Part 3 : Raja Oberon

“Apa?” Tanya mereka serentak.

“Raja Oberon pasti kemari karena mendapat kabar Tania yang jatuh ke kolam, Ibu.” Ucap Bianca pada ibunya, Ratu Miranda mengangguk, “Raja Oberon pasti memerintahkan pengawalnya untuk mengawasi kita agar merawat Tania dengan baik.”

“Untuk Apa ia masih menginginkan Tania, Tania saja selalu menolaknya. Kenapa dia tidak menyukaiku?” Tanya Bianca kesal. Jika Raja Oberon melamarnya, pasti akan langsung ia Terima.

“Tidak papa sayang, kamu itu cantik, tidak harus bersama Raja Oberon. Ya, ibu akui memang tampan, namun tenang masih banyak Raja dan Pangeran kerajaan lain yang tak kalah tampan dengannya.” Jelas Ratu Miranda. Bianca mengangguk mengiyakan, tapi bagaimanapun ia menyukai Raja Oberon sejak pertama kali melihatnya.

Raja Oberon adalah Raja muda, Raja di atas semua Raja, ilmu beladiri dan sihirnya tidak ada tandingannya. Sejak dua tahun terakhir ia selalu mengincar Putri Tania, ia jatuh cinta pada Putri Tania pada pandangan pertama. Namun, Tania selalu menolaknya karena ia tidak mau bersama Raja kejam, angkuh dan sombong seperti Raja Oberon. Raja Oberon pun tidak pernah memaksa, ia membiarkan Tania bebas, setidaknya untuk saat ini.

Raja Atlas mengabaikan pembicaraan Ratu Miranda dan Putri Bianca, “Jika Raja Oberon tau kalau Tania—“

“Ada apa dengan Putri Tania?” Suara datar itu memotong ucapan Raja Atlas. Tanpa izin dari siapapun Raja Oberon menerobos masuk Istana Dalbert, tidak ada yang bisa menghalanginya walaupun itu Raja Atlas sendiri.

“Ah, salam Raja Oberon.” Raja Atlas menundukkan kepalanya diikuti semua orang yang ada di ruangan makan itu.

“Prajuritku melaporkan Putri Tania jatuh ke kolam kemarin, apa kalian tidak menjaganya?” Mengabaikan sapaan dari Raja Atlas dan yang lainnya, Raja Oberon bertanya dingin.

“Tania tergelincir sendiri ke kolam Yang Mulia.” Jawab Raja Atlas.

“Bagaimana keadaannya sekarang?”

Raja Atlas beralih menatap dayang yang tadi memberi kabar tentang kondisi Putri Tania, dayang tersebut membuka suara, “Putri Tania tadi baru sadar, Yang Mulia.”

“Apa dia terluka?” Tanya Raja Oberon, lagi.

Dayang itu mengangguk, “Bagian kepala Putri Tania sepertinya terbentur bebatuan, sehingga Putri Tania mengalami lupa ingatan, Yang Mulia.” Jawab dayang tersebut.

Ucapan dayang itu membuat seisi ruangan terkejut, Putri Bianca yang mendengarnya malah senang, Dia tidak akan mengingat jika aku yang mendorongnya, Batinnya.

Raja Oberon mengepalkan tangannya, perasaan marah dan khawatir bercampur, “Aku akan menemuinya.” Raja Oberon berniat menuju kamar Putri Tania, namun di cegah Ratu Miranda.

“Raja Oberon, lebih baik Anda makan siang bersama kami terlebih dahulu.”

“Keadaan Putri Tania lebih penting.” Ucap Raja Oberon dingin, ia berlalu menuju kamar Putri Tania diikuti beberapa pengawalnya.

Sampai di depan kamar Putri Tania, Raja Oberon hendak mengetuk, namun pintu kamar Putri Tania sudah lebih dulu terbuka dan menampakkan Dayang Lyra.

Dayang Lyra yang terkejut akan adanya Raja Oberon langsung menunduk memberi hormat, “Salam hormat yang Mulia Raja Oberon.”

“Apa Putri Tania di dalam?” Tanya nya langsung. Dayang Lyra menggeleng, “Putri Tania baru saja pergi ke taman istana, Yang Mulia.” Jawabnya.

“Apa dia sudah makan?” Tanya Raja Oberon, sebab melihat ditangan dayang Lyra ada nampan makanan yang kosong.

Dayang Lyra mengangguk, “Sudah Yang Mulia.”

“Kau boleh pergi.” Ucap Raja Oberon, Dayang Lyra berlalu pergi.

Raja Oberon beralih menatap para prajuritnya, “Kalian juga, istirahatlah dulu.” Ucapnya pada para prajuritnya. Tentu mereka semua lelah sebab sudah berjam-jam di perjalanan menuju Kerajaan Dalbert, “Baik, yang mulia.”

Dari kamar Putri Tania, Raja Oberon berjalan lurus menuju taman istana Dalbert, ia sudah tau seluk beluk Istana ini, sebab dia tahun terakhir ia sering berkunjung hanya untuk melihat Putri Tania. Walau Putri Tania selalu menolak kehadirannya.

Kemarin, Prajurit yang ia tugaskan mengawasi Putri Tania melapor bahwa Tania Jatuh ke kolam. Ia langsung bersiap menuju istana Dalbert karena jarak yang cukup jauh. Pekerjaan istananya pun di ambil alih oleh orang kepercayaannya.

Sampai di taman istana, Raja Oberon mengedarkan pandangan, dan menemukan Putri Tania yang duduk di kursi taman menggunakan gaun birunya. Sangat cantik, ah bahkan bagi Raja Oberon Putri Tania tetap cantik memakai pakaian apapun, ataupun tidak sama sekali.

Dapat ia lihat, Putri Tania yang menatap lurus pada hamparan bunga-bunga. Raja Oberon teringat ucapan Dayang tadi, jika Putri Tania lupa ingatan.

Apa ia juga melupakan tentangku? Ucapnya dalam hati.

Jika aku mendekat, apa kau akan menghindar seperti biasanya? Batinnya terus bertanya.

Raja Oberon memilih mendekati Putri Tania yang saat ini duduk memunggunginya.

***

Perkenalan:

1. Oberon Corvus (Raja Oberon) Raja terkuat dari yang terkuat. Raja terkejam dari yang terkejam. Raja Kerajaan Corvus yang sangat tergila-gila pada Putri Tania.

Guys, like and vote nya jangan lupa ya, author ngemis lho ಥ_ಥ

Terpopuler

Comments

🌸 Airyein 🌸

🌸 Airyein 🌸

Ratu cadangan aja belagu kau. Sok2an ngajak makan. Makan gigi kau. Huft

2025-02-13

0

Nia Risma

Nia Risma

raja di atas raja seperti kaisar gitu bukan thor

2025-03-08

0

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

apa raja Oberon itu reinkarnasi nya Orion 🤔🤔

2025-01-31

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Part 1 : Bertransmigrasi
3 Part 2 : Balas Dendam
4 Part 3 : Raja Oberon
5 Part 4 : Calon suami?
6 Part 5 : Pembelaan
7 Part 6 : Corvus
8 Part 7 : Satu Ranjang
9 Part 8 : Kabar Mengejutkan
10 Part 9 : Harusnya
11 Part 10 : Perjodohan
12 Part 11 : Pertemuan (Flashback)
13 Part 12 : Kebencian (Flashback 2)
14 Part 13 : Berbohong?
15 Part 14 : Mencegah ingatan Tania kembali
16 Part 15 : Kebahagiaan lain
17 Part 16 : Latihan
18 Part 17 : Latihan dengan Bianca
19 Part 18 : Sia-sia
20 Part 19 : Arti 'Kebahagiaan Lain'
21 Part 20 : Janus??
22 Part 21 : Rencana
23 Part 22 : The Incident
24 Part 23 : Tertunda
25 Part 24 : ingatan Tania kembali
26 Part 25 : Berubah
27 Part 26 : My Queen
28 Part 27 : Balas dendam
29 Part 28 : Tak Berperasaan
30 Part 29 : Basa basi
31 Part 30 : Pertunangan
32 Part 31 : Mempermalukan Bianca
33 Part 32 : 'Dia' dan Rencana
34 Part 33 : Jebakan
35 Part 34 : •••
36 Part 35 : Adik Kesayangan
37 Part 36 : Surat
38 Part 37 : Rahasia Ratu Miranda
39 Part 38 : Baru Sedikit
40 Part 39 : Tersiksa terlebih dahulu
41 Part 40 : Bantuan
42 Part 41 : Puas
43 Part 42 : Gembel:)
44 Part 43 : Kejutannya
45 Part 44 : Menjadi Selir
46 Part 45 : Teringat
47 Part 46 : Ngidam
48 Part 47 : Eksekusi ala Queen Mafia Corvus
49 Part 48 : Tidak lama lagi?
50 Part 49 : Tidak Rewel
51 Part 50 : Berbagai Bahaya yang Mengancamnya
52 Part 51 : Jika Masih Bisa
53 Part 52 : Hama
54 Part 53 : Bertindak
55 Part 54 : Bunga
56 Part 55 : Kucing
57 Part 56 : Orang ketiga
58 Part 57 : Terungkap
59 Part 58 : Dia sudah mati
60 Part 59 : Sementara
61 Part 60 : 50 Cambukan
62 Part 61 : Tikus Percobaan
63 Part 62 : Good bye, Bianca
64 Part 63 : Rencana Miranda
65 Part 64 : Goodbye Raja Atlas
66 Part 65 : Permainan Selesai
67 Part 66 : Permainan baru?
68 Part 67 : Leo or Ariel?
69 Part 68 : Ara and Carina
70 Part 69 : Harapan
71 Part 70 : Tentang Oberon
72 Part 71 : Hari Pernikahan
73 Part 72 : Archer?
74 Part 73 : Akhir
75 Part 74 : Epilog
76 HALOOO
Episodes

Updated 76 Episodes

1
Prolog
2
Part 1 : Bertransmigrasi
3
Part 2 : Balas Dendam
4
Part 3 : Raja Oberon
5
Part 4 : Calon suami?
6
Part 5 : Pembelaan
7
Part 6 : Corvus
8
Part 7 : Satu Ranjang
9
Part 8 : Kabar Mengejutkan
10
Part 9 : Harusnya
11
Part 10 : Perjodohan
12
Part 11 : Pertemuan (Flashback)
13
Part 12 : Kebencian (Flashback 2)
14
Part 13 : Berbohong?
15
Part 14 : Mencegah ingatan Tania kembali
16
Part 15 : Kebahagiaan lain
17
Part 16 : Latihan
18
Part 17 : Latihan dengan Bianca
19
Part 18 : Sia-sia
20
Part 19 : Arti 'Kebahagiaan Lain'
21
Part 20 : Janus??
22
Part 21 : Rencana
23
Part 22 : The Incident
24
Part 23 : Tertunda
25
Part 24 : ingatan Tania kembali
26
Part 25 : Berubah
27
Part 26 : My Queen
28
Part 27 : Balas dendam
29
Part 28 : Tak Berperasaan
30
Part 29 : Basa basi
31
Part 30 : Pertunangan
32
Part 31 : Mempermalukan Bianca
33
Part 32 : 'Dia' dan Rencana
34
Part 33 : Jebakan
35
Part 34 : •••
36
Part 35 : Adik Kesayangan
37
Part 36 : Surat
38
Part 37 : Rahasia Ratu Miranda
39
Part 38 : Baru Sedikit
40
Part 39 : Tersiksa terlebih dahulu
41
Part 40 : Bantuan
42
Part 41 : Puas
43
Part 42 : Gembel:)
44
Part 43 : Kejutannya
45
Part 44 : Menjadi Selir
46
Part 45 : Teringat
47
Part 46 : Ngidam
48
Part 47 : Eksekusi ala Queen Mafia Corvus
49
Part 48 : Tidak lama lagi?
50
Part 49 : Tidak Rewel
51
Part 50 : Berbagai Bahaya yang Mengancamnya
52
Part 51 : Jika Masih Bisa
53
Part 52 : Hama
54
Part 53 : Bertindak
55
Part 54 : Bunga
56
Part 55 : Kucing
57
Part 56 : Orang ketiga
58
Part 57 : Terungkap
59
Part 58 : Dia sudah mati
60
Part 59 : Sementara
61
Part 60 : 50 Cambukan
62
Part 61 : Tikus Percobaan
63
Part 62 : Good bye, Bianca
64
Part 63 : Rencana Miranda
65
Part 64 : Goodbye Raja Atlas
66
Part 65 : Permainan Selesai
67
Part 66 : Permainan baru?
68
Part 67 : Leo or Ariel?
69
Part 68 : Ara and Carina
70
Part 69 : Harapan
71
Part 70 : Tentang Oberon
72
Part 71 : Hari Pernikahan
73
Part 72 : Archer?
74
Part 73 : Akhir
75
Part 74 : Epilog
76
HALOOO

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!