11

Tak lama kemudian Gibran masuk dengan nampan makanan dan juga ada susu hamil.

Ayu melihat Gibran yang sangat perhatian pun tersenyum bahagia.

"Makan dulu ya , lalu minum susu nya" Ucap Gibran lembut.

Lalu Ayu bangun dari tiduran nya dan bersandar di ranjang.

Dengan telaten Gibran menyuapi Ayu.

Bu Yulia memilih pergi ke ruang makan , karena suaminya sudah menunggu.

**

Setelah selesai makan , Ayu merebahkan tubuh nya lagi.

"Mas tidak ke kantor?" Tanya Ayu

"Nanti siang ke kantornya, Sayang" Jawab Gibran tersenyum.

Ayu memejamkan mata nya untuk mengurangi rasa sakit di kepala nya.

Gibran hanya menatapnya dengan nanar.

Drrtt drrrttt

"Halo" Ucap Gibran lalu melangkahkan kaki nya ke arah balkon.

"Kapan kau akan kesini, Mas" Tanya wanita di seberang telepon.

"Hmm 2 minggu lagi , sabarlah" Jawab Gibran cuek.

"*Mas aku ingin kau nikahi secara resmi meski tidak semewah Ayu , aku tak ingin menikah Siri" Ucap wanita tersebut dengan terisak

"Apa nanti tanggapan orang-orang kepada anak kita kalau mereka tau bahwa anak kita hanya anak siri Hiks" Ucap nya lagi dengan terisak*.

Gibran membuang nafas dengan gusar , ia sungguh bingung.

"Baiklah jika memang kau tidak mau , aku akan kesana meminta pengakuan pada ke dua orang tuamu" Ucap wanita tersebut kembali

"Baiklah , 2 minggu lagi aku kesana dan setelah anak kita lahir aku akan menikahi mu secara sah" Balas Gibran lalu memutuskan sambungan teleponnya.

Lalu Gibran memandang langit dengan tatapan bingung nya.

"Aku harus bagaimana?" Batin Gibran

Lalu Gibran langsung masuk ke kamar nya memutuskan untuk segera bersiap karena ingin ke kantor.

Setelah selesai bersiap dia mendakati istri nya yang sedang duduk bersandar di ranjang.

"Mas berangkat dulu ya , kalau ada apa-apa bilang" Ucap Gibran lalu mencium kening Ayu lembut.

"Iya Mas, hati-hati Mas" Balas Ayu lalu meraih tangan Gibran.

Setelah berpamitan Gibran langsung pergi dengan mengendarai mobil sendiri, karena Malik sudah berada di kantor.

Sepanjang perjalanan Gibran hanya bisa diam membisu memikirkan semua permintaan Ibu dari anak pertamanya. (Bisa begitu ya hehe)

"Aargggh aku harus bagaimana? sampai kapan begini? kenapa dulu aku bego banget sih" Teriak Gibran sambil mencengkram stir kemudi dengan kuat.

**

Siang Hari.

Jam makan siang pun tiba , semua karyawan kantor berhamburan ada yang ke kantin , restoran ada juga yang makan bekal yang dia bawa dari Rumah.

Malik berjalan ke arah ruangan Tuan nya.

Tok Tok Tok

"Masuk" Ucap Gibran.

"Bos makan siang dimana?" Tanya Malik sopan.

Begitulah Malik , dia akan sopan , tunduk dan patuh dan profesonal saat berada di lingkungan kerja , tetapi jika sedang berkumpul bahkan dia bisa jadi sahabat yang menyenangkan.

"Aku makan disini saja Lik, pesankan makanan pada OB" Jawab Gibran lesu.

Tanpa menjawab Malik langsung menelpon OB dan memesankan makanan untuknya dan Gibran.

"Kenapa?" Tanya Malik serius.

"Aku akan menikahi dia resmi 2 minggu lagi" Jawab Gibran

Malik langsung melotot kaget karena mendengar ucapan Gibran.

"Apa kau gila, Gib. Bagaimana kalau Tante , Om dan Amanda tau , atau bahkan Ayu tau dengan rahasia mu ini , aku tidak menjamin semua rahasia ini akan tetap tertutup , suatu saat pasti semua orang tau" Ucap Malik dengan tegas.

"Aku tak ingin terlibat lebih jauh lagi masalah mu dengan wanita itu , kau sendiri yang sudah menciptakannya jangan salahkan aku jika semua nya terbongkar" Ucap Malik lalu ia pergi dari ruangan tersebut.

Gibran hanya diam tanpa bisa berkata apa-apa lagi.

"Tok Tok"

"Masuk" Ucap Gibran

Masuklah OB yang membawa makanan yang sudah di pesan oleh Malik.

"Mau saya siapkan, Tuan" Tanya sang OB

"Ya siapkan di meja" Jawab Gibran

Lalu OB tersebut menyiapkan makanan Tuan Muda nya , setelah ia selesai ia pamit untuk bekerja kembali.

Gibran makan dengan cepat karena ia ada janji dengan klien di Caffe.

**

Ayu sedang duduk bersantai di ruang keluarga dengan sang mertua. Mereka mengobrol dengan bercanda gurau bahkan tawa mereka sampai terdengar ke dapur.

Amanda datang dengan menenteng banyak makanan pesanan sang bumil.

"Bi, tolong siapkan ini semuanya ya" Ucap Amanda tersenyum.

"Baik Non" Balas Pelayan tersebut.

"Kalau sudah nanti bawa ke ruang keluarga jangan lupa dengan minumnya" Ucap Amanda kembali.

Lalu Amanda menghampiri sang Ibu yang sedang tertawa dengan Kakak ipar nya.

"Kenapa sih kok tawa nya kayak seru" Tanya Amanda setelah mendudukan bokongnya di samping sang Ibu.

"Ini kita lagi cerita-cerita aja, Dek" Jawab Ayu tersenyum.

"Oh iya Nak, apa Nenek mu suka menghubungi mu" Tanya Bu Yulia

"Semalam Ayu habis nelpon dengan Nenek, Bu. Ayu ngasih tau bahwa Ayu sedang hamil" Jawab Ayu membalas senyum mertua nya.

Lalu seorang pelayan masuk membawa nampan yang berisi berbagai makansn dan minuman.

Ayu berbinar saat melihat rujak yang ada di nampan tersebut.

"Bi, Ayu mau rujak nya" Ucap Ayu dengan menelan ludah nya.

"Ini Nona" Balas pelayan tersebut.

Lalu Ayu langsung mengambil rujak dan melahap nya dengan semangat. Sedangkan Amanda dan Bu Yulia hanya menggelengkan kepala saja.

Mereka memakan makanan yang Amanda beli sewaktu ia di jalan pulang dari Butiq nya.

*

Gibran pulang dengan wajah lelah nya , ia memilih di antarkan oleh sopir kantornya.

Sepanjang perjalanan ia hanya bisa memejamkan mata sambil menyandarkan kepala ke sandaran mobil nya.

***

Sore Hari.

Saat Gibran datang , Ayu sedang membersihkan badannya di kamar mandi.

Ceklek.

"Loh, Mas. Kapan pulang?" Tanya Ayu kaget saat melihat Gibran ada di kamar nya.

Gibran hanya melambaikan tangannya agar Ayu mendekat. Ayu berjalan menghampiri Gibran saat akan duduk ia di tarik Gibran jadi ia duduk di pangkuan Gibran.

Gibran memeluk pinggang Ayu lalu kepala nya ia letakan di pundak Ayu.

"Kenapa hmm?" Tanya Ayu lembut.

"Tidak ada , hanya lelah saja sayang" Jawab Gibran sambil tangannya mengelus perut rata sang istri.

Ayu membiarkan Gibran memeluk pinggangnya walaupun ia belum memakai pakaian.

Tetapi lama kelamaan tangan Gibran bergerak naik ke atas dada sang istri , hingga Ayu melenguh saat tangan Gibran memainkan pucuk dada nya.

Lalu Gibran menggendong Ayu ke ranjang dan merebahkannya , Gibran langsung melahap bibir menggoda Ayu. Mereka terus berpangutan seakan menikmati sesuatu yang sangat manis.

Gibran melepas semua yang ia pakai bahkan handuk Ayu sudah ia lepaskan terlebih dahulu. Gibran sudah sangat bernafsu saat melihat lekuk tubuh Ayu yang mulai berisi. Dengan lembut Gibran menyatukan miliknya dengan milik sang istri , ia tidak akan menghujamnya kencang karena takut anak dalam kandungannya terganggu.

Hingga 1 jam kemudian mereka baru mencapai pelepasan yang begitu hebat. Bahkan nafas Gibran dan Ayu masih memburu.

Gibran menjatuhkan tubuhnya di sisi Ayu. Lalu ia membawa tubuh polos Ayu kedalam pelukannya.

***

Makan malam pun tiba , Ayu dan Gibran baru saja selesai dengan ritual mandi nya.

"Mau makan disini?" Tanya Gibran saat mereka masih di dalam kamar.

"Tidak Mas , aku ingin makan di bawah bersama dengan Ibu dan Ayah" Jawab Ayu tersenyum.

"Baiklah ayo" Ucap Gibran menggandeng tangan istrinya.

Gibran berjalan dengan hati-hati bahkan tangannya tak lepas dari tangan Ayu.

Ayu hanya bisa menerimanya dengan tersenyum. Karena ke posesifan Gibran bertambah saat tau dia hamil walaupun awal nya penuh dengan air mata.

Saat sampai di ruang makan mereka sudah di tunggu oleh Ayah dan Ibu nya.

Tanpa berbicara terlebih dahulu , mereka langsung makan dengan lahapnya.

***

Sedangkan Amanda ia sedang makan malam di Restoran dengan Nicolass , Pranss dan Nadin.

Mereka seperti Double Date , padahal hanya Amanda dan Nicolass yang memiliki hubungan meski mereka masih merahasiakannya.

.

"Pranss kau antarkan Nadin pulang ya" Ucap Nicolass dengan senyum menyebalkannya.

Pranss hanya mendengus saja.

"Baiklah , tapi nanti biasa saja tf ya" Jawab Pranss tersenyum.

"Hehh baiklah" Ucap Nicolass sinis.

Lalu mereka melanjutkan makan malam nya dengan di selingi canda tawa.

Hampir jam 09 malam mereka baru pulang dengan 2 mobil.

Amanda 1 mobil dengan Nicolass. Mereka hanya diam tanpa bicara.

"Kak" Panggil Amanda menatap Nico

"Kenapa sayang?" Jawab Nicolass tersenyum.

"Apa Kakak tau yang di sembunyikan Abang Gibran?" Tanya Amanda penasaran.

"Kakak tak tau, Dek. Kakak juga merasa dia menyembunyikan sesuatu kepada kita , tetapi Kakak tidak tau apa itu" Jawab Nicolass serius.

"Hmmm" Dehem Amanda dengan lesu.

Lalu Nicolas memegang tangan Amanda dan sesekali mencium nya.

**

Pagi Hari

Sudah hampir 1 minggu lebih Ayu mengalami morning snickness tetapi dengan sabar Gibran menemani nya sampai siang.

Bahkan sudah 1 minggu juga Gibran pergi ke kantor nya pada siang hari.

Pagi ini Ayu ingin sekali makan nasi goreng buatan Gibran bahkan sejak dari semalam Ayu sangat manja pada Gibran.

Entah ikatan batin anak dan Ayah atau Suami dan Istri. Ayu seperti enggan berjauhan dengan Gibran.

"Sayang ini cobain" Ucap Gibran tersenyum.

"Terimakasih, Mas" Balas Ayu

Lalu Ayu langsung melahap dengan sedikit cepat karena ia sangat merasa lapar karena menunggu Gibran memasak.

.

.

Terpopuler

Comments

Shuhairi Nafsir

Shuhairi Nafsir

benci banget dengan sikapnya Ayu. mengada ngada mahunya nasi goreng buatan gibran segalanya. selepas ini kapok kamu Ayu. cuma menanti waktu nya time bomb akan meletup. , barulah kamu tahu langit itu tinggi rendah.

2022-08-13

0

Mira kader Mira

Mira kader Mira

iya cepat sdh bongkar rasianya gibran

2022-03-16

0

angel

angel

kirain sy aj yg ngerasajn nih novel bertele2 ..itu aj yg di bahas

2022-03-16

2

lihat semua
Episodes
1 1
2 2
3 3
4 4
5 5
6 6
7 7
8 8
9 9
10 10
11 11
12 12
13 13
14 14
15 15
16 16
17 17
18 18
19 19
20 20
21 21
22 22
23 23
24 24
25 25
26 26
27 27
28 28
29 29
30 30
31 31
32 32
33 33
34 34
35 35
36 36
37 37
38 38
39 39
40 40
41 41
42 42
43 43
44 44
45 45
46 46
47 47
48 48
49 49
50 50
51 51
52 52
53 53
54 54
55 55
56 56
57 57
58 58
59 59
60 60
61 61
62 62
63 63
64 64
65 65
66 66
67 67
68 68
69 69
70 70
71 71
72 72
73 73
74 74
75 75
76 76
77 77
78 78
79 79
80 80
81 81
82 82
83 83
84 84
85 85
86 86
87 87
88 88
89 89
90 90
91 91
92 92
93 93
94 94
95 S2
96 S2
97 S2
98 S2
99 S2
100 S2
101 S2
102 S2
103 S2
104 S2
105 S2
106 S2
107 S2
108 S2
109 S2
110 S2
111 S2
112 S2
113 S2
114 S2
115 S2
116 S2
117 S2
118 S2
119 Pengumuman.
120 Pengumuman novel baru
121 Novel Terbaru.
122 Novel baru
123 Extra Part (Gibran)
124 Extra Part (Gibran)
125 Extra Part
126 Extra Part
127 Extra Part
128 Extra Part
129 Extra Part
130 Extra Part (Jelita)
131 Extra Part (Jelita)
132 Extra Part
133 Extra Part
134 Extra Part
135 Extra Part
136 Extra Part
137 Extra Part
138 Extra Part
139 Extra Part
140 Extra Part.
141 Extra Part
142 Extra Part (End)
143 Novel Baru
144 info
145 Shaqilla
146 Shaqilla
147 Shaqilla
148 Shaqilla
149 Shaqilla
150 Shaqilla
151 Shaqilla
152 Shaqilla
153 Shaqilla
154 Shaqilla
155 Shaqilla
156 Shaqilla
157 Shaqilla
158 Shaqilla
159 Shaqilla
160 Shaqilla
161 Shaqilla
162 Shaqilla
163 Shaqilla
164 Shaqilla
165 Shaqilla
166 Shaqilla
167 Shaqilla
168 Shaqilla
169 Shaqilla
170 Shaqilla
171 Shaqilla
172 Shaqilla
173 Shaqilla
174 Shaqilla
175 Shaqilla
176 Shaqilla
177 Shaqilla
178 Shaqilla
179 Shaqilla
180 Shaqilla
181 Shaqilla
182 Shaqilla
183 Shaqilla
184 Shaqilla
185 Shaqilla
186 Shaqilla
187 Shaqilla
188 Shaqilla
189 Shaqilla
190 Shaqilla
191 Shaqilla
192 Shaqilla
193 Shaqilla
194 Shaqilla
195 Sahqilla
196 Shaqilla
197 Shaqilla
198 Shaqilla
199 Shaqilla
200 Shaqilla
201 Shaqilla
202 Shaqilla
203 Shaqilla
204 Shaqilla
205 Shaqilla
206 Shaqilla
207 Shaqilla
208 Shaqilla
209 Shaqilla
210 Shaqilla
211 Shaqilla
212 Shaqilla
213 Shaqilla
214 Shaqilla
215 Nana & Dio
216 Nana & Dio
217 Shaqilla & Zayn
218 Shopping
219 Shopping 2
220 Dio & Nana
221 Perusuh
222 Perusuh
223 Berkumpul
224 Tiara
225 Wisuda
226 Berkumpul Keluarga
227 Rumah Baru
228 Rapat
229 Kehancuran Reno 1
230 Kehancuran Reno 2
231 Reno & Tiara
232 Nana & Dio
233 Shaqilla & Zayn
234 Akhir Reno & Tiara
235 Zayn yang posesif
236 Shaqilla & Zayn
237 Shaqilla & Zayn
238 Shaqilla & Zayn
239 Zayn & Shaqilla
240 Kebahagian Ganda
241 Disti
242 Akhir 'Tamat'
243 Promosi
244 New Novel
245 Novel New
246 New New
247 new
248 new
249 info
250 info
251 new
252 ALIRA Novel new
253 Novel Baru
254 new novel
255 new new novel
256 new novel
257 new new novel
258 promosi
Episodes

Updated 258 Episodes

1
1
2
2
3
3
4
4
5
5
6
6
7
7
8
8
9
9
10
10
11
11
12
12
13
13
14
14
15
15
16
16
17
17
18
18
19
19
20
20
21
21
22
22
23
23
24
24
25
25
26
26
27
27
28
28
29
29
30
30
31
31
32
32
33
33
34
34
35
35
36
36
37
37
38
38
39
39
40
40
41
41
42
42
43
43
44
44
45
45
46
46
47
47
48
48
49
49
50
50
51
51
52
52
53
53
54
54
55
55
56
56
57
57
58
58
59
59
60
60
61
61
62
62
63
63
64
64
65
65
66
66
67
67
68
68
69
69
70
70
71
71
72
72
73
73
74
74
75
75
76
76
77
77
78
78
79
79
80
80
81
81
82
82
83
83
84
84
85
85
86
86
87
87
88
88
89
89
90
90
91
91
92
92
93
93
94
94
95
S2
96
S2
97
S2
98
S2
99
S2
100
S2
101
S2
102
S2
103
S2
104
S2
105
S2
106
S2
107
S2
108
S2
109
S2
110
S2
111
S2
112
S2
113
S2
114
S2
115
S2
116
S2
117
S2
118
S2
119
Pengumuman.
120
Pengumuman novel baru
121
Novel Terbaru.
122
Novel baru
123
Extra Part (Gibran)
124
Extra Part (Gibran)
125
Extra Part
126
Extra Part
127
Extra Part
128
Extra Part
129
Extra Part
130
Extra Part (Jelita)
131
Extra Part (Jelita)
132
Extra Part
133
Extra Part
134
Extra Part
135
Extra Part
136
Extra Part
137
Extra Part
138
Extra Part
139
Extra Part
140
Extra Part.
141
Extra Part
142
Extra Part (End)
143
Novel Baru
144
info
145
Shaqilla
146
Shaqilla
147
Shaqilla
148
Shaqilla
149
Shaqilla
150
Shaqilla
151
Shaqilla
152
Shaqilla
153
Shaqilla
154
Shaqilla
155
Shaqilla
156
Shaqilla
157
Shaqilla
158
Shaqilla
159
Shaqilla
160
Shaqilla
161
Shaqilla
162
Shaqilla
163
Shaqilla
164
Shaqilla
165
Shaqilla
166
Shaqilla
167
Shaqilla
168
Shaqilla
169
Shaqilla
170
Shaqilla
171
Shaqilla
172
Shaqilla
173
Shaqilla
174
Shaqilla
175
Shaqilla
176
Shaqilla
177
Shaqilla
178
Shaqilla
179
Shaqilla
180
Shaqilla
181
Shaqilla
182
Shaqilla
183
Shaqilla
184
Shaqilla
185
Shaqilla
186
Shaqilla
187
Shaqilla
188
Shaqilla
189
Shaqilla
190
Shaqilla
191
Shaqilla
192
Shaqilla
193
Shaqilla
194
Shaqilla
195
Sahqilla
196
Shaqilla
197
Shaqilla
198
Shaqilla
199
Shaqilla
200
Shaqilla
201
Shaqilla
202
Shaqilla
203
Shaqilla
204
Shaqilla
205
Shaqilla
206
Shaqilla
207
Shaqilla
208
Shaqilla
209
Shaqilla
210
Shaqilla
211
Shaqilla
212
Shaqilla
213
Shaqilla
214
Shaqilla
215
Nana & Dio
216
Nana & Dio
217
Shaqilla & Zayn
218
Shopping
219
Shopping 2
220
Dio & Nana
221
Perusuh
222
Perusuh
223
Berkumpul
224
Tiara
225
Wisuda
226
Berkumpul Keluarga
227
Rumah Baru
228
Rapat
229
Kehancuran Reno 1
230
Kehancuran Reno 2
231
Reno & Tiara
232
Nana & Dio
233
Shaqilla & Zayn
234
Akhir Reno & Tiara
235
Zayn yang posesif
236
Shaqilla & Zayn
237
Shaqilla & Zayn
238
Shaqilla & Zayn
239
Zayn & Shaqilla
240
Kebahagian Ganda
241
Disti
242
Akhir 'Tamat'
243
Promosi
244
New Novel
245
Novel New
246
New New
247
new
248
new
249
info
250
info
251
new
252
ALIRA Novel new
253
Novel Baru
254
new novel
255
new new novel
256
new novel
257
new new novel
258
promosi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!