7 Lives

7 Lives

Author:weni mawadah

Nightmare

"Siapa kau??" Tanyaku melihat seorang pria berjubah putih.

"Tenang lah Naty.. aku hanya datang menjengukmu seperti biasa.. apa kau lupa padaku??" Tanya nya mendekat degan aku yang melangkah menjauh.

"Aku maksudmu? aku tak mengenalmu! Menjauh!!!" Bentakku yang sadar bahwa ini hanya mimpi.

"Jangan takut Naty... aku tak bermaksud jahat.."

"Pergi kubilang!! Pergi!!" Bentakku dengan batinku "Bangun Nat... bangun!!!"

"Kau takkan bisa bangun Naty.."

"Apa maksudmu? Bagaimana objek mimpi bisa tau aku mencoba bangun??"

"Aku yang membawamu kedalam sini tentu saja aku tau.. dengar Naty.. kau harus bisa mengendalikan dirimu mulai besok... kendalikan semua kepribaadian itu.. buat mereka patuh padamu.. namun, jangan sampai ada yang membencimu.."

"Apa yang kau bicarakan sebenarnya??"

"Jangan hawatir para pemuda itu akan membantumu.. kau akan baik-baik saja mengerti??"

"Kau ngomong apaan sih?? Pemuda mana?? Aku paling anti sama laki-laki.. Termasuk kau! Hush.. hush.. menjauh ku bilang!"

"Dengar naty... ini adalah takdir yang telah dibuat oleh ibumu.. kau harus menerimanya.."

-Deg

"Ibu?? Kau kenal ibuku?? Dimana dia??" Namun peia itu hanya tersenyum dan menghilang.

"Hei!! Tunggu katakan dimana ibuku!! Dimana dia?? Tunggu!!!" Triakku dan terbangun.

Seketika semua tawaan itu terdengar karena aku yang tersadar dari tidur dan seorang guru menatapku tajam. Guru itu sempat bingung karena itu pertama kalinya aku tidur dikelas. Ya.. sebelumnya aku tak pernah melakukan hal itu karena aku adalah gadis populer yang rajin dan berbakat. Namun, setelah meminum minuman yang diberikan Fika aku jadi mengantuk berat dan kurasa itu adalah obat tidur.

"Naty?? Kamu sebelumnya tak pernah tidur dikelaskan?? Apa ada masalah??" Tanya guru itu mencoba bijak.

"Tadi, saya minum minuman yang dikasih Fika bu..terus gak tau kenapa saya udah tertidur aja tuh buk.."

"FIKA!! Apa itu benar??"

"Nggak Ma.. ngapain Fika ngelakuin itu sih Ma.. gak guna banget Ma.." Ucap Fika mengelak.

"Tapi, tadi kamu ngasih minuman di botol ini.. ini kan botol kamu.." Ucapku menunjukkan botolnya.

".. sial.." Gumam Fika.

"Coba ibu priksa Nat.." Ucap guru.

"Ini... bau obat tidur.. FIKA!! kamu sudah keterlaluan jika seperti ini!"

"Tapi, Ma.."

"Kamu kenapa sih?? Selalu iri sama Naty??"

"Karena mama selalu ngebandingin Fika sama Naty! Bahkan sekarang mama malah lebih ngebela Naty dibanding anak mama sendiri.." Ucap Fika pergi.

"FIKA!!! (Menghela nafas) Naty.. ibu minta maaf atas kelakuan Fika yah.." aku hanya mengangguk.

Fika itu anak yang populer dengan keramahannya disekolah sebenarnya. Namun, itu sebelum aku masuk kesekolah ini. Karena itu aku tak pernah dendam padanya walau anak sekolah sudah membencinya. Tapi, Walaupun begitu aku dengar dia memiliki pacar yang baik. Pacarnya bernama Xilen asal autralia tentunya karena sekolah kami itu sudah tingkat internasional.

Disekolah ini terdapat 10 murid yang paling populer. Peringkat pertama tentu saja itu adalah Xilen siswa pujaan para gadis no 1 yang terkenal dengan wajah tampannya itu. tingginyasih 172 cm. Xilen itu memiliki zodiak virgo kalau aku tidak salah soalnya ia lahir tanggal 15 september. Dia itu terkenal dengan kemampuan tekwondonya dan Deep Voicenya. Aku pernah mengobrol dengannya..

Hari itu...

Aku membawa buku yang banyak karena di perintah oleh guru yang baru saja selesai memberi pembelajaran pada kami. Kebetulan aku harus melewati kelas nya untuk mencapai kantor guru dan hari itu ia kelihatan terburu-buru. itu membuat kami jadi..

"Au..." Ucapku terjatuh dengan buku yang berserakan.

"Ups.. Maaf aku sedang terburu-buru.." Ucapnya mengambil buku-buku itu dengan cepat.

"Sudah! Tak perlu! Pergilah! Kau terburu-buru kan??" Ucapku yang malas berhadapan dengan cowok.

"Kau.. Yakin??" Tanyanya melihatku.

"Pergi!! Kubilang!!!" Ucapku ketus.

"Santai dong! Maaf!! BYE!!" Bentak nya pergi.

Yah?? Apa yang kalian harapkan?? Bukannya seperti semua Drakor itu.. aku adalah gadis yang tak menyukai para cowok kecuali kakak sepupu ku. Walaupun kakak sepupuku adalah senior terdekat Xilen di tempat mereka belajar Tekwondo sih.. Oiyah.. nama kakakku itu.. Woojin. Sesuai namanya ia memiliki darah campuran Korea. Dia suka anime btw, dan kami sering menonton One Piece bersama-sama.

Lalu, peringkat ke 2 adalah aku yang menggeser peringkat dari Fika. Yah.. aku tinggal di rumah sepupuku dari kecil dan sudah dianggap bagian dari keluarga mereka. Maksudku paman dan bibiku sudah menganggapku sebagai anak mereka. Begitu juga Kak Woojin. Namun, mereka enggan memberi tau kan keberadaan orang tuaku dan apa penyebab sampai aku dirawat oleh mereka. Namun, Semenjak usiaku yang menginjak 17 tahun ini.. mimpi itu selalu muncul bahkan di siang hari tadi...

ME

Mawad

7Lifes

Part1