Satu bulan berlalu. Felly dan Danesh kembali pada rutinitasnya masing-masing. Keduanya tak saling bertemu, meskipun Danesh bekerja di salah satu hotel milik Excelent Group, tapi tak ada waktu untuk bertemu atau pun berpapasan. Karena Felly setiap hari bekerja di kantor pusat Excelent Group yang lokasinya berbeda dengan hotel Excelent. Keduanya juga tak saling bertukar nomor ponsel, sebab Danesh saat itu belum memiliki benda canggih yang biasa disebut smartphone itu.
Setiap hari Felly berangkat ke kantor pagi buta dan pulang larut. Ia menghindari makan bersama keluarganya. Alasan utamanya adalah menghindari keributan dengan Fenny. Ia tak ingin terjadi perseteruan seperti saat sarapan di hotel setelah malam pernikahan Fenny dan Erland.
“Apa ini efek aku terlalu memforsir tubuhku untuk terus bekerja tanpa istirahat, ya?” Felly bergumam seraya tangannya memijit pelipisnya yang terasa pusing.
Akhir-akhir ini ia merasa mudah lelah. Makanan yang ia makan pun selalu balik keluar, lebih tepatnya selalu ia muntahkan.
“Masuk.” Felly mempersilahkan seseorang yang baru saja mengetuk pintu ruangannya.
Ada seorang wanita berambut lurus sebahu, kedua tangannya memegang nampan. Dia adalah Stefany, sekretaris Felly.
“Makan siang Anda, Nona,” ujar Stefany. Kakinya mulai mengayun masuk ke dalam ruangan atasannya.
Felly tak menjawab, ia justru berlari menuju kamar mandi. Ia memuntahkan isi perutnya hingga terasa pahit.
Stefany meletakkan nampan berisi makanan yang ia bawa ke atas meja, ia lalu menghampiri Felly untuk memastikan jika atasannya baik-baik saja.
“Anda sakit, Nona?” tanya Stefany. Ia membantu memijit tengkuk Felly.
Felly tak menjawab, ia memberikan isyarat dengan tangannya agar Stefany keluar. “Kau bau.”
Stefany mengernyitkan dahinya, ia mengendus pakaiannya sendiri sembari keluar dari kamar mandi.
“Bau? Wangi sekali padahal, aku menyemprotkan parfum ke seluruh tubuhku.” Stefany hanya bisa menggaruk tengkuknya. Ia merasa aneh dengan atasannya yang mengatakan jika dirinya bau.
Stefany tak langsung keluar, ia tetap menunggu di dalam ruangan Felly. Ia takut jika atasannya mendadak pingsan, karena ini bukan yang pertama kali ia melihat atasannya muntah-muntah.
“Kau pakai parfum apa?” tanya Felly yang baru saja keluar dari kamar mandi.
“Parfum yang dibelikan Nona Felly saat di Paris,” jawab Stefany.
“Iya? Kenapa baunya tak enak?” Felly mulai membenamkan dirinya di atas sofa dalam ruangannya.
“Padahal ini parfum yang paling disukai oleh Nona Felly,” jelas Stefany. Biasanya atasannya itu selalu memuji dirinya wangi jika menggunakan parfum pembelian Nona Felly. Namun entahlah, saat ini atasannya itu terlihat aneh.
“Kau keluar saja, tak perlu menemaniku makan siang. Aku tak tahan dengan baumu,” usir Felly dengan halus. Rasanya ia ingin muntah lagi saat mencium aroma orang lain.
“Anda akhir-akhir ini aneh sekali, Nona. Seperti orang hamil saja. Padahal kan yang menikah adik Nona,” celetuk Stefany tanpa sadar. Ia langsung menutup mulutnya setelah mengucapkannya.
Deg!
Mendengar kata hamil, membuat Felly menjadi memacu jantungnya lebih cepat. Ia sudah terlambat dari jadwalnya untuk datang bulan. Wajahnya mendadak menjadi pucat.
Stefany menyadari jika dirinya telah salah berucap. “Ah, maafkan saya, Nona. Sepertinya Nona Felly sakit biasa, mungkin masuk angin. Saya akan panggilkan dokter keluarga Wilson untuk memeriksa Nona. Permisi.” Stefany langsung keluar untuk menghubungi Dokter Orlando yang baru saja diangkat menjadi Dokter pribadi keluarga Wilson.
Di dalam ruangan, Felly masih melamun. Ia memikirkan bagaimana jika dirinya sungguh hamil. Danesh sudah mengatakan sejak awal jika tak bisa bertanggung jawab. Dan kehamilannya juga tak sepenuhnya salah Danesh.
“Aku tak mungkin hamil, kan?” gumam Felly. “Ya, mana mungkin aku hamil hanya sekali pembuatan.” Ia terus meyakinkan diri sendiri.
...........
Baca karya temen aku juga yuk, ga kalah seru pastinya. Ketik di kolom pencarian judulnya seperti di bawah ini. Thanks, all. I love u.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 195 Episodes
Comments
MyOne
Ⓜ️😒😒😒Ⓜ️
2024-06-06
0
Retno Anggiri Milagros Excellent
okey
2024-02-28
0
Wirda Wati
hamidun felly
2024-01-30
0