Gibran masuk dan melihat Ayu yang sudah selesai berpakaian.
"Mas baru pulang? Maaf tak menyambut" Ucap Ayu tak enak.
"Tidak apa sayang, Mas mandi dulu ya" Balas Gibran lalu ia langsung masuk dan Ayu menyiapkan pakaian santai suami nya.
"Mas baju nya di tempat biasa , aku ke bawah dulu ya" Teriak Ayu pada Gibran yang berada di kamar mandi.
"Iya sayang" Balas Gibran teriak.
Ayu langsung turun dan langsung menuju ke ruang makan , disana sudah ada Ibu , Nadin dan Amanda yang sedang menata makanan.
"Maaf telat ya" Ucap Ayu tersenyum lembut.
"Tak apa sayang" Balas Ibu Yulia dengan tersenyum.
Lalu mereka menyelesaikan semua nya dan satu persatu manusia yang mungkin sudah kelaparan datang ke ruang makan.
"Wah lihatlah Nico kita pesta makanan" Ucap Tama dengan berbinar.
"Memalukan sekali kau Tam" Cibir Malik menyenggol tangan sahabat nya.
"Bilang saja kau pun sama Lik" Ucap Tama dengan kesal lalu ia duduk di sisi Nicolass.
Pranss dan Malik duduk berdampingan , Gibran duduk dekat dengan sang istri.
Mereka lalu mengambil makanannya masing-masing.
Tetapi tidak bagi Ayah dan Gibran , mereka di ambilkan oleh sang istri tercintanya.
"Aku akan pastikan kalian bahagia Ayu, jika Gibran menyakiti nya aku akan merebutnya dari mu" Batin seseorang
.
Mereka makan dengan lahap nya bahkan mereka sampai menambah karena saking laparnya.
Setelah selesai mereka berkumpul di halaman belakang dengan beberapa makanan ringan , minuman dan cake hasil Ayu dan yang lainnya.
"Wah Ayah ingin makan Cake lumer nya dong, Manda" Ucap Ayah Salim saat melihat Cake lumer yang sedang Amanda makan.
"Emmm ini enak banget, masakan siapa" Tanya Nicolass saat memakan makanan ringan buatan Nadin.
"Tuh buatan Nadin" Ucap Bu Yulia
"Wah enak sekali ini, kita bakal gendut kalau tiap hari makanan yang begini" Ucap Tama dengan mulut penuh makanan.
"Habiskan dulu baru bicara" Ucap Gibran sinis
Tama hanya terkekeh saja sedangkan yang lainnya tertawa.
"Oh iya besok weekend aku akan mengajak kalian berlibur ke pantai" Ucap Gibran santai.
"Acara apa ni?" Tanya Tama dan Nicolass
"Perayaan proyek gue dengan perusahaan PraGroup" Jawab Gibran bangga.
"Whatt gila lo , perusahaan lo udah gabung dengannya? makin melambung aja perusahaan lo dong" Ucap Tama dengan kaget.
"Iya dong, Gibran gitu" Balas Gibran tersenyum.
"Cih" Ucap Nico , Tama dan Malik dengan mendelik sebal.
Lagi-lagi Ayu tertawa melihat tingkah dari suami dan para sahabatnya.
Hari sudah semakin larut , mereka lalu melangkahkan kaki nya ke kamar masing-masing karena sudah sangat lelah.
Gibran dan Ayu mengganti pakaiannya bergantian.
Ayu keluar dengan baju tidur tipis yang membuat gairah Gibran menaik.
"Sayang , kau menggodaku" Bisik Gibran saat Ayu merebahkan tubuhnya di ranjang.
Tanpa aba-aba Gibran langsung mencium bibir Ayu dengan lembut , bahkan tangan Gibran sudah bergeliya di balik baju tidur istrinya.
Ayu seketika langsung melenguh saat tangan suaminya sudah berada tepat di dada nya.
Lalu mereka melalui malam yang sunyi dengan penuh kenikmatan surga dunia.
Ayu dan Gibran langsung tertidur dengan pulas nya karena kelelehan , bahkan Ayu dan Gibran belum sempat memakai pakaiannya kembali.
***
Weekend pun tiba , sudah dari tadi keluarga Wibawa bersiap bahkan Amanda dan Ayu sangat heboh menyiapkan barang-barang.
Mereka pergi dengan 3 mobil , Pranss , Malik , Ayu dan Gibran.
Sedangkan Amanda , Nadin , Tama dan Nicolass.
Mobil terakhir di isi dengan Tuan dan Nyonya Wibawa serta Gina dan Sopir.
Mobil beringan membelah jalanan yang lumayan agak padat karena hari weekend.
Mereka berencana akan ke Pantai yang dekat dengan Villa keluarga Nicolass , supaya tidak bingung untuk menginap.
Hampir 1 jam lebih mereka di perjalanan akhirnya mereka sampai di Villa.
Di belakang Villa terdapat Pantai yang sangat Indah dengan ke sejukan yang di miliki nya bahkan jarang sekali ada orang yang berlibur kesana.
Ayu , Amanda , Nadin dan Gina langsung berlari ke arah Pantai meninggalkan para lelaki dengan koper nya.
"Yah , Ibu juga gabung dengan anak-anak ya , kalian semua angkat koper para cewe ya" Ucap Bu Yulia dengan tersenyum senang.
"Hah kenapa jadi kita yang membawa semua ini" Gerutu Tama dengan malas.
Mau tak mau mereka akhirnya membawa semua koper para wanita lalu di letakan di Ruang Tamu sedangkan Gibran membawa koper Ayu ke kamarnya.
*
.
Setelah puas bermain di Pantai , para wanita pun masuk dan akan bersantai di gazebo belakang Villa dengan para lelaki.
"Ka Gina kita bertiga sekamar aja ya" Ajak Amanda yang di angguki Nadin.
"Baiklah Nona" Jawab Gina sopan.
"Tak perlu formal begitu Kak , ini bukan di kantor hehe" Ucap Amanda terkekeh.
Gina hanya tersenyum dan mengangguk saja.
***
Malam Hari.
Gibran dan sahabatnya sedang menyiapkan untuk BBQ'an , sedangkan para wanita baru selesai menyiapkan bahan untuk BBQ.
Ayah dan Ibu Gibran hanya tersenyum melihat ke kompakan anak-anak nya.
Tama dan Nico yang penuh ke usilan sedangkan Malik dan Pranss dengan Cool nya.
Gibran ? Jangan di tanya ia selalu menempel pada Ayu dimana pun.
"Ibu ini bakar sosis dan jagung" Ucap Ayu memberikan nampannya pada sang mertua.
"Terimakasih Nak" Jawab Ayah Salim hangat.
"Sama-sama Ayah" Ucap Ayu dan berlalu menghampiri Suaminya.
Mereka menikmati malam minggu tersebut dengan penuh canda dan tawa , bahkan mereka baru selesai dan istirahat hampir jam 02 dini hari.
Rencana nya besok sebelum jalan-jalan mereka akan berenang di Pantai , malam nya baru mereka akan pulang.
***
Pagi hari nya mereka langsung menuju ke arah Pantai.
Sedangkan Ibu dan Ayah Gibran hanya akan melihat di pinggir pantai.
Mereka memutuskan akan menaiki Banana boats di bagi 2 kelompok.
"Sayang apa kau tak takut?" Tanya Gibran saat akan menaiki Banana
"Tidak Mas , pasti ini seru , apalagi kan ada kamu yang jagain aku" Jawab Ayu tersenyum.
"Hah baiklah" Pasrah Gibran , pasalnya Gibran tidak ingin naik ia ingin mengajak Ayu berjalan santai di pinggir pantai.
"Aaaaaa ini seru" Teriak Amanda dengan bahagia.
Mereka tertawa di tengah permainan tersebut , bahkan mereka saling berbalapan.
Setelah puas mereka langsung bersiap untuk berbelanja.
"Apa kalian tidak capek?" Tanya Tama penasaran
"Tidak , bahkan ini yang kami tunggu" Jawab Amanda semangat.
"Yaudah kalian disini saja , biar kami para wanita saja yang pergi berbelanja" Ucap Ayu memberi usul.
"Tidak sayang , kami akan ikut kalau kami tak ikut siapa nanti yang akan menjaga kalian" Balas Gibran dengan khawatir.
"Bucin" Cibir Amanda
"Bukan bucin tapi takut terjadi apa-apa" Elak Gibran dengan cepat.
"Baiklah kami akan ikut" Putus Nico dan mereka hanya mengangguk.
Mereka bersiap terlebih dahulu sebelum berangkat.
"Ayo , sudah kumpul semua nya kan?" Tanya Ayu.
"Sudah kakak ipar , lets go" Jawab Amanda dengan sangat antusias
Lalu mereka membawa 2 mobil saja karena Ayah dan Ibu Gibran sudah pulang tadi siang , karena mereka akan pergi ke Negara A.
***
Sampai lah mereka di Mall tersebut dan langsung beranjak masuk.
"Kak ayo kita ke toko sana" Ajak Amanda pada Ayu.
"Baiklah" Balas Ayu
Lalu mereka masuk ke toko dan memilih beberapa pakaian.
Mereka belanja hampir 2 jam , bahkan para lelaki di buat kesal menunggu mereka belanja.
Mereka mampir ke Restoran terlebih dulu sebelum pulang dari berlibur nya.
***
2 Bulan Kemudian.
Sudah 2 bulan pernikahan Ayu dan Gibran , mereka melalui nya dengan bahagia.
Pagi ini Ayu tidak ikut memasak untuk sarapan pagi karena tubuhnya sangat lelah dan lemas.
Gibran sendiri sedang bersiap akan ke kantor karena mereka akan rapat untuk peninjauan proyek di Kota M.
"Sayang , Mas ke kantor dulu ya" Ucap Gibran mencium kening Ayu.
"Iya Mas hati-hati" Balas Ayu lemas.
"Nanti Ibu akan kesini membawa bubur" Ucap Gibran sebelum pergi keluar kamarnya.
Gibran sebenarnya enggan untuk pergi karena kepikiran dengan Ayu yang sakit.
Tetapi Ayu memaksa nya pergi karena ini rapat menyangkut proyek yang besar.
"Bu , titip Ayu ya" Ucap Gibran saat melihat Ibu nya ada di ruang makan.
"Iya Nak , nanti akan ibu panggilkan Dokter" Balas Bu Yulia.
Gibran mengangguk dan berlalu pergi karena Malik sudah menunggunya.
*
Bu Yulia dan Dokter masuk ke kamar Ayu.
"Sayang di periksa dulu ya" Ucap Bu Yulia dengan lembut.
Ayu mengangguk samar karena kepalanya sangat pusing.
Lalu Dokter memeriksa keadaan Ayu.
"Kapan terakhir anda datang bulan Nona?" Tanya Dokter
"Emm lupa Dok" Jawab Ayu pelan.
"Menurut saya sepertinya anda sedang Hamil Nona , untuk lebih lanjutnya lagi besok datanglah ke Rumah sakit" Ucap Dokter tersebut tersenyum.
"Hamil?" Ucap Ayu dan Bu Yulia dengan binar bahagia.
"Iya Nyonya" Jawab Dokter
"Kalau begitu saya permisi ya , Nona jangan kecapean dulu dan jangan lupa besok datanglah ke Rumah sakit" Ucap Dokter dan pamit untuk pulang.
Bu Yulia memeluk Ayu dengan senang , ia bahagia karena akan memiliki seorang Cucu.
"Sayang selamat ya , ahh Ibu senang sekali" Ucap Bu Yulia tersenyum lebar.
"Bu jangan beritahu dulu Mas Gibran ya , biar besok saja di beri tahu nya sekalian kita ke Rumah sakit" Ucap Ayu memohon.
"Baiklah, Nak" Balas Bu Yulia.
Ayah Salim sedang mengunjungi Perusahaan cabang yang ada di luar Negeri bersama dengan Pranss.
Sedangkan Amanda ia sudah mulai sibuk dengan Butiq nya yang ia kelola langsung dengan Nadin.
*
Senyuman tak luput di wajah tua Bu Yulia , ia sangat bahagia mendengar kabar kehamilan menantu yang ia sayangi.
"Bu" Panggil Gibran saat masuk
"Iya Nak" Ucap Bu Yulia
"Kenapa kayak sedang bahagia banget?" Tanya Gibran menghampiri Ibu nya duduk di ruang tamu.
"Tidak apa Nak, ohh iya kapan kamu akan ke Kota M?" Tanya balik Bu Yulia.
"Besok malam dengan Malik, Bu" Jawab Gibran.
"Oh iya kata Dokter , kamu harus membawa Ayu ke Rumah sakit besok pagi" Ucap Bu Yulia.
"Apaa sakit nya parah, Bu? Tadi di telpon katanya sudah mendingan" Balas Gibran dengan khawatir
Tanpa menunggu jawaban dari Ibu nya , Gibran langsung berlari ke kamar untuk melihat Istri nya.
Ceklek.
"Sayang?" Panggil Gibran saat tak melihat Ayu di ranjang.
"Aku disini, Mas" Jawab Ayu dari arah balkon.
.
.
.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 258 Episodes
Comments
Elisa Noviiana
apa aku yg soudzoun sama Gibran ya🤣🤣🤣
penasaran +deg"kan
2023-05-11
0
Arin
sy mlh ngga brni baca,bcany komen..tpi sy ttp sllu like thor
2023-03-03
0
Tetet Yonan
gibran gibran, bangke d tutup2in akhire kecium jg lho.
2022-02-21
0