Di Era Mataram kuno, kematian bisa dibeli.
Seorang gadis lima belas tahun ditemukan terbakar.
Semua menyebutnya kecelakaan.
Hanya satu orang yang berani berkata,
“Ini pembunuhan.”
Raden Ajeng Sawitri Setyaningrum.
Putri yang dibuang.
Gadis ringkih yang dianggap tak berguna.
Tak ada yang tahu…
Jiwanya adalah dokter forensik dari masa depan.
Dengan pisau bedah dan akal dingin, ia menyeret pembunuh ke cahaya.
Satu demi satu rahasia Kadipaten terkuak, kehamilan tersembunyi, racun warangan, wasiat palsu, jarum maut di tulang leher.
Semakin tinggi ia naik, semakin besar musuhnya.
Ketika pembunuhan demi pembunuhan mengguncang Kadipaten, ketika para bangsawan saling menjatuhkan.
Ketika seorang Pangeran tampan mulai terobsesi pada kecerdasannya.
Dan ketika ayahnya sendiri menjadikannya alat aliansi militer,
Sawitri hanya tersenyum.
Karena ia tak pernah berniat selamat.
Ia berniat menang.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon INeeTha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Reinkarnasi Dokter Forensik Sebagai Putri Terbuang Di Era Mataram Komentar