Dana Fransisca
Pagi ini di sebuah Klinik di sudut kota J, Davina sedang di periksa Dokter yg bertugas.
Davina : hm... sakit Tante
Dokter : Sabar sedikit ya, saya periksa bentar ( sambil memeriksa Davina, menekan perut Davina perlahan).
Sepertinya Kamu telat makan lagi.
Davina : sambil mengangguk (muka pucat ).
Dokter : Kamu harus di rawat, kamu udah kekurangan banyak cairan. setidaknya kamu harus di infus.
Davina : Tapi tante, saya harus kerja.
Dokter : Pentingan mana, kerjaan atau kesehatanmu. Klo kamu sakit giman kamu kerja, nenekmu siapa yg Urus?
Davina : tapi Dok.
Dokter : nggak ada tapi2an.
Dokter Rianti pun memanggil salah seorang suster yg berjaga di klinik itu untuk memasangkan infus untuk Davina. Dokter Rianti adalah Dokter di Klinik itu, dia cukup kenal dengan Nenek Davina dan Davina. Dokter Rianti merupak teman SMA Dominik ayah dari Davina. Kebetulan rumah mereka juga cukup deket, cuma beda gang, Itulah yg membuat mereka cukup deket.
Davina langsung menelp temannya ijin tidak masuk hari ini.
Davina : Ci, bilangin atasan sama Dosen, hari ini aku nggak masuk ya. Aku lg di klinik biasa, Perut gw sakit.
Suci : Kok bisa? kamu telat makan lg ya.
Davina : ia, kemarin sibuk bgt. Makanya lupa.
Suci : ya udah, cepat sembuh ya.
Davina : jangan bilang nenek ya, kasian nanti kepikiran. Klo nenek telp bilang aja lembur.
Suci : Ia
Perkenalkan Davina Fransiska, anak satu-satunya dari pasangan Dominik dan Susi. Di usianya yang belum genap 19 tahun, Davina Fransiska harus berjuang sendiri bekerja paruh waktu untuk memenuhi kebutuhannya. Davina punya penyakit Maag, asam lambung Kronis, alergi Udang dan Hipotermia Orang tua Davina sudah lama meninggal, saat usia Davina umur 10 tahun Ibunya meninggal karna penyakit yang di deritanya. Setelah davina umur 16 tahun Ayahnya meninggal karna tabrak lari.
Davina tinggal bersama Nenek dari Ibunya yang sudah cukup tua. Davina sangat sayang Neneknya, Neneknya merupakan harta paling berharganya, Karna cuma Nenek yang dia punya. Davina punya Paman, Kakak dari Ayahnya, tapi tidak peduli sama sekali akan keadaan Davina. Davina tidak peduli akan hal itu, selama masih ada Neneknya dia bahagia dengan keadaannya yg sekarang.
Di mulai dari pagi harinya sampe jam 12 siang Davina Kuliah di salah satu Universitas ternama di kota J dengan bea siswa yang didapatnya. Dari jam 1 siang sampe jam 8 malam Davina bekerja di Supermarke Yang tidak jauh dari kampusnya. Jam 9 malam Davina kerja di restoran sebagai tukang belanja kebutuhan Restoran terkenal di kota J. Sekarang sudah menunjukan jam 8 malam, Davina langsung ke Restoran untuk mengambil catatan bahan2 apa yg perlu di belinya dari pasar. Karna di kota J kebanyakan pasar bukanya malam. Davina ke pasar bersama OB restoran dengan membawa Mobil restoran.
Davina mulai belanja sesuai kebutuhan restoran. Setelah selesai urusan belanjanya, Davina langsung balik lagi kerestoran mengantar belanjaanya. Habis itu dia pulang ke rumah.
Davina sampai di depan rumahnya menggunakan motor maticnya. Dia melirik jam tangannya, sudah hampir jam 23.50. Davina merogoh tasnya mencari kunci rumahnya. Dia sengaja membawa kunci cadangan agar tidak membangunkan neneknya.
Selesai mandi dan berpakaian Davina merebahkan tubuhnya di Kasurnya yang berukuran sedang, Sekilas Davina melihat Photo Ayah dan Ibunya. Di tersenyum dan karna lelahnya Davina terlelap.
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘
Ke esokan paginya, jam menunjukan pukul 04 : 00. Davina bangun dan kemamar mandi cuci muka. Davina ke dapur memasak untuknya dan neneknya. selesai masak Davina beres-beres rumah dan nyuci. Di usianya yang sekarang Davina sudah mahir mengerjakan urusan rumah.
Jam menunjukan angka 07 : 00
Davina sudah mandi dan segera menyiapkan sarapan di meja untuk Nenek dan juga dirinya.
Davina : Nek Bangun ( teriak Davin )
Nenek Keluar dari kamar dan langsung duduk sarapan bersama cucu kesayangannya.
Kamu pulang jam berapa sayang, kok nenek nggak tau.
Davina : jam 12 an Nek, semalam Davina langsung bobok. sambul nyengir nenunjujan giginya yang rata
Nenek : Hari ini kulih?
Davina : ia Nek, masuk jam 10.30.
Nenek : Tetep semangat sayang. Doa nenek bersamamu.
Begitulah kegiatan mereka tiap hari. Davina kuliah dan kerja sampe larut malam. Sementara Nenek di rumah dengan bunga-bunga kesayangannya. Dan setiap rabu jumat ikut kegiatan Lansia di Komplek rumahnya. Nenek Davina merupakan pensiunan. Jadi nenek juga suka ada kegiatan di luar kegiatan lansianya baik itu di dalam kota maupun di luar kota.
Minta Doanya, ini karya pertamaku
Maaf klo ada penilasan kata - kata
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Critina S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri