NovelToon NovelToon
Hasrat Sang Nona Janet

Hasrat Sang Nona Janet

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / CEO / Action
Popularitas:838
Nilai: 5
Nama Author: as2357zzjdj

Janet Gabriella Virginia seorang wanita muda yang berusia 27 tahun yang harus mengalamin kehilangan kedua orang tuanya. ia memiliki kekayaan dan kekuasaanya di Keluarga Virginia. Namun saat hidupnya merasa baik-baik saja Janet harus mengalami hal buruk di mana seorang misterius mencoba untuk menghabisi nyawanya tentu saja dirinya merasa tidak aman. Janet mencoba mencari seorang pria berani untuk bisa melindungi dan jaganya agar tetap aman_____

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon as2357zzjdj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 21 SESUATU AKAN TERJADI

Tiba-tiba saja Leon merasa ingin ke kamar mandi.

"nona Janet, saya mau ke toilet dulu". Ucap Leon meminta izin pada Janet

" iya". jawab singkat

Leon pun bangkit melangkah jalan pergi dirinya mencari sebuah toilet ke sana dan kemari. dirinya bingung harus mencari kemana. Hingga akhirnya Leon memutuskan untuk bertanya pada seseorang yang di sana

"permisi kalau aq toilet ada di mana iya!? ". tanya Leon dengan nada ramah.

" oh, di sana, kamu tinggal lurus saja, nanti ketemu toilet nya". Ucap nya sambil tunjuk cari mengarahkan pada Leon

   leon pun menganggukkan kepalanya. melangkah jalan yang di tunjukkan sama orang tadi.

terlihat ana memperhatikan arah yang lain dirinya bangkit melangkah jalan pergi ke sana.

setelah ana pergi tampaknya ayah ana sedang mengetik di ponsel nya.

"kamu bersiap, jangan sampai gagal lagi! ". dari dalam teks itu. sepertinya ayah ana menyuruh seseorang untuk melakukan sesuatu

dari tadi aska terus memperhatikan Janet dengan obsesi nya itu. ana melihat itu sekarang dirinya mulai paham arah nya kemana, sepertinya aska sangat menyukai Janet. ter mungkin besar terjadi nya penculikan ada kaitannya dengan aska, dan masalah Janet di pun ada kaitannya dengan ayahnya... kini ana semakin yakin mereka berdua dengan tujuan yang sama namun keinginan berbeda.

yang tidak habis pikir adalah dua pria yang selama ana kenal dan selalu bersama nya ternyata menyimpan sisi gelap. kini dirinya bingung harus bagaimana. di tampat lain ada sosok seorang ayah yang ia sayangi, di sisi lain lagi seorang pacar yang suka bawa wanita lain tapi ana masih sayang padanya, walaupun sering di selingkuhin oleh aska..

tampaknya Leon sedang membuang air kecil entah kenapa tiba-tiba saja dirinya ingin buang air. Leon selesai dengan masalah buang air kecil kini dirinya melangkah keluar dari dalam toilet dengan rasa lega.

Leon melangkah jalan kembali ke tempat nya..

"halo, silahkan minum nya" ucap seorang pria yang mengantarkan minum pada mereka semua. dia meletakkan segelas air di atas meja.

ayah ana mengmbil segelas air minum, dirinya meminum dengan satu teguk.

di ikut oleh Janet, dirinya pun ikut minum bersama Dev pun ikut meminum nya.

aska mencari ana entah perginya kemana dirinya takut rencana nya gagal. kini dirinya panik tidak menemukan ana sekitar pesta. tampaknya aska kebingungan harus ngapain.

di tempat lain terlihat ana sedang berada di luar teras rumah di depan pintu yang sendirian sambil main ponsel nya. saat Leon melangkah jalan tidak sengaja bertemu dengan ana sendirian di depan pintu itu. Leon pun melangkah mendekat

ana melirik kedepan setelah mendengar langkah kaki seseorang mendekat yang ternyata Leon.

"kenapa kamu di luar? ". tanya ana heran

" hm!! tadi ke toilet dulu". Jawab Leon dengan wajah tegas. "lalu kenapa kamu di luar juga! ". tanya balik Leon penasaran

" di dalam akan terjadi sesuatu, mencari keselamatan untuk ku! ". Ucap ana lantang

" hah?". ucap Leon bingung maksud perkataan ana itu.

"kamu lebih baik jaga, nona Janet sebelum terjadi sesuatu, sana pergi". Minta ana untuk masuk ke dalam rumah itu

Leon pun bergegas melangkah masuk ke dalam pesta itu.

" ha! kita lihat apa yang akan terjadi setelah ini". ucap ana bicara diri sendiri

Dor...

"ARGHHHHH!!! ". seruan para tamu undangan di pesta langsung ketakutan menundukkan kepala dan hingga men jongkok melindungi mereka sendiri.

Suara tembak barusan itu kini terdengar oleh para tamu. seketika Leon terkejut mendengar suara tembak an tadi, ia melihat sekeliling mencari keberadaan janet. Leon bergegas melangkah jalan mencari Janet, ia mulai panik dan gelisah.

"Awas, minggir". Tegas leon berjalan cepat mencari janet

Di luar ana yang berdiri sendiri di depan, seketika kaget mendengar suara tembakan dan suara teriakan ketakutan para tamu ana pun bergegas masuk kedalam

" ah!? apa yang telah terjadi? ". Ana berkata dengan wajah kaget melihat setuasi pesta menjadi panik ketakutan.

ana bergegas mencari ayahnya

Dor....

" Aaahhh!!! ". seketika para tamu terdiam ketakutan semua para tamu berjongkok dengan kedua tangan di atas kepala mereka.

" WOI.... DIAM SEMUA...!! ". Teriak seorang pria yang pakai topeng hitam di wajah nya dengan tangan kanan pegang pistol mengarahkan ke atas . " TIDAK ADA YANG BOLEH BERGERAK, ATAU SAYA TEMBAK!!! ". Tegas nya pada para tamu menodongkan pistol ke arah para tamu yang sedang kekuatan.

Seketika ana pun ikut takut berjongkok ketakutan di tengah-tengah para tamu di sana, ia melihat sekeliling mencari ke beradaan ayahnya dan juga janet.

Di tempat lain di parkiran mobil terlihat Dua pria berpakaian baju hitam dan wajah nya yang pakai topeng, lagi membawa tubuh janet menggotong janet masuk ke dalam mobil hitam mereka, terlihat janet keadaan pingsan tidak sadarkan diri.

setelah janet di masukin ke dalam mobil, kini mereka bergegas pergi dari pesta nya Aska. mobil mereka pun jalan pergi meninggalkan rumah aska

Leon tiba di parkir mobil, dan melihat sebuah mobil misterius melintas, lantas Leon bergegas ke mobilnya mengejar mereka yang telah membawa janet.

Leon bergegas masuk kedalam mobil menyalakan mesin mobil dan langsung gas jalan pergi mengikuti mereka dari belakang.

Di perjalanan mereka yang menculik janet, di dalam mobil terlihat fokus depan jalan, mereka berdua tidak menyadari ada mobil di belakang mereka yang mengikuti. Tidak lama satu teman nya melihat kaca spion mobil, ia terkejut mereka di ikuti oleh seseorang.

"Hei.. kita di ikuti". Ucap temannya yang lagi menyetir mobil melihat kaca spion dengan gelisah

" hah?? ". Jawab teman sebelah nya melihat kaca spion. " cepat gas!! ". minta temannya

mobil pun melaju cepat untuk menghindari mobil yang mengikuti mereka itu.

Terlihat di dalam mobil Leon tidak kalah cepat, dirinya pun gas melaju kencang menyetir mobil.

" Sial!! dia masih bisa mengikuti kita!! ". Temannya berkata ketakutan

" Tembak dia!! ". Suruh teman sebelah nya yang lagi menyetir mobil dengan panik

brum...

Dua mobil dengan laju Kencang di jalan raya

Mobil yang menculik janet berusaha menghindari dari mobilnya Leon di belakang mereka, Teman sebelah nya pun mengeluarkan pistol bersiap untuk tembak mobil di belakang nya itu.

Dor

Dor

Sayang nya meleset Leon cukup pintar menghindari tembakan itu, Leon tambah gas untuk bisa lebih mendekat.

"Sial!! ". ucapnya kesel gagal menembak mobil Leon.

mereka terus melaju cepat tampa henti

berdering...

Ponsel berdering di ponsel yang menculik janet, dia mengingat telepon dari bosnya itu.

" halo bos...!! kita di ikuti, kayaknya Pria yang jaga nona janet bos!! ". Ucapnya dengan nada ngegas di dalam telepon.

" dengar, kalian masuk ke dalam perkebunan, habisin dia! paham! ". Perintah bosnya

" ok bos...! ". jawabannya langsung ia tutup telepon. " masuk ke dalam perkebunan sana! ". minta teman sebelah nya tunjuk ke depan jalan

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!