"Mulutmu harimaumu"
Demikian lah peribahasa sederhana yang seringkali kita dengar. Dijadikan pengingat agar kita berhati-hati dalam bertutur kata.
Sayangnya itu tak berlaku untuk seseorang di luar sana. Dengan ringan lisannya berucap tanpa peduli imbas negatif yang ditimbulkan.
Malam-malam penuh kegelisahan dan ketakutan pun mulai datang menyapa. Ditambah sosok tak kasat mata yang datang dengan membawa rasa sakit tak berujung, membuat siapa pun targetnya akan terkunci dan tak bisa lari kemana pun.
Ternyata serangan serupa tak hanya tertuju pada mereka yang tak pandai menjaga lisannya. Bahkan seseorang yang berusaha menjaga lisannya pun tak luput menjadi target mereka yang mendengki.
Dan hanya cara khusus yang bisa mendamaikan mereka yang 'tertahan'. Akan kah mereka bersedia pergi?.
Simak ceritanya ya. Terima kasih ... 🙏🏻😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ummiqu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Teluh Kiriman Tetangga Komentar