Keesokan harinya, Kapal guild Serigala Isfahan berlabuh di Pelabuhan kota Granada, Provinsi Istanbul, Kerajaan Sirius yang terletak di pantai timur dan dekat perbatasan dengan Kerajaan Yakjud tersebut.
Pemandangan mengejutkan pertama yang Pangeran Regar Virmilion lihat di kota Granada itu adalah rumah sakit lapangan yang ada di mana-mana, namun kondisi kota sangat sepi.
“Apa-apaan ini!” gerutu Drake saat melihat pemandangan aneh didepan matanya itu.
“Jangan pedulikan pemandangan didepan mata kalian!” seru Jaxon pada anggota guild Serigala Isfahan yang baru keluar dari kapal itu. Jaxon berkata lagi, “Inilah kenyataan yang sesungguhnya. Perang itu kejam! Seperti yang kalian lihat, kota ini adalah camp penampungan anggota guild yang terluka dirawat, sekaligus benteng pertahanan kita para guild yang datang dari luar Kerajaan Sirius. Sekarang ikuti aku, kita akan melapor pada Gubernur Provinsi Istanbul menanyakan kemana kita ditempatkan!”
Pangeran Regar dan anggota guild Serigala Isfahan lainnya kemudian mengikuti Jaxon menyisiri jalan kota yang dipenuhi orang-orang yang terluka dengan wajah pucat dan memancarkan wajah yang tak memiliki gairah hidup lagi.
“Aku jadi takut!” bisik Alfira memegang tangan Noella. Seketika semangatnya yang menggebu-gebu saat masih di kota Isfahan dulu, lansung turun ketitik terendah.
“Jangan takut Alfira, aku akan menjagamu nanti!” seru Noella menyemangatinya.
Drake yang tak pernah diam itu, seketika berubah menjadi pendiam. Mulutnya kini terkunci, ia tak menyangka belum juga memulai pertempuran, sudah disuguhkan pemandangan yang mengerikan.
Pangeran Regar Virmilion yang tampak tenang, karena dulu ia telah menerima teori tentang kekejaman saat perang itu dari Setiawan dulu.
Malah Regar berpendapat, ini belum seberapa seperti yang diceritakan oleh Setiawan. Dimana di dunia asalnya, jauh lebih kejam dari ini juga.
“Regar kau tampak tenang?” tanya William yang merupakan Swordman pendiam itu. Ia penasaran dengan sikap tenang, yang ditunjukkan oleh Regar. Padahal yang lainnya sudah tak semangat lagi.
“Hahaha ... Aku juga takut sebenarnya. Namun, saat latihan dulu aku digembleng sangat keras, sehingga mentalku sedikit lebih kuat dari kalian!” jawab Regar.
“Pantaslah sewaktu kau dibully saat di restoran di kota Isfahan dulu, kau tetap tenang. Seakan-akan tak takut pada kami,” kata William. Terjawab sudah rasa penasarannya selama ini.
“Saat kau terdesak, tetap cobalah untuk tenang. Karena dengan begitu kau bisa mencari solusinya, kalau kau panik! Ya, habislah dirimu!” kata Regar lagi memberikan masukan pada William.
“Terima kasih! Akan kuingat kata-katamu itu!” sahut William.
Hingga akhirnya mereka sampai juga di gedung gubernur Provinsi Istanbul itu.
***
“Selamat datang para Swordman dan Archer hebat dari Kerajaan Akkadia. Kami sangat tersanjung atas kerelaan hati kalian yang mau membantu saudara jauh ini,” kata Darian Celestine, gubernur Provinsi Istanbul, yang juga Pangeran kedua, Kerajaan Sirius itu.
“Saudara apaan! Kami datang karena dibayar kok!” gerutu Drake mendengar pidato gubernur Provinsi Istanbul itu.
“Saudara kitalah! Kan, adiknya itu tunangannya Pangeran terkutuk hehehe!” sahut seorang Swordman yang berdiri dekat mereka.
“Betul juga, ya! Baru ingat aku kalau kita memiliki Pangeran terkutuk ckckckx!” Drake ikutan tertawa mendengarnya.
“Tapi, kayaknya dia itu tampan deh,” sahut Alfira. Kemudian berkata lagi, “Bayangkan saja! Rambutnya hitam dan mata hitam hmmn, mungkin ganteng bingitttt!”
“Lebay sekali kau ini!” sahut Drake lagi. “Dia itu mirip Goblin tahu! Makanya dia disebut Pangeran terkutuk!” ejek Drake lagi.
“Saya rasa Pangeran terkutuk itu tampan kok, walaupun bentuknya sedikit berbeda,” timpal Swordman itu lagi. Kemudian berkata, “Apa kalian tak melihat kakak pertamanya, Pangeran Ackerley Virmilion?”
“Iya, dia sangat tampan!” sela Noella ikut bergabung dengan pembicaraan mereka.
“Iya juga, ya! Tinggal bayangkan saja Ackerley berambut hitam dan mata hitam!” kata Drake. “Sial dia tetap tampan!” gerutunya lagi.
Regar yang mendengar pembicaraan mereka, senyum-senyum sendiri dibalik masker itu. Karena merasa lucu, orang yang mereka bicarakan padahal ada di depan mereka.
***
Pangeran Darian Celestine selesai berpidato, hingga akhirnya dia membacakan lokasi dimana para guid ditempatkan.
“Guild Serigala Isfahan akan menjaga Pos benteng 77 dekat kota Cordova, bagian tengah Provinsi Istanbul ini,” kata Darian Celestine.
“Shukurlah, kita ditempatkan pada titik teraman,” kata Jaxon setelah mendengar perkataan Pangeran Darian Celestine tadi.
Mendengar ucapan Jaxon itu, para anggota guild Serigala Isfahan ikutan bernafas lega. Kini mereka tak mau bernasib sama dengan para Swordman dan Archer yang tergeletak di rumah sakit lapangan yang terletak dimana-mana di kota Granada ini.
***
“Baiklah kita semua akan menerima kuda di camp militer luar kota. Dari sana kita akan melanjutkan perjalanan ke kota Cordova. Saya tekankan lagi, bawa barang seperlunya saja,” kata Jaxon selaku pemimpin rombongan guild Serigala Isfahan itu.
“Untunglah kita naik kuda. Tadi kukira akan berjalan kaki kesana!” seru Drake.
“Berapa hari baru sampai kalau berjalan kaki begitu?” tanya Noella membayangkan letihnya nanti jika sempat berjalan kaki.
“Kita saja dari desa Nazareth naik kereta kuda butuh dua hari. Ini bisa seminggu mungkin,” sahut Alfira.
“Alamak jauhnya!” sahut Drake lagi.
***
Sesampainya di camp militer. Di sana terdapat jejeran ribuan kuda yang diimpor dari berbagai belahan penjuru daratan Latinesia itu.
“Aku pilih kuda putih ini, kelihatan cantik sekali,” kata Noella.
“Aku juga kuda putih, biar kita sama!” Drake ikutan memilih kuda berwarna Putih.
Regar memilih Kuda berwarna hitam pekat, karena tampak kuda yang satu ini, lain daripada yang lain. Samalah seperti dirinya juga.
Setelah selesai memilih kuda masing-masing. Jaxon dan Alice lansung mengajak semua anggota guild Serigala Isfahan bergerak menuju kota Cordova.
Bersambung ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 108 Episodes
Comments
Crisna
kirain es teler 77
2023-02-18
0
Thoriq hafiz alfarisi Hafiz
semangat
2023-02-17
0
Akbar Darmendra
Itu Mc sudah punya cincin atau tempat penyimpanan barang atau blum Thor.. kan repot kalau ga punya..🙏🙏🙏
2022-08-13
0