Part 5 : Pembelaan

“Aku calon suamimu.”

Tania sedikit terkejut mendengarnya, namun dari ingatan Putri Tania memang sejak dua tahun lalu Raja Oberon menjodohkan dirinya dengan Tania, Raja Atlas pun tidak dapat menolak sebab itu keinginan Raja Oberon sendiri.

“Kau, calon suamiku?” Tanya Tania memastikan.

Oberon mengangguk, “Kita sudah lama di jodohkan, dan saling mencintai. Dayangmu bilang kau lupa ingatan, mungkin kau melupakanku.”

Tania diam mendengarkan penjelasan Oberon, saling mencintai dia bilang? Apa dia mengada ngada cerita? Jelas dari ingatan Putri Tania bahwa ia sangat membenci Raja Oberon. Diam-diam Tania tersenyum geli, apa Raja Oberon berniat mencuci otaknya?.

Tangan Oberon bergerak mengusap pipi Tania lembut, menghapus jejak-jejak air matanya, “Akan kubuat kau mengingatku lagi.” Ucap Oberon lembut. Refleks Tania mengangguk, usapan Oberon sama seperti Orion, membuatnya luluh akan pesonanya.

Oberon yang melihat Tania menurut rasanya semakin gila, dia tidak pernah sedekat ini dengan Tania karena Tania selalu menjauh. Ingin sekali rasanya ia mengurung Tania dalam dekapannya, ah dia harus segera menikahinya. 2 tahun penantiannya sudah cukup membiarkan Tania bebas.

Ingatanmu benar-benar tidak boleh kembali, Titania. Batin Oberon licik, ia sudah merencanakan untuk membuat Tania lupa ingatan selamanya.

Tanpa Oberon ketahui, Tania memang sudah menerimanya sekarang.

***

Tania kembali ke kamarnya bersama Oberon, dia bilang kepalanya sedikit pusing, sebenarnya itu hanya alibi saja. Tania yang tidak lain adalah Vela hanya ingin bermanja bersama Oberon, tidak ada salahnya bukan menikmati tubuh Tania yang merupakan tubuhnya juga?

Sekarang Tania sedang berbaring di tempat tidurnya dengan Oberon yang mengelus kepalanya. Dapat Tania lihat pancaran cinta yang besar dari mata Oberon yang selalu menatapnya lembut.

“Kau sangat tampan.” Ucap Tania refleks, membuat Oberon tersenyum geli, “Kau baru menyadarinya?”

Tania menggeleng, “Aku yakin, dari dulu kau memang tampan. Karena itu aku mencintaimu, bukan?” Tanya Tania polos, namun berhasil membuat Oberon terdiam sesaat.

Mengerjai nya sangat menyenangkan, Batin Tania tertawa.

“Tentu, dan akan kubuat kau jatuh cinta lagi padaku, itu pasti.” Jawab Oberon yakin, namun bagaimanapun tersirat ketakutan dalam dirinya, jika Tania mengingat ingatannya pasti dia akan membenci Oberon, lagi.

Tak lama, dayang Lyra datang, ia membungkuk memberi hormat, “Salam Yang Mulia Raja Oberon dan Putri Tania.”

“Ada apa?” Tanya Oberon tanpa menatap dayang Lyra, ia masih tetap pada kegiatannya mengelus kepala Putri Tania lembut.

“Raja Atlas, Ratu Miranda dan Putri Bianca datang berkunjung melihat keadaan Putri Tania, Yang Mulia.” Jelas dayang Lyra.

“Hm, Biarkan mereka masuk.”

“Baik, Yang Mulia.”

Pengganggu, Batin Oberon kesal, kedatangan mereka mengganggu waktu kebersamaannya dengan Putri Tania.

Tak lama ketiga orang itu masuk ke kamar Tania, mereka berdiri di sisi ranjang Tania.

“Bagaimana keadaanmu?” Tanya Raja Atlas lembut, bisa-bisa ia di jadikan abu oleh Raja Oberon jika berani membentak Tania.

“Siapa kalian?” Tanya Tania, ia menggenggam tangan Oberon erat, seolah orang yang sedang waspada. Ia akan menjalani drama ini dengan baik.

“Tania, kau benar-benar lupa ingatan? Kau tidak mengingat kami?” Tanya Ratu Miranda dengan ekspresi khawatir.

Tania yang melihat itu berdecih dalam hati, ia akan mengalahkan drama nenek sihir ini.

Tania mengamati penampilan Ratu Miranda dari atas sampai bawah, beralih pada Putri Bianca yang di sampingnya, seolah menilai penampilan mereka. Mereka menggunakan perhiasan yang begitu banyak dan mewah.

“Apa kalian dayang istana?” Tanya Tania polos. Membuat mereka membulatkan mata, setelah Tania meneliti penampilan mereka lalu mengatakan dayang istana? Benar-benar sebuah penghinaan.

“Tania!” Tegur Raja Atlas, ia tidak Terima anak dan istrinya dikatakan dayang.

“Jangan menegurnya! Tania mengalami lupa ingatan wajar dia tidak tau!” Ucap Oberon dingin, berhasil membuat Raja Atlas bungkam jika sudah berurusan dengannya.

Sedangkan Tania yang mendengar pembelaan dari Oberon tersenyum senang. Akting ku lebih bagus, batinnya senang.

“Tania, ini ibu dan dia ayahmu. Dia Bianca adikmu.” Jelas Ratu Miranda, sebenarnya ia masih menahan kekesalannya.

“Tania, semoga kau cepat mengingatku. Agar kita bisa bermain bersama.” Ucap Bianca memamerkan senyum manisnya, dari pandangan Tania Bianca sering memandangi Oberon.

Apa dia ingin menggoda milikku? Batin Tania kesal.

Tania membalas senyuman Bianca, “Jika aku sudah sembuh kita bisa bermain bersama, adik.”

“Oh, ya. Kalau aku boleh tau, apa kau akan pergi ke sebuah acara? Kenapa riasan wajahmu begitu tebal seperti wanita penggoda?” lanjut Tania.

Terpopuler

Comments

🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️

🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️

astaga tania hhhhhhhhhhhh klo bicara suka bener 🤣🤣🤣

2025-02-25

2

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

Mak jleb banget omongan nya putri Tania 🤭🤭

2025-01-31

1

Shenaylin..😌😌

Shenaylin..😌😌

Hajar olat bulu Tania 👊😂😂

2024-12-10

1

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Part 1 : Bertransmigrasi
3 Part 2 : Balas Dendam
4 Part 3 : Raja Oberon
5 Part 4 : Calon suami?
6 Part 5 : Pembelaan
7 Part 6 : Corvus
8 Part 7 : Satu Ranjang
9 Part 8 : Kabar Mengejutkan
10 Part 9 : Harusnya
11 Part 10 : Perjodohan
12 Part 11 : Pertemuan (Flashback)
13 Part 12 : Kebencian (Flashback 2)
14 Part 13 : Berbohong?
15 Part 14 : Mencegah ingatan Tania kembali
16 Part 15 : Kebahagiaan lain
17 Part 16 : Latihan
18 Part 17 : Latihan dengan Bianca
19 Part 18 : Sia-sia
20 Part 19 : Arti 'Kebahagiaan Lain'
21 Part 20 : Janus??
22 Part 21 : Rencana
23 Part 22 : The Incident
24 Part 23 : Tertunda
25 Part 24 : ingatan Tania kembali
26 Part 25 : Berubah
27 Part 26 : My Queen
28 Part 27 : Balas dendam
29 Part 28 : Tak Berperasaan
30 Part 29 : Basa basi
31 Part 30 : Pertunangan
32 Part 31 : Mempermalukan Bianca
33 Part 32 : 'Dia' dan Rencana
34 Part 33 : Jebakan
35 Part 34 : •••
36 Part 35 : Adik Kesayangan
37 Part 36 : Surat
38 Part 37 : Rahasia Ratu Miranda
39 Part 38 : Baru Sedikit
40 Part 39 : Tersiksa terlebih dahulu
41 Part 40 : Bantuan
42 Part 41 : Puas
43 Part 42 : Gembel:)
44 Part 43 : Kejutannya
45 Part 44 : Menjadi Selir
46 Part 45 : Teringat
47 Part 46 : Ngidam
48 Part 47 : Eksekusi ala Queen Mafia Corvus
49 Part 48 : Tidak lama lagi?
50 Part 49 : Tidak Rewel
51 Part 50 : Berbagai Bahaya yang Mengancamnya
52 Part 51 : Jika Masih Bisa
53 Part 52 : Hama
54 Part 53 : Bertindak
55 Part 54 : Bunga
56 Part 55 : Kucing
57 Part 56 : Orang ketiga
58 Part 57 : Terungkap
59 Part 58 : Dia sudah mati
60 Part 59 : Sementara
61 Part 60 : 50 Cambukan
62 Part 61 : Tikus Percobaan
63 Part 62 : Good bye, Bianca
64 Part 63 : Rencana Miranda
65 Part 64 : Goodbye Raja Atlas
66 Part 65 : Permainan Selesai
67 Part 66 : Permainan baru?
68 Part 67 : Leo or Ariel?
69 Part 68 : Ara and Carina
70 Part 69 : Harapan
71 Part 70 : Tentang Oberon
72 Part 71 : Hari Pernikahan
73 Part 72 : Archer?
74 Part 73 : Akhir
75 Part 74 : Epilog
76 HALOOO
Episodes

Updated 76 Episodes

1
Prolog
2
Part 1 : Bertransmigrasi
3
Part 2 : Balas Dendam
4
Part 3 : Raja Oberon
5
Part 4 : Calon suami?
6
Part 5 : Pembelaan
7
Part 6 : Corvus
8
Part 7 : Satu Ranjang
9
Part 8 : Kabar Mengejutkan
10
Part 9 : Harusnya
11
Part 10 : Perjodohan
12
Part 11 : Pertemuan (Flashback)
13
Part 12 : Kebencian (Flashback 2)
14
Part 13 : Berbohong?
15
Part 14 : Mencegah ingatan Tania kembali
16
Part 15 : Kebahagiaan lain
17
Part 16 : Latihan
18
Part 17 : Latihan dengan Bianca
19
Part 18 : Sia-sia
20
Part 19 : Arti 'Kebahagiaan Lain'
21
Part 20 : Janus??
22
Part 21 : Rencana
23
Part 22 : The Incident
24
Part 23 : Tertunda
25
Part 24 : ingatan Tania kembali
26
Part 25 : Berubah
27
Part 26 : My Queen
28
Part 27 : Balas dendam
29
Part 28 : Tak Berperasaan
30
Part 29 : Basa basi
31
Part 30 : Pertunangan
32
Part 31 : Mempermalukan Bianca
33
Part 32 : 'Dia' dan Rencana
34
Part 33 : Jebakan
35
Part 34 : •••
36
Part 35 : Adik Kesayangan
37
Part 36 : Surat
38
Part 37 : Rahasia Ratu Miranda
39
Part 38 : Baru Sedikit
40
Part 39 : Tersiksa terlebih dahulu
41
Part 40 : Bantuan
42
Part 41 : Puas
43
Part 42 : Gembel:)
44
Part 43 : Kejutannya
45
Part 44 : Menjadi Selir
46
Part 45 : Teringat
47
Part 46 : Ngidam
48
Part 47 : Eksekusi ala Queen Mafia Corvus
49
Part 48 : Tidak lama lagi?
50
Part 49 : Tidak Rewel
51
Part 50 : Berbagai Bahaya yang Mengancamnya
52
Part 51 : Jika Masih Bisa
53
Part 52 : Hama
54
Part 53 : Bertindak
55
Part 54 : Bunga
56
Part 55 : Kucing
57
Part 56 : Orang ketiga
58
Part 57 : Terungkap
59
Part 58 : Dia sudah mati
60
Part 59 : Sementara
61
Part 60 : 50 Cambukan
62
Part 61 : Tikus Percobaan
63
Part 62 : Good bye, Bianca
64
Part 63 : Rencana Miranda
65
Part 64 : Goodbye Raja Atlas
66
Part 65 : Permainan Selesai
67
Part 66 : Permainan baru?
68
Part 67 : Leo or Ariel?
69
Part 68 : Ara and Carina
70
Part 69 : Harapan
71
Part 70 : Tentang Oberon
72
Part 71 : Hari Pernikahan
73
Part 72 : Archer?
74
Part 73 : Akhir
75
Part 74 : Epilog
76
HALOOO

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!