Part 4 : Calon suami?

Selesai makan siang yang diantarkan dayang Lyra tadi, Tania sekarang berada di taman istana. Jalan untuk ke taman istana hanya lurus dari kamarnya, lagipula lewat ingatan Putri Tania yang mulai pulih ia sudah mengetahui setiap ruangan di istana ini.

Tania duduk di kursi taman, menatap hamparan bunga-bunga yang indah. Sekarang ia sedang berfikir, bagaimana caranya balas dendam pada ibu tiri dan ayahnya sendiri.

"Apa aku bunuh saja mereka semua?" Gumamnya.

Tapi fikirannya kembali kacau, langsung mati terlalu baik untuk mereka yang sering menyiksa Tania. Sekarang rasanya ia benar-benar kesal, bahkan ketika ia tengah sakit tidak ada satu pun yang membesuknya. Hanya dayang Lyra yang sedari tadi ia lihat.

Tania merasakan seseorang menepuk bahunya dan berdiri di sampingnya. Tania menoleh, mendapati seorang laki-laki berdiri tegap dan menatapnya.

Laki-laki itu, Tania- ralat, Vela sangat mengenalnya. Laki-laki yang dulu memaksa Vela menjadi kekasihnya, laki-laki yang memperlakukannya seperti seorang Ratu. Laki-laki yang telah tiada karena menyelamatkan nyawanya dulu.

Tanpa sadar air mata Tania menetes, keluar dengan sendirinya dan terus memandangi laki-laki ini.

Raja Oberon yang melihat Putri Tania tiba-tiba menangis menjadi gelagapan.

Kenapa dia menangis melihatku? Batinnya bertanya.

Dengan segera, Raja Oberon menghapus air mata Tania yang terus mengalir bak sungai di pipi mulusnya, “Hei, kenapa kau menangis?” Tanya nya lembut.

Bukannya menjawab dan berhenti menangis, Tania malah makin terisak,

Kau, kau masih hidup, Orion?. Ucapnya dalam hati.

Tania ingin sekali memeluknya, namun ia berfikir tidak mungkin ini adalah Orion, ini bukan masa kehidupannya, bagaimana jika ia asal memeluk orang lain.

Apa dia salah satu orang terdekat Tania? Batin Tania bertanya.

Mengabaikan gengsinya, Tania berdiri dan memeluk Raja Oberon erat, menyalurkan kerinduan yang mendalam. Tak peduli siapa yang ia peluk saat ini, yang terpenting fisiknya adalah kekasihnya, Orion.

Raja Oberon menegang, tiba-tiba Tania memeluknya erat. Pelukan yang tidak pernah ia rasakan, selama ini Tania selalu menjauhinya, beranggapan bahwa ia adalah orang yang kejam dan semena-mena atas kekuasaan yang ia miliki. Bahkan Tania sama sekali tidak pernah menyentuhnya.

Raja Oberon membalas pelukan Tania, menahan agar tubuh gadis itu tidak luruh kebawah seperti tidak mampu menopang dirinya sendiri. Oberon membawa Tania kembali duduk di kursi taman, kemudian Tania melepaskan pelukannya, jujur saja Oberon sangat kecewa Tania melepaskan pelukan eratnya.

Tania menghapus air matanya, sekarang ia sudah mulai tenang. Tania menatap wajah Raja Oberon yang benar-benar sama seperti wajah Orion,

“Siapa kau?” Tanya Tania. Jujur saja ia sedikit malu karena tadi memeluk tiba-tiba dan sekarang malah menanyakan dia siapa.

“Kau tidak mengenalku?” Tanya Oberon balik. Ia ingin memastikan bahwa Tania benar-benar lupa ingatan.

Tania menggeleng, namun tiba-tiba banyak memori masuk ke pikirannya. Oberon adalah laki-laki yang sedari dulu di jodohkan dengannya, namun Tania tidak menyukai Oberon bahkan membencinya. Karena semua orang mengenal Oberon, laki-laki yang suka memperluas wilayah kekuasaan dengan berperang, menghukum kesalahan kecil dengan kejam. Ilmu sihir dan bela diri yang dikuasai Oberon tidak ada yang dapat mengalahkan. Karena ialah Raja diatas para Raja.

Tania bodoh! Bisa-bisanya tidak menyukai laki-laki seperti dia. Batin Tania.

Tapi Tania adalah aku, dan Aku adalah Tania. Artinya di kehidupan ini aku membenci Orion? Karena itu di masa depan kami tidak bersatu? Tania terus larut dalam fikirannya sendiri.

“Jika tidak mengenalku, kenapa kau memelukku tadi?” Tanya Oberon menyadarkan Tania dari fikirannya.

“Entahlah, tiba-tiba aku ingin menangis dan memelukmu.” Tidak tau ingin menjawab apa, Tania hanya menjawab seadanya. Sampai semua ingatannya benar-benar pulih ia akan terus menjadi Putri Tania yang lupa ingatan.

Kau ingin menangis dan memelukku? Entah kenapa, aku harap ingatanmu tak pernah kembali. Batin Raja Oberon.

Raja Oberon tersenyum smirk, entah apa yang ia fikirkan namun Tania akui wajahnya terlihat menyeramkan, tapi tidak ada rasa takut bagi Tania melihatnya, persis ketika bersama Orion.

“Aku calon suamimu.”

Terpopuler

Comments

Nadira ST

Nadira ST

tenang raja,Tania suka sama kamu karna kamu reinkarnasi Orion yang meratukan Tania dimasa depan jadi tidak perlu memanfaatkan amnesianya

2025-03-05

1

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

mulai deh raja Oberon modus ke Tania karna selalu di tolak jd memanfaatkan hilang ingatan Tania 😅😅

2025-01-31

1

🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️

🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️

nah kann calon suamiii

2025-02-25

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Part 1 : Bertransmigrasi
3 Part 2 : Balas Dendam
4 Part 3 : Raja Oberon
5 Part 4 : Calon suami?
6 Part 5 : Pembelaan
7 Part 6 : Corvus
8 Part 7 : Satu Ranjang
9 Part 8 : Kabar Mengejutkan
10 Part 9 : Harusnya
11 Part 10 : Perjodohan
12 Part 11 : Pertemuan (Flashback)
13 Part 12 : Kebencian (Flashback 2)
14 Part 13 : Berbohong?
15 Part 14 : Mencegah ingatan Tania kembali
16 Part 15 : Kebahagiaan lain
17 Part 16 : Latihan
18 Part 17 : Latihan dengan Bianca
19 Part 18 : Sia-sia
20 Part 19 : Arti 'Kebahagiaan Lain'
21 Part 20 : Janus??
22 Part 21 : Rencana
23 Part 22 : The Incident
24 Part 23 : Tertunda
25 Part 24 : ingatan Tania kembali
26 Part 25 : Berubah
27 Part 26 : My Queen
28 Part 27 : Balas dendam
29 Part 28 : Tak Berperasaan
30 Part 29 : Basa basi
31 Part 30 : Pertunangan
32 Part 31 : Mempermalukan Bianca
33 Part 32 : 'Dia' dan Rencana
34 Part 33 : Jebakan
35 Part 34 : •••
36 Part 35 : Adik Kesayangan
37 Part 36 : Surat
38 Part 37 : Rahasia Ratu Miranda
39 Part 38 : Baru Sedikit
40 Part 39 : Tersiksa terlebih dahulu
41 Part 40 : Bantuan
42 Part 41 : Puas
43 Part 42 : Gembel:)
44 Part 43 : Kejutannya
45 Part 44 : Menjadi Selir
46 Part 45 : Teringat
47 Part 46 : Ngidam
48 Part 47 : Eksekusi ala Queen Mafia Corvus
49 Part 48 : Tidak lama lagi?
50 Part 49 : Tidak Rewel
51 Part 50 : Berbagai Bahaya yang Mengancamnya
52 Part 51 : Jika Masih Bisa
53 Part 52 : Hama
54 Part 53 : Bertindak
55 Part 54 : Bunga
56 Part 55 : Kucing
57 Part 56 : Orang ketiga
58 Part 57 : Terungkap
59 Part 58 : Dia sudah mati
60 Part 59 : Sementara
61 Part 60 : 50 Cambukan
62 Part 61 : Tikus Percobaan
63 Part 62 : Good bye, Bianca
64 Part 63 : Rencana Miranda
65 Part 64 : Goodbye Raja Atlas
66 Part 65 : Permainan Selesai
67 Part 66 : Permainan baru?
68 Part 67 : Leo or Ariel?
69 Part 68 : Ara and Carina
70 Part 69 : Harapan
71 Part 70 : Tentang Oberon
72 Part 71 : Hari Pernikahan
73 Part 72 : Archer?
74 Part 73 : Akhir
75 Part 74 : Epilog
76 HALOOO
Episodes

Updated 76 Episodes

1
Prolog
2
Part 1 : Bertransmigrasi
3
Part 2 : Balas Dendam
4
Part 3 : Raja Oberon
5
Part 4 : Calon suami?
6
Part 5 : Pembelaan
7
Part 6 : Corvus
8
Part 7 : Satu Ranjang
9
Part 8 : Kabar Mengejutkan
10
Part 9 : Harusnya
11
Part 10 : Perjodohan
12
Part 11 : Pertemuan (Flashback)
13
Part 12 : Kebencian (Flashback 2)
14
Part 13 : Berbohong?
15
Part 14 : Mencegah ingatan Tania kembali
16
Part 15 : Kebahagiaan lain
17
Part 16 : Latihan
18
Part 17 : Latihan dengan Bianca
19
Part 18 : Sia-sia
20
Part 19 : Arti 'Kebahagiaan Lain'
21
Part 20 : Janus??
22
Part 21 : Rencana
23
Part 22 : The Incident
24
Part 23 : Tertunda
25
Part 24 : ingatan Tania kembali
26
Part 25 : Berubah
27
Part 26 : My Queen
28
Part 27 : Balas dendam
29
Part 28 : Tak Berperasaan
30
Part 29 : Basa basi
31
Part 30 : Pertunangan
32
Part 31 : Mempermalukan Bianca
33
Part 32 : 'Dia' dan Rencana
34
Part 33 : Jebakan
35
Part 34 : •••
36
Part 35 : Adik Kesayangan
37
Part 36 : Surat
38
Part 37 : Rahasia Ratu Miranda
39
Part 38 : Baru Sedikit
40
Part 39 : Tersiksa terlebih dahulu
41
Part 40 : Bantuan
42
Part 41 : Puas
43
Part 42 : Gembel:)
44
Part 43 : Kejutannya
45
Part 44 : Menjadi Selir
46
Part 45 : Teringat
47
Part 46 : Ngidam
48
Part 47 : Eksekusi ala Queen Mafia Corvus
49
Part 48 : Tidak lama lagi?
50
Part 49 : Tidak Rewel
51
Part 50 : Berbagai Bahaya yang Mengancamnya
52
Part 51 : Jika Masih Bisa
53
Part 52 : Hama
54
Part 53 : Bertindak
55
Part 54 : Bunga
56
Part 55 : Kucing
57
Part 56 : Orang ketiga
58
Part 57 : Terungkap
59
Part 58 : Dia sudah mati
60
Part 59 : Sementara
61
Part 60 : 50 Cambukan
62
Part 61 : Tikus Percobaan
63
Part 62 : Good bye, Bianca
64
Part 63 : Rencana Miranda
65
Part 64 : Goodbye Raja Atlas
66
Part 65 : Permainan Selesai
67
Part 66 : Permainan baru?
68
Part 67 : Leo or Ariel?
69
Part 68 : Ara and Carina
70
Part 69 : Harapan
71
Part 70 : Tentang Oberon
72
Part 71 : Hari Pernikahan
73
Part 72 : Archer?
74
Part 73 : Akhir
75
Part 74 : Epilog
76
HALOOO

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!