# Paling banyak baru bisa dua episode ya readersku, seperti hari ini, mohon maklum... #
Erik dan Fatur berhasil membawa Mike kembali ke dalam rumah. Beruntungnya Mike tak lari ke jalan raya.
Setelah berhasil menenangkan Mike, maka proses ruqyah pun berlanjut. Jeritan Mike memenuhi ruangan itu. Farah yang duduk di sudut ruangan pun nampak iba menatap temannya yang sedang menjalani proses pengobatan.
Mike jatuh tak sadarkan diri setelah Kyai Syakir berhasil mengalahkan makhluk jahat yang selama ini membayangi Mike.
Farah segera menghampiri Mike dan mencoba memperbaiki mukena Mike yang terlihat berantakan itu.
" Gimana hasilnya Kyai...?" tanya Farah.
" Gapapa Nak. Temanmu cuma kelelahan aja. Biarkan dia istirahat sebentar, setelah siuman nanti berikan minuman itu...," sahut Kyai Syakir sambil menunjuk gelas yang berisi air herbal.
" Baik Kyai...," sahut Farah lalu membantu Mike duduk saat dilihatnya tubuh Mike mulai bergerak.
Setelah meneguk air yang disediakan Kyai Syakir, Mike pun terlihat lebih baik. Ia menatap ke sekelilingnya dengan perasaan bingung.
" Gue kenapa Far...?" bisik Mike penasaran.
" Ntar dijelasin sama Kyai. Sekarang rapiin dulu baju dan mukena Lo...," sahut Farah.
Mike pun segera merapikan pakaian dan mukena yang dipakainya. Setelahnya ia duduk dan menunggu penjelasan Kyai Syakir.
" Sebenarnya ini ga ada hubungannya sama pria yang pernah dekat sama Kamu itu. Siapa namanya tadi...?" tanya Kyai Syakir.
" Fauzi Pak Kyai...," sahut Mike sambil menundukkan wajahnya.
" Iya Fauzi. Dia ga melakukan apa pun yang membuat Kamu menderita, semacam santet atau guna-guna yang membuatmu sulit mendapatkan jodoh atau istilahnya sekarang sulit move on. Sebenarnya ini ulah keluargamu sendiri...," kata Kyai Syakir hati-hati.
" Keluarga Saya Kyai...?!" tanya Mike tak percaya.
" Iya. Ada seorang wanita di keluargamu yang merasa iri dengan kesuksesanmu dan berusaha menghalangimu untuk menikah. Dia juga mengirimkan jin jahat untuk membuatmu bertingkah laku dan bertutur kata yang selalu membuat orang sakit hati mendengarnya hingga membuatmu dimusuhi. Dan secara otomatis akan membuatmu dijauhi oleh pria yang mungkin menaruh hati padamu...," kata Kyai Syakir menjelaskan.
" Ya Allah...," kata Mike sambil menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya.
" Ini terjadi karena kelalaianmu juga. Andai Kamu rajin menjaga dan mengerjakan sholat lima waktu, insya Allah pengaruhnya ga akan sebesar ini. Saat melihat Kamu terpuruk akibat putus cinta, maka jin jahat itu bekerja makin maksimal. Dia membisikkan sesuatu yang membuatmu selalu suudzon terhadap orang lain juga mengucapkan sesuatu yang menyinggung perasaan orang lain tanpa Kamu sadari. Jin itu membuatmu dimusuhi orang banyak yang kesal karena mendengar ucapanmu...," kata Kyai Syakir.
" Siapa wanita itu Kyai...?" tanya Mike geram.
" Kamu ga perlu tau. Yang penting sekarang bertobatlah, perbaiki sikapmu dan juga amalanmu. Jaga sholat lima waktu dan jalankan perintah Allah lainnya...," sahut Kyai Syakir tegas.
Mike nampak merenung. Ia tak menyangka jika diantara keluarganya yang selalu mensuportnya itu ternyata menyembunyikan seorang yang membencinya.
Setelah mendengarkan nasehat bijak dari Kyai Syakir, Mike pun kembali ke rumahnya diantar oleh Fatur.
" Masuk dulu yuk Tur...," kata Mike ramah.
" Ga usah Kak, lain kali aja. Udah malam juga, ga enak kalo diliat orang nanti...," tolak Fatur halus.
" Apa Kamu juga benci sama Kakak kaya mereka Tur...?" tanya Mike dengan wajah sedih.
" Ga Kakak cantik. Emang waktunya ga pas aja. Yang penting sekarang Kakak harus ingat, ga usah banyak suudzon sama orang kaya yang dibilang sama Kyai Syakir tadi. Terus jaga sholat deh, karena sholat bisa melindungi Kita...," kata Fatur mengingatkan.
" Iya, iya. Untung Kamu Adiknya Farah, kalo ga Aku bisa jatuh cinta sama Kamu Tur...," kata Mike sambil tertawa.
Fatur pun ikut tertawa mendengar gurauan Mike. Setelah memastikan Mike masuk ke dalam rumah dengan selamat, Fatur kembali melajukan mobil menuju rumah Erik.
\=\=\=\=\=
Kehidupan Mike mengalami perubahan drastis sejak ia menjalani ruqyah. Kini Mike lebih optimis menjalani hari-harinya. Sikap Mike sekarang berbanding terbalik dengan sikap Mike saat masih dipengaruhi makhluk jahat itu. Mike terlihat lebih ramah dan sering tersenyum. Hal itu tak luput dari perhatian atasan Mike yang bernama Danu.
Danu makin terpikat pada pesona Mike. Statusnya yang duda memang membuatnya sedikit selektif memilih pasangan. Danu juga bersikap lebih hati-hati terhadap wanita sejak bercerai dengan mantan istrinya itu. Tapi berbeda saat ia dekat dan berinteraksi dengan Mike yang tak lain adalah sekretarisnya sendiri. Ia lebih terbuka dan nyaman bersama Mike.
Mike pun nampaknya tak terganggu dengan sikap atasannya yang memperlihatkan ketertarikannya itu. Buat Mike menjalankan tugas secara profesional adalah yang terpenting.
" Hari ini Kita ada meeting dengan Tuan Yokino Ozawa Pak...," kata Mike mengingatkan.
" Jam berapa Ke...?" tanya Danu sambil menandatangani beberapa berkas di atas mejanya.
" Jam dua siang ini Pak...," sahut Mike cepat.
" Setelahnya...?" tanya Danu.
" Kosong Pak. Jadwal berikutnya besok pagi, ada undangan peresmian kantor cabang PT. Mahesa di Jakarta Pusat jam sepuluh pagi...," sahut Mike lagi.
Danu mengangguk lalu menyudahi pekerjaannya. Ia menatap Mike yang berdiri tepat di depannya.
" Besok pagi Kamu temani Saya menghadiri undangan itu ya Ke...," kata Danu.
" Maaf Pak. Bukannya Bapak pergi sama Pak Iwan...?" tanya Mike.
" Iwan Saya tugaskan mewakili Saya hadir di rapat direksi besok. Kenapa, Kamu keberatan...?" tanya Danu.
" Bukan Pak, Saya...," ucapan Mike terputus.
" Saya tau. Kamu mampir ke butik dan beli baju yang pantas untuk menemani Saya ya. Pake ini buat bayar belanjaan Kamu nanti...," kata Danu sambil menyodorkan kartu kredit miliknya.
" Ga usah Pak. Saya masih punya uang buat beli baju yang layak untuk besok. Kalo gitu, Saya permisi Pak...," kata Mike lalu segera keluar dari ruangan Danu.
Danu tersenyum mendengar jawaban Mike. Ia kembali memasukkan kartu kreditnya ke dalam dompet lalu melanjutkan pekerjaannya.
Siang harinya Danu menemui rekan bisnisnya Yokino Ozawa yang berasal dari Jepang. Mereka berbincang dengan akrab. Setelah selesai menandatangani kesepakatan bisnis, Yokino Ozawa pun pergi meninggalkan restoran tempat mereka bertemu.
Danu melirik jam di pergelangan tangannya. Masih pukul tiga sore. Ia melirik kearah Mike yang sibuk mencatat beberapa point penting dari pertemuan bisnisnya tadi di lap top.
" Udah selesai Ke...?" tanya Danu sambil bersiap berdiri.
" Iya, sudah Pak...," sahut Mike.
" Kalo gitu, sekarang Kamu temani Saya ya...," kata Danu sambil melangkah pergi.
Mike menatap sebal kearah Danu. Ia tahu jika hari ini pun akan ada pekerjaan tambahan seperti biasa.
" Gue ini karyawan apa sih. Kerjaan nambah mulu, tapi gaji ga naek...," gerutu Mike dalam hati.
Langkah Mike mengikuti kemana Danu pergi. Hingga Danu berhenti dan masuk ke dalam sebuah butik. Mike yang masih kesal tak menyadari jika dirinya sudah berada di dalam butik.
" Sekarang Kamu pilih gaun yang bakal Kamu pake besok...," kata Danu sambil menatap Mike.
" Ga perlu Pak. Saya bisa beli sendiri nanti...," sahut Mike.
" Saya ga terima penolakan...!" kata Danu tegas dan membuat Mike terdiam tak bisa berkata apa-apa.
bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 459 Episodes
Comments
Ricky Barmans
ok
2022-04-04
2
Rafa Aqif
ciie cieee... sma paaak mboosss... 😅😅
2022-02-05
2
Novie Smith
mampir di indigo yok
2021-09-10
1