Ch.13 Project Memikat Hati Janda Cantik

Weekend adalah hari yang paling ditunggu setiap orang. Apalagi bagi para penggiat rupiah dan para pelajar. Banyak orang memanfaatkan weekend untuk berlibur, berkumpul bersama keluarga, jalan-jalan, ada juga yang dihabiskan dengan berguling manja khusus para kaum rebahan dan ada juga yang asik dengan layar segi empatnya untuk menonton Drakor kesayangan. ( Beda sama kaum mak-mak, setiap harinya sama aja. Paling bedanya kalo lagi ada jadwal kondangan. Waktunya tampil cantik manja.😁)

Beda dengan Anggi, weekend ini ia isi dengan kegiatan renovasi ruko. Untuk menghemat budget, ia mengajak adik-adik panti mengisi waktu luang mereka dengan membantunya mengecat dan mengatur tata letak barang di ruko.

Adik-adik panti Anggi tampak sangat bersemangat membantu Anggi. Mereka sangat menyayangi Anggi karena biarpun sudah 8 tahun Anggi keluar dari panti, Anggi tak pernah melupakan mereka. Sesekali Anggi menemui mereka di panti dan membawakan mereka aneka kue dan camilan. Anggi menyayangi mereka seperti keluarga sendiri.

"Aji, Raju, sini ,mbak buat jus alpukat nih, minum dulu gih! Biar tambah semangat." ujar Anggi dengan senyum mengembang

"Iya mbak, bentar. Nanggung nih bagian sini, sedikit lagi selesai." ujar Raju

"Tunggu mbak, bentar lagi. Eh Lia, jangan habisin,jusnya! Awas kalo kamu habisin, ntar aku kempisin badan kamu." teriak Aji saat melihat teman sepantinya, Lia sedang asik meminum jus sampai nambah berkali-kali.

"Kempisin? Emang gue balon. Dasar triplek." ejek Lia

"Wew, biar dikata body kayak triplek, liat nih otot-otot di tangan dan perut gue, bisa bikin cewek ileran kalo liatnya. Dari pada elo, udah kayak balon gelembung sana gelembung sini." ejek Aji

"Hush, kalian ini, nggak pernah berubah. Aji, Lia, kita nggak boleh body shaming. Ada undang-undangnya lho. Mau kalian mbak laporin terus masuk penjara?" ancam Anggi sambil mengacungkan telunjuknya ke arah Aji dan Lia bergantian.

"Eh, jangan mbak, gimana nasib pacar-pacar Aji kalo Aji masuk penjara."

"Pacar dipikirin, masa depan loe itu yang harusnya loe pikirin gimana kalo loe masuk penjara." ejek Tita

"Jadi playboy aja bangga. Liat tuh, Raju, nggak perlu tebar pesona, yang naksir udah antri kayak mau beli karcis KRL." timpal Luna

"Ck... 3 lawan 1 nggak adil banget." desah Aji membuat Raju terkekeh

"Cewek dilawan." timpal Raju

"Assalamualaikum." tiba-tiba ada suara seseorang yang mengucapkan salam dari luar pintu ruko

"Siapa tuh? Tita, liat gih! Mungkin tamu mbak Anggi." titah Luna

Tita pun segera beranjak menuju pintu, melihat siapa yang mengucapkan salam.

"Wa'alaikum salam. Cari siapa ya, om?" tanya Tita

Pria itu mengernyitkan dahi, 'setua itu kah aku sampai dipanggil om?' gumamnya dalam hati

"Anggi nya ada?" tanya pria itu

"Oh, temannya mbak Anggi ya, om? Ada om, lagi siapin makan siang. Om masuk dulu aja, duduk bareng kami di dalam." Tita mempersilakan pria itu masuk dan duduk bersama mereka di dalam ruko

"Tita panggilin mbak Anggi dulu ya, om. Kalau om mau minum jusnya, silahkan." Tita pun berlalu menuju dapur untuk memanggil Anggi

"Sstt...sstt... sini,siapa tu?" isyarat panggilan dari Lia

"Nggak tau, cari mbak Anggi. Temennya mungkin." ujar Tita

"Ganteng ya!" puji Luna

"Kalo loe itu yang penting berjenis kelamin laki-laki, pasti loe sebut ganteng." ejek Aji

"Enak aja. Buktinya bagi gue, loe itu nggak ada ganteng-gantengnya. Cuma menang body sixpact aja, yang lain, kalah jauh sama Raju." timpal Luna

"Hah,Raju lagi Raju lagi. Ya deh, emang Raju yang paling ganteng."

"Eh, tapi sekarang nggak lagi. Raju masih kalah sama om itu. " ujar Luna santai

"Hais, udah ah! Ngeladenin kalian, nggak bakalan ada selesainya. Gue mau panggil mbak Anggi dulu." Tita pun berlalu

"Mbak, ada yang nyariin."

"Hah? Siapa?"

"Nggak tau. Om-om ganteng, mbak."

"Om-om?" bingung Anggi sambil mengernyitkan dahi sebab ia belum memberikan alamat ruko ini pada siapa pun.

Tita hanya mengedikan bahu karena tak tahu.

Anggi pun segera mencuci tangan lalu keluar dapur menemui pria itu.

"Mas Diwangga!" seru Anggi keheranan. Ia bingung mengapa Diwangga bisa tau alamat rukonya.

"Hai, Nggi. Lagi ngapain?"

"Lagi masak, mas. Eh, tapi mas tau dari mana alamatku di sini?" tanya Anggi penasaran

Diwangga menggaruk tengkuknya yang tak gatal.

"Mama, jusnya habis." panggil Karin dari lantai 2

"Eh, tunggu sebentar,mas." Diwangga pun mengangguk

"Tunggu Nggi, nih aku bawain mainan buat si kembar sama Damar." ujar Diwangga seraya menyerahkan sebuah bungkusan yang berisi boneka, mobilan, dan bola .

"Duh, jadi ngerepotin. Makasih banyak ya, mas. Anak-anak pasti seneng." ujar Anggi dengan tersenyum manis. "Aku ke atas dulu ya, mas." pamit Anggi

.

.

"Mas." panggil Anggi setelah selesai mengantarkan jus alpukat untuk anak-anaknya

"Ya."

"Jawab yang tadi."

"Oh itu, maaf, kemarin sewaktu kamu pulang dari kantor aku, aku ikutin kamu." ujar Diwangga malu, sedangkan Anggi melongo mendengarnya. Iya, kemarin siang, saat Anggi akan pulang setelah mengantarkan surat gugatan cerai yang sudah ditandatangani ia dan Adam, Diwangga mengikutinya.

"Serius?" Diwangga hanya mengangguk

"Oh iya, ini akta cerai kamu sudah keluar." ujar Diwangga seraya menyerahkan lembaran akta cerai Anggi dan Adam.

"Duh, nggak perlu repot gini, mas. Kan bisa aku ambil sendiri di kantor."

"Nggak papa, Nggi. Kamu kan lagi sibuk-sibuknya mau pembukaan toko, jadi apa salahnya aku bantuin anterin."

"Makasih ya, mas untuk semua bantuannya. Sebagai ucapan rasa terima kasihku, ikut kaki makan siang bersama yuk. Aku udah masak banyak tadi."

"Boleh." jawab Diwangga semangat

.

.

.

"Mas, pesan makanan donk! Aku dah laper nih." bujuk Adinda

"Sesekali masak donk, yang. Aku kan juga pingin nyobain masakan kamu."

"Huh, aku kan sudah pernah cerita,mas kalau aku nggak bisa masak." desah Adinda kesal

"Tapi nanti kalau kita udah nikah, kamu belajar ya! Aku itu suka masakan rumahan lho ,yang."

"Ya ya ya, liat aja nanti." decak Adinda. 'Enak aja kamu suruh belajar, nanti kalo aku sering masak terus bau dapur, kamu ejek aku terus kamu tinggalin kayak mantan istri kamu itu. Ogah ah! ' batin Adinda.

Adinda masih ingat dengan jelas ,saat awal-awal ia menjalin hubungan dengan Adam ,Adam cerita ia bosan dengan istrinya karena penampilannya yang udik, kampungan, bau dapur ,dan tidak glowing ,berbeda dengan Adinda yang putih mulus dan glowing. Padahal hal itu wajar , karena Adinda bekerja di toko kecantikan , jadi ia dituntut selalu berpenampilan cantik. Ia juga rajin skincare'an agar kulitnya selalu glowing.

"Terus siang ini kita makan apa?" rengek Adinda

"Kita delivery order aja, ya?"

"Terserah mas aja deh! Yang penting makan."

.

.

.

Selesai makan siang, Diwangga ikut membantu Raju dan Aji mengecat dinding ruko. Sebenarnya Anggi merasa tak enak hati, bukan hanya karena mereka baru saling mengenal, tapi karena ia sudah terlalu banyak menerima bantuan Diwangga.

"Mas, udahan aja gih! Ntar kamu capek."

"Nggak papa, Nggi. Cuma gini aja nggak capek kok. "

"Tapi..."

"Nggak papa. Atau kamu butuh bantuanku yang lain?"

"Nggak ada sih. "

"Ma, mau es kim." rengek Karin

"Ya udah, kalian tunggu sini. Ntar mama beliin."

"Itut, ma. Itut." rengek Karin

"Epin itut duga, ma." rengek Kevin

"Kalian tunggu aja di sini, ya! Mama pergi sebentar aja kok."

"Nggak mau tigal, mau na itut." delik Karin dan Kevin dengan tangan bersedekap di dada

"Ya udah, om Angga anterin aja gimana? Kalian mau?"

"Mau..." teriak Karin dan Kevin berbarengan

"Nggak usah mas, biar sama aku aja."

"Sayang, nggak boleh mama, gimana? Bujuk mama gih, biar mau." bisik Diwangga

"Mama, peliss ma, tita pelgi cama om Aga ya!" bujuk Karin

"Iya ma, Epin mau naik obil cama Om Aga." bujuk Kevin

Anggi mendesah kasar melihat tingkah laku anaknya yang begitu mudahnya dekat dengan Diwangga. 'Dasar bocil,pinter banget ngerayu.' rutuk Anggi dalam hati

Diwangga tersenyum geli melihat tingkah laku anak kembar Anggi.

'Project memikat hati si janda cantik, dimulai.' seringai Diwangga

Terpopuler

Comments

Dewa Rana

Dewa Rana

kok akta cerai sdh keluar, kapan sidangnya Thor

2025-03-23

0

neng ade

neng ade

semoga di lancar kan sampai menuju halal 😁😍😍

2024-11-20

0

Leya channel

Leya channel

ini mending obim.lha anakQ nobim
sepeda jadinya beleda
kenyang jadi tunyam
panas jadi nanap
belanja jadi banda😆😆🤣🤣

2023-09-19

7

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Ch. 1.Pulang malam
3 Ch.2 Kasar
4 Ch.3 Petunjuk
5 Ch.4 Ke rumah Oma Sofi
6 Ch.5 Siapa Dinda?
7 Ch.6 Bergerak cepat
8 Ch.7 Mengalah bukan berarti kalah
9 Ch.8 Bertemu Diwangga
10 Ch.9 Kamu Jahat, mas!
11 Ch.10 Tak ada alasan untuk bertahan
12 Ch.11 Talak
13 Ch.12 Rencana Menata Masa Depan
14 Ch.13 Project Memikat Hati Janda Cantik
15 Ch.14 Cibiran Tetangga
16 Ch.15 Terusir
17 Ch.16 ANGGREK FASHION
18 Ch.17 Metamorfosis
19 Ch.18 Keributan
20 Ch.19 Karma sudah otw?
21 Ch.20 Be model
22 Ch.21 Misi Rahasia
23 Ch.22 Anggi Surprise Birthday
24 Ch.23 Izinkan
25 Ch.24 Kelebihan dan kekurangan
26 Ch.25 Angkasa Trade Center
27 Ch.26 Heboh
28 Ch.27 Shock Therapy
29 Ch.28 Shock Therapy part II
30 Ch.29 Shock Therapy part III
31 Ch.30 Emosi Adam
32 Ch.31 Bimbang
33 Ch.32 Keluarga paket komplit
34 Ch.33 Viral?
35 Ch.34 Jadi papa?
36 Ch.35 Om Papa Angga
37 Ch.36 Trio Bocil Mak Comblang
38 Ch.37 Nikah donk biar jadi muhrim
39 Ch. 38 Jangan pergi, please!
40 Ch.39 Hanya Kamu
41 Ch.40 Otw Dating
42 Ch.41 Sosok dalam mimpi
43 Ch.42 Pancaran kebahagiaan
44 Ch.43 Cemburu?
45 Ch.44 Buanglah Mantan pada Tempatnya
46 Ch.45 Teka teki Diwangga
47 Ch.46 Kasih sayang seorang ibu
48 Ch.47 Nikah dulu, baru kawin
49 Ch.48 Kedatangan Adam
50 Ch.49 Kedatangan Adam part II
51 Ch.50 Kedatangan Adam part III
52 Ch.51 Si kembar sakit
53 Ch.52 Gangguan Kecemasan
54 Ch.53 Cemburu ? part II
55 Ch.54 Anggi cemburu
56 Ch. 55 Poor Adam
57 Ch. 56 Serangan dadakan
58 Ch.57 Poor Adam II
59 Ch. 58 Inikah rasanya ...
60 Ch.59 Saudara kembar?
61 Ch.60 Story
62 Ch.61 Luna meet Lian
63 Ch.62 Terpesona
64 Ch.63 Lelaki Idaman.
65 Ch.64 Jangan sampai ketulah sendiri
66 Ch.65 Kesempatan?
67 Ch.66 Ego Lea
68 Ch.67 Sayang
69 Ch.68 Kebahagiaan sederhana
70 Ch.69 Kebahagiaan sederhana II
71 Ch.70 Wanita tua congkak
72 Ch.71 Shock Therapy again
73 Ch.72 Geram
74 Ch.73 Amarah Aglian
75 Ch.74 Rencana Aglian dan Diwangga
76 Ch.75 Kado terindah
77 Ch.76 Air mata kebahagiaan
78 Ch.77 Air Mata Kebahagiaan II
79 Ch.78 Indah pada Waktunya
80 Ch.79 Kehebohan
81 Ch.80 Kedatangan Adam (Lagi)
82 Ch.81 Dipingit
83 Ch.82 Undangan
84 Ch.83 Akad Nikah
85 Ch.84 Siapakah gerangan ?
86 Ch.85 Big Surprise I
87 Ch. 86 Big Surprise II
88 Ch.87 DOWN
89 Ch.88 Karma
90 Ch.89 Hopeless
91 Ch.90 Sepenggal kisah masa lalu
92 Ch.91 Menjadi papa yang baik
93 Ch.92 Penyatuan Cinta
94 Ch.93 Hukuman
95 Ch.94 Pilihan
96 Ch.95 Dendam Lea
97 Ch.96 Kerasukan Setan M e s u m
98 Ch.97 Penyesalan Sulis dan Anton
99 Ch.98 Penyesalan Adam
100 Ch.99 Sempurna
101 Ch.100 Menemui Bu Tatik
102 Ch.101 Trapped
103 Ch.102 Poor Lea
104 Ch.103 Definisi memaafkan bagi Anggi
105 Ch.104 Je t'aime , Te quiero, ich liebe dich, I love you
106 Ch.105 (S2) CEO KEPO MODE ON
107 Ch.106 (S2) Tersenyum dalam diam
108 Ch.107 (S2) Maafkan aku Lian
109 Ch.108 (S2) Story' of Stefani
110 Ch.109 (S2) Aku Menyayangimu
111 Ch.110 (S2) Bali
112 Ch.111 (S2) Story WhatsApp
113 Ch.112 (S2) Ketemu
114 Ch.113 (S2) Jatuh cinta setiap hari
115 Ch.114 (S2) Friend with benefit
116 Ch.115 (S2) Otw Bali
117 Ch. 116 (S2) Fallin love ?
118 Ch.117 (S2) Aman dan Terkendali
119 Ch.118 (S2) Cakep Pake Formalin
120 Ch.119 (S2) Lian vs Robi
121 Ch.120 (S2) Sahabat terbaik
122 Ch.121 (S2) She's mine
123 Ch.122 (S2) Good Night , Sleep Tight
124 Ch.123 (S2) Saat Hati dan Otak Tak Sejalan
125 Ch.124 (S2) Langit Jelita yang runtuh
126 Ch.125 (S2) Bertahanlah, Stefani!
127 Ch.126 (S2) Ada yang lagi jatuh cinta
128 Ch.127 (S2) Cafe
129 Ch.128 (S2) Yuk kita kencan!
130 Ch.129 (S2) Panik
131 Ch.130 (S2) Sayang anak
132 Ch. 131 (S2) May, I Kiss You, Na?
133 Ch. 132 (S2) Na, I Love You.
134 Ch.133 (S2) Lamaran secara tidak langsung
135 Ch.134 (S2) Mas Kangen
136 Ch 135 (S2) Keputusan
137 Ch.136 (S2) Niat Buruk
138 Ch. 137 (S2) Kecewa
139 Ch.138 (S2) Cara Menyembuhkan Trauma ala Lian
140 Ch.139 (S2) Jelita & Azam
141 Ch.140 (S2) otw akad
142 Ch.141 (S2) Akad
143 Ch.142 (S2) Akhir seorang Melani
144 Ch.143 (S2) Kepulangan Stefani
145 Ch.144 (S2) Love you more
146 Ch.145 (S2) Jalan-jalan
147 Ch.146 (S2) Iba
148 Ch.147 (S2) Sindrom Kehamilan Simpatik?
149 Ch.148 (S2) Luna's Story
150 Ch.149 (S2) Sudah jadi suami istri
151 Ch.150 (S2) Meet Adinda
152 Ch.151 (S2) Luciana Calista
153 Ch.152 (S2) Pengakuan Kentaro I
154 Ch.153 (S2) Pengakuan Kentaro II
155 Ch.154 (S2) Luciana aka Luna
156 Ch.155 (S2) Risau
157 Ch.156 (S2) Berkunjung ke Panti
158 Ch.157 (S2) Rencana Tersembunyi Aglian
159 Ch.158 (S2) Peringatan Kecil
160 Ch.159 (S2) Erika & Azam
161 Ch.160 (S2) Mission
162 Ch.161 (S2) Bertahanlah!
163 Ch.162 (S2) Raut Kemarahan Aglian
164 Ch.163 (S2) Beraksi
165 Ch.164 (S2) Penguasa baru Indomarco
166 Ch.165 (S2) Pak Tua Kurang Ajar
167 Ch.166 (S2) No judul
168 Ch.167 (S2) Janji Aglian
169 Ch.168 (S2) Menemui Luna
170 Ch 169 (S2) Pembalasan Aglian
171 Ch 170 (S2) Ditikung?
172 Ch.171 (S2) pernyataan cinta Azam?
173 Ch.172 (S2) Yes, I Do
174 Ch.173 (S2) Musim nikah atau musim kawin?
175 Ch.174 Suala dedek bayi
176 Ch.175 (S2) ke Angkasa Grup
177 Ch.176 (S2) Kerokan
178 Ch.177 (S2) Safa
179 Ch.178 (S2) Lowongan istri kedua?
180 Ch.179 (S2) Perkenalan anti mainstream
181 Ch.180 (S2) Calon mami dan papi
182 Ch.181 (S2) Misi Perjodohan
183 Ch.182 (S2) Rumah Makan Padang
184 Ch.183 (S2) Misi Pendekatan
185 Ch.184 (S2) Jangan mudah GR
186 Ch.185 (S2) Pulang sendiri lagi
187 Ch.186 (S2) Membentengi Diri
188 Ch.187 (S2) Kepikiran
189 Ch.188 (S2) Pertemuan Si Emak dan Safa
190 Ch.189 (S2) Romantisnya anak Emak
191 Ch.190 (S2) Mungkin ini yang dinamakan jodoh
192 Ch.191 (S2) Gerak Cepat
193 Ch.192 (S2) Safa pergi?
194 Ch.193 (S2) Emak sakit ???
195 Ch.194 (S2) Safa, tunggu Abang!
196 Ch.195 (S2) Will you marry me?
197 Ch.196 (S2) Kejutan dan Lamaran spesial
198 Ch.197 (S2) Lamaran ala Robi
199 Ch.198 (S2) Si emak bikin kaget
200 Ch.199 (S2) Belajar Adegan Kissing
201 Ch.200 (S2) Resepsi kejutan
202 Ch.201 (S2) Pernikahan dadakan
203 Ch.202 (S2) Calon cucu on the way
204 Ch.203 (S2) dedeknya udah mau lahir
205 Ch.204 (S2) Anggi melahirkan
206 Ch.204 (S2) Melewati masa kritis
207 Ch.205 (S2) Bahagia
208 Ch. 206 (S2) End of happiness
209 Promosi novel baru
210 Novel Baru
211 BENALU DALAM RUMAH TANGGAKU
Episodes

Updated 211 Episodes

1
Prolog
2
Ch. 1.Pulang malam
3
Ch.2 Kasar
4
Ch.3 Petunjuk
5
Ch.4 Ke rumah Oma Sofi
6
Ch.5 Siapa Dinda?
7
Ch.6 Bergerak cepat
8
Ch.7 Mengalah bukan berarti kalah
9
Ch.8 Bertemu Diwangga
10
Ch.9 Kamu Jahat, mas!
11
Ch.10 Tak ada alasan untuk bertahan
12
Ch.11 Talak
13
Ch.12 Rencana Menata Masa Depan
14
Ch.13 Project Memikat Hati Janda Cantik
15
Ch.14 Cibiran Tetangga
16
Ch.15 Terusir
17
Ch.16 ANGGREK FASHION
18
Ch.17 Metamorfosis
19
Ch.18 Keributan
20
Ch.19 Karma sudah otw?
21
Ch.20 Be model
22
Ch.21 Misi Rahasia
23
Ch.22 Anggi Surprise Birthday
24
Ch.23 Izinkan
25
Ch.24 Kelebihan dan kekurangan
26
Ch.25 Angkasa Trade Center
27
Ch.26 Heboh
28
Ch.27 Shock Therapy
29
Ch.28 Shock Therapy part II
30
Ch.29 Shock Therapy part III
31
Ch.30 Emosi Adam
32
Ch.31 Bimbang
33
Ch.32 Keluarga paket komplit
34
Ch.33 Viral?
35
Ch.34 Jadi papa?
36
Ch.35 Om Papa Angga
37
Ch.36 Trio Bocil Mak Comblang
38
Ch.37 Nikah donk biar jadi muhrim
39
Ch. 38 Jangan pergi, please!
40
Ch.39 Hanya Kamu
41
Ch.40 Otw Dating
42
Ch.41 Sosok dalam mimpi
43
Ch.42 Pancaran kebahagiaan
44
Ch.43 Cemburu?
45
Ch.44 Buanglah Mantan pada Tempatnya
46
Ch.45 Teka teki Diwangga
47
Ch.46 Kasih sayang seorang ibu
48
Ch.47 Nikah dulu, baru kawin
49
Ch.48 Kedatangan Adam
50
Ch.49 Kedatangan Adam part II
51
Ch.50 Kedatangan Adam part III
52
Ch.51 Si kembar sakit
53
Ch.52 Gangguan Kecemasan
54
Ch.53 Cemburu ? part II
55
Ch.54 Anggi cemburu
56
Ch. 55 Poor Adam
57
Ch. 56 Serangan dadakan
58
Ch.57 Poor Adam II
59
Ch. 58 Inikah rasanya ...
60
Ch.59 Saudara kembar?
61
Ch.60 Story
62
Ch.61 Luna meet Lian
63
Ch.62 Terpesona
64
Ch.63 Lelaki Idaman.
65
Ch.64 Jangan sampai ketulah sendiri
66
Ch.65 Kesempatan?
67
Ch.66 Ego Lea
68
Ch.67 Sayang
69
Ch.68 Kebahagiaan sederhana
70
Ch.69 Kebahagiaan sederhana II
71
Ch.70 Wanita tua congkak
72
Ch.71 Shock Therapy again
73
Ch.72 Geram
74
Ch.73 Amarah Aglian
75
Ch.74 Rencana Aglian dan Diwangga
76
Ch.75 Kado terindah
77
Ch.76 Air mata kebahagiaan
78
Ch.77 Air Mata Kebahagiaan II
79
Ch.78 Indah pada Waktunya
80
Ch.79 Kehebohan
81
Ch.80 Kedatangan Adam (Lagi)
82
Ch.81 Dipingit
83
Ch.82 Undangan
84
Ch.83 Akad Nikah
85
Ch.84 Siapakah gerangan ?
86
Ch.85 Big Surprise I
87
Ch. 86 Big Surprise II
88
Ch.87 DOWN
89
Ch.88 Karma
90
Ch.89 Hopeless
91
Ch.90 Sepenggal kisah masa lalu
92
Ch.91 Menjadi papa yang baik
93
Ch.92 Penyatuan Cinta
94
Ch.93 Hukuman
95
Ch.94 Pilihan
96
Ch.95 Dendam Lea
97
Ch.96 Kerasukan Setan M e s u m
98
Ch.97 Penyesalan Sulis dan Anton
99
Ch.98 Penyesalan Adam
100
Ch.99 Sempurna
101
Ch.100 Menemui Bu Tatik
102
Ch.101 Trapped
103
Ch.102 Poor Lea
104
Ch.103 Definisi memaafkan bagi Anggi
105
Ch.104 Je t'aime , Te quiero, ich liebe dich, I love you
106
Ch.105 (S2) CEO KEPO MODE ON
107
Ch.106 (S2) Tersenyum dalam diam
108
Ch.107 (S2) Maafkan aku Lian
109
Ch.108 (S2) Story' of Stefani
110
Ch.109 (S2) Aku Menyayangimu
111
Ch.110 (S2) Bali
112
Ch.111 (S2) Story WhatsApp
113
Ch.112 (S2) Ketemu
114
Ch.113 (S2) Jatuh cinta setiap hari
115
Ch.114 (S2) Friend with benefit
116
Ch.115 (S2) Otw Bali
117
Ch. 116 (S2) Fallin love ?
118
Ch.117 (S2) Aman dan Terkendali
119
Ch.118 (S2) Cakep Pake Formalin
120
Ch.119 (S2) Lian vs Robi
121
Ch.120 (S2) Sahabat terbaik
122
Ch.121 (S2) She's mine
123
Ch.122 (S2) Good Night , Sleep Tight
124
Ch.123 (S2) Saat Hati dan Otak Tak Sejalan
125
Ch.124 (S2) Langit Jelita yang runtuh
126
Ch.125 (S2) Bertahanlah, Stefani!
127
Ch.126 (S2) Ada yang lagi jatuh cinta
128
Ch.127 (S2) Cafe
129
Ch.128 (S2) Yuk kita kencan!
130
Ch.129 (S2) Panik
131
Ch.130 (S2) Sayang anak
132
Ch. 131 (S2) May, I Kiss You, Na?
133
Ch. 132 (S2) Na, I Love You.
134
Ch.133 (S2) Lamaran secara tidak langsung
135
Ch.134 (S2) Mas Kangen
136
Ch 135 (S2) Keputusan
137
Ch.136 (S2) Niat Buruk
138
Ch. 137 (S2) Kecewa
139
Ch.138 (S2) Cara Menyembuhkan Trauma ala Lian
140
Ch.139 (S2) Jelita & Azam
141
Ch.140 (S2) otw akad
142
Ch.141 (S2) Akad
143
Ch.142 (S2) Akhir seorang Melani
144
Ch.143 (S2) Kepulangan Stefani
145
Ch.144 (S2) Love you more
146
Ch.145 (S2) Jalan-jalan
147
Ch.146 (S2) Iba
148
Ch.147 (S2) Sindrom Kehamilan Simpatik?
149
Ch.148 (S2) Luna's Story
150
Ch.149 (S2) Sudah jadi suami istri
151
Ch.150 (S2) Meet Adinda
152
Ch.151 (S2) Luciana Calista
153
Ch.152 (S2) Pengakuan Kentaro I
154
Ch.153 (S2) Pengakuan Kentaro II
155
Ch.154 (S2) Luciana aka Luna
156
Ch.155 (S2) Risau
157
Ch.156 (S2) Berkunjung ke Panti
158
Ch.157 (S2) Rencana Tersembunyi Aglian
159
Ch.158 (S2) Peringatan Kecil
160
Ch.159 (S2) Erika & Azam
161
Ch.160 (S2) Mission
162
Ch.161 (S2) Bertahanlah!
163
Ch.162 (S2) Raut Kemarahan Aglian
164
Ch.163 (S2) Beraksi
165
Ch.164 (S2) Penguasa baru Indomarco
166
Ch.165 (S2) Pak Tua Kurang Ajar
167
Ch.166 (S2) No judul
168
Ch.167 (S2) Janji Aglian
169
Ch.168 (S2) Menemui Luna
170
Ch 169 (S2) Pembalasan Aglian
171
Ch 170 (S2) Ditikung?
172
Ch.171 (S2) pernyataan cinta Azam?
173
Ch.172 (S2) Yes, I Do
174
Ch.173 (S2) Musim nikah atau musim kawin?
175
Ch.174 Suala dedek bayi
176
Ch.175 (S2) ke Angkasa Grup
177
Ch.176 (S2) Kerokan
178
Ch.177 (S2) Safa
179
Ch.178 (S2) Lowongan istri kedua?
180
Ch.179 (S2) Perkenalan anti mainstream
181
Ch.180 (S2) Calon mami dan papi
182
Ch.181 (S2) Misi Perjodohan
183
Ch.182 (S2) Rumah Makan Padang
184
Ch.183 (S2) Misi Pendekatan
185
Ch.184 (S2) Jangan mudah GR
186
Ch.185 (S2) Pulang sendiri lagi
187
Ch.186 (S2) Membentengi Diri
188
Ch.187 (S2) Kepikiran
189
Ch.188 (S2) Pertemuan Si Emak dan Safa
190
Ch.189 (S2) Romantisnya anak Emak
191
Ch.190 (S2) Mungkin ini yang dinamakan jodoh
192
Ch.191 (S2) Gerak Cepat
193
Ch.192 (S2) Safa pergi?
194
Ch.193 (S2) Emak sakit ???
195
Ch.194 (S2) Safa, tunggu Abang!
196
Ch.195 (S2) Will you marry me?
197
Ch.196 (S2) Kejutan dan Lamaran spesial
198
Ch.197 (S2) Lamaran ala Robi
199
Ch.198 (S2) Si emak bikin kaget
200
Ch.199 (S2) Belajar Adegan Kissing
201
Ch.200 (S2) Resepsi kejutan
202
Ch.201 (S2) Pernikahan dadakan
203
Ch.202 (S2) Calon cucu on the way
204
Ch.203 (S2) dedeknya udah mau lahir
205
Ch.204 (S2) Anggi melahirkan
206
Ch.204 (S2) Melewati masa kritis
207
Ch.205 (S2) Bahagia
208
Ch. 206 (S2) End of happiness
209
Promosi novel baru
210
Novel Baru
211
BENALU DALAM RUMAH TANGGAKU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!