kim Vincent adalah seorang CEO muda ternama di negara K, Vincent sukses di umurnya yang masih tergolong muda yaitu 26 tahun dan ia telah menikah dengan gadis pujaannya Kim Fafa, ia telah menyandang sebagai nyonya kim selama 2 tahun tapi belum juga di karuniai seorang anak dari pernikahannya
ada sebuah insiden saat Vincent diharuskan terbang ke negara I karena ada masalah dengan anak perusahaannya disana dan entah mau dikata takdir mempertemukannya dengan seorang gadis desa dan karena suatu hal ia harus menikahi gadis tersebut.
mau tau kelanjutannya mari kita baca >>>>
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mommy fafa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
chapter tiga puluh dua
kita kenalan dulu ya sama Juan
nah ini penampakan Juan semoga kalian suka
Jeon Juan adalah seorang pemuda berusia dua puluh lima tahun seorang CEO di perusahaan Jeon company
seorang pemuda yang ceria dan hangat saat bersama orang yang di sayang, emosian, baik, kadang kelakuannya di luar nalar
jika di luar atau di dunia kerja ia akan seperti Vincent akan dingin terhadap orang luar
masih mencintai satu orang walaupun sudah dikatakan tidak bisa di gapai entah sampai kapan Juan akan berhenti mencintainya
Sudah lima tahun ia berusaha untuk melepaskan mencoba ikhlas tapi tetap tak bisa dan yang dilakukan hanya berdamai dengan masa lalu, tetap mencintai dalam diam baginya melihat cintanya bahagia maka ia pun akan bahagia.
flash back lima tahun sebelumnya
di suatu ruang kelas beberapa siswa tengah memperhatikan dosen yang sedang mengajar beda lagi dengan seorang pemuda yang fokusnya diam-diam mencuri pandang pada gadis di sebelah kanannya
Entah apa yang membuat pemuda itu lebih tertarik untuk melihat gadis di sebelahnya di banding dosen yang sedang menjelaskan materi di depan sana.
dimata pemuda itu wajah serius sang gadis saat menulis beberapa poin penting yang di jelaskan dosen sangat menggemaskan membuatnya tak bosan untuk melihatnya lebih lama.
tak terasa jam pelajaran telah usai dosen pun telah keluar dari dalam kelas beberapa mahasiswa sudah keluar kelas tinggallah dua orang di dalam kelas.
" Fa... masih nulis aja lo dah keluar juga dosennya "
" iya sebentar lagi catetan gue selesai " tanpa menatap pemuda itu sang gadis tetap meneruskan catatannya
" udah ah ayok ke kantin perut gue dah keroncongan " tanpa persetujuan pemuda itu membereskan alat tulis dan tablet sang gadis memasukkan kedalam tas mengundang geram dari gadis itu
plak.... suara geplakan yang sangat nyaring dan terdengar suara pemuda itu mengaduh memegangi lengannya
" astaga Fa.... lo cwek tapi macam kuli tenaganya sakit woy belum jadi istri aja KDRT mulu lo sama gue " terus mengusap bekas tabokan di lengannya yang terasa panas
" heh Juan siapa juga yang mau jadi istri kadal buntung kaya lo " gadis itu tetap membereskan barangnya karena memang sudah selesai ia mencatat
" enak aja kadal buntung gini-gini gue di gilai para gadis di sini ya " menyugar rambutnya kebelakang mengunakan jarinya membuat gadis itu memutar bola matanya malas
" Fa tungguin gue dong main tinggal aja " pemuda itu berlari mengejar sang gadis yang sudah pergi keluar kelas terlebih dahulu
Berjalan beriringan menuju kantin membuat beberapa mahasiswi iri terhadap Fafa yang berteman dengan pemuda terkenal dengan ketampanannya Juan namanya
Juan dan Fafa memang berteman sejak masa orientasi mahasiswa entah bagaimana mulanya mereka bisa berteman hingga sekarang sudah satu semester mereka bersama dan Fafa pun hanya berteman dengan Juan karena ia merupakan gadis yang tak pandai bergaul.
duduk di kantin memakan makanannya dengan tenang tak setenang itu sih karena Juan suka sekali menjahili Fafa dengan mengambil makanan Fafa.
" astaghfirullah Juan... makanan kita sama loh kenapa suka banget sih ambil Yang ada di piring gue " kesal Fafa karena Juan mengambil makanannya padahal menu yang mereka pesan sama
" ya enak aja punya lo " dengan tengilnya Juan menyuapkan makanan dari piring Fafa masuk kedalam mulutnya
" aish terserah " Juan terkekeh melihat wajah kesal Fafa, kekesalan Fafa sungguh candu bagi Juan
" hai Fa... " seorang pemuda tiba-tiba datang dan duduk di sebelah Fafa membuat Juan memutar bola matanya
" ngapain lo ke sini " sewot Juan
" lah suka-suka gue lah ini tempat umum ya " balas orang itu
Fafa menghela nafas lirih pasalnya ia sudah tau sebentar lagi akan terjadi perdebatan di antara kedua pemuda itu
" iya sih bener.... tapi kan kursi banyak noh yang kosong kenapa lo ke sini "
" gue kesini karena ada Fafa " pemuda itu melihat kearah Fafa yang terus makan tanpa mempedulikan mereka yang berdebat
" nih Fa, buat kamu " meletakkan sebatang coklat di hadapan Fafa
" heleh coklat murahan aja gak modal banget lo.... jangan di ambil Fa "
Plak.... tangan Juan lebih dulu di pukul oleh pemuda itu sebelum mengambil coklatnya
" ini buat Fafa ya bukan buat lo " matanya melotot menyorot Juan tajam menjauhkan coklatnya dari jangkauan Juan
" astaghfirullah bisa gak kalian ini kalau ketemu gak usah berantem "
" gak bisa " jawab mereka serentak
Fafa memandang lelah mereka lalu memutuskan pergi dari kantin karena lelah dengan dua pemuda yang selalu mengikutinya itu.
" eh Fa Lo mau kemana tungguin gue " belum sempat Juan lari tasnya sudah di tarik pemuda itu
" awas gara-gara lo ya Fafa pergi " Juan menarik tasnya
" ck gara-gara lo juga " pemuda itu pergi terlebih dahulu meninggalkan Juan
*
*
*
Ujian semester telah usai liburan pun telah tiba di saat semua mahasiswa atau mahasiswi tengah berlibur bersama dengan keluarganya beda lagi dengan gadis bernama Fafa, saat ini Fafa berada di condonya tengah bersiap akan berangkat kerja
Ya Fafa bekerja paruh waktu saat kuliah tidak libur tapi saat liburan seperti ini ia akan mengambil full time jam kerjanya biasanya hanya empat jam ia bekerja sekarang ia akan habiskan delapan jam
Hidup sendiri di negara asing sungguh berat bagi Fafa tapi semua itu tak mematahkan semangat Fafa yang sudah bertekad ia harus berhasil mengubah takdirnya.
Keluar dari condo Fafa di kejutkan dengan pemuda yang kelihatannya akan mengetuk pintunya
" eh kak... ada apa pagi-pagi berkunjung " tanya Fafa agak terkejut melihat pemuda itu
" emm... bisa hari ini ada waktu buat aku "
" tapi kak aku harus kerja " tolak Fafa
" nanti aku izin sama manager kamu... mau ya Fa "
" kak sorry ya walaupun itu restoran punya keluarga kakak tapi aku gak bisa seenaknya aja gak masuk kerja karena jalan sama anak yang punya restoran " agak kesal Fafa terhadap pemuda ini terlalu gampang dan dadakan jika mengajaknya pergi
" plis ya Fa.... kali ini aja janji batin kalau mau ajak kamu pergi lagi aku akan kabari dulu "
Melihat raut pemuda itu memelas, memohon membuat Fafa tak tega akhirnya mengiyakan ajakannya
akhirnya mereka pun pergi dengan mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang pemuda itu sesekali melirik Fafa yang duduk di sampingnya
" kita mau kemana sih kak " pasalnya sudah setengah jam mereka tak kunjung sampai
" tunggu sebentar lagi ya "
beberapa saat kemudian mereka berhenti di wisata akuarium terbesar di negara K, yang menampilkan berbagai jenis hewan laut yang memukau
Setelah membeli tiket pemuda itu menggandeng tangan Fafa berjalan menyusuri lorong akuarium pemuda itu sangat senang melihat Fafa antusias dengan tempat ini, hari ini ia bertekad akan mengungkapkan perasaannya setelah mengajak Fafa jalan-jalan
Fafa terlihat senang melihat berbagai hewan laut disini ia melihat ubur-ubur bulan, hiu harimau pasir, bahakan ada ikan piranha menyeramkan banyak lagi yang mereka lihat
skip malam hari
setelah puas berjalan-jalan seharian tadi mreka sempat mengunjungi museum, taman kota, dan tempat-tempat tradisional di negara K banyak yang mereka lakukan hari ini sungguh membuat Fafa senang mendapatkan pengalaman baru
Saat ini Fafa dan pemuda itu ada di lotte World tower salah satu bangunan tertinggi di negara K untuk menikmati makan malam
" ekhem... Fa sebenarnya " Fafa diam menanti pemuda di depannya ini meneruskan kata-katanya ketara sekali jika pemuda itu gugup dan suasananya berubah menjadi agak tegang
" sebenarnya.... aku suka sama kamu semenjak kamu jadi maba di kampus "
" emm kak maaaf kenapa kak Vincent suka sama Fafa yang notabenya hanya gadis biasa dan sebatang kara seperti aku, padahal masih banyak gadis di luaran sana yang sepadan dengan kakak " ya Fafa tau pemuda bernama Vincent kakak kelasnya ini ada perasaan lebih terhadapnya tapi Fafa tak pernah berpikir ia akan mengungkapkan perasaannya
" Fa... aku suka kamu apa adanya gak mandang latar belakang kamu, aku sayang kamu ya karena orang itu kamu.... mau ya jadi penyemangat aku " Vincent bicara dengan sungguh-sungguh karena ia merasa Fafa adalah gadis yang di takdirkan untuknya
setelah lama terdiam Fafa oun menganggukkan kepalanya sebagai jawaban karena sejujurnya ia pun memiliki perasaan lebih terhadap Vincent
" alhamdulillah terimakasih Fa... terimakasih aku sayang kamu "
" aku juga sayang kak Vincent " jawab Fafa malu-malu "
mereka pun makan dengan perasaan yang berbunga-bunga akhirnya mereka resmi menjalin sebuah hubungan yang terikat tak tanggung-tanggung Vincent langsung melamar Fafa malam itu juga karena Vincent tau di dalam agama mereka berpacaran tanpa kepastian itu sebuah kesalahan.
setelah makan malam Vincent pun mengantarkan Fafa ke condonya, Vincent mengantar Fafa hingga depan pintu memastikan Fafa selamat sampai rumah ia pun pergi pulang ke apartemennya yang tak jauh dari condo Fafa.
☘️☘️☘️☘️
segini dulu ya sayang-sayang ku ini masih berlanjut ya flashback nya sedikit lagi dan hati ini cukup segini dlu author ngantuk karena sekarang jam 4 subuh td author kebangun dan inget klo belum up jd ke sini dlu
ok makasih yang udah mampir jangan lupa tinggalkan jejak ya like and komen🥰
Bye guys see you