Part 6 : Corvus

“Oh, ya. Kalau aku boleh tau, apa kau akan pergi ke sebuah acara? Kenapa riasan wajahmu begitu tebal seperti wanita penggoda?”

“TITANIA!” Bentak Raja Atlas.

“KUBILANG JANGAN MEMBENTAKNYA!” Bentak Raja Oberon keras, Raja Atlas menggeleng, “Tapi kata-katamu keterlaluan, Tania!”

“Sudahlah ayah, tidak apa apa.” Ucap Putri Bianca dengan wajah sedihnya, “Tania, sebagai Putri Raja tentu kita harus memakai riasan dan pakaian yang cocok.” Lanjutnya.

Ratu Miranda mengangguk, “Kau juga, Tania. Sesekali pakailah riasan, apalagi kita kedatangan tamu, Raja Oberon. Kita harus menjaga penampilan.” Terselip sindiran dari ucapan Ratu Miranda, jelas saja Tania tidak memakai riasan apapun, namun tak dapat dipungkiri wajahnya yang memang cantik tanpa memakai riasan.

Ck, aku akan seperti bidadari jika memakai make up. Batin Tania mencibir.

“Apa yang Tania katakan benar, Putri Bianca memakai riasan terlalu tebal apalagi setiap aku kemari.” Sangkal Raja Oberon.

Senang sekali Orion— ah Oberon selalu membelaku. Ucap Tania dalam hati.

“Oberon, apa menurutmu aku harus memakai riasan?” Tanya Tania dengan wajah polosnya. Membuat Ratu Miranda dan Putri Bianca berdecih dalam hati.

Jika Tania tidak lupa ingatan, dia tidak akan dekat dengan Raja Oberon! Batin Bianca kesal.

“Terserah. Tanpa memakai riasan pun kau selalu cantik dimataku.” Jawab Oberon lembut, ia yakin Jika Tania memakai riasan wajahnya akan sangat cantik, dan kecantikan Tania akan menjadi tontonan seluruh warga istana, tentu Oberon tidak mau itu terjadi.

“Tania, jangan memanggil Raja Oberon dengan namanya, kau tidak sopan.” Tegur Ratu Miranda.

“Biarkan saja.” Ucap Oberon dingin.

Haha.., terus saja menegurku. Oberon akan selalu memarahi kalian. Batin Tania tertawa. Sepertinya Oberon bisa membantunya untuk balas dendam.

“Tania, semoga kau cepat sembuh dan ingatanmu kembali. Kami ada pekerjaan lain, dan Raja Oberon Maaf jika Putri Tania mengusir dan membentakmu la—“ Ucapan Raja Atlas terpotong oleh suara Oberon.

“Silahkan keluar!” Ucap Oberon dingin, ia tidak mau mendengar kelanjutan ucapan Raja Atlas.

Mereka bertiga keluar dari kamar Putri Tania, tinggal Tania dan Oberon. Oberon kembali menusap kepala Tania lembut, “Sekarang lebih baik kau istirahat.” Ucapnya lembut.

Tania mengangguk, ia ingin memejamkan mata namun teringat satu hal, “Oberon.” Panggilnya.

“Kenapa, hm?” Oberon masih lanjut dengan kegiatannya.

“Ayahku tadi bilang maaf jika aku mengusir dan membentakmu, kapan aku mengusirmu?” Tanya Tania. Sebenarnya ia hanya ingin mengerjai Oberon sedikit, tentu ia tau kalau Putri Tania sering membentak, mengusir dan menjauhi Raja Oberon.

“Hmm, jika kau marah kau pernah membentakku.” Jawab Oberon, ia tidak tau akan menjawab apa.

Tidak mungkin kuceritakan karna kau membenciku. Batin Oberon.

“Benarkah? Ah maafkan aku.” Ucap Tania dengan wajah ‘sok' bersalahnya.

“Tidak apa-apa, jangan dipikirkan. Sekarang kau istirahat.” Tania menurut, ia memejamkan matanya, namun beberapa detik kembali terbuka.

“Kenapa?” Tanya Oberon.

“Apa nama kerajaanmu?” Tiba-tiba Tania ingin menanyakan itu, ingatan tentang Oberon sepertinya sudah lengkap, namun Tania tidak tau apa nama Kerajaan Oberon.

“Kerajaan Corvus.” Jawab Oberon. Tania membulatkan matanya, Corvus? Kenapa namanya sama dengan nama Mafia Orion? Batin Tania.

“Kenapa?” Tanya Oberon, sebab ia melihat reaksi Tania seperti orang terkejut.

Tania menggeleng, “Tidak, nama kerajaanmu bagus. Artinya burung gagak bukan? Sangat bagus, aku menyukainya.” Ucap Tania tersenyum.

Seakan menular, Oberon juga ikut tersenyum, namun dalam hati ia teringat ucapan Tania dulu.

“Tidak bisakah kau menjauhiku? Aku membencimu! Aku tidak menyukai orang kejam tidak berperasaan sepertimu!” Ucap Tania membentak Oberon.

“Tidak mempunyai perasaan? Tentu saja karena perasaanku hanya untukmu seorang, Titania.” Ucap Oberon santai, ia tidak peduli walaupun Tania sering membentaknya seperti ini.

“Ck, dasar gila. Lebih baik kau kembali ke kerajaanmu itu. Kerajaan Corvus? Apa itu, burung gagak? Kau pikir itu bagus. Namanya saja benar-benar buruk, aku tidak menyukainya!” Ucap Tania.

Oberon yang mendengar Tania mulai memaki kerajaannya tidak marah sedikitpun, “Tapi kelak kau akan menjadi Ratu di Kerajaan ku, Tania.”

Mengingat itu, membuat Oberon semakin ingin menghilangkan ingatan Tania selamanya.

Sedangkan di saat bersamaan, Tania mendapat ingatan tentang kejadian itu, saat dimana Putri Tania memaki Kerajaan Oberon.

Tania bodoh, bodoh! Tapi ia adalah aku. Haish.. Rasanya sekarang Tania seperti tengah malu sendiri.

“Hmm, Oberon. Bukankah kau baru sampai dari perjalanan jauh, kau juga harus istirahat.” Ucap Tania, ia khawatir Oberon pasti kelelahan.

“Aku bisa istirahat nanti, sekarang kau tidur saja, jangan memikirkan yang lain.” Jawab Oberon lembut.

“Tapi—“

“Sst, sudah, tidur saja sayang.” Potong Oberon. Tania yang mendengar Oberon memanggilnya sayang pipinya memerah.

Kau benar-benar sama seperti Orion, bisa membuatku malu batinnya.

Oberon yang melihat Tania seperti merasa malu tersenyum, “Boleh bukan, aku memanggilmu sayang?” Tanyanya.

Tania mengangguk, “Tentu”

Jika dulu menyentuhnya saja Tania tidak mau, sekarang Tania bahkan memperbolehkannya memanggil sayang.

Kau membuatku semakin gila, Tania. Aku tidak akan pernah melepaskanmu, tidak akan pernah. Batin Oberon

***

Bagi yg heran Corvus itu maksudnya kenapa gagak, karena dalam bahasa Latin kata Corvus artinya gagak, kenapa gk lebih serem kayak ada kata devil ex nya? Karena udah pasaran guys:”

Lagipula gagak itu bagus loh, menurut aku, hehe:)

Terpopuler

Comments

Binti

Binti

burung gagak melambangkan kematian.cocok untuk mafia

2025-02-25

1

Emmastlen95

Emmastlen95

burung gagak.tak suka sangat baik burung helang atau burung hantu 😁👋🏻😊☺️🙋🏻‍♀️

2025-01-20

0

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

raja Oberon emang bener" sdh bucin abis sama putri Tania 🤭🤭

2025-01-31

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Part 1 : Bertransmigrasi
3 Part 2 : Balas Dendam
4 Part 3 : Raja Oberon
5 Part 4 : Calon suami?
6 Part 5 : Pembelaan
7 Part 6 : Corvus
8 Part 7 : Satu Ranjang
9 Part 8 : Kabar Mengejutkan
10 Part 9 : Harusnya
11 Part 10 : Perjodohan
12 Part 11 : Pertemuan (Flashback)
13 Part 12 : Kebencian (Flashback 2)
14 Part 13 : Berbohong?
15 Part 14 : Mencegah ingatan Tania kembali
16 Part 15 : Kebahagiaan lain
17 Part 16 : Latihan
18 Part 17 : Latihan dengan Bianca
19 Part 18 : Sia-sia
20 Part 19 : Arti 'Kebahagiaan Lain'
21 Part 20 : Janus??
22 Part 21 : Rencana
23 Part 22 : The Incident
24 Part 23 : Tertunda
25 Part 24 : ingatan Tania kembali
26 Part 25 : Berubah
27 Part 26 : My Queen
28 Part 27 : Balas dendam
29 Part 28 : Tak Berperasaan
30 Part 29 : Basa basi
31 Part 30 : Pertunangan
32 Part 31 : Mempermalukan Bianca
33 Part 32 : 'Dia' dan Rencana
34 Part 33 : Jebakan
35 Part 34 : •••
36 Part 35 : Adik Kesayangan
37 Part 36 : Surat
38 Part 37 : Rahasia Ratu Miranda
39 Part 38 : Baru Sedikit
40 Part 39 : Tersiksa terlebih dahulu
41 Part 40 : Bantuan
42 Part 41 : Puas
43 Part 42 : Gembel:)
44 Part 43 : Kejutannya
45 Part 44 : Menjadi Selir
46 Part 45 : Teringat
47 Part 46 : Ngidam
48 Part 47 : Eksekusi ala Queen Mafia Corvus
49 Part 48 : Tidak lama lagi?
50 Part 49 : Tidak Rewel
51 Part 50 : Berbagai Bahaya yang Mengancamnya
52 Part 51 : Jika Masih Bisa
53 Part 52 : Hama
54 Part 53 : Bertindak
55 Part 54 : Bunga
56 Part 55 : Kucing
57 Part 56 : Orang ketiga
58 Part 57 : Terungkap
59 Part 58 : Dia sudah mati
60 Part 59 : Sementara
61 Part 60 : 50 Cambukan
62 Part 61 : Tikus Percobaan
63 Part 62 : Good bye, Bianca
64 Part 63 : Rencana Miranda
65 Part 64 : Goodbye Raja Atlas
66 Part 65 : Permainan Selesai
67 Part 66 : Permainan baru?
68 Part 67 : Leo or Ariel?
69 Part 68 : Ara and Carina
70 Part 69 : Harapan
71 Part 70 : Tentang Oberon
72 Part 71 : Hari Pernikahan
73 Part 72 : Archer?
74 Part 73 : Akhir
75 Part 74 : Epilog
76 HALOOO
Episodes

Updated 76 Episodes

1
Prolog
2
Part 1 : Bertransmigrasi
3
Part 2 : Balas Dendam
4
Part 3 : Raja Oberon
5
Part 4 : Calon suami?
6
Part 5 : Pembelaan
7
Part 6 : Corvus
8
Part 7 : Satu Ranjang
9
Part 8 : Kabar Mengejutkan
10
Part 9 : Harusnya
11
Part 10 : Perjodohan
12
Part 11 : Pertemuan (Flashback)
13
Part 12 : Kebencian (Flashback 2)
14
Part 13 : Berbohong?
15
Part 14 : Mencegah ingatan Tania kembali
16
Part 15 : Kebahagiaan lain
17
Part 16 : Latihan
18
Part 17 : Latihan dengan Bianca
19
Part 18 : Sia-sia
20
Part 19 : Arti 'Kebahagiaan Lain'
21
Part 20 : Janus??
22
Part 21 : Rencana
23
Part 22 : The Incident
24
Part 23 : Tertunda
25
Part 24 : ingatan Tania kembali
26
Part 25 : Berubah
27
Part 26 : My Queen
28
Part 27 : Balas dendam
29
Part 28 : Tak Berperasaan
30
Part 29 : Basa basi
31
Part 30 : Pertunangan
32
Part 31 : Mempermalukan Bianca
33
Part 32 : 'Dia' dan Rencana
34
Part 33 : Jebakan
35
Part 34 : •••
36
Part 35 : Adik Kesayangan
37
Part 36 : Surat
38
Part 37 : Rahasia Ratu Miranda
39
Part 38 : Baru Sedikit
40
Part 39 : Tersiksa terlebih dahulu
41
Part 40 : Bantuan
42
Part 41 : Puas
43
Part 42 : Gembel:)
44
Part 43 : Kejutannya
45
Part 44 : Menjadi Selir
46
Part 45 : Teringat
47
Part 46 : Ngidam
48
Part 47 : Eksekusi ala Queen Mafia Corvus
49
Part 48 : Tidak lama lagi?
50
Part 49 : Tidak Rewel
51
Part 50 : Berbagai Bahaya yang Mengancamnya
52
Part 51 : Jika Masih Bisa
53
Part 52 : Hama
54
Part 53 : Bertindak
55
Part 54 : Bunga
56
Part 55 : Kucing
57
Part 56 : Orang ketiga
58
Part 57 : Terungkap
59
Part 58 : Dia sudah mati
60
Part 59 : Sementara
61
Part 60 : 50 Cambukan
62
Part 61 : Tikus Percobaan
63
Part 62 : Good bye, Bianca
64
Part 63 : Rencana Miranda
65
Part 64 : Goodbye Raja Atlas
66
Part 65 : Permainan Selesai
67
Part 66 : Permainan baru?
68
Part 67 : Leo or Ariel?
69
Part 68 : Ara and Carina
70
Part 69 : Harapan
71
Part 70 : Tentang Oberon
72
Part 71 : Hari Pernikahan
73
Part 72 : Archer?
74
Part 73 : Akhir
75
Part 74 : Epilog
76
HALOOO

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!