NovelToon NovelToon
LUKA

LUKA

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Cintapertama / CEO
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: nia ayu

ketika sebuah pernikahan di awali dari sebuah kebohongan

jeon kinan gadis 19 th yang tinggal di panti asuhan tiba-tiba diajak menikah oleh seorang pengusaha sekaligus pemilik yayasan di tempatnya tinggal.

kim victor seorang pengusaha yang memiliki sifat dingin dan sangat susah didekati tanpa angin tanpa hujan mengajak menikah seorang gadis yatim piatu.

apakah pernikahan mereka baik-baik saja setelah kinan mengetahui fakta yang menghancurkan dirinya?

apakah victor bisa mendapatkan maaf dari sang istri setelah luka yang dia torehkan kepada kinan?

bagaimana kelanjutan pernikahan mereka??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nia ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Makan malam

Malam harinya terlihat semua orang sedang berkumpul di meja makan akan tetapi acara makan belum juga dimulai dan hal itu membuat kinan mengomel.

“Nunggu siapa lagi sih?" Tanya kinan kesal karena sudah lewat jam makan malam dan perutnya sudah berbunyi sejak tadi.

“Tunggu sebentar sayang, tahan ya" kata luhan pelan sambil mengelus surai putri bungsunya hingga setelahnya terdengar bel mansion berbunyi dan vicky dengan semangat berlari membukakan pintu

“Uncle victor" teriak vicky semangat sedangkan victor hanya tersenyum dan mengusap surai jagoannya sayang.

“Maaf ya sayang, uncle terlambat" kata victor.

“Tidak apa-apa uncle, ayo duduk semua sudah menunggu uncle", kata vicky sambil menarik tangan victor menuju meja makan.

Saat tiba di meja makan netranya tertuju kepada kinan yang sejak tadi hanya diam tanpa mau melihat ke arahnya.

“Selamat malam tuan sehun, maaf saya terlambat karena ada urusan tadi", kata victor sopan sambil membungkukkan badannya.

“Tidak masalah tuan victor, mari kita mulai makan malam kita", ajak sehun dan akhirnya mereka pun memulai makan malam mereka.

"Bilang saja kalau mau makan gratis” omel kinan lirih dan masih didengar oleh semua orang dan membuat luhan mencubit gemas pinggang putrinya.

"Aduuuh mama kenapa mencubit kinan sih”, protes kinan kesal.

"Mulutnya sayang” kata luhan lembut sedangkan kinan hanya mempoutkan bibirnya karena kesal.

"Uncle victor, uncle sudah punya istri atau kekasih belum?” Tanya vicky langsung dan tanpa malu.

“Uncle sudah mempunyai istri sayang" kata victor sambil tersenyum.

“Yaaah sayang sekali padahal vicky mau menjodohkan uncle dengan mommy, soalnya uncle tampan” kata vicky polos.

Keinginan spontan vicky membuat kinan tersedak makanannya seketika.

"Uhuuk…uhuuukkk, sayang jangan aneh-aneh ya" kata kinan gugup.

“Memang kenapa mom? Lagian kata mommy daddy vicky pergi jauh dan ga mungkin kembali bukan jadi kalau mommy cari suami lagi ga masalah bukan", kata vicky polos dan kinan hanya bisa memijit pelipisnya pusing sedangkan yang lain diam-diam tersenyum dibalik menikmati makanan mereka.

“Memang kemana daddy vicky sayang?" Tanya victor sambil melirik kinan yang hanya menundukkan wajahnya.

“Entahlah uncle, kata mommy sudah lama daddy pergi dan ga ada kabar sama sekali. Padahal uncle tahu setiap malam mommy menangis dan bilang rindu sama daddy loo” kata vicky tiba-tiba dan membuat kinan melotot ke arah sang putra.

"Mana ada mommy seperti itu, engga ya”, kata kinan gugup.

"Ish mommy tidak boleh berbohong loo, kata mommy kalau kita bohong itu dosa benarkan mama woonie” ucap vicky.

"Benar sekali sayang”, kata woonie sambil tersenyum misterius.

Selesai makan malam terlihat sehun yang tengah mengobrol dengan victor sedangkan kinan berada di kamarnya dan tak beberapa lama terdengar pintu kamarnya diketuk dari luar dan kinan dengan malas membukanya.

"Mama, ada apa?” Tanya kinan saat melihat luhan berdiri di depan kamarnya.

“Kamu bisa temani tuan victor sebenter sayang", pinta luhan.

“Memang papa kemana?" Tanya kinan.

“Ada klien yang tiba-tiba meminta rapat online malam ini", kata luhan.

"Kenapa dia tidak pulang aza sih mah”, ucap kinan.

"Dia belum ingin pulang karena masih ada hal yang harus di bahas dengan papamu, sudah temani sebentar dia di taman belakang”, kata luhan lalu meninggalkan kinan.

Kinan memandang  lekat sosok pria yang sekarang membelakanginya, sosok pria yang masih menjadi tempat ternyaman untuknya meski masih ada sedikit rasa sakit hati yang belum pergi dari bayang-bayang masa lalunya.

"Eheeem” dehem kinan dan membuat victor menoleh dan tersenyum kepada istrinya tersebut.

"Belum tidur?” Tanya victor pelan lalu duduk di salah satu bangku.

"Mau tidur tapi sama mama disuruh nemenin mahkluk halus buat ngobrol” kata kinan ketus sedangkan victor hanya tersenyum mendengar kata-kata sindiran yang tidak pernah berhenti keluar dari mulut istrinya, bukannya tersinggung atau marah victor justru gemas.

"Kemari”, panggio victor pelan sambil menepuk tempat sebelahnya yang kosong.

"Mau apa?”, tanya kinan was was sambil memicingkan matanya curiga.

"Hanya mengobrol, kemarilah aku tidak akan macam-macam”, kata victor pelan dan kinan pun mendekat meski awalnya ragu hingga sebuah tangan menariknya lembut membuat wanita itu duduk sempurna di pangkuan victor.

"Lepas, nanti ada yang lihat” gugup kinan.

"Biar saja, aku rindu” kata victor sambil menenggelamkan wajahnya di ceruk leher istrinya.

"Victor lepas” berontak kinan tapi justru victor semakin mempererat pelukannya dan tiba-tiba kinan merasakan leher dan bahunya basah seketika kinan sadar jika suaminya sedang menangis.

“Kamu menangis?" Tanya kinan lirih berusaha menjauhkan wajah victor tapi victor tidak bergeming sama sekali.

“Maaf, maafkan aku jangan hukum aku terlalu lama sayang", kata victor lirih sedangkan kinan hanya diam.

“Aku benar-benar tidak bisa tanpamu, bertahun tahun aku hilang arah tanpamu" kata victor.

Lalu setelahnya victor menatap istrinya dan betapa terkejutnya kinan saat melihat pria dingin dan kaku menangis di hadapannya.

“Kita mulai lagi dari awal ya sayang, hanya ada aku, kamu dan putra kita" kata victor dengan netra yang menatap istrinya. Sedangkan kinan hanya diam sambil menatap pria di depannya saat ini.

Victor mengambil tangan mungil istrinya dan mengarahkannya ke dada bidangnya.

“Lihatlah sayang, jantungku hanya berdetak seperti ini saat denganmu”, kata victor lirih dan dapat kinan rasakan jantung pria didepannya saat ini berdetak sangat cepat.

“Jangan membohongiku, pasti dengan wanita lain jantung kamu juga akan seperti itu", kata kinan berusaha melepaskan genggaman tangan mereka tapi ditahan oleh victor.

“Mau aku buktikan jika hanya didekatmu saja jantungku berdetak seperti ini" Tantang victor sambil mendekatkan wajahnya ke wajah istrinya perlahan.

“Kamu mau apa" ucap kinan gugup berusaha menghindar tapi tangan victor dengan cepat menahan punggung istrinya dan menahan tengkuk kinan hingga yang terjadi setelahnya sebuah ciuman terjadi diantara mereka.

Awalnya victor tidak memaksa, dirinya hanya menunggu hingga setelahnya karena terbuai kinan pun membalas ciuman suaminya dengan mengalunkan tangan mungilnya ke leher sang suami.

Bohong jika kinan tidak mencintai suaminya rasa itu masih ada bahkan semakin hari rasa itu semakin besar tanpa bisa dirinya bendung, tapi rasa kecewa dan sakit masih mendominasi. Akan tetapi malam ini sedikit demi sedikit tembok kecewa dan sakit hati itu mulai retak tanpa kinan duga.

Setelah beberapa saat victor melepaskan ciuman mereka dan menghapus benang saliva di bibir kinan, victor menatap penuh puja wanita di depannya saat ini lalu perlahan tangan itu mengusap pipi mulus kinan.

“Aku tahu kesalahanku sangat fatal dan aku juga sadar mungkin aku tidak akan termaafkan tapi bisakah demi putra kita, sedikit saja kita menyingkirkan ego kita? Bagaimanapun juga vicky butuh keluarga yang lengkap di usianya yang sekarang. Aku tidak butuh permintaan maafmu tapi aku ingin kamu memberiku satu kesempatan untuk membuktikan jika aku kim victor benar-benar mencintaimu” kata victor panjang lebar sedangkan kinan hanya terdiam tanpa bisa mengucapkan sepatah kata pun.

Setelah mengatakan itu victor menurunkan kinan dari pangkuannya lalu mengusap surai istrinya sayang.

“Istirahatlah, aku harus kembali ke hotel" kata victor sambil tersenyum lalu mencium sekilas pipi kinan dan setelahnya meninggalkan kinan yang masih bengong seorang diri.

Sementara itu beberapa orang tampak mengintip dari balik dinding.

"Kenapa hanya begitu saja” kata vicky kesal.

"Begitu bagaimana maksudnya sayang?” Tanya luhan lirih.

"Hanya ciuman setelah itu pergi, kan bisa ngajak mommy pergi kemana gitu” ucap vicky.

"Kan baru permulaan sayang, kita harus pelan-pelan lagipula daddymu harus mendapatkan maaf dulu dari mommymu bukan”, kata woonie dan diangguki oleh luhan.

"Grandpa kira-kira urusan kerja sama ini kurang berapa lama lagi?” Tanya vicky sambil.menatap kinan yang masih betah duduk di bangku taman.

“Jika tidak ada masalah masih sekitar 2 bulanan lagi, kenapa sayang?" Tanya sehun.

Vicky menoleh ke arah sang kakek dengan senyum misteriusnya.

“Bagaimana jika vicky dan mommy pindah ke korea", ucap vicky spontan dan membuat tatapan terkejut dari semuanya.

“Korea? Mommymu tidak akan setuju sayang" ucap woonie.

“Jika itu menyangkut pekerjaan pasti mommy tidak akan menolak benarkan grandpa?" Tanya vicky dan sehun pun tersenyum ke arah cucunya.

“Idemu selalu saja genius sayang" ucap sehun sambil mengusap surai cucunya, sehun paham apa yang dimaksud oleh sang cucu vicky.

1
Nadia Apriyanti
ceritanya bagus
nia_minyoongi: makasih 😊😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!