"Aku benar-benar merasa bosan. Rumah ini biasanya ramai dan sekarang hanya ada kita bertiga saja" Risha mengeluh di depan Kenzie dan Kenzo
"Tidak hanya kita bertiga, banyak pengawal dan pembantu dirumah ini" Jawab Kenzo dengan sikapnya yang dingin
"Tapi mereka diluar, tidak bisa menemani kita bermain" Risha pun menjawab dengan sinis
"Bagaimana kalau kita bertanding saja? Sudah lama kita tidak memanah" Kenzie menyarankan memanah untuk menghilangkan kebosanan mereka
"Baik aku setuju" Risha menjawab dengan senyum ceria
"Ya, aku juga ikut"
Risha dan Kenzie langsung diam dan menatap Kenzo ketika dia mengatakan kalau dia mau ikut bermain
"Apa?! Kamu ikut main?!" Kini mereka bertanya dengan serempak
"Kalian mau ikut paduan suara?" Tanya Kenzo datar sambil berjalan pergi menuju kamarnya untuk berganti pakaian
"Tidak. Ini sangat aneh. Ada angin apa sampai kamu mau ikut main dengan kami?"
"Benar. Apa kamu sakit? Atau ada yang salah denganmu?"
Kenzie dan Risha bertanya secara bergantian karena bingung dengan Kenzo. Kenzie bahkan langsung mendekati Kenzo dan memeriksa dahinya
"Apa yang kamu lakukan? Aku hanya bosan. Hari ini permainan gameku sedang kacau" Jawab Kenzo lagi sambil berjalan pergi lebih dulu meninggalkan Kenzie dan Risha
"Ku harap kamu kalah terus dalam game mu, jadi kamu bisa ikut bermain dengan kami" Ujar Kenzie dengan senyum ceria sambil berjalan mengikuti Kenzo
"Benar. Tapi kenapa aku merasa kalau kita ini sedang dijadikan pelampiasan olehnya ya?" Risha bertanya dengan sikap yang polos dan wajah bingung
"Benar. Kalian jadi pelampiasanku untuk mengembalikan moodku dalam bermain game. Jadi jangan membuat moodku tambah buruk dengan ocehan kalian. Ayo cepat!" Kenzo sedikit menoleh pada Kenzie dan Risha kemudian kembali melangkahkan kakinya
"Haah, hari ini sungguh hari yang aneh. Dia setuju untuk main dengan kita, bahkan dia menunjukkan senyumnya yang bisa dihitung dengan jari. Apa akan terjadi sesuatu yang lain ya? Aku khawatir jika akan ada kejadian buruk hari ini" Kenzie terus bicara mengenai sikap Kenzo yang aneh
"Berisik! cepat jalan sebelum moodku untuk memanah hilang karena terlalu lama mendengar ocehan kalian!" Kenzo kembali bicara dengan nada dinginnya
"Iya iya. Ayo Risha, nanti singa ini kembali mengaum dan menerkam kita karena moodnya rusak" Kenzie berteriak pada Risha sambil menggoda Kenzo
"Oke"
Mereka bertiga pun pergi ke kemar untuk ganti pakaian sebelum mulai memanah
Tak berapa lama Kenzie selesai lebih dulu
Tok tok tok
"Zo ... apa kamu sudah selesai? Risha... kamu juga sudah selesai belum?" Kenzie mengetuk pintu kamar Kenzo dan berteriak memanggil Kenzo juga Risha. Kamar mereka bertiga saling berdekatan dan kamar Kenzie yang berada di tengah
Ceklek
"Berisik. Tidak usah berteriak di depan kamarku!" Ujar Kenzo yang baru keluar dari kamar
"Aku juga sudah selesai. Ayo kita ke taman belakang!" Risha bicara dengan senyum ceria
"Ya, ayo kita kesana sekarang!"
Ketiga saudara itupun berjalan bersama menuju taman belakang dimana disana telah disediakan tempat untuk melakukan olahraga out door
"Apa yang kita pertaruhakn kali ini?" Kenzo bertanya dengan sikapnya yang datar
"Hmn ... jika kami menang, maka selama seminggu ini kamu harus melepaskan game mu dan menghabiskan waktu dengan kami" Ujar Kenzie dengan senyum lembutnya
"Jika aku yang menang? Apa hadiahnya?" Kenzo memiringkan kepalanya dan bertanya dengan senyum tipis
"Hmn ...terserah, kamu ingin kami melakukan apa?" Ujar Risha tenang
"Selama seminggu, kalian akan menjadi dayangku. Bagaimana?" Kenzo tersenyum dengan kedua alis diangkat bersamaan
"Dayangmu? Apa maksudnya itu?" Risha dan Kenzie bertanya dengan serempak
"Kalian berdua benar-benar senang sekali paduan suara ya?" Kenzo bicara sambil mengorek telinganya karena teriakan Kenzie dan Risha
"Jelaskan saja, apa maksudnya?!"
"Haah ... maksudku kalian akan mengikuti aku kemanapun dan jika perlu membawakan barangku" Ujar Kenzo dengan sikap tenang dan senyum tipis
"Maksudmu kami jadi pelayanmu?"
"Eum ... bisa dibilang begitu"
"Waah keterlaluan kamu Zo. Kami saja hanya memintamu main dengan kami. Awas saja kamu!" Risha yang kesal akhirnya mulai menyerang Kenzo dan mereka akhirnya malah berkelahi
"Haah, katanya mau memanah, kenapa sekarang mereka malah berkelahi?" Kenzie bergumam sambil duduk dengan sebelah tangan menyangga dagunya melihat Kenzo dan Risha yang sekarang malah berkelahi
Sat set sat set
"Kamu pikir kami ini pembantumu hah? Seenaknya saja kamu meminta kami membawa barang-barangmu!" Risha berdebat sambil berkelahi dengan Kenzo
"Kita kan bertaruh, jadi wajar dong jika aku meminta hal itu dari kalian. Kalian juga ingin aku selalu mengikuti kalian, memangnya aku ini anjing peliharaan?" Kenzo pun mengatakan apa yang ingin dia katakan
Hosh hosh
Setelah cuup lama akhirnya mereka berhenti. Dengan napas yang terengah-engah mereka kembali bicara
"Apa kalian sudah selesai? Bukankah kita akan memanah? Kenapa kalian jadi berlatih beladiri?" Kenzie bertanya dengan sikap tenang sambil tersenyum lembut dengan memberikan jus untuk Risha dan Kenzo
"Hah hah hah ini semua salah Kenzo. Dia yang memulai pertarungan ini, jika saja dia tidak mengatakan kalau kita harus jadi pembantunya, maka aku tidak akan bertarung dengannya" Risha menjawab Kenzie dengan napas terengah
"Bukankah itu sebuah taruhan? Kamu sendiri yang mengatakan kalau aku bisa meminta apa saja yang aku inginkan. Hah hah hah" Kenzo pun sama terengah-engah. Dia bicara sambil berusaha mengatur napasnya
"Apa kalian masih ingin memanah? Dari pertarungan kalian, sepertinya itu seri?" Kenzie menjawab dengan senyum menggoda Risha dan Kenzo
"Aku sudah tidak ingin bermain. Ini sidah cukup melelahkan" Risha mengeluh dengan nada yang manja
"Kamu benar, Ini melelahkan. Sekarang apa yang akan kita lakukan?" Kenzo yang berhasil mengatur napasnya bertanya dengan serius
"Kita pergi ke mall saja, bagaimana?" Risha menyarankan dengan manja
"Hmn... baiklah, untuk hari ini aku akan ikuti apa yang kalian katakan. Jadi kalian bisa memutuskan akan pergi kemana saja" Kenzo bicara dengan wajah datar
"Sebenarnya ada apa denganmu? Kamu tidak sakit kan? Atau kepalamu terbentur sesuatu? Oh, mungkin kamu dalah makan ya" Kenzie masih penasaran dengan apa yang terjadi pada saudara kembarnya
"Haah, kalian mulai lagi. Sudahlah aku mau mandi. jika memang ingin pergi katakan sekarang. Jika tidak maka aku akan kembali main game" Kenzo bicara sambil melenggang pergi meninggalkan Kenzie dan Risha
"Tidak! Jangan main game! Kita akan pergi"
Risha dan Kenzie sama-sama berteriak kemudian bergegas menyusul Kenzo yang sudah jalan lebih dulu. Mereka tidak ingin Kenzo bermain game lagi hari ini, karena jika itu terjadi maka Kenzo tidak akan ikut pergi dengan mereka dan hanya sibuk dengan dunia game miliknya
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 391 Episodes
Comments
Yolenta
lanjut
2022-01-11
0
Triska Indriani
lanjut Thor up nya
2021-07-21
0
Rinine Gendut
suka bngt...dr tuan Yudha anak,cucu...ada crtanya yg g membosankan
2021-07-20
0