Ketika Takdir Kembali Memilih
Novel Ketiga
Berdasarkan survei, sedia tisu sebelum membaca😌
--------
Mencintai, lalu melepaskan. Terkadang cinta itu menyakiti, namun membawa kebahagiaan lain di satu sisi. Takdir membawa Diandra Selena melalui semuanya. Merelakan, kemudian meninggalkan.
Namun, senyum menyakitkan selalu berusaha disembunyikan ketika gadis kecil yang menjadi kekuatannya bertahan bertanya," Mama ... apa papa mencintaiku?"
"Tentu saja, tapi papa sudah bahagia."
Diandra terpaksa membawa kedua anaknya demi kebahagiaan lainnya, memisahkan mereka dari sosok papa yang bahkan tidak mengetahui keberadaan mereka.
Ketika keegoisan dan ego ikut andil di dalamnya, melibatkan kedua makhluk kecil tak berdosa. Mampukah takdir memilih kembali dan menyatukan apa yang telah terpisah?
Khanza Yang Malang
Bukan bacaan untuk bocil.
Blurb...
"Hem..ternyata cewek cupu ini cantik juga"
Gumam Albian, saat menanggalkan kacamata tebal dari wajah Khanza.
Demi memenangkan taruhan dengan teman-temannya. Albian yang notabenenya adalah pria paling populer di kampus, sampai rela berpacaran dengan Khanza si gadis cupu dan penyendiri.
Berkat pesona yang dimilikinya. Albian berhasil membuat gadis cupu dan lugu seperti Khanza, kini pasrah berada di bawah kungkungannya.
"A-aku takut Al. Bagaimana kalau aku hamil?"
Tanya Khanza saat Albian menanggalkan kancing kemeja oversize miliknya. Namun Albian yang otaknya sudah diselimuti kabut hawa nafsu tidak mendengarkan ucapan Khanza. Meniduri gadis cupu itu adalah bagian dari taruhan mereka.
"Tenang saja sayang, semua akan baik-baik saja kok"
Ucap Albian sembari menelan salivanya saat melihat gunung kembar milik Khanza yang padat dan menantang.
ikuti kisah selengkapnya dengan membaca karya ini hingga selesai.
Jodoh Pasti Bertemu
"Perawan tua' itulah hinaan yang selalu Alya terima dari tetangga bahkan dari keluarganya dikarenakan usianya yang sudah 32 tahun dan Alya masih belum menikah. Merasa lelah dengan semua hinaan yang diterima, Alya memutuskan untuk menenangkan pikirannya dengan pergi ke Makkah, Alya berdoa agar segera dipertemukan dengan jodohnya.
Ketika Alya tengah berada di Masjidil Haram, Ibu-ibu datang menghampirinya dan mengatakan ingin memperkenalkan anaknya pada Alya.
Bagaimana kisah selanjutnya?
Apa Alya akan menerima tawaran Ibu-ibu tersebut?
Siapakah pria yang akan dikenalkan pada Alya?
Lubang Yang Tak Kusadari
Halo! Perkenalkan, namaku Yaya. Ini adalah kisahku—bertemu dengan dia. Seseorang yang memberiku arah, tujuan hidup yang selama ini tidak kusadari. *** Sejak kecil aku tahu… aku selalu berbeda. Buka
2
2
Di Antara Jam yang Terhenti
Hujan turun sejak sore, rintiknya kecil namun rapat, seperti seseorang yang sengaja memperlambat waktu. Jalanan basah memantulkan cahaya lampu kota, sementara aroma tanah dan aspal menyatu di udara. A
0
4
Hujan Bulan November
Aku berlari menuju sebuah kedai dipinggir jalan. Bulan September ini cuaca mulai mendung. Hujan mulai turun meskipun tidak deras amat. Kadang pagi ini cerah dan nanti sore hujan sampai malam. Burukny
0
0
DENTANG KE DUA BELAS
Langit sore itu tampak kelabu, seperti enggan memberi cahaya. Hujan baru saja reda, meninggalkan aroma tanah basah yang meresap di udara. Mobil berhenti di depan rumah tua bercat krem pudar, dengan pa
0
1