Dave Alexon

"Hei, apa semuanya sudah siap?" Tanya Arvina memastikan.

"Sudah." Jawab Ken semangat.

Mereka tadi malam bergadang untuk menyelesaikan tugas dari Angelo. Mereka berhasil mendesain satu pasang pakaian untuk pria dan wanita sesuai pesanan Angelo.

"Ayo, kita harus segera berangkat. Angie sudah berpesan agar kita tidak terlambat." Ajak Arvina pada Ken.

Ken menurut lalu mereka pun masuk ke dalam mobil, dan Arvina segera melajukan mobilnya menuju ke tempat magang mereka.

"Semoga saja hasil desain kita bisa terpilih dan aku akan mendapatkan pendapatan pertama ku." Gumam Ken seolah sedang berdoa.

"Kau ini ada ada saja." Ujar Arvina mengacak sayang rambut Ken.

Semakin hari Arvina semakin berani menunjukkan rasa sayangnya pada Ken.

"Vin, apa tadi malam Arzena tidak pulang?" Tanya Ken penasaran.

Ken juga mengkhawatirkan Arzena sekalipun Arzena tidak pernah suka padanya.

"Em..dia bilang dia langsung diminta untuk rekaman." Jawab Arvina sesuai isi pesan dari Arzena.

Ken hanya mengangguk, namun hatinya merasakan sesuatu yang tidak beres tentang Arzena.

Hampir satu jam, akhirnya mereka tiba di tempat magang mereka.

"Angie." Teriak Arvina dan Ken bersamaan saat mereka melihat Angelo yang hendak masuk ke dalam gedung berlantai dua puluh tersebut.

Mereka berlari menghampiri Angelo dan masing-masing mendapatkan pelukan serta kecupan di pipi.

"Angie, ini hasil desain kami." Ucap Ken menyerahkan map yang berisi dua lembar hasil desainnya dan Arvina.

Angelo segera memeriksa.

"Oh God, this so amazing. Hasil desain kalian sangat indah dan ah..aku tidak bisa mengungkapkan dengan kata-kata." Ucap Angelo dengan gaya dan nada gemulai khasnya.

Arvina dan Ken tersenyum.

"Eits, tapi kalian tidak bisa senang sekarang. Yang akan menentukan pilihan adalah sang pemegang saham terbesar di gedung ini. Jadi kalian berdoa saja agar kita bisa lolos." Ujar Angelo mengingatkan.

Keduanya mengangguk semangat.

"Ayo kita masuk." Ajak Angelo pada dua anak buahnya itu.

Mereka pun masuk ke dalam perusahaan itu.

Saat mereka hendak mencapai lift, keadaan lobi gedung itu menjadi heboh.

Hampir semua karyawan baik pria maupun wanita mulai berbisik.

"Itu bukankah Dave Alexon?"

"Ah..dia sexy sekali walau berpenampilan sangar seperti itu?"

"Aku dengar saat ini dia adalah Ketua Gangster penguasa di negara ini."

"Ya ampun, ingin sekali aku menjadi dirinya. Tampan, kaya raya, dan digilai banyak wanita."

"Aku dengar dia tidak pernah serius dalam menjalin hubungan dengan wanita, paling lama hanya bertahan satu minggu. Dan rumornya, dia sudah ada wanita yang ia cintai sejak dulu."

Begitulah bisikan bisikan yang terdengar dan masih banyak lagi.

Arvina dan Ken serta Angelo berbalik untuk melihat sumber kericuhan.

"Oh wow Tuan Dave. Selamat datang." Ucap Angelo langsung menghampiri Dave.

Dave adalah Dave Alexon, teman saat Arvina masih duduk di bangku PAUD.

Ia adalah anak kecil yang pernah ditampar Arvina saat mencium Arzena.

Kini setelah lima belas tahun, ia menjelma menjadi pria yang digilai banyak kaum hawa.

Gangster Kejam Penguasa Australia julukannya. Yah, saat ia berumur tujuh belas tahun ia mulai bergabung dalam satu kelompok gangster, dan setelah lima tahun ia kini mampu menjadi ketua.

Jelas, dengan berbagai cara busuk hingga akhirnya ia mampu naik sebagai ketua, dan membuat hampir semua kelompok gangster lain takut padanya.

Ia memiliki saham besar di banyak sektor usaha. Harta yang pamannya tinggalkan untuknya, ia jadikan saham dan ia tanamkan pada perusahaan besar salah satunya adalah tempat Arvina dan Ken magang sekarang.

"Bagaimana kabar mu banci?" Tanya Dave ketus.

"Aku tentu saja baik." Jawab Angelo tanpa merasa tersinggung.

Ia sudah biasa dengan kata-kata pedas dari Dave.

"Aku rasa dia kaya juga karena harta peninggalan keluarganya." Gumam Arvina menatap Dave dari atas sampai bawah dan bawah sampai atas.

Dave dapat mendengar perkataan Arvina karena ia memiliki pendengaran yang tergolong tajam.

Dave melangkahkan kakinya mendekati Arvina.

Ia berhenti tepat didepan Arvina dan membuka kaca mata hitam yang menghalangi pandangannya hingga mata tajamnya bertemu dengan mata teduh Arvina.

"Aku kaya karena harta peninggalan keluargaku. Ya, memang aku akui itu. Lalu kau? Dari atas sampai bawah, semua yang kau pakai adalah barang branded. Apa kau menjual diri untuk membeli semuanya?" Tanya Dave dengan penuh hinaan.

"Kau ... " Arvina sudah mengangkat tangannya hendak menampar wajah Dave namun ia urungkan.

"Kau tahu Nona? Kau sangat mirip dengan gadisku. Gadis yang suka sekali menampar wajah seseorang, namun perkataannya sangat menenangkan." Ucap Dave tersenyum sinis sambil menggulung lengan bajunya hingga menampakkan kedua lengan kekarnya yang dipenuhi tato.

"Haha..badan mu kekar Tuan. Tapi kau memakai gelang yang mirip dengan ikat rambut perempuan." Ucap Arvina tertawa terbahak. Ia tidak menyadari bahwa gelang ditangan Dave adalah ikat rambut miliknya waktu kecil.

Dave tersulut emosi, dan mencengkram kuat dagu Arvina membuat Arvina meringis.

"Jangan pernah menghina gelang ini bi*ch." Ucap Dave geram dan penuh hinaan.

"Lepaskan dia Tuan. Dia tidak bermaksud menghinamu." Pinta Ken mencoba melerai.

Angelo akhirnya ikut melerai.

"Tuan Dave, maaf atas ketidaknyamanan ini. Vina tidak tahu apa apa. Jadi aku mohon maaf mewakili Vina." Pinta Angelo.

Dave dengan kuat memalingkan wajah Arvina hingga wajahnya terpelanting kesamping, bahkan terluka akibat kuku Dave namun ia tidak menyadari nya.

"Banci, kau ikut aku." Titah Dave lalu melangkah meninggalkan Arvina yang sudah menangis.

Ken mencoba menenangkan Arvina dan Angelo mengikuti Dave.

Beberapa orang yang ada disana merasa iba pada Arvina dan mendekati nya serta menghibur nya.

Dave membawa Angelo sampai di ruangan pribadinya.

"Mana yang aku minta?" Tanya Dave tanpa basa basi.

Angelo langsung memberikan hasil desain Arvina dan Ken pada Dave.

"Em..kali ini kau bekerja dengan baik huh..cepat jahit dan jadikan itu sebagai busana yang indah. Aku akan segera kembali dan melamar gadisku." Ucap Dave sedikit tersenyum namun Angelo tidak dapat melihat senyuman itu.

"Oh ya, aku ingin data diri dari yang membuat desain ini." Ujar Dave.

Angelo pun segera memberikan sebuah map yang berisi biodata Arvina dan Ken.

Dave segera membacanya.

"Arvina Anthony?" Gumam Dave tak percaya dengan nama yang ia baca.

Ia membaca dengan teliti dan seksama setiap isi biodata Arvina.

Jantungnya seketika berdegup dengan sangat kencang.

"Apa mungkin takdir yang membawanya kemari sehingga aku tidak perlu kembali ke London?" Gumam Dave bahagia.

"Banci, yang mana gadis yang bernama Arvina ini?" Tanya Dave semangat.

"Um..itu..gadis yanh tadi menertawakan mu Tuan." Jawab Angelo menunduk.

DEG..

Jantung Dave berpacu lebih cepat dari yang tadi.

Seketika ia merasa bersalah karena sudah menyakiti gadisnya.

Dave segera berlari keluar dari ruangannya dan masuk kedalam lift, lalu turun ke lobi namun sudah tidak mendapati keberadaan Arvina.

Hanya ada Ken berbincang kecil dengan rekan kerja yang lain.

Dave ingin bertanya pada Ken, namun ia yakin Ken tidak akan menjawabnya.

Akhirnya ia memutuskan untuk mencari sendiri.

Lama mencari namun tidak ada hasil, bahkan para karyawan di gedung itu termasuk Ken merasa heran melihatnya.

Akhirnya Dave memutuskan untuk naik ke lantai paling atas, yaitu rooftop gedung itu.

Dave keluar dari lift. Ia melangkahkan kakinya dengan penuh harap agar Arvina berada disana.

...~ To Be Continue ~...

Terpopuler

Comments

Mommy Gyo

Mommy Gyo

like hadir thor

2021-07-17

1

coco

coco

mampir LG kk

2021-07-09

1

Lizaz

Lizaz

Aku mampir thor bawa like dan favorit juga rate 5

Mampir juga di karya aku cinta agresif tuan muda

Saling mendukung ❤️

2021-07-03

1

lihat semua
Episodes
1 Kesempatan Magang
2 Dad and Mom
3 Berangkat
4 Hari pertama Magang
5 Dave Alexon
6 Kau milikku Arvina!
7 Ken Cemburu
8 Menemani Dave
9 Arzena Masuk Club
10 Kekecewaan Arvina
11 Derex Austin
12 Nasehat Derex
13 Pesona Seorang Derex Austin
14 Aku mencintaimu!
15 Tertembak
16 Baik, jika itu maumu!
17 Rencana menghancurkan
18 Devil!
19 Sakaw
20 Bayar dengan tubuhmu!
21 Dave masih perhatian
22 Janji Arvina
23 Ken Berulah
24 Keresahan Dave
25 Rencana Dave
26 Kau akan menyesal!
27 Lebih baik aku mati!
28 Aku merindukan kalian.
29 Nona Lingerie
30 Tekad Hansen
31 Firasat Darvin
32 Kebohongan Ken
33 Keraguan Keanu
34 Hamil
35 Ayo pulang!
36 Pengakuan
37 Mimpi buruk
38 Arvina Diculik
39 Berhasil Kabur
40 Dave membutuhkanmu!
41 Keajaiban terbesar
42 Manja atau posesif?
43 Will you Marry me?
44 Double Wedding
45 After wedding party.
46 Petaka Membawa.....
47 Impas
48 Bahagia
49 Cerita masing-masing
50 Aku tidak punya madu lagi
51 Mengajak Kerja Sama
52 Mengunjungi Derex
53 Kecemburuan Dave
54 Pulang
55 Keduanya menghilang?
56 Kau lagi?
57 Aku Harus Bisa!
58 Masa Lalu Aston
59 Masa lalu
60 Dua Sisi Aston
61 Siasat Keanu
62 Sakit perut?
63 Endometriosis?
64 Aku tidak mencintaimu!
65 Luka Hati yang berbeda
66 Kebohongan yang terbongkar
67 Kejujuran Arvina
68 Kedatangan Rexa
69 Mengunjungi Jeymian
70 Ajari aku cara memaafkan!
71 Mengunjungi Jeymian Lagi
72 Arzena Cemburu
73 Wanita Bangkai
74 Mengunjungi Mansion Dave
75 Biarkan aku yang pergi!
76 Sebuah Fakta
77 Jangan sentuh kakakku!
78 Arvina yang lain?
79 Ceraikan Dia!
80 ???
81 Meninggalnya Rexa
82 Permintaan Maaf
83 Hiduplah dengan baik
84 Menyusun rencana
85 Kegundahan Velano
86 Obat Kesuburan
87 Kau harus bisa!
88 Kabur?
89 Perasaan Aneh
90 Sindrom Simpatik (1)
91 Memilih Jujur
92 I LOVE YOU, DAD
93 Bahagia Bersamamu
94 Menyemangati
95 Tidak takut ancaman!
96 Pendamping masing-masing
97 Elviana Aliara
98 Jebakan Gagal
99 Arvina Posesif?
100 Sindrom Simpatik (2)
101 Ijin
102 Kedatangan Arzevin
103 (๑` ̤◡ ̤)◞ღԵհɑղƘՏღ
104 Berita Bahagia, Kegilaan Elviana
105 Miliki Aku, Ken!
106 Dijodohkan
107 Melatih Ken
108 Shock Terapi
109 Rencana Dave
110 Rencana Penculikan
111 Ken Kritis
112 Negosiasi
113 Sadar
114 Terima Kasih
115 Jangan mau direndahkan!
116 Rencana Pernikahan
117 Saling Menghormati
118 Wedding
119 Hana dan Kenzie
120 Feeling
121 Elviana berulah
122 Mimpi Buruk
123 Pendarahan
124 Kebahagiaan
Episodes

Updated 124 Episodes

1
Kesempatan Magang
2
Dad and Mom
3
Berangkat
4
Hari pertama Magang
5
Dave Alexon
6
Kau milikku Arvina!
7
Ken Cemburu
8
Menemani Dave
9
Arzena Masuk Club
10
Kekecewaan Arvina
11
Derex Austin
12
Nasehat Derex
13
Pesona Seorang Derex Austin
14
Aku mencintaimu!
15
Tertembak
16
Baik, jika itu maumu!
17
Rencana menghancurkan
18
Devil!
19
Sakaw
20
Bayar dengan tubuhmu!
21
Dave masih perhatian
22
Janji Arvina
23
Ken Berulah
24
Keresahan Dave
25
Rencana Dave
26
Kau akan menyesal!
27
Lebih baik aku mati!
28
Aku merindukan kalian.
29
Nona Lingerie
30
Tekad Hansen
31
Firasat Darvin
32
Kebohongan Ken
33
Keraguan Keanu
34
Hamil
35
Ayo pulang!
36
Pengakuan
37
Mimpi buruk
38
Arvina Diculik
39
Berhasil Kabur
40
Dave membutuhkanmu!
41
Keajaiban terbesar
42
Manja atau posesif?
43
Will you Marry me?
44
Double Wedding
45
After wedding party.
46
Petaka Membawa.....
47
Impas
48
Bahagia
49
Cerita masing-masing
50
Aku tidak punya madu lagi
51
Mengajak Kerja Sama
52
Mengunjungi Derex
53
Kecemburuan Dave
54
Pulang
55
Keduanya menghilang?
56
Kau lagi?
57
Aku Harus Bisa!
58
Masa Lalu Aston
59
Masa lalu
60
Dua Sisi Aston
61
Siasat Keanu
62
Sakit perut?
63
Endometriosis?
64
Aku tidak mencintaimu!
65
Luka Hati yang berbeda
66
Kebohongan yang terbongkar
67
Kejujuran Arvina
68
Kedatangan Rexa
69
Mengunjungi Jeymian
70
Ajari aku cara memaafkan!
71
Mengunjungi Jeymian Lagi
72
Arzena Cemburu
73
Wanita Bangkai
74
Mengunjungi Mansion Dave
75
Biarkan aku yang pergi!
76
Sebuah Fakta
77
Jangan sentuh kakakku!
78
Arvina yang lain?
79
Ceraikan Dia!
80
???
81
Meninggalnya Rexa
82
Permintaan Maaf
83
Hiduplah dengan baik
84
Menyusun rencana
85
Kegundahan Velano
86
Obat Kesuburan
87
Kau harus bisa!
88
Kabur?
89
Perasaan Aneh
90
Sindrom Simpatik (1)
91
Memilih Jujur
92
I LOVE YOU, DAD
93
Bahagia Bersamamu
94
Menyemangati
95
Tidak takut ancaman!
96
Pendamping masing-masing
97
Elviana Aliara
98
Jebakan Gagal
99
Arvina Posesif?
100
Sindrom Simpatik (2)
101
Ijin
102
Kedatangan Arzevin
103
(๑` ̤◡ ̤)◞ღԵհɑղƘՏღ
104
Berita Bahagia, Kegilaan Elviana
105
Miliki Aku, Ken!
106
Dijodohkan
107
Melatih Ken
108
Shock Terapi
109
Rencana Dave
110
Rencana Penculikan
111
Ken Kritis
112
Negosiasi
113
Sadar
114
Terima Kasih
115
Jangan mau direndahkan!
116
Rencana Pernikahan
117
Saling Menghormati
118
Wedding
119
Hana dan Kenzie
120
Feeling
121
Elviana berulah
122
Mimpi Buruk
123
Pendarahan
124
Kebahagiaan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!