Bukan Mesin Atm Keluarga Mu
Maira, seorang istri yang harus membagi penghasilan nya untuk istri dari kakak ipar nya yang sudah meninggal dunia.
Sang suami dan mertua hanya memanfaatkan uang nya, demi kepentingan mereka semua.
Tidak hanya itu, Suami nya, Azam malah menjalin hubungan dengan kakak ipar nya dengan alasan mau membantu janda kakak nya tersebut.
Mereka semua kelimpungan saat Maira memutuskan untuk tidak mau membantu lagi, dan menyerahkan semua nya pada Azam, suami nya.
Istri Tangguh Duda Dingin
Kinara seorang gadis tomboy yang baru saja lulus kuliah harus menerima kenyataan jika dirinya di jodohkan dengan seorang Duda yang seharusnya menikah dengan kakaknya, Adisty. Tapi kakaknya menolak dengan alasan harus bekerja di luar kota. Padahal alasan utamanya adalah karena dia mendengar gosip jika calon suaminya seorang Duda dan juga bisu.
Abizar seorang Duda yang akan di jodohkan. Dan dia juga terpaksa menerima perjodohan itu karena tekanan dari kedua orang tuanya. Padahal dia masih menunggu kedatangan dari mantan istrinya yang pergi meninggalkannya sudah lima tahun.
Akankah pernikahan mereka yang tanpa cinta itu bertahan. Akankah ada cinta di antara mereka? Bagaimana jika mantan istri Abizar datang?
Apalagi selain bersaing dengan mantan istri yang masih selalu di hati Abizar, Kinara juga harus bersaing dengan banyak wanita yang datang silih berganti mendekati suaminya.
Mampukah Kinara bertahan ataukah dia menyerah? Ikutin terus yuk ceritanya.
Sistem Keuntungan Usaha
Setelah lelah menjalani hidup yang penuh kegagalan, Arga memutuskan berhenti dari pekerjaannya. Namun, ironisnya ia tewas.
Saat membuka mata, ia kembali ke masa SMA, titik awal kehidupan buruknya. Bedanya, kini ia memperoleh Sistem Keuntungan Usaha yang membuat setiap bisnis yang berhasil memberinya hadiah melimpah.
Di kehidupan kedua ini, Arga bertekad mengubah nasib dan membangun kerajaan bisnisnya sejak masih berseragam sekolah.
LE DERNIER MOT DU SILENCE (Kata Terakhir dalam Keheningan)
Di Paris, hujan tidak pernah jatuh sebagai air; ia jatuh sebagai ingatan. Pada musim gugur tahun 1928, saat udara membusuk di sepanjang Sungai Seine dan lampu-lampu gas berkedip seolah kehabisan napas
0
2
KODE AWAN UNTUK RAGA YANG LEMAH
Eps 1 : "Lelaki Yang Terlalu Cepat" Langit Jakarta pukul enam sore begitu murung. Awan mendung menggantung rendah, seolah menahan tangis. Di tengah hiruk-pikuk stasiun kereta, seorang lelaki berdiri
1
1
"SUARA RUH YANG TAK PERNAH MATI"
Aku tidak pernah percaya pada keajaiban sampai malam ketika jemariku menyentuh tulang-belulang yang masih bergetar. Namaku Fariz. Usiaku tiga puluh lima tahun, dan aku adalah arkeolog yang paling dib
1
1
"SEBELUM AWAN MENANGIS UNTUK TERAKHIR KALINYA"
Di sudut ruang rawat inap rumah sakit kelas tiga, tempat bau antiseptik bercampur dengan bau keringat dan harapan yang mulai pudar, seorang lelaki tua terbaring dengan tubuh kurus yang tinggal tulang.
1
1