Part 10 : Perjodohan

Siang ini, semua keluarga Kerajaan Dalbert kecuali kedua selir Raja berkumpul di ruangan utama istana. Selir Elara dan Selir Larissa harus mengerjakan pekerjaan mereka sebagai bendaharawan kerajaan. Dan jangan lupakan kehadiran Raja Oberon yang selalu bersama Putri Tania sejak ia datang.

Raja Atlas duduk di singgasana kebesarannya bersama Ratu Miranda di sampingnya. Sementara Putri Bianca duduk berhadapan dengan Raja Oberon dan Putri Tania.

“Apa yang ingin Anda bicarakan, Raja Atlas?” Tanya Oberon langsung.

“Ini tentang hubungan kau dan Putri Tania.” Jawab Raja Atlas, “Apa lagi yang ingin dibicarakan? Hubunganku dengan Tania sudah jelas.” Ucap Raja Oberon dingin.

“Raja Oberon, sampai saat ini Tania belum mengatakan ia menerima perjodohan yang kau ajukan itu.” Ucap Raja Atlas, ia beralih menatap Tania yang sedari tadi diam, “Jadi Tania, apa kau menerima perjodohan yang sudah berlangsung sejak dua tahun ini?” Lanjutnya.

Tanpa ragu, Tania mengangguk, “Tentu saja aku menerima perjodohan ini.” Ucapnya mantap. Tania tidak ingin mengambil resiko, jika ia terus menolak seperti yang Putri Tania lakukan sebelumnya, bagaimana jika Raja Oberon menyerah? Lalu di jodohkan dengan Putri Bianca ataupun Putri kerajaan lain. Jelas Tania tidak mau itu terjadi.

“Tania, apa kau yakin menjawab sekarang? Perjodohan ini masih bisa berlanjut jika ingatanmu telah sembuh.” Tawar Ratu Miranda.

Putri Bianca pun mengangguk, “lebih baik kita menunggu sampai kau sembuh. Sebab sejak dulu kau selalu me—“

“Jika Tania berkata ia berarti sudah jelas!” Ucap Oberon memotong dengan suara dinginnya. Putri Bianca dan Ratu Miranda mengangguk, tidak ingin mengambil resiko.

Oberon benar-benar bisa mengendalikan suasana. Batin Tania, ia merasakan jika setiap Oberon marah maka otomatis udara akan terasa lebih dingin.

“Baiklah, jika sudah jelas. Kapan kalian akan melangsungkan pernikahan atau pertunangan terlebih dahulu?” Tanya Raja Atlas. Bianca yang telinganya sudah panaspun beranjak dari duduknya.

“Semuanya, aku kurang enak badan, aku akan kembali ke kamarku.” Ucapnya. Ratu Miranda menyerngit, “Kau sakit, Bianca?” Tanyanya khawatir.

Bianca menggeleng, “Sepertinya hanya kelelahan, ibu.”

“Pergi saja, lagipula kehadiranmu tidak dibutuhkan di sini.” Ucap Tania santai, Raja Atlas yang mendengarnya menggeram tertahan, “Tania..” Ucapnya dengan suara rendah.

“Apa? Benar bukan?” Tanya Tania menghadap Raja Oberon, Oberon langsung mengangguk mengiyakan.

“Hmm, kalau begitu aku permisi.” Putri Bianca segera menuju kamarnya dengan terus mengucapkan sumpah serapah yang ditujukan pada Tania.

Lihat saja, Tania. Jika Raja Oberon sudah kembali ke kerajaan Corvus, akan ku siksa kau. Batinnya.

“Jadi, Raja Oberon. Apa kalian akan bertunangan terlebih dahulu atau langsung menikah?” Tanya Raja Atlas lagi. Oberon beralih menatap Tania, “Semua tergantung keputusan Putri Tania.”

Tania tersenyum, “Lebih baik kita bertunangan lebih dulu.” Ucapnya. Oberon menyerngit, “Jika boleh tau, kenapa?” Tanyanya, jujur saja Oberon sangat ingin langsung menikah dengan Tania.

“Karena aku ingin kita menikah di Kerajaan Corvus.” Jawab Tania.

Sebenarnya karena aku ingin menghabisi mereka semua terlebih dahulu. Ucapnya dalam hati, Tania tidak boleh melupakan tujuan utamanya untuk balas dendam.

Oberon tersenyum mendengarnya, “Baiklah, 1 minggu lagi kita akan bertunangan.” Tania mengangguk, “Tapi, apa kau tidak sibuk nanti jika kau terlalu lama disini?” Tanyanya.

Oberon menggeleng, “Tidak, ada orang kepercayaanku yang selalu memimpin jika aku keluar istana.”

Entah kenapa, tiba-tiba aku teringat Leo. Batin Tania.

“Kalau begitu, aku akan mempersiapkan pertunangan kalian. Sekarang ada yang perlu aku urus.” Raja Atlas berdiri dari singgasananya, berlalu pergi diikuti Ratu Miranda.

“Oberon, temani aku ke taman istana, ada yang ingin aku tanyakan.” Ajak Tania, Oberon mengangguk, mereka menuju ke taman istana.

Oberon dan Tania duduk di kursi taman, dihadapan mereka ada bunga-bunga indah yang saat ini sedang mekar dan sangat enak di pandang.

“Apa yang ingin kau tanyakan?” Tanya Oberon, “Hmm, bisa kau ceritakan bagaimana pertemuan pertama kita dan awal ketika kau mengajukan perjodohan ini?” sebenarnya Tania sudah tau, tapi ia ingin mendengar bagaimana versi Oberon. Apa ia akan jujur atau mengarang cerita.

Oberon berfikir sebentar, kemudian dia mengingat saat pertama bertemu Tania dulu.

2 tahun yang lalu...

Terpopuler

Comments

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

raja Oberon mending jujur sama putri Tania

2025-01-31

2

mecca

mecca

apakah raja oberon jg seperti tania ya dr jaman moderen thor ..

2025-02-25

0

🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️

🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️

𝚊𝚜𝚎𝚔𝚔𝚔 𝚏𝚕𝚊𝚜𝚎

2025-02-25

1

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Part 1 : Bertransmigrasi
3 Part 2 : Balas Dendam
4 Part 3 : Raja Oberon
5 Part 4 : Calon suami?
6 Part 5 : Pembelaan
7 Part 6 : Corvus
8 Part 7 : Satu Ranjang
9 Part 8 : Kabar Mengejutkan
10 Part 9 : Harusnya
11 Part 10 : Perjodohan
12 Part 11 : Pertemuan (Flashback)
13 Part 12 : Kebencian (Flashback 2)
14 Part 13 : Berbohong?
15 Part 14 : Mencegah ingatan Tania kembali
16 Part 15 : Kebahagiaan lain
17 Part 16 : Latihan
18 Part 17 : Latihan dengan Bianca
19 Part 18 : Sia-sia
20 Part 19 : Arti 'Kebahagiaan Lain'
21 Part 20 : Janus??
22 Part 21 : Rencana
23 Part 22 : The Incident
24 Part 23 : Tertunda
25 Part 24 : ingatan Tania kembali
26 Part 25 : Berubah
27 Part 26 : My Queen
28 Part 27 : Balas dendam
29 Part 28 : Tak Berperasaan
30 Part 29 : Basa basi
31 Part 30 : Pertunangan
32 Part 31 : Mempermalukan Bianca
33 Part 32 : 'Dia' dan Rencana
34 Part 33 : Jebakan
35 Part 34 : •••
36 Part 35 : Adik Kesayangan
37 Part 36 : Surat
38 Part 37 : Rahasia Ratu Miranda
39 Part 38 : Baru Sedikit
40 Part 39 : Tersiksa terlebih dahulu
41 Part 40 : Bantuan
42 Part 41 : Puas
43 Part 42 : Gembel:)
44 Part 43 : Kejutannya
45 Part 44 : Menjadi Selir
46 Part 45 : Teringat
47 Part 46 : Ngidam
48 Part 47 : Eksekusi ala Queen Mafia Corvus
49 Part 48 : Tidak lama lagi?
50 Part 49 : Tidak Rewel
51 Part 50 : Berbagai Bahaya yang Mengancamnya
52 Part 51 : Jika Masih Bisa
53 Part 52 : Hama
54 Part 53 : Bertindak
55 Part 54 : Bunga
56 Part 55 : Kucing
57 Part 56 : Orang ketiga
58 Part 57 : Terungkap
59 Part 58 : Dia sudah mati
60 Part 59 : Sementara
61 Part 60 : 50 Cambukan
62 Part 61 : Tikus Percobaan
63 Part 62 : Good bye, Bianca
64 Part 63 : Rencana Miranda
65 Part 64 : Goodbye Raja Atlas
66 Part 65 : Permainan Selesai
67 Part 66 : Permainan baru?
68 Part 67 : Leo or Ariel?
69 Part 68 : Ara and Carina
70 Part 69 : Harapan
71 Part 70 : Tentang Oberon
72 Part 71 : Hari Pernikahan
73 Part 72 : Archer?
74 Part 73 : Akhir
75 Part 74 : Epilog
76 HALOOO
Episodes

Updated 76 Episodes

1
Prolog
2
Part 1 : Bertransmigrasi
3
Part 2 : Balas Dendam
4
Part 3 : Raja Oberon
5
Part 4 : Calon suami?
6
Part 5 : Pembelaan
7
Part 6 : Corvus
8
Part 7 : Satu Ranjang
9
Part 8 : Kabar Mengejutkan
10
Part 9 : Harusnya
11
Part 10 : Perjodohan
12
Part 11 : Pertemuan (Flashback)
13
Part 12 : Kebencian (Flashback 2)
14
Part 13 : Berbohong?
15
Part 14 : Mencegah ingatan Tania kembali
16
Part 15 : Kebahagiaan lain
17
Part 16 : Latihan
18
Part 17 : Latihan dengan Bianca
19
Part 18 : Sia-sia
20
Part 19 : Arti 'Kebahagiaan Lain'
21
Part 20 : Janus??
22
Part 21 : Rencana
23
Part 22 : The Incident
24
Part 23 : Tertunda
25
Part 24 : ingatan Tania kembali
26
Part 25 : Berubah
27
Part 26 : My Queen
28
Part 27 : Balas dendam
29
Part 28 : Tak Berperasaan
30
Part 29 : Basa basi
31
Part 30 : Pertunangan
32
Part 31 : Mempermalukan Bianca
33
Part 32 : 'Dia' dan Rencana
34
Part 33 : Jebakan
35
Part 34 : •••
36
Part 35 : Adik Kesayangan
37
Part 36 : Surat
38
Part 37 : Rahasia Ratu Miranda
39
Part 38 : Baru Sedikit
40
Part 39 : Tersiksa terlebih dahulu
41
Part 40 : Bantuan
42
Part 41 : Puas
43
Part 42 : Gembel:)
44
Part 43 : Kejutannya
45
Part 44 : Menjadi Selir
46
Part 45 : Teringat
47
Part 46 : Ngidam
48
Part 47 : Eksekusi ala Queen Mafia Corvus
49
Part 48 : Tidak lama lagi?
50
Part 49 : Tidak Rewel
51
Part 50 : Berbagai Bahaya yang Mengancamnya
52
Part 51 : Jika Masih Bisa
53
Part 52 : Hama
54
Part 53 : Bertindak
55
Part 54 : Bunga
56
Part 55 : Kucing
57
Part 56 : Orang ketiga
58
Part 57 : Terungkap
59
Part 58 : Dia sudah mati
60
Part 59 : Sementara
61
Part 60 : 50 Cambukan
62
Part 61 : Tikus Percobaan
63
Part 62 : Good bye, Bianca
64
Part 63 : Rencana Miranda
65
Part 64 : Goodbye Raja Atlas
66
Part 65 : Permainan Selesai
67
Part 66 : Permainan baru?
68
Part 67 : Leo or Ariel?
69
Part 68 : Ara and Carina
70
Part 69 : Harapan
71
Part 70 : Tentang Oberon
72
Part 71 : Hari Pernikahan
73
Part 72 : Archer?
74
Part 73 : Akhir
75
Part 74 : Epilog
76
HALOOO

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!