Part 18 : Sia-sia

“Awhh, pelan-pelan!”

“Maaf, Tuan Putri.”

Sekarang semuanya berkumpul di kamar Bianca, dengan Bianca yang sedang di obati oleh tabib. Pukulan dari Tania memang tidak main-main.

Tania sedari tadi menunduk dengan memegang tangan Oberon di sebelahnya, sementara Raja Atlas dan Ratu Miranda sudah menatapnya tajam.

“Berhenti menatapnya seperti itu!” Suara dingin Oberon membuat Raja Atlas dan Ratu Miranda menghembuskan nafasnya kasar, berusaha meredam emosi yang siap mereka keluarkan untuk Tania.

“Tania, apa kau sengaja menghajar adikmu seperti itu?” Tanya Ratu Miranda dengan nada rendah, jelas seolah meredam amarahnya.

Tania dengan cepat menggeleng, “Bianca saja yang tidak bisa menangkis serangan ku, aku benar-benar tidak sengaja, Oberon pun melihatnya, benar bukan?” Tanya Tania polos dengan menghadap Oberon, ia yakin pasti Oberon akan meng-iyakan apapun yang dikatakannya.

Oberon mengangguk, “Putri Bianca saja yang terlalu lemah untuk melawan Putri Tania.” Ucapnya santai, namun kata-katanya benar-benar menusuk bagi Bianca.

Lemah? Jika aku gunakan sihir ku pasti Tania sudah terkapar lemah! Batinnya kesal.

“Bianca, kenapa kau tidak bisa melawan Tania yang baru belajar satu hari?” Tanya Raja Atlas bingung, Bianca menggeleng, “Aku tidak tau, mungkin karena aku sudah lama tidak latihan.” Sebenarnya Bianca memang mengakui kemampuan beladiri Tania memang kuat, tapi dia tidak ingin mengaku lemah.

“Dan, Tania. Jika Bianca sudah tidak bisa melawan kenapa kau masih melawannya?”

“Hmm, ku pikir dia masih bisa melawan. Karena tidak mungkin rasanya Bianca terlalu lemah melawan ku.” Dari ucapan Tania jelas ada rasa mengejek yang di ucapannya.

“Sudahlah, tidak apa-apa. Hmm, bisakah kalian keluar? Aku ingin istirahat.” Ucap Bianca setelah tabib selesai mengobatinya, jika pembicaraan dilanjutkan pasti ia akan menjadi pihak yang terasa lemah.

“Baiklah, semoga kau cepat sembuh, adik.” Ucap Tania lembut dan tersenyum manis, ia keluar kamar Bianca diikuti Oberon.

Lelah sekali rasanya aku melakukan drama. Batin Tania.

Namun ada yang di takutkan Tania saat ini, yaitu Oberon.

“Oberon.” Panggilnya.

“Kenapa, hm?” Tanyanya lembut.

“Umm, itu. Apa menurutmu tadi aku keterlaluan pada Bianca?” Tanyanya, Tania takut jika nanti Oberon ilfeel padanya karena terlalu keras pada Bianca tadi.

Oberon sendiri memang merasa Tania seperti sedikit... Sengaja? Namun ia tetap tutup mata atas apa yang dilihatnya sendiri. Lagipula kalaupun Tania sengaja mungkin ada alasannya bukan?

“Tidak, Putri Bianca saja yang mungkin memang kurang latihan, bukan salahmu.” Ucapnya lembut, tangannya terulur mengusap lembut rambut Tania yang sekarang di gerai, ia tidak ingin membuat Tania terasa tersudut kan.

“Aku benar-benar takjub pada bela dirimu yang sudah jauh meningkat. Kau tidak terlihat seperti orang yang baru belajar beladiri.” Puji Oberon.

Tentu saja, sejak tamat SMA Orion sudah mengajarkan ku segala macam bela diri. Batinnya.

“Kau bisa saja, apa artinya aku bisa dengan cepat belajar sihir?” Tanyanya, Oberon mengangguk, “Tidak sampai seminggu lagi mungkin kau sudah bisa.”

Tania tersenyum mendengarnya, ia tidak sabar ingin cepat-cepat belajar sihir.

“Tapi jangan berlatih terlalu keras, ingat minggu depan pertunangan kita.” Lanjut Oberon. Tania mengangguk mengiyakan, ia baru ingat jika akan bertunangan dengan Oberon.

Sekarang ada satu hal yang ada di pikirannya,

Kapan aku mengatakan ingatanku kembali? Batinnya, ia yakin reaksi Oberon pasti akan panik, atau mungkin terkejut? Entahlah tapi Tania tidak sabar ingin melihatnya.

Tania sampai di kamarnya, tak lama Oberon menyuguhkan segelas air berwarna seperti teh padanya.

“Apa ini?” Tanyanya bingung.

“Itu salah satu obat agar ingatanmu segera kembali, tabib yang kemarin meninggal mengatakannya padaku.” Jawab Oberon, Tania semakin menyerngit, kenapa tidak dari awal saja.

Ahh, aku ingat. Ini pasti minuman berisi obat untuk mencegah ingatanku kemarin. Maaf Oberon, usahamu sia-sia, haha..Batin Tania. Tentu saja, sebab ia tak hilang ingatan sama sekali, tentu obat ini sia-sia.

Terpopuler

Comments

🍁Ang💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪③❣️

🍁Ang💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪③❣️

𝓽𝓾𝓱𝓱 𝓴𝓪𝓷𝓷𝓷 𝓽𝓲𝓽𝓪𝓷𝓲𝓪 𝓷𝓰𝓮𝓻𝓳𝓪𝓲𝓷 𝓼𝓪𝓷𝓰 𝓹𝓪𝓷𝓰𝓮𝓻𝓪𝓷👑👑 🤣🤣🤣🤣

2025-02-26

0

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

Tania jujur aja kasihan raja Oberon nya th 😅😅

2025-01-31

0

٭ 𝕰𝖑𝖑𝖊 ٭ ᵉᶠ ​᭄

٭ 𝕰𝖑𝖑𝖊 ٭ ᵉᶠ ​᭄

jujur aja nia, pasti oberan juga senang karna nia sekarang udh bener² cinta sama oberon

2025-01-20

1

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Part 1 : Bertransmigrasi
3 Part 2 : Balas Dendam
4 Part 3 : Raja Oberon
5 Part 4 : Calon suami?
6 Part 5 : Pembelaan
7 Part 6 : Corvus
8 Part 7 : Satu Ranjang
9 Part 8 : Kabar Mengejutkan
10 Part 9 : Harusnya
11 Part 10 : Perjodohan
12 Part 11 : Pertemuan (Flashback)
13 Part 12 : Kebencian (Flashback 2)
14 Part 13 : Berbohong?
15 Part 14 : Mencegah ingatan Tania kembali
16 Part 15 : Kebahagiaan lain
17 Part 16 : Latihan
18 Part 17 : Latihan dengan Bianca
19 Part 18 : Sia-sia
20 Part 19 : Arti 'Kebahagiaan Lain'
21 Part 20 : Janus??
22 Part 21 : Rencana
23 Part 22 : The Incident
24 Part 23 : Tertunda
25 Part 24 : ingatan Tania kembali
26 Part 25 : Berubah
27 Part 26 : My Queen
28 Part 27 : Balas dendam
29 Part 28 : Tak Berperasaan
30 Part 29 : Basa basi
31 Part 30 : Pertunangan
32 Part 31 : Mempermalukan Bianca
33 Part 32 : 'Dia' dan Rencana
34 Part 33 : Jebakan
35 Part 34 : •••
36 Part 35 : Adik Kesayangan
37 Part 36 : Surat
38 Part 37 : Rahasia Ratu Miranda
39 Part 38 : Baru Sedikit
40 Part 39 : Tersiksa terlebih dahulu
41 Part 40 : Bantuan
42 Part 41 : Puas
43 Part 42 : Gembel:)
44 Part 43 : Kejutannya
45 Part 44 : Menjadi Selir
46 Part 45 : Teringat
47 Part 46 : Ngidam
48 Part 47 : Eksekusi ala Queen Mafia Corvus
49 Part 48 : Tidak lama lagi?
50 Part 49 : Tidak Rewel
51 Part 50 : Berbagai Bahaya yang Mengancamnya
52 Part 51 : Jika Masih Bisa
53 Part 52 : Hama
54 Part 53 : Bertindak
55 Part 54 : Bunga
56 Part 55 : Kucing
57 Part 56 : Orang ketiga
58 Part 57 : Terungkap
59 Part 58 : Dia sudah mati
60 Part 59 : Sementara
61 Part 60 : 50 Cambukan
62 Part 61 : Tikus Percobaan
63 Part 62 : Good bye, Bianca
64 Part 63 : Rencana Miranda
65 Part 64 : Goodbye Raja Atlas
66 Part 65 : Permainan Selesai
67 Part 66 : Permainan baru?
68 Part 67 : Leo or Ariel?
69 Part 68 : Ara and Carina
70 Part 69 : Harapan
71 Part 70 : Tentang Oberon
72 Part 71 : Hari Pernikahan
73 Part 72 : Archer?
74 Part 73 : Akhir
75 Part 74 : Epilog
76 HALOOO
Episodes

Updated 76 Episodes

1
Prolog
2
Part 1 : Bertransmigrasi
3
Part 2 : Balas Dendam
4
Part 3 : Raja Oberon
5
Part 4 : Calon suami?
6
Part 5 : Pembelaan
7
Part 6 : Corvus
8
Part 7 : Satu Ranjang
9
Part 8 : Kabar Mengejutkan
10
Part 9 : Harusnya
11
Part 10 : Perjodohan
12
Part 11 : Pertemuan (Flashback)
13
Part 12 : Kebencian (Flashback 2)
14
Part 13 : Berbohong?
15
Part 14 : Mencegah ingatan Tania kembali
16
Part 15 : Kebahagiaan lain
17
Part 16 : Latihan
18
Part 17 : Latihan dengan Bianca
19
Part 18 : Sia-sia
20
Part 19 : Arti 'Kebahagiaan Lain'
21
Part 20 : Janus??
22
Part 21 : Rencana
23
Part 22 : The Incident
24
Part 23 : Tertunda
25
Part 24 : ingatan Tania kembali
26
Part 25 : Berubah
27
Part 26 : My Queen
28
Part 27 : Balas dendam
29
Part 28 : Tak Berperasaan
30
Part 29 : Basa basi
31
Part 30 : Pertunangan
32
Part 31 : Mempermalukan Bianca
33
Part 32 : 'Dia' dan Rencana
34
Part 33 : Jebakan
35
Part 34 : •••
36
Part 35 : Adik Kesayangan
37
Part 36 : Surat
38
Part 37 : Rahasia Ratu Miranda
39
Part 38 : Baru Sedikit
40
Part 39 : Tersiksa terlebih dahulu
41
Part 40 : Bantuan
42
Part 41 : Puas
43
Part 42 : Gembel:)
44
Part 43 : Kejutannya
45
Part 44 : Menjadi Selir
46
Part 45 : Teringat
47
Part 46 : Ngidam
48
Part 47 : Eksekusi ala Queen Mafia Corvus
49
Part 48 : Tidak lama lagi?
50
Part 49 : Tidak Rewel
51
Part 50 : Berbagai Bahaya yang Mengancamnya
52
Part 51 : Jika Masih Bisa
53
Part 52 : Hama
54
Part 53 : Bertindak
55
Part 54 : Bunga
56
Part 55 : Kucing
57
Part 56 : Orang ketiga
58
Part 57 : Terungkap
59
Part 58 : Dia sudah mati
60
Part 59 : Sementara
61
Part 60 : 50 Cambukan
62
Part 61 : Tikus Percobaan
63
Part 62 : Good bye, Bianca
64
Part 63 : Rencana Miranda
65
Part 64 : Goodbye Raja Atlas
66
Part 65 : Permainan Selesai
67
Part 66 : Permainan baru?
68
Part 67 : Leo or Ariel?
69
Part 68 : Ara and Carina
70
Part 69 : Harapan
71
Part 70 : Tentang Oberon
72
Part 71 : Hari Pernikahan
73
Part 72 : Archer?
74
Part 73 : Akhir
75
Part 74 : Epilog
76
HALOOO

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!