Part 2 : Balas Dendam

Apa mungkin aku bertransmigrasi? Dan berada di tubuh Putri Titania ini? Batin Vela bertanya.

Suara dayang Lyra mengusik lamunan Vela, “Tuan Putri, lebih baik sekarang Anda mandi dahulu.” Ucapnya.

Vela mengangguk, ia akan menjalani kehidupan ini dulu sekarang.

Selesai mandi dibantu dayang Lyra, Vela mengenakan baju seperti gaun. Dasarnya lembut seperti sutra, dayang Lyra bilang ini pakaian sehari-harinya.

Vela duduk di depan meja rias, karena dayang Lyra akan menata rambutnya. Ia menatap kaca dan terkejut, bukan karena wajah asing yang terlihat dikaca, melainkan wajahnya sendiri. Catat, wajahnya sendiri, wajah Vela Bellatrix.

Vela larut dalam fikirannya, sementara dayang Lyra menata rambutnya.

Apa aku bertransmigrasi ke tubuhku sendiri? Atau ini kehidupanku sebelumnya? Batin Vela bertanya-tanya.

“Tuan Putri, ini saatnya makan siang. Hamba akan mengambil makan dulu untuk Tuan Putri.” Ucap dayang Lyra setelah selesai menata rambut Vela. Vela mengangguk.

Dayang Lyra keluar dari kamar Vela, sedangkan Vela berjalan menuju tempat tidurnya, ia ingin berbaring sebentar.

Vela memejamkan mata, tiba-tiba banyak ingatan masuk dalam fikirannya. Memori yang sepertinya milik Putri Titania.

Vela melihat semuanya, dimana seorang gadis lemah yang sering dibandingkan dengan saudaranya. Gadis lemah yang sering dibentak ayahnya sendiri. Kadang-kadang di pukuli oleh ibunya, ah tidak sepertinya ibu tirinya. Karena ada kuburan yang merupakan mendiang Permaisuri Cordelia, ibu kandung Putri Tania. Permaisuri Cordelia tiada ketika melahirkan Tania, membuat Raja sangat membenci Tania. Sebab Raja Atlas sangat mencintai Permaisuri Cordelia.

Vela membuka matanya, tanpa sadar air matanya menetes melihat kilasan kehidupan Putri Tania. Vela sempat berfikir, sekarang kehidupannya lengkap memiliki ayah dan ibu. Namun ternyata sama saja, bahkan lebih dari hidupnya yang dulu.

Vela adalah anak yatim piatu, dari kecil ia dirawat oleh pamannya dengan hidup pas-pasan. sampai usia 8 tahun pamannya meninggal, Vela hidup sendiri dengan sedikit uang yang ditinggalkan pamannya. Di sekolah ia selalu di buli oleh teman-temannya karena tidak memiliki orang tua.

Ia selalu bekerja sepulang sekolah untuk mencukupi kebutuhannya. Vela tumbuh menjadi gadis yang dingin dan jarang bicara. Sampai di hari kelulusan SMA, Vela bertemu Orion. Laki-laki yang jatuh cinta pada Vela sejak pandangan pertama, wajar saja karena paras Vela memang cantik.

Orion langsung mengklaim Vela adalah miliknya, Vela tidak bisa membantah. Lewat Orion, Vela bertemu Leo, orang kepercayaan Orion yang sudah ia anggap sebagai kakaknya sendiri, kemudian Ara dan Carina, kedua wanita itu membuat Vela tau betapa hangatnya pertemanan. Ketika kuliah bersama Orion Vela baru mengetahui bahwa Orion, Leo,Ara dan Carina itu adalah pemimpin Mafia besar.

Mereka mengajarkan Ara beladiri, memakai senjata, dan lainnya yang membuat Vela tidak menjadi gadis lemah lagi. Vela menjadi Queen Mafia Corvus, pemimpin kedua setelah Orion. Orion benar-benar memperlakukan Vela seperti Ratu, ia sangat mencintai Vela. Orion benar-benar membuat Vela merasakan kebahagiaan yang tidak pernah ia rasakan.

Namun, takdir mengambil kebahagiaan Vela, lewat Archer. Lelaki yang menghabisi Orion, teman-temannya bahkan dirinya sendiri. Lewat laki-laki itu takdir mengambil nyawanya.

Vela kembali memejamkan matanya, sekarang ia melihat ruangan yang gelap. Kemudian datang seorang gadis yang memiliki wajah sama persis dengannya.

“Hai, Vela. Aku Tania.” Ucap gadis itu.

“Tania? Kau tau kenapa aku bisa ada di sini?” Tanya Vela. Putri Tania tersenyum, “Ini adalah tubuhku, dan tubuhmu.”

Vela menyerngit tidak mengerti, “Apa maksudmu?”

“Aku adalah kau, dan kau adalah aku. Aku adalah dirimu di kehidupan ini.” Jelas Tania. Sekarang Vela mengerti, ia kembali ke kehidupan sebelumnya.

“Kau sudah lihat bukan, bagaimana kehidupanku. Kemarin aku di dorong Putri Bianca, saudara tiriku ke kolam. Dan sekarang aku berada di sini.” Ucap Tania.

“Aku tau, kau sudah tiada di masa depan. Begitupun aku yang tiada kemarin. Sekarang aku akan tenang di alam sana, jika kau bisa meyakinkan ku untuk balas dendam atas kelakuan semua orang disini.” Lanjut Tania.

Vela menyerngit, “Balas dendam?” Tanyanya.

Tania mengangguk, “Tolong, berjanjilah untuk balas dendam agar aku tenang. Aku mohon, kau sanggup bukan?”

Tanpa berfikir, Vela mengangguk, “Ya, aku akan balas dendam atas kelakuan semua orang di masa ini.” Ucap Vela yakin.

Tania tersenyum, “Sekarang aku akan tenang menuju akhirat tempat Bunda. Aku yakin kau bisa menghadapi orang-orang disini.”

Vela mengangguk, “Ingatanku yang lain akan segera menyusul, sekarang aku pergi. Selamat tinggal, Vela.” Lanjut Tania. Kemudian ia menghilang dengan tiba-tiba.

Vela membuka matanya, ia kembali berada dikamarnya. Tatapan Vela lurus kedepan dengan tajam, “Aku akan balas dendam, tidak ada lagi Tania yang lemah, aku Tania yang sesungguhnya.” Gumamnya.

Tak lama Dayang Lyra masuk membawa makanan, “Tuan Putri, mari makan siang terlebih dahulu.”

“Hm.” Jawab Vela dingin, ah lebih tepatnya sekarang Putri Tania.

Dayang Lyra yang mendengar nada dingin dari Tuan Putrinya menundukkan kepala, apa ia melakukan kesalahan?

***

Raja Atlas, Ratu Miranda dan Putri Bianca berada di meja makan bersiap akan makan siang mereka. Namun kedatangan seorang Dayang menghentikan aksi mereka.

“Yang Mulia.” Ucap Dayang itu sambil menunduk.

“Ada apa?” Tanya Raja Atlas.

“Hamba ingin memberi tau bahwa Putri Tania sudah sadar, Yang Mulia.” Ucap Dayang tersebut.

Raja Atlas yangendengar itu hanya acuh, “Biarkan saja, aku pikir dia sudah mati.”

Sementara Putri Bianca yang mendengar itu berbisik pada ibunya, “Ibu, dia belum mati!” Ucapnya. Ratu Miranda mengangguk, “Tenang saja, dia tidak akan mengadu bahwa kau yang mendorongnya. Lagi pula Raja tidak mungkin marah padamu.” Ucap Ratu Miranda.

Putri Bianca mengangguk, benar juga. Ia adalah Putri kesayangan Raja Atlas, tidak mungkin ia akan dihukum karena Putri yang tidak dianggap Raja itu kan.

Dayang itu ingin melanjutkan berbicara, berniat mengatakan keadaan Putri Tania yang saat ini mengalami lupa ingatan, namun diurungkan karena datangnya seorang prajurit.

“Hormat yang mulia.” Ucap prajurit itu.

“Ada apa?” Tanya Raja Atlas malas, ia akan makan siang bersama anak istrinya segera.

“Raja Oberon datang berkunjung yang Mulia.”

Raja Atlas, Ratu Miranda dan Putri Bianca yang mendengar itu terkejut,

“Apa?”

***

Perkenalan lagi nih:

1. Cordelia Ariana Dalbert (Permaisuri Cordelia), ibu kandung Tania, tiada ketika melahirkan Tania.

2. Atlas Dalbert, (Raja Atlas), Raja kerajaan Dalbert.

3. Miranda (Ratu Miranda), selir yang diangkat menjadi Ratu Kerajaan Dalbert. Tidak menyandang gelar permaisuri, karena gelar permaisuri bagi Raja Atlas hanya untuk Permaisuri Cordelia.

4. Bianca (Putri Bianca), Putri Raja Atlas dan Ratu Miranda. Umurnya di bawah Putri Tania.

Setiap pemeran baru yang hadir, maka dibagian akhir akan ada perkenalannya. Happy Reading guys^^

Terpopuler

Comments

D Purba

D Purba

kalo raja sangat mencintai istrinya kenapa dia menikah lagi.

2024-12-25

0

Siti solikah

Siti solikah

duh raja atlas anak dari istri tercinta malah di abaikan

2025-02-15

0

🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️

🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️

aku lebih suka velaa yg di babb satuuu 😭😭😭😭

2025-02-25

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Part 1 : Bertransmigrasi
3 Part 2 : Balas Dendam
4 Part 3 : Raja Oberon
5 Part 4 : Calon suami?
6 Part 5 : Pembelaan
7 Part 6 : Corvus
8 Part 7 : Satu Ranjang
9 Part 8 : Kabar Mengejutkan
10 Part 9 : Harusnya
11 Part 10 : Perjodohan
12 Part 11 : Pertemuan (Flashback)
13 Part 12 : Kebencian (Flashback 2)
14 Part 13 : Berbohong?
15 Part 14 : Mencegah ingatan Tania kembali
16 Part 15 : Kebahagiaan lain
17 Part 16 : Latihan
18 Part 17 : Latihan dengan Bianca
19 Part 18 : Sia-sia
20 Part 19 : Arti 'Kebahagiaan Lain'
21 Part 20 : Janus??
22 Part 21 : Rencana
23 Part 22 : The Incident
24 Part 23 : Tertunda
25 Part 24 : ingatan Tania kembali
26 Part 25 : Berubah
27 Part 26 : My Queen
28 Part 27 : Balas dendam
29 Part 28 : Tak Berperasaan
30 Part 29 : Basa basi
31 Part 30 : Pertunangan
32 Part 31 : Mempermalukan Bianca
33 Part 32 : 'Dia' dan Rencana
34 Part 33 : Jebakan
35 Part 34 : •••
36 Part 35 : Adik Kesayangan
37 Part 36 : Surat
38 Part 37 : Rahasia Ratu Miranda
39 Part 38 : Baru Sedikit
40 Part 39 : Tersiksa terlebih dahulu
41 Part 40 : Bantuan
42 Part 41 : Puas
43 Part 42 : Gembel:)
44 Part 43 : Kejutannya
45 Part 44 : Menjadi Selir
46 Part 45 : Teringat
47 Part 46 : Ngidam
48 Part 47 : Eksekusi ala Queen Mafia Corvus
49 Part 48 : Tidak lama lagi?
50 Part 49 : Tidak Rewel
51 Part 50 : Berbagai Bahaya yang Mengancamnya
52 Part 51 : Jika Masih Bisa
53 Part 52 : Hama
54 Part 53 : Bertindak
55 Part 54 : Bunga
56 Part 55 : Kucing
57 Part 56 : Orang ketiga
58 Part 57 : Terungkap
59 Part 58 : Dia sudah mati
60 Part 59 : Sementara
61 Part 60 : 50 Cambukan
62 Part 61 : Tikus Percobaan
63 Part 62 : Good bye, Bianca
64 Part 63 : Rencana Miranda
65 Part 64 : Goodbye Raja Atlas
66 Part 65 : Permainan Selesai
67 Part 66 : Permainan baru?
68 Part 67 : Leo or Ariel?
69 Part 68 : Ara and Carina
70 Part 69 : Harapan
71 Part 70 : Tentang Oberon
72 Part 71 : Hari Pernikahan
73 Part 72 : Archer?
74 Part 73 : Akhir
75 Part 74 : Epilog
76 HALOOO
Episodes

Updated 76 Episodes

1
Prolog
2
Part 1 : Bertransmigrasi
3
Part 2 : Balas Dendam
4
Part 3 : Raja Oberon
5
Part 4 : Calon suami?
6
Part 5 : Pembelaan
7
Part 6 : Corvus
8
Part 7 : Satu Ranjang
9
Part 8 : Kabar Mengejutkan
10
Part 9 : Harusnya
11
Part 10 : Perjodohan
12
Part 11 : Pertemuan (Flashback)
13
Part 12 : Kebencian (Flashback 2)
14
Part 13 : Berbohong?
15
Part 14 : Mencegah ingatan Tania kembali
16
Part 15 : Kebahagiaan lain
17
Part 16 : Latihan
18
Part 17 : Latihan dengan Bianca
19
Part 18 : Sia-sia
20
Part 19 : Arti 'Kebahagiaan Lain'
21
Part 20 : Janus??
22
Part 21 : Rencana
23
Part 22 : The Incident
24
Part 23 : Tertunda
25
Part 24 : ingatan Tania kembali
26
Part 25 : Berubah
27
Part 26 : My Queen
28
Part 27 : Balas dendam
29
Part 28 : Tak Berperasaan
30
Part 29 : Basa basi
31
Part 30 : Pertunangan
32
Part 31 : Mempermalukan Bianca
33
Part 32 : 'Dia' dan Rencana
34
Part 33 : Jebakan
35
Part 34 : •••
36
Part 35 : Adik Kesayangan
37
Part 36 : Surat
38
Part 37 : Rahasia Ratu Miranda
39
Part 38 : Baru Sedikit
40
Part 39 : Tersiksa terlebih dahulu
41
Part 40 : Bantuan
42
Part 41 : Puas
43
Part 42 : Gembel:)
44
Part 43 : Kejutannya
45
Part 44 : Menjadi Selir
46
Part 45 : Teringat
47
Part 46 : Ngidam
48
Part 47 : Eksekusi ala Queen Mafia Corvus
49
Part 48 : Tidak lama lagi?
50
Part 49 : Tidak Rewel
51
Part 50 : Berbagai Bahaya yang Mengancamnya
52
Part 51 : Jika Masih Bisa
53
Part 52 : Hama
54
Part 53 : Bertindak
55
Part 54 : Bunga
56
Part 55 : Kucing
57
Part 56 : Orang ketiga
58
Part 57 : Terungkap
59
Part 58 : Dia sudah mati
60
Part 59 : Sementara
61
Part 60 : 50 Cambukan
62
Part 61 : Tikus Percobaan
63
Part 62 : Good bye, Bianca
64
Part 63 : Rencana Miranda
65
Part 64 : Goodbye Raja Atlas
66
Part 65 : Permainan Selesai
67
Part 66 : Permainan baru?
68
Part 67 : Leo or Ariel?
69
Part 68 : Ara and Carina
70
Part 69 : Harapan
71
Part 70 : Tentang Oberon
72
Part 71 : Hari Pernikahan
73
Part 72 : Archer?
74
Part 73 : Akhir
75
Part 74 : Epilog
76
HALOOO

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!