Kevin tersungkur ke arah samping sofa dan melepaskan pelukannya.

“aku tidak mau melakukannya sekarang vin…jadikan momen itu special saat kita sah menjadi pasangan suami isteri,” Jani berusaha menahan emosinya, beranjak berdiri dari sofa, sambil merapihkan kemejanya yang hampir seluruh kancingnya terbuka karena ulah kekasihnya

“sorry sayang…aku terbawa suasana.., terimakasih yah sudah mengingatkan,sekali lagi maaf”, Kevin beranjak dari posisinya dan berdiri mengecup kening Jani, rasa bersalah menghinggapinya

“maaf ya vin..aku harap kamu sabar menanti saat yang special itu,” Jani berusaha meyakinkan dan dibalas dengan senyuman menawan plus lesung pipi yang membut Jani terhipnotis, menurunkan kadar emosinya dengan kilat

" Aku yang salah , enggak mampu menahan diri, bahaya nih kalo suasana berduaan gini, banyak setannya", balas Kevin menggoda, mencoba mencairkan suasana

"Hi....sayang amat apartemen bagus gini banyak setannya, mending kos aku dong, ada pemandangan seger penampakan anaknya Bu Kos cuma pakai kolor doang,"balas Jani meledek

"Kamu suka liatnya?," Kevin mengernyit matanya

"Suka lah mata aku kan normal sayang, disuguhkan pemandangan begitu,apalagi badannya yang enam pack, mata jangan dikedip dulu sebelum mas Reno menghilang dari pandangan", Jawab Jani terkekeh

"Ya udah besok besok kalo km main ke sini, aku kolor aja," Kevin enggak mau kalah

"Ga usaaaaaah!!, km masuk angin aku ga mau ngurus!," Jani kembali meledek, dan dibalas dengan jitakan manja di keningnya

“kamu ke kampus sayang?,” tanya Kevin sembari mengalungkan tangannya ke pinggang Jani

“aku mau ke perpustakaan dulu, ada buku yang mau aku kembalikan, terus nyari buku untuk tambahan referensi, soalnya mulai besok aku mau menghadap ibu Rina untuk konsultasi bab 1, pulang dari kampus aku langsung kerja yah…” Jani mendekap erat tubuh Kevin, merasakan harum Parfum khas yang menenangkan.

“oke sayang…ayo aku antar ke kampus,oh ya kamu mau makan dulu?,” tanya Kevin, melepaskan pelukannya dan berganti pakaian

“ga usah, aku belum lapar sayang…,” jawab Jani singkat, matanya fokus ke arah layar handphone menjawab pesan singkat

Mereka meninggalkan apartemen dengan menggunakan motor Sport menuju Kampus yang merupakan salah satu kampus favorit di kota Yogyakarta, perjalanan membutuhkan waktu sekitar 40 menit, menyusuri jalan kota Yogyakarta yang padat, tidak jauh beda dengan Ibu Kota Jakarta, terlebih jika musim liburan sekolah.

Sampai di Parkiran Fakultas Ilmu Sosial, Jani turun dari motor dan melepaskan helmnya , lalu merapihkan rambutnya yang panjang tergerai melebihi bahu, mengikatkan dengan kunciran dan merapihkan poninya.

“kamu yakin enggak mau makan dulu, ini sudah jam makan siang loh,” tanya Kevin meyakinkan

Jani menjawab dengan menggelengkan kepalanya,

“aku belom lapar, malah gugup besok ketemu bu Rina, beliau itu tegas banget, kalo ngomong sama mahasiswa nya kaya make speaker masjid 😭,” jawab Jani dengan nada manja

Kevin tertawa lepas mendengarkan perkataan Jani,

“ kamu tuh baru juga mulai skripsi, malah udah down gitu…entar ga selesai selesai loh kalo takut gitu..emang kamu ga mau cepat lulus dan menjadi nyonya Kevin?” tanyanya menggoda, mencubit hidung mancung Jani

“iya nanti aku kebut skripsinya,bantuin aku yah,,,,aku kan enggak encer kaya kamu otaknya, kamu skripsinya cepat, lulus cumlaude juga, apalah aku yang pas pasan ini”, Jani menunduk malu

“hei,,,,you are spesial honey…ayo semangat…sebelum aku berangkat ke Inggris, aku bakal bantuin kamu, apa lebih baik kamu ga usah kerja aja yah…fokus dulu sama skripsi,” entah sudah berapa kali Kevin meminta Jani untuk berhenti kerja, namun selalu ditolak olehnya.

“mulai lagi deh…udah ah aku masuk yaa”, Jani meninggalkan parkiran sambil melambai kearah Kevin, menuju perpustakaan

“bye honey….”, balas Kevin, setelah menunggu kekasihnya menghilang dari pandangannya, dia pergi mencap gas motor sportnya.

Senja Rinjani yang sering dipanggil Jani , saat ini usianya menginjak 21tahun, wanita dengan penampilan sederhana, memiliki rambut panjang bergelombang, merupakan mahasiswi Jurusan Ilmu Komunikasi semester 6 yang tengah menjalani skripsi.

Pembawaannya yang menyenangkan dan ceria, membuat Jani mudah bergaul, sebetulnya beberapa mahasiswa menaruh hati kepada Jani, namun mereka hanya bisa memendam perasaannya karena Jani telah memiliki kekasih yaitu Kevin .

Untuk meringankan beban ibunya, Jani bekerja sebagai pramusaji di sebuah cafe, ayahnya meninggal karena sakit komplikasi saat Jani memasuki semester dua.

Ibunya yang sering sakit-sakitan rutin kontrol ke rumah sakit, hal itu yang membuat Jani tak mau menambah beban ibunya

Ibu Fitri tinggal di Bandung dengan adik laki laki Rinjani yang masih SMA, setiap bulan ibu Fitri mendapatkan pemasukan dari uang pensiunan almarhum suaminya sebagai Polisi dan sesekali menerima pesanan kue dari warna komplek perumahan.

Saat ayahnya masih hidup, ibu Fitri membuat aneka macam kue untuk dititipkan ke pasar dan menerima pesanan dari tetangga sekitar, namun usianya yang kini menginjak 57th, tak mampu lagi membuat banyak pesanan.

Jani ingin mandiri tidak bergantung kepada ibunya,sebisa mungkin biaya kuliah dan biaya hidup ditanggung sendiri, kehidupannya berubah 180 derajat setelah ayahnya meninggal, menghabiskan tabungan untuk pengobatan ayahnya yang seharusnya untuk tabungan pendidikan Rinjani.

meski kekasihnya Kevin Putra Wijaya merupakan anak pengusaha pertambangan dan properti yang kaya raya, tak serta Merta membuat Jani memanfaatkan hubungannya.

Kevin bisa saja menanggung biaya kuliahnya, tapi Jani selalu menolaknya, baginya belum menjadi istri Kevin, belumlah pantas dan berhak mendapatkan materi dari Kevin

Pesan dari ibunya agar Rinjani menjadi wanita yang mandiri, membuatnya semangat bekerja dan kuliah, dari sejak semester pertama Rinjani sudah bekerja, lebih banyak mendapatkan shift malam supaya tidak menganggu perkuliahannya, kemandirian Rinjani menjadi nilai plus,dan itu yang membuat Kevin jatuh hati

Usia Kevin 23th, hanya terpaut dua tahun dengan Jani, Sudah tiga tahun mereka berpacaran, berawal saat sering bertemu di perpustakaan, benih benih cinta akhirnya tumbuh.

saat itu Kevin baru menginjak semester dua, dan Rinjani mahasiswa baru, Jani baru mengetahui bahwa Kevin anak pengusaha kaya, saat Kevin mengenalkan Jani kepada orang tuanya dua tahun yang lalu

Bahkan satu tahun pertama mereka berpacaran, Rinjani enggak tak pernah berkunjung ke apartemen Kevin.

Setiap menjemput Jani, dia selalu Menggunakan motor butut milik sahabatnya Anjar dan membawa Rinjani ke kontrakan Anjar yang diklaim sebagai kontrakannya.

Hal itu Kevin lakukan untuk melihat ketulusan Rinjani, cewek- cewek yang selama ini mendekatinya selalu menguras materinya, berbeda dengan Rinjani yang tidak pernah menuntut apa apa dengan penampilan sederhananya.

Rinjani Tidak pernah minta barang branded, bahkan mereka suka makan lesehan di pinggir jalan, dan Jani menjaga kehormatannya, tidak melakukan hal yang lebih yang belum pantas dilakukan sebelum adanya pernikahan, nilai plus bagi kedua orang tua Kevin, mereka langsung menyukai gadis sederhana itu, tidak memandang status sosial.

Kevin merupakan anak ke 2 dari pengusaha ternama Brahma Wijaya dan ibunya Erika Wijaya seorang sosialita yang sering mengadakan acara amal, Kevin tak hanya pintar dan tampan,tapi juga ramah terhadap siapapun

Tidak pilih pilih pertemanan, pokoknya pangeran tampan paket komplit, tidak sedikit yang iri dengan pasangan Kevin - Rinjani, banyak yang berkomentar Rinjani beruntung mendapatkannya pangeran seperti Kevin, pasangan yang serasi, namun justru Kevin yang merasa beruntung mendapatkan Rinjani.

Kevin sendiri sudah wisuda 1th yang lalu, lulusan terbaik Jurusan Tehnik Arsitektur dan sedang mempersiapkan S2 nya di Inggris, rencananya sementara mereka akan menjalani Long distance relationship

Sampai Jani Lulus, Kevin siap melamar dan memboyongnya ikut serta, orang tua mereka sudah saling mengenal satu sama lain, rencana ke jenjang yang lebih serius sudah dipersiapkan dengan matang.

Senja Rinjani, 21th

Kevin Putra Wijaya , 23th

Aditya Erlangga,33th

Terpopuler

Comments

Yuen

Yuen

Cewenya kurang greget 😁

2023-03-24

1

Ririe Handay

Ririe Handay

baru hadir ✌️

2022-11-21

0

Oh Dewi

Oh Dewi

Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa

2022-11-03

0

lihat semua
Episodes
1 Sepasang Bucin
2 Rencana
3 Tertangkap Basah
4 Maafkan Aku Sayang
5 Perpisahan
6 Merelakan
7 Hilang Bersama Hujan
8 Pertemuan Ke Dua
9 First Day
10 Erlangga Group
11 Demam
12 Dua Hati Yang Patah
13 First Kiss
14 Maaf
15 Takdir
16 Cemburu
17 Undangan Pesta
18 Pesta
19 Pengakuan
20 Merahasiakan
21 Pulang ke Bandung
22 I love you
23 Perjodohan
24 Sebuah Janji
25 Melepas Mu
26 Perpisahan
27 Lamaran Virtual
28 Menikah
29 Kecelakaan
30 Aku Isteri Mu
31 Enam Bulan
32 Salah Paham
33 Klarifikasi
34 Kesepakatan
35 Jalan-jalan
36 Kalung Liontin
37 Cemburu Tanda Cinta
38 Berpisah Untuk Kembali
39 Menunggu
40 Undangan Pernikahan
41 Melepas Rindu
42 Penuh Kejutan
43 Malam Yang Indah
44 Pengakuan Kevin
45 Menikmati Kebersamaan
46 Berita Bahagia
47 Rahasia Dari Masa lalu
48 Di Rumah Sakit
49 Cinta Yang Masih Bersemi
50 Bahagia Milik Kita
51 Pertemuan Pertama
52 Perasaan yang Terlarang
53 Terpaksa Merahasiakan
54 Menjelang Hari Bahagia
55 Welcome Baby Boy
56 Baby Daffa
57 Masih Di Rumah Sakit
58 Welcome Home Baby Daffa
59 Syukuran Baby Daffa
60 Wanita dari masa lalu
61 Kemarahan Aditya
62 Kejutan
63 Sepenggal Kisah
64 Ulang Tahun Sederhana (Edited)
65 Liburan Part 1
66 Liburan Part 2
67 Liburan Dengan Cinta
68 Curiga
69 Bibit Pertengkaran
70 Tak Sempat
71 Panik
72 Menangis
73 Operasi
74 Takut Kehilangan
75 Buku Catatan
76 Wasiat
77 Rayan Erlangga
78 Bagian Dari Masa lalu
79 Pengakuan Rayan
80 Kabar Gembira
81 Sebuah Foto
82 Pucat
83 Mengakui
84 Tangis Bahagia
85 Membaik
86 Perasaan Terlarang
87 Masih Bersemi
88 Bertemu Mantan
89 Pertemuan yang dinantikan
90 Bertemu Clara (Edited)
91 Akhir Bahagia
Episodes

Updated 91 Episodes

1
Sepasang Bucin
2
Rencana
3
Tertangkap Basah
4
Maafkan Aku Sayang
5
Perpisahan
6
Merelakan
7
Hilang Bersama Hujan
8
Pertemuan Ke Dua
9
First Day
10
Erlangga Group
11
Demam
12
Dua Hati Yang Patah
13
First Kiss
14
Maaf
15
Takdir
16
Cemburu
17
Undangan Pesta
18
Pesta
19
Pengakuan
20
Merahasiakan
21
Pulang ke Bandung
22
I love you
23
Perjodohan
24
Sebuah Janji
25
Melepas Mu
26
Perpisahan
27
Lamaran Virtual
28
Menikah
29
Kecelakaan
30
Aku Isteri Mu
31
Enam Bulan
32
Salah Paham
33
Klarifikasi
34
Kesepakatan
35
Jalan-jalan
36
Kalung Liontin
37
Cemburu Tanda Cinta
38
Berpisah Untuk Kembali
39
Menunggu
40
Undangan Pernikahan
41
Melepas Rindu
42
Penuh Kejutan
43
Malam Yang Indah
44
Pengakuan Kevin
45
Menikmati Kebersamaan
46
Berita Bahagia
47
Rahasia Dari Masa lalu
48
Di Rumah Sakit
49
Cinta Yang Masih Bersemi
50
Bahagia Milik Kita
51
Pertemuan Pertama
52
Perasaan yang Terlarang
53
Terpaksa Merahasiakan
54
Menjelang Hari Bahagia
55
Welcome Baby Boy
56
Baby Daffa
57
Masih Di Rumah Sakit
58
Welcome Home Baby Daffa
59
Syukuran Baby Daffa
60
Wanita dari masa lalu
61
Kemarahan Aditya
62
Kejutan
63
Sepenggal Kisah
64
Ulang Tahun Sederhana (Edited)
65
Liburan Part 1
66
Liburan Part 2
67
Liburan Dengan Cinta
68
Curiga
69
Bibit Pertengkaran
70
Tak Sempat
71
Panik
72
Menangis
73
Operasi
74
Takut Kehilangan
75
Buku Catatan
76
Wasiat
77
Rayan Erlangga
78
Bagian Dari Masa lalu
79
Pengakuan Rayan
80
Kabar Gembira
81
Sebuah Foto
82
Pucat
83
Mengakui
84
Tangis Bahagia
85
Membaik
86
Perasaan Terlarang
87
Masih Bersemi
88
Bertemu Mantan
89
Pertemuan yang dinantikan
90
Bertemu Clara (Edited)
91
Akhir Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!