NovelToon NovelToon
Suamiku Yang Cacat

Suamiku Yang Cacat

Status: sedang berlangsung
Genre:Spiritual / Time Travel / Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Fantasi Wanita
Popularitas:4.9k
Nilai: 5
Nama Author: _yan08

Keisha Putri Maheswari, seorang dokter Modern dari abad ke 21 yang harus mengalami time travel ke masa kuno, Keisha terdampar di tengah-tengah hutan belantara dengan peralatan medis yang dibawanya dari masa depan, Keisha mendapatkan tugas dari sang atasan untuk ikut dengan tim medis yang akan dikirim ke pulau terpencil untuk melakukan kegiatan kesehatan bagi penduduk di sana.

Namun nahas, Keisha seorang dokter spesialis kulit harus gugur saat balik mengantarkan seorang pasien yang hendak dibawa ke kota oleh helikopter, tapi sayang helikopter yang di tumpanginya di tembak oleh orang-orang berkelompok bersenjata sehingga helikopter yang di tumpanginya jatuh.

Deskripsi tidak muat 😍

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon _yan08, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keisha Si Dokter Tengil (5)

Keisha cemberut masam di depan gubuk jelek itu, dia sangat kesal dengan Lucas, ya dia kesal dengan pria itu, kenapa mengusirnya coba, dia kan hanya ingin bermain, suntuk tau, handphone, novel segala macam tidak ada disini untuk menemaninya, dia sebagai gadis masa depan tentu akan sangat sulit untuk beradaptasi dengan abad ke 13 ini.

“Ih …, awas ya Lo lumpuh bakal– astaga Keisha jangan mengolok orang sakit, itu tidak sopan!” Keisha jadi kesal sendiri, dia ini kan dokter seharusnya bisa bersimpati sedikit lah, tapi masalahnya orang yang dikasih simpati malah kurang ajar. “Wedus!”

Setelah mengomel tidak jelas, dari kejauhan Keisha melihat kedatangan Chris yang tengah memikul sesuatu, huh dia kok jadi senang ya, ketimbang Lucas yang terlalu sok cool mending sama Chris cool tapi nyelekit, sama saja lah kedua bujang ni.

“Chris!” seru Keisha berjingkrak senang, ingat umur napa udah 25 juga.

“Dasar bocah!” dengus Chris berjalan masuk dan diikuti oleh Keisha dari belakang.

“Kamu bawa apa?” tanyanya tidak menggubris ucapan Chris.

“Ini, untukmu!” Chris menyodorkan sebuah bondolan kain.

Keisha pun menerimanya dengan bingung, dia pun membukanya, isinya adalah sebuah gaun, Keisha tersenyum senang, ya ampun sekian hari akhirnya dia memiliki baju ganti. “Ya ampun Chris thank you very much, ternyata Lo tsundere juga ya, haha gapapa tapi aku suka!” senyum Keisha.

Chris jadi jengkel sendiri dengan kata-kata aneh gadis ini. “Berhentilah menggunakan bahasa anehmu itu, aku tidak mengerti!” dengus Chris kesal.

Keisha diam saja sambil tersenyum, disana juga ada air mawar alat bantu untuk mandi, dan yah Chris harus rela merogoh kocek yang banyak demi air mawar tersebut.

Lucas diam berdeham pelan, pria itu duduk dengan baju lusuhnya, kakinya yang tidak bisa digerakkan membuatnya kesulitan, dia mengutuk keras orang yang telah membuatnya seperti ini.

“Tuan, apakah anda lapar? Saya membawa makanan dari pasar!” ucap Chris begitu lembut mengeluarkan makanan yang dibelinya tadi.

Lucas tak banyak menjawab pria itu menerimanya, meskipun pada awalnya dia enggan, siapa yang tidak enggan, anak bangsawan yang besarnya dilayani sedemikian rupa kini harus makan dengan berhemat sama dengan rakyat jelata, sungguh hatinya sangat sakit dan tidak terima.

“Bubur apa ini, alot masih rasa beras!” celetuk Keisha menaruh sendok kayu itu.

Chris yang melihat itu menjadi melotot sendiri pada Keisha.

“Apa? Benar kok, buburnya belum matang, orang bodoh mana yang membeli bubur jelek ini!” seru Keisha tidak sadar akan tatapan menyeramkan Chris dan Lucas.

“Maka dari itu kau tidak usah memakannya!” sahut Lucas ikut jengkel, apa-apaan gadis aneh ini. “Menyusahkan!”

“Dih, dikasih tahu juga! Makan bubur yang belum matang itu bisa menyebabkan sakit perut, sini-sini buburnya!” Keisha merebut kasar mangkuk bubur yang berada ditangan Lucas.

Pria itu menggeram marah atas kelancangan Keisha terhadapnya. “Dasar lancang, berhentilah bersikap seenaknya!” sentak Lucas menatap marah pada Keisha yang terlonjak kaget.

“Ya-ya aku minta maaf!” jawab Keisha acuh membawa semangkuk bubur itu untuk dimasak kembali, Keisha berpikir, kedua bujang ini benar-benar miskin, sepertinya dia juga harus ikut bekerja, jika terus menanti dan menanti yang ada dia bisa mati kebosanan nanti, dia akan menjalani dan mendekati dirinya pada zaman ini secara pelan-pelan, karena apa? Semua ini diluar akal sehat manusia.

Keisha menyuruh Chris untuk menghidupkan api di tungku, Keisha akan memasak kembali bubur mentah itu, dia juga akan mencampurinya dengan sedikit sayur bayam, dia melihat di depan gubuk yang sangat jelek ini ada bayam liar yang tumbuh. “Tolong aduk, apinya jangan dibiarkan besar!” titah Keisha menyuruh Chris.

Lucas dan Chris hanya diam melihat, apa yang akan dilakukan gadis aneh itu, sekembalinya Keisha membawa rumput, buat apa? Jangan bilang gadis itu mau mencampur rumput itu dengan bubur ini? Yang benar saja.

“Jangan bilang–”

“Ssttt ….” Keisha membungkam mulut Chris lalu mengusirnya dari depan tungku. “Jangan banyak komen, lihat saja okey!” serunya lalu duduk.

Keisha sudah mencuci bersih bayam tersebut, lalu gadis itu memasukkan bayam itu kedalam panci tanah liat tempat bubur itu dimasak, melihat isi dapur tidak ada apapun, hanya ada garam kasar, itu saja, miskin sekali everybody!

Beberapa menit kemudian kedua pria itu nampak sangat ragu melihat bubur yang sudah dicampur oleh sayuran yang mereka kira rumput. “Ck, makan saja napa, dari pada kelaparan!”

Terdengar suara ringisan, dan itu berasal dari Chris yang dicubit oleh Lucas, pertanda dia disuruh untuk mencobanya terlebih dahulu.

Dengan berat hati Chris mencobanya, saat satu suapan masuk pria itu merasakan bubur yang sangat enak, padahal hanya dibumbui oleh garam kasar tapi sudah senikmat ini.

Melihat Chris yang makan begitu lahap Lucas jadi kepengen.

Keisha yang melihat itu seketika memiliki ide tengil. “Coba lah, coba lah!” Keisha memutar-mutar mangkuk bubur milik Lucas yang masih mengepul di depan wajah pria itu sendiri.

Chris pria itu hanya acuh, biarkan saja kapan lagi melihat majikannya diperlakukan seperti itu, dia tidak menduga bahwa gadis aneh itu bisa memasak.

“Berhentilah bermain-main, mari suapi aku!” titah Lucas dengan wajah garang, Keisha sih gak bisa liat, tau sendiri Lucas menggunakan topeng untuk menutupi sebelah bagian matanya.

“Dih makan sendiri lah, aku aja belum habis nih!” tolak Keisha.

Mereka bertiga pun makan dengan lahap, huh, hanya semangkuk bubur di taburi garam sudah begitu nikmat, jadi nyesel dia tuh dulu, suka menunda-nunda makan, akhirnya malah seperti ini, hidup miskin luntang-lantung di zaman orang.

Emak help me!

. . .

Pagi harinya Keisha mendapati keadaan Lucas yang kini tengah dalam kondisi demam yang cukup menggigil. “Lucas!” seru Keisha menemukan pria itu sudah terbujur di bawah lantai bambu yang dingin.

Gadis itu pun segera membantu pria itu untuk naik ke atas ranjang yang hanya dilapisi satu tikar, dan bantal yang lusuh, selimutnya apa lagi. “Ya ampun Chris kemana lagi!” gumamnya segera mencari tas medisnya.

Keisha memeriksa suhu tubuh Lucas menggunakan termometer dan suhu tubuhnya berada di 39°C, cukup tinggi.

“Dingin …!” gumam pria itu bergetar menggigil kedinginan, hawa dingin di pagi hari memang tidak ngotak bagaimana tidak 12°C sangat dingin.

“Sebentar aku akan mencarikan mu selimut!” Keisha mengambil selimut milik Chris, gadis itu sungguh kasihan dengan pria ini, tapi dia kembali kesal melihat topeng jelek itu ‘kenapa sih, sama wajah nih pria? Emangnya di wajahnya ada tompel? Pake segala gunain topeng lagi!

Setelah memasak beras yang dibawa oleh Chris kemarin, Keisha memasaknya menjadi bubur, setelah matang Keisha membantu Lucas untuk makan, selang beberapa menit Keisha mencari-cari obat pereda demam, dan syukurnya itu masih ada, sempat ragu, takutnya sudah kadaluarsa, tapi …. “Coba aja deh, semoga dia gak pa-pa.” Batinnya membantu Lucas meminum obat.

“Apa yang kamu berikan?” tanya Lucas menatap obat itu aneh.

“Ini obat pereda demam, cepat minum!” ucap Keisha tetapi Lucas menggeleng dan malah menepis tangannya.

“Kamu pikir, kamu bisa membodohiku?!” sengit Lucas. “Obat macam apa seperti itu? Bahkan tabib di seluruh kerajaan ini tidak memiliki obat seperti itu, jadi jangan cob—”

“Sutt, cepat minum, itu pasti sangat pahit!” seru Keisha menyodorkan segelas air yang dengan cepat Lucas minum hingga habis.

“Kau–!” Lucas menggeram marah, andaikan dia sehat tidak sakit dan lemah seperti itu, mungkin saja gadis aneh ini sudah mati dia penggal atas tingkah lancangnya ini.

“Kan aku sudah bilang, aku ini bukan tabib biasa, jadi tenang saja, obat itu hanya aku yang punya dan di jamin aman sentosa!” serunya melenggang pergi meninggalkan Lucas yang kesal akan sifatnya yang tengil.

“Awas saja jika aku sudah sehat, habis kau gadis aneh!” gumamnya.

. . .

...“Life is not as beautiful as written in a novel, moving from place to place is immediately adopted as the Duke's son!”...

1
Reni Anjarwani
doubel up thor
sahabat pena
yah up nya cuma 1 krg thor. lagi seru2 nya euy
Lippe
ehh siapa gadis lirik??? keisya??? jadi si Lucas jadi benci sama keisya dong
sahabat pena
kurang banyak up thor 🤣🤣1 mah krg. 2 atau 3 lah🤣
Arsen: kirain gak ada yg suka mknya up sedikit 😆 insyaallah nanti di usahain 😁
total 1 replies
sahabat pena
lucas pangeran ya..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!