NovelToon NovelToon
Rumus Cinta Pak Guru

Rumus Cinta Pak Guru

Status: tamat
Genre:Tamat / Cintapertama
Popularitas:5.1M
Nilai: 4.6
Nama Author: Puput

Bagaimana jadinya jika seorang siswi dijodohkan dengan gurunya sendiri.

Faradilla Angelica, siswi kelas 12 yang terkenal dengan prestasinya keluar masuk ke ruang BK, bukan karena dia sering bolos atau yang lainnya, melainkan karena dia sering kepergok berpacaran di area sekolah dengan Arsyad.

Orang tuanya merasa geram, hingga mereka menjodohkan Fara dengan Aslan, guru baru di sekolahnya.

Fara jelas tidak terima dengan perjodohan itu. Dia sampai rela kabur dengan Arsyad demi menolak perjodohan itu.

Lalu bagaimana jika akhirnya Fara dan Aslan dinikahkan? Apakah akhirnya Fara bisa mencintai Aslan, sosok guru yang sangat galak itu?

"Dasar Pak Singa!" begitulah Fara menyebutnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puput, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 13

"Pokoknya aku gak mau tunangan sama Pak Aslan!" Fara melempar tasnya ke sembarang tempat. Lalu dia hempaskan dirinya di atas ranjang. Keadaan seolah memaksanya untuk berbuat nekat.

"Arsyad sudah sampai rumah belum ya?" Fara mengambil ponselnya dan menghubungi Arsyad. Beberapa saat kemudian Arsyad sudah mengangkat panggilan dari Fara.

"Ar, sorry aku telepon kamu. Kamu udah nyampe rumah?"

"Udah, baru aja. Ini masih mau mandi. Ada apa?" kata Arsyad di seberang sana.

Fara terdiam beberapa saat.

"Far?" panggil Arsyad karena tak mendengar suara Fara lagi.

"Ar, bawa aku kabur dari rumah." kata Fara dengan cepat.

"Hah? Kabur dari rumah."

"Iya. Aku mau ditunangkan sama orang itu. Aku gak mau, Ar."

"Far, kita omongin besok aja. Aku gak mau bawa kamu dalam masalah. Menyelesaikan masalah ini bukan dengan cara kabur."

"Kamu gak sayang ya sama aku?"

"Bukan gitu. Kabur dari rumah bukan solusi yang terbaik, justru akan menambah masalah baru."

"Ya udah kalau kamu gak mau."

Fara mematikan panggilannya dengan Arsyad. Dia merasa sangat tertekan. Mengapa hidupnya selalu diatur seperti ini? Kemudian dia beranjak ke kamar mandi untuk membasuh dirinya agar rasa penat itu ikut luruh seiring aliran air yang melewati tubuhnya.

...***...

Malam itu, Fara duduk berhadapan dengan Ayahnya di meja makan. Baru saja dia menghabiskan suapan terakhirnya, Ayahnya sudah mengajaknya bicara tentang tema yang sangat tidak Fara sukai.

"Pertunangan kamu akan dilakukan hari Minggu besok." kata Pak Ridwan pada putrinya.

Fara tak menjawabnya. Dia mengambil air putih dan segera meminumnya.

"Far, ini semua demi kebaikan kamu."

Lagi-lagi Fara hanya terdiam. Dia berdiri dan beranjak dari meja makan menuju kamarnya.

Dia tutup pintu kamar itu cukup keras. Dia bersandar di belakang pintu lalu beringsut duduk di lantai. "Aku gak mau tunangan sama Pak Aslan."

Air mata itu kini telah membasahi kedua pipinya. "Mama, Fara gak mau sama Pak Aslan, Ma. Maafin Fara. Fara gak bisa menuruti keinginan Mama."

Beberapa kali ponsel Fara berbunyi. Tapi Fara membiarkannya. Dia juga kesal dengan Arsyad. Dia harus mencari cara sendiri agar pertunangan itu batal. Dia berdiri dan mengambil tas ranselnya. Kemudian dia masukkan beberapa pakaiannya.

"Aku bisa kabur dari rumah sendiri, meskipun tanpa Arsyad."

Ponsel Fara kembali berbunyi lagi. Setelah memasukkan bajunya ke dalam tas, Fara mengangkat panggilan itu.

"Ada apa?"

"Fara, kita bicarakan baik-baik masalah ini."

"Kalau kamu gak mau, aku bisa kabur sendiri."

"Kamu mau kemana?" Arsyad mengalihkan panggilannya menjadi panggilan video. "Far, jangan nekad. Please."

Fara justru menangis tergugu. "Kamu gak tahu rasanya diatur, Ar. Besok, aku mau ditunangkan sama orang yang dijodohkan Ayah. Aku gak mau. Gak ada cara lain lagi untuk menolak pertunangan itu selain kabur dari rumah."

"Kamu mau kemana?" tanya Arsyad. Dia tidak mungkin tega membiarkan Fara sendiri.

Fara menggelengkan kepalanya.

"Ya udah, kamu tunggu 30 menit lagi. Aku akan ke sana."

Kemudian Arsyad mematikan panggilan itu.

"Maafkan Fara Ayah, Fara tidak bisa berbakti pada Ayah. Fara bukan anak yang baik seperti yang Ayah inginkan."

Fara menunggu sampai Ayahnya masuk kamar, baru dia keluar dari rumah dan menunggu Arsyad di dekat kawasan rumahnya.

...***...

Arsyad mencari cara agar bisa mengambil kunci villa yang berada di kamar Papanya. Dia tidak mungkin membiarkan Fara kabur sendiri dari rumah. Dia tahu persis sifat Fara yang sangat nekad itu.

Arsyad melihat Papa dan Mamanya masih menonton televisi di ruang tengah. Dengan berjalan mengendap-endap, Arsyad masuk ke dalam kamar Papanya. Membuka laci nakas dan jelas saja, kunci villa itu ada di dalam laci.

Setelah mendapatkannya, Arsyad segera keluar dari kamar Papanya dan berjalan cepat kembali ke kamarnya. Dia memakai jaket tebalnya. Menunggu sekitar 10 menit sampai orang tuanya masuk ke dalam kamar. Setelah memastikan suasana rumahnya sepi, Arsyad segera keluar dari rumah sambil memakai helmnya. Dia tuntun motornya sampai jalanan agar suara deru mesin tidak terdengar oleh orang tuanya. Kemudian dia segera melaju menuju rumah Fara.

Jalanan yang telah sepi malam hari itu, membuatnya cepat sampai di kawasan rumah Fara. Terlihat Fara sedang menunggunya di dekat gang rumahnya.

Arsyad kini melihat Fara yang sudah membawa tas ranselnya. "Far, kamu serius mau kabur dari rumah?"

Fara menganggukkan kepalanya yakin.

"Nanti kamu semakin dimarahi sama Ayah kamu."

"Ya udah, aku bisa pergi sendiri kalau kamu gak mau." Fara berdengus kesal. Hatinya sedang tidak baik-baik saja. Hanya dengan mendegar kalimat itu Fara semakin kesal.

"Kamu mau kemana sendiri? Ini sudah malam. Ya udah, kamu naik." Arsyad memberi helm pada Fara yang dia bawa dari rumah.

Setelah memakai helmnya, Fara naik ke boncengan Arsyad dan beberapa saat kemudian motor Arsyad mulai melaju. Dia menuju villa milik keluarganya yang ada di kota dingin itu.

"Kita mau kemana?" tanya Fara sambil melingkarkan tangannya di pinggang Arsyad dan memeluknya erat karena dinginnya malam itu semakin menusuk hingga ke tulangnya.

"Ke villa keluarga aku."

"Maaf ya, aku merepotkan kamu." kata Fara. Dia kini menempelkan dagunya di pundak Arsyad.

"Gak papa." Arsyad kini mengusap lembut tangan Fara yang ada di perutnya. Meskipun dia tahu pasti Papanya akan memarahinya habis-habisan jika tahu masalah ini.

Perjalanan cukup jauh. Setelah hampir dua jam, mereka tiba di villa milik keluarga Arsyad. Mereka turun dari motor lalu berjalan masuk ke dalam villa.

"Villa kamu gak ada penjaganya?" tanya Fara.

"Ada tapi gak menginap di sini. Hanya bersih-bersih saja kalau siang."

Fara hanya menganggukkan kepalanya.

Setelah masuk ke dalam villa, Arsyad mengunci kembali pintu itu. Mereka berjalan menuju kamar yang berada di lantai dua.

Setelah masuk ke dalam kamar, Fara kini duduk di tepi ranjang, udara dingin pegunungan semakin malam semakin terasa. "Dingin banget di sini."

Arsyad menganggukkan kepalanya. "Iya, di sini memang dingin banget. Tiap malam tahun baru keluarga aku dan keluarganya Ayla selalu liburan bareng di villa ini." cerita Arsyad singkat.

Keadaan hening sesaat. Tidak ada percakapan antara dua remaja yang sedang duduk berdempetan itu.

"Ar, aku gak mau menerima perjodohan itu, apalagi sampai tunangan dan menikah."

Arsyad terdiam beberapa saat. Dia juga tidak bisa berbuat apa-apa. Dia masih sekolah, dia tidak mungkin mengajak Fara menikah saat ini. "Aku juga gak mau kehilangan kamu. Tapi aku gak bisa berbuat apa-apa. Aku sendiri masih sekolah."

Tiba-tiba Fara memeluk Arsyad. Dia menatapnya begitu dekat. "Jadikan aku milik kamu seutuhnya malam ini."

"Tapi..." Arsyad menatap ragu Fara. Dia jelas mengerti maksud Fara. Imannya benar-benar diuji saat ini. Haruskah dia mendengarkan bisikan setan itu?

💞💞💞

.

Jangan lakuin itu Arsyad nanti dimarahi Papa Rasya... 😅

Like dan komen ya...

1
Shee
Luar biasa
Juwita Silalahi
🤩🤩🤩
Juwita Silalahi
😭
Juwita Silalahi
😭🙏🏻
Juwita Silalahi
😭😭😭🙏🏻
Juwita Silalahi
😭😭😭
Mbah Dur
Luar biasa
Tari Fairus
kalau awalny bagus past akhrny juga bagus
🌷⃝Nͨaͣtᷠsᷤaa
😭🙂
Mei Mei
Luar biasa
Pepe Black Street
pasti suruhan tasya
Atma Inatun Nikhma
Luar biasa
Siti patma
ending yg bagis sukaaa deh thanks ya thor🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Siti patma
masih adalah thor ceritanya bagus kok launching debay 2 ya
Siti patma
kakaknya fara mana kok nggak muncul
Siti patma
akhinya perjuangan ada hasilnya selamat pak aslan jadi terhau thor
Siti patma
mantap kamu debay
sayang ama papa aslan
Siti patma
sedih liat pak aslan akibat nikah sama bocah labil
Siti patma
tp kasihan pak alanya dapat sisa mana mau laki2 di gituin
Siti patma
makanya jgn jatuh cinta sakit rasanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!