Saat bel berbunyi semua murid masuk ke kelasnya masing-masing, Pelajaran keempat pun dimulai dengan pelajaran sejarah.
"Nah Batu itu di segel di desa tanuki dan mengandung banyak pertanyaan,kenapa batu biasa harus disegel dan di jaga agar jangan sampai segelnya terbuka?Karena orang desa itu percaya bahwa batu itu adalah penjara bagi Lucifer(sang raja iblis)"jelaskan seorang guru yang sedang mengajar dengan nada datar.
Dimejah belakang terdapat seorang anak laki-laki yang sedang tertidur pulas.
"Rio...Riiiio..... RIOoo!!!"ucap guru sejarah itu dengan nada tinggi, sampai membuat Rio terkejut dan terbangun dari tidurnya.
"Lagi dan lagi kau ini tidur di jam pelajaran, Sebagai hukumannya setelah jam berakhir kau bersihkan ruangan sejarah"ketus guru sejarah.Rio pun mengeluh dan perkata"ya...Baik....pak...[ckc! Lagi lagi dihukum bersihin ruang sejarah]"
(Pelajaran telah selesai semua murid pulang kecuali Rio karena harus membersihkan ruang sejarah)
Sebelum bersih bersih Rio menyamperin kedua teman nya"Theooo!!Kenzooo!!"teriak rio sambil pelari ke arah mereka.
"Bantuin aku yah bersih bersih pless.." dengan wajah memelas dan memohon, Mereka berdua tidak bisa bisa bilang tidak karena mereka juga berasa bersalah karena tidak membangunkan nya"Oke,kami mau bantuin kamu tapi kedepannya Jangan minta bantuan lagi"ucap dingin kenzo.
Kenzo memiliki sifat dingin dan tenang sedangkan Theo memiliki sifat seperti Rio yang sama Sama ceriah.
"Aku juga setujuh,tapi kamu harus jajani kita es krim"Ucap Theo dengan semangat.
(Mereka berdua setuju untuk membantu Rio dan Rio juga setujuh untuk mengtraktir mereka berdua es krim)
Ketika mereka bertiga membersihkan ruangan sejarah mereka menemukan buku tua yang sudah lama tidak dibaca,buku itu dibaluti debu dan seperti terdapat gembok yang mengunci buku itu. Salah satu dari mereka menyadari bahwa buku itu sangat aneh,"hey liat deh buku ini kenapa digembok yah?...."ucap Rio dengan memegang buku itu.
"Wihh....buku apa tuh seperti buku larangan aja?"ucap Theo dengan penasaran,"kita tidak bisa membuka nya. Karena buku itu di gembok dan kita tidak tahu di mana kuncinya?sudah lah taruh kembali ke tempat nya"ucap Enzo,Tapi bagi Rio buku ini sangat menarik dan ia membawa pulang buku itu."Hmmm.... kalau begitu aku akan membawanya pulang bersama ku"ucap Rio dengan wajah senangnya. Kedua teman nya hanya bisa diam mendengar ucapan Rio.