NovelToon NovelToon
Hasrat Sang Nona Janet

Hasrat Sang Nona Janet

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / CEO / Action
Popularitas:838
Nilai: 5
Nama Author: as2357zzjdj

Janet Gabriella Virginia seorang wanita muda yang berusia 27 tahun yang harus mengalamin kehilangan kedua orang tuanya. ia memiliki kekayaan dan kekuasaanya di Keluarga Virginia. Namun saat hidupnya merasa baik-baik saja Janet harus mengalami hal buruk di mana seorang misterius mencoba untuk menghabisi nyawanya tentu saja dirinya merasa tidak aman. Janet mencoba mencari seorang pria berani untuk bisa melindungi dan jaganya agar tetap aman_____

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon as2357zzjdj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 20 PESTA TAK TERDUGA

"kamu jangan khawatirkan kakak, kakak akan jaga diri, lagian ada Leon akan menjaga kakak, yang penting kamu, harus hati-hati di rumah ini, kalau terjadi sesuatu atau seseorang langsung hubungi polisi, paham! ". Perintah Janet mengingat Alicia agar hati-hati di rumah ini yang lagi sendirian.

" iya, kak, kakak, juga harus hati-hati di sana". ucap Alicia dengan nada sedih.

"kalau gitu kakak, pergi dulu iya, baik-baik di sini". ucap Janet

Alicia pun mengangguk kepala nya. Janet pun melangkah jalan pergi meninggalkan Alicia sendirian.

di luar rumah terlihat Leon sedang berdiri samping mobil hitam yang lagi menunggu Janet dengan pakaian jas hitam terlihat gagah dan keren.

tidak lama Janet pun keluar dari rumah nya melangkah jalan mendekat.

mata Leon terpesona dengan tampilan Janet begitu cantik terlihat seksi dan indah.

kini mereka berdua saling pandang satu sama lain

"ayo! ". Ucap Janet menyadarkan Leon yang dari tadi bengong.

" eh!! iya, maaf nona ". jawab Leon gugup, ia pun bukaan pintu mobil untuk Janet

Janet pun masuk kedalam mobil, Leon menutup pintu mobil dan Leon bukan pintu depan bergegas masuk kedalam mobil.

mobil pun jalan pergi meninggalkan rumah besar itu.

Di tempat lain terlihat ana sudah bersiap untuk pergi ke pesta nya aska, dengan pakaian gaun merah muda terlihat cantik dan elegan, ayahnya pun sudah bersiap dengan pakaian jas hitam. kini ana melangkah mendekat ke arah ayahnya.

"sudah siap? ". tanya ayahnya pada ana

" iya". jawab ana singkat melangkah

mereka berdua pun melangkah jalan keluar rumah.

di luar terlihat ada sopir mereka sedang menunggu berdiri terdiam, ana dan ayahnya pun keluar dari rumah melangkah mendekat ke mobilnya.

"selamat malam Pak, non! ". Sambut seorang pak sopir dengan ramah.

" malam juga! ". jawab ayah ana dengan senyum

mereka berdua pun memasuki mobil pintu mobil pun di tutup dengan rapat. tidak lama mobil mereka pun berjalan pergi meninggalkan rumah mereka.

di perjalanan menuju pesta aska terlihat ana begitu sibuk dengan ponsel nya, begitu juga dengan ayahnya. seketika ana teringat dengan Dev

"ayah... sudah bertemu dengan Dev, kemarin dia menayangkan ayah! ". Ucap ana pada ayahnya

" oh, iya kemarin ayah bertemu dengan nya, membahas tentang bisnis yang tertunda ". jawab nya senyum pada anaknya.

" oh, tumben ayah suka nunda, bisnis biasa nya sangat fokus! ". tanya ana, dirinya mencoba mengorek dengan cara hati-hati

" oh, ayah mendadak sesuatu jadi terpaksa di tunda, tapi untuk saat ini sudah selesai ko! tidak ada masalah! ". jawab ayahnya dengan nada lantang

" hm!! ok". ucap ana, dirinya bingung harus bertanya apa lagi agar bisa menemukan sesuatu.

tidak lama akhirnya sampai di depan rumah aska terlihat ada beberapa orang berjalan masuk ke rumah aska dengan pakaian yang sangat bagus.

ana dan ayahnya pun keluar dari dalam mobil melangkah jalan masuk.

mobil Janet pun tiba di depan rumah aska. dirinya pun turun dari mobil di bantu oleh Leon. mereka berdua pun melangkah jalan masuk ke dalam rumah aska.

di dalam rumah aska pesta yang cukup mewah dan elegan sangat luar biasa, tidak di sangka sangat bagus dengan dekor nya.

"Janet!! ". sahut seseorang memanggil dirinya, saat hendak berjalan masuk, Janet pun berbalik dan ternyata Dev melangkah jalan mendekat

" Dev! ". ucap Janet bingung

" tidak menyangka kita bisa bertemu lagi disini". ucap Dev senyum ramah pada Janet

"lalu kenapa kamu ada disini?? " tanya Janet heran dan bingung pada Dev

"iya... aku juga di undang". jawab dev gegep pada Janet

" oh! ". balas singkat Janet pun melangkah jalan pergi

Dev yang melihat itu merasa di abaikan dirinya pun mengikuti Janet dari belakang.

terlihat aska lagi sambut para undangan yang datang tampaknya aska cukup senang kedatangan orang-orang yang ia kenal. Seketika aska teralihkan dengan Janet bersama dua pria di sana. wajah kesel terlihat jelas, aska sangat kesel dengan saudara nya yaitu Dev yang ternyata masih mengejar Janet.

"halo aska! ". sahut ayah ana menyodorkan tangan nya untuk bercabat tangan. aska pun bercabat tangan dengan ramah.

" hei sayang aku senang kamu datang". ucap aska tersenyum pada ana

tapi ana terlihat tidak suka dengan aska

"selamat malam semua! ". sambut Janet pada mereka

seketika mereka semua menoleh dengan kaget.

ana yang melihat wajah Janet tersenyum senang akhirnya dirinya bisa bertemu langsung di depannya sendiri.

" oh, nona Janet apa kabar! ". ucap ayah ana dengan sok baik dan ber pura-pura ramah.

" baik Pak! senang berjumpa dengan bapa! ". ucap Janet senyum

" hallo, kita sebelum nya pernah bertemu kan?? ". ucap aska menyodorkan tangan nya pada Janet

" iya... ". jawab Janet bercabat tangan, dirinya merasa ada yang aneh dan ada sesuatu tampang wajah aska seperti obsesi tapi belum Janet jelas..

" halo namaku ana! salam kenal! ". ucap ana menyodorkan tangan. kini mereka berdua pun salah perkenalan

" ini iya... namanya Janet, ok sekarang aku akan mencari tahu yang sebenarnya ". Gumam ana dalam hatinya.

"ngomong-ngomong ini siapa!!? ". tanya aska rasa penasaran pada pria yang ada di samping nya itu.

" oh, ini Leon, dia pelindung saya! ". jawab Janet senyum

Leon hanya tunduk kepala dengan singkat pada mereka semua.

" oh, iya, tidak heran, karena rumah mu lagi ada terdegi, iya!? ". Tanya ayah ana

" iya begitu lah pak! ". jawab Janet tersenyum.

" haaaa!! karena sudah kumpul mari kita duduk disana, tidak enak kalo hanya berdiri, ok! ". ajak aska mengarahkan mereka ke tempat duduk yang kosong itu.

mereka semua pun ikut duduk di kursi bersamaan.

Dev tersenyum senang.

" kamu ngapain ada disini, hah!! ". tanya bisik aska pada Dev

" kan aku saudara mu, masa aku sebagai saudara tidak di undang! ". bisik dev ke telinga aska

aska pun tersenyum pada mereka semua sebelum mereka mengira hal yang tidak-tidak. Dev pun duduk di kursi dekat dengan Janet.

aska pun melangkah pergi meninggalkan mereka semua.

Tampaknya Leon terus melihat sekeliling pesta untuk tetap waspada dirinya cukup khawatir ini pun firasat yang tidak enak.

"ok, hadirin semua nya, Terima kasih sudah datang di pesta saya ini ". ucap aska pada para tamu undangan dengan senyuman manis nya itu. "jadi silahkan nikmatin pesta nya dan jangan malu-malu, ok! ". ucap nya lagi pada semua orang.

mereka semua pun bertepuk tangan dengan hangat.

tampaknya Leon merasa ada yang aneh di pesta ini, ada sesuatu yang tidak nyaman

ana yang melihat tingkah ayahnya mulai curiga kini dirinya akan waspada untuk memastikan apakah ayahnya terlibat sesuatu.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!