NovelToon NovelToon
Hasrat Sang Nona Janet

Hasrat Sang Nona Janet

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / CEO / Action
Popularitas:838
Nilai: 5
Nama Author: as2357zzjdj

Janet Gabriella Virginia seorang wanita muda yang berusia 27 tahun yang harus mengalamin kehilangan kedua orang tuanya. ia memiliki kekayaan dan kekuasaanya di Keluarga Virginia. Namun saat hidupnya merasa baik-baik saja Janet harus mengalami hal buruk di mana seorang misterius mencoba untuk menghabisi nyawanya tentu saja dirinya merasa tidak aman. Janet mencoba mencari seorang pria berani untuk bisa melindungi dan jaganya agar tetap aman_____

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon as2357zzjdj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 6 MENCURIGAKAN??

****

****

****

Ana berdebar kencang saat telinganya mendengar suara aneh dari kamar Aska saat ini dirinya berdiri di depan pintu apartemen tadinya ingin membuat kejutan pada pacar nya (aska). ia mengurungan niat nya untuk beri kejutan, rasa di dadanya semakin panas di dada, ia tidak sanggup harus melihat adegan itu.

Ana berlahan mundur berbalik badan bergegas jalan pergi meninggalkan pintu aska, ana berjalan cepat di lorong apartemen dengan air mata bercucuran di wajah nya, tangan kanan mengusap air mata di wajah dengan perasaan perih di dada.

Ana sering terjadi mendengar desahan Aska bersama perempuan lain, hal itu membuat dirinya seakan-akan tidak pernah terjadi.

Di kamar Aska, setelah melakukan olahraga bersama perempuan sewannya terlihat tubuh kekar Aska penuh keringat setelah melakukan dua ronde. seorang perempuan cantik tertidur pulas berbalut selimut putih di tubuhnya.

Aska bangkit melangkah jalan mendekat meja kerjanya, ia mengambil ponsel untuk menelepon seseorang.

"gimana?? " tanya Aska dengan nada datar namun berat.

"maaf tuan... saya hanya bisa membawa Alicia". jawabannya dari dalam telepon

Aska terkejut dengan wajah tidak senang

" kenapa jadi adiknya, saya minta Janet, bukan Alicia". ujar aska dengan nada tenang namun tegas

"terus gimana tuan!!?? ". tanya nya

" kamu nanya ke saya, SAYA TIDAK MAU TAU, BAWAKAN JANET PADAKU!!! PAHAM!! ". teriak aska dengan penuh marah, langsung menutup telepon nya meletakkan ponsel di atas meja kerjannya. terlihat aska cukup kecewa anak buah nya tidak bisa di andalkan semuanya terlalu payah____

Aska mengmbil air gelas minum kini dirinya sudah berada di dapur berdiri di depan meja makan satu teguk ia minum, meletakkan kembali gelas air di atas meja dengan perasaan berat dan kesel.

"Janet... kamu akan menjadi milikku seutuhnya, ". Gumam aska dengan ekpresi penuh obsesi

tujuan aska ingin jadikan Janet sebagai istri nya untuk keuntungan bisnis bersama, sempat bersepakat dengan ayahnya Janet namun di tolak mentah-mentah, kini dirinya akan meniat memaksa dengan menculik Janet, tapi sayang anak buahnya tidak mendapat kan janet melainkan Alicia. aska sangat kesel karena gagal mendapatkan apa yang ia ingin kan

Aska melangkah jalan mendekat ke kursi sofa, ia duduk di kursi sofa depan meja, saat ini aska berpakaian kemeja putih dengan kancing di dada nya sedikit terbuka. aska bernick menelepon pacarannya (Ana)

"hallo sayang, gimana kabar mu!? hem!! ". Ucap aska dengan nada perhatian seakan-akan tidak pernah bersalah atau menyesal setelah bermain dengan perempuan lain.

" aku baik-baik saja, maaf sayang aku ada kerjaan lain, nanti aku telepon lagi". Ucapannya dengan nada berat ana merasa sakit hati.

Aska cukup kesel dengan sikap nya ana, aska pun menutup telepon dengan Ekpreksi wajah kesel.

di sisi lain ana yang di dalam mobil taksi terlihat sedih harus menerima kenyataan bahwa dirinya di hiyanati oleh pacarnya sendiri. ia meratapi sebuah foto di ponsel nya dirinya tidak menyangka akan sesakit ini.

tidak lama kemudian ana keluar dari dalam mobilnya tidak lupa menutup pintu mobil taksi. ia melangkah jalan depan pintu, terlihat rumah Ana cukup besar dan ada beberapa mobil terparkir di depan rumah, ia pun bingung kenapa ada mobil begitu banyak terparkir.

saat hendak membuka pintu, Tiba-tiba saja seorang pria tua membuka pintu dia adalah mantan sopirnya janet dengan wajah merah seperti di tampar keras, begitu juga yang lain nya juga sama. ana semakin heran dan bingung apa yang telah terjadi pada mereka semua____?

ana memasuki rumah, menutup pintu rumah melangkah jalan di ruang tamu, terlihat ayahnya sedang berdiri dengan wajah geram seketika berubah ekpresi wajah nya menjadi tersenyum pada ana

dari tadi ana sangat bingung dengan orang-orang tadi

"ayah... tadi itu siapa mereka??? ". tanya ana bingung

ayah ana menghela nafas singkat, ana tidak pernah tau apa yang di kerjakan oleh ayahnya itu, yang ia tahu ayah nya hanya bekerja di kantor.

" mereka hanya informasi kan pada ayah". ucapnya dengan nada rendah namun mencurigakan sambil tersenyum pada ana

"oh. mereka anak buah ayah?? ". tanya ana

" iya, kerja mereka tidak becus, jadi ayah marah ". ucapnya harus tetap tenang di depan anaknya

"hm. ya sudah aku mau ke kamar, mau istirahat aku capek ". ujar ana.

" iya". jawab singkat

ana melangkah jalan pergi meninggalkan ayahnya sendiri, ia menoleh sejenak berhenti melangkah melihat ayahnya terdiam sebentar. ana merasa ada sesuatu pada ayahnya, ia pun kembali melangkah jalan

di dalam kamar ana terbaring di atas ranjang kasur terlentang dengan pikiran yang tidak karuan, ia teringat tadi di apartemen Aska. kegelisahan dan ketakutan sangat terasa bagi ana, ia belum siapa harus melihat kejadian itu.

ana meringkuk dengan air mata menetes rasa sakit di dadanya sangat terasa.

"Aska kenapa!!!?? kenapa??? askaaaaa!! hiks.... ". Gumam ana menangis berseduh-seduh.

tidak lama ana hanya terdiam melamun dengan tatapan kosong, saat ini ana duduk di atas ranjang kasur nya dengan hati yang perih berlahan air mata terjatuh kembali mengingat kejadian-kejadian sebelum nya, bukan hanya satu kali terjadi tapi berkali-kali ana mendengar desahan dan pernah melihat aska bercinta dengan wanita lain. Isi kepala terlontar kan kekesalannya, ia sangat membenci aska.

Di pikiran ana saat ini, entah sampai kapan seperti ini terus di hiyanati dan kebohongan apa lagi, dirinya sadar kalau aska hanya manfaatkan ana untuk keuntungan sesuatu, entah apa tujuan aska, tapi ana mulai curiga tentang aska sering memperhatikan janet, ia merasa kalau aska sangat ter obsesi pada janet entah dari sejak kapan itu terjadi.

Di tambah saat ini ana semakin heran dengan sikap ayahnya yang berlaga mencurigakan apa lagi ia melihat orang-orang tadi seperti bukan orang berkerja tapi terlihat penjahat. ada hal membuat ana bingung dan heran di lingkaran ana banyak hal mencurigakan.

Ana mengmbil ponsel di ranjang kasur tidak ia mencari informasi tentang janet dari keluarga Virginia. ia mulai membaca artikel tentang keluarga Virginia di dalam artikel itu ada sebuah kecelakaan hebat tentang ayahnya janet yang saat ini belum dapat keterangan. sekilas ana terkejut membaca artikel terbaru hari ini, dimana rumah janet di serang oleh orang-orang misterius saat ini polisi menyatakan kejadian perampokan walaupun tidak ada barang yang mereka curi,

lebih mengejutkan lagi bagi ana adalah kalau alicia di culik saat ini para polisi memburu pelaku, ana tidak menyangka akan se mengerikan ini, di tambah banyak yang mati dan korban-korban lainnya.

"astaga.. ini ko jahat banget, harus membunuh orang". Gumam ana ketakutan dirinya mulai lemas setelah membaca artikel dan berita tersebut.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!