I'M Not Your Partner
Author:AlyraShi
Baca kelanjutannya di aplikasi
Welcome Back
"Welcome Back to District 8"
Sebuah tulisan muncul dihadapannya, layaknya pop up tulisan dalam game
Rea
*mengedipkan kedua matanya berkali-kali*
Rea
(Selamat datang kembali di distrik 8?)
Rea
(Apa maksudnya ini?)
Rea
(Kenapa ada tulisan seperti ini dipandanganku?)
Rea
*melihat kanan-kiri*
Rea
(Aneh!)
Rea
(Tulisan ini tetap berada ditengah pandanganku walau aku menoleh ke tempat lain)
Rea
(Apa aku bisa menghilangkan tulisan ini dari pandanganku?)
Tulisan itu pun menghilang setelah ia menginginkannya
Rea
(Tempat ini...)
Rea
(Sebenarnya aku dimana?)
Rea
(Kenapa juga ada UI Game di pandanganku?)
Rea melihat adanya user interface (UI) yang biasanya terdapat dalam game
Seperti nama player, health point, list misi/quest, pesan dan sebagainya
Rea
(Rea, ya aku tahu itu namaku...) *membaca namanya yang tertulis di UI*
Rea
(Level 79?!)
Rea
(Ini dalam game?!)
Rea
(Kalau misalnya aku sudah level setinggi ini kenapa aku tidak ingat apa-apa?)
Pertanyaan demi pertanyaan muncul memenuhi pikiran Rea
Rea
(Yang aku ingat cuma namaku saja)
Rea
(Aku tidak mengingat yang lainnya)
Rea
(Lalu...)
Rea
(Aku berada di game apa?)
Rea
(Tempat ini seperti permukiman yang tidak terurus...)
Rea
(Bagunannya tidak rapi, dibangun dengan asal-asalan...)
Rea
(Ada berberapa bangunan yang kurang kokoh)
Rea
(Sepertinya bisa roboh kapan saja...)
Ralfs
REA!
Rea
(Eh?! Seseorang memanggil namaku?)
Seorang lelaki menghampiri Rea
Dia atas kepalanya bertuliskan "Ralfs" dengan font berwarna kuning
Rea
(Itu yang diatas namanya kan?)
Ralfs
Kau disini ternyata
Ralfs
Bagaimana keadaanmu?
Rea
Ralfs?
Mendengar Rea memanggilnya Ralfs membuat lelaki itu bingung
Ralfs
Kau barusan memanggilku Ralfs?
Rea
*angguk*
Rea
Bukankah itu namamu?
Rea
Yang tertulis diatas kepalamu itu
Ralfs
Itu benar, tapi...
Ralfs
*menghela nafas*
Ralfs
Sudahlah...
Dia tidak jadi melanjutkan kata-katanya
Ralfs
Rea, kau lupa ingatan?
Rea
*angguk*
Rea
Sepertinya begitu...
Rea
Ini di dunia game ya?
Rea
Apa kau player sepertiku?
Ralfs
*geleng-geleng*
Ralfs
Bukan aku hanya seorang NPC
Non Playable Character (NPC) adalah karakter yang tidak bisa dimainkan dalam game
Peran mereka hanya sebagai pelengkap, seperti berikan misi, memberikan item ke pemain atau bahkan hanya duduk seharian ditaman
NPC biasanya sudah di setting oleh pembuat game dan hanya bisa melakukan hal terbatas
Rea
NPC?
Rea
Apa kau NPC yang akan memberikanku tutorial?
Ralfs
Untuk apa NPC memberikan tutorial pada pemain yang sudah level 79?
Rea
(Itu tidak masuk akal sih...)
Rea
Lalu kenapa kau kesini?
Ralfs
Aku...
Ralfs
Cuma numpang lewat *hendak pergi*
Rea
Tunggu dulu! *menahan Ralfs*
Rea
Kalau kau cuma numpang lewat, kenapa kau memanggil namaku?
Rea
Kau pasti mencariku kan?
Ralfs
Tidak
Ralfs
Kata siapa aku mencarimu?
Ralfs
Aku cuma iseng memanggilmu
Rea
(Mana mungkin NPC bisa iseng memanggil player!)
Rea
(Tapi perilaku dia tidak seperti NPC...)
Rea
(Apa dia punya AI?)
Artificial Intelligence (AI) adalah kecerdasan buatan yang diprogram untuk mengembangkan kemampuan objek
Rea
Ralfs, tolong bantu aku!
Rea
Paling tidak beritahu aku game apa ini?
Rea
Kenapa juga aku bisa lupa ingatan?
Ralfs
*menghela nafas*
Ralfs
Seharusnya kau minta saja penjelasan pada partnermu!
Rea
Partner?
Ralfs
Iya, orang yang dipasangkan untuk bermain denganmu
Rea
Pasangan?
Rea
Memangnya ini game apa?
Ralfs
Nanti kau juga tahu
Rea
(Kenapa dia tidak mau menjelaskan sih?)
Rea
Lalu siapa pasanganku?
Rea
Bagaimana aku bisa bertemu dengannya?
Ralfs
Seharusnya dia sedang mencarimu sekarang
Ralfs
Sebentar lagi seharusnya dia datang
Ralfs
Kalau kau mau tahu partnermu buka saja di info pemain
Rea
(Info pemain...)
Rea pun membuka info pemainnya
Rea
Yasa, level 29?
Rea
(Kenapa partnerku levelnya lebih rendah dariku?)
Rea
(Bukankah harusnya sama...)
Yasa
REA!
Ralfs
Itu dia partnermu
Ralfs
Akhirnya dia datang juga
Yasa yang baru saja datang langsung bertatap dengan Ralfs
Mereka menatap dengan tatap tidak suka terhadap satu sama lain
Rea
(Apa ini?)
Rea
(Apa sebenarnya NPC ini musuh?)
Bersambung
.....
Rea
.....
Terimakasih telah membaca episode ini
Jangan lupa komentar dan like, supaya Author tambah semangat 😊
Baca kelanjutannya di aplikasi