Menyingkirkan Gundik Suamiku
Di balik senyumnya yang lembut dan rumah tangga yang terlihat harmonis, Kiandra menyimpan luka yang tak kasat mata. Lima tahun menikah, pengorbanan dan cintanya pada Adam Mahendra, suaminya, seakan tak berarti.
Nadira, wanita manipulatif yang datang dengan sejuta topeng manis dan ambisi untuk merebut apa yang bukan miliknya.
Awalnya Kiandra memilih diam, berharap badai akan berlalu. Namun ketika suaminya mulai berubah, ketika rumah yang dibangunnya dengan cinta hampir runtuh oleh kebohongan, Kiandra sadar diam bukan lagi pilihan.
Dengan hati yang patah namun tekad yang utuh, Kiandra memulai perjuangannya. Bukan hanya melawan Gundik yang licik, tapi juga melawan rasa sakit yang suaminya berikan.
Di tengah air mata dan pengkhianatan, ia menemukan kekuatan baru dalam dirinya. Harga diri, dan cinta yang layak di perjuangkan.
Kiandra kembali membangun karirnya, membuat gundik suaminya semakin tidak setara dalam segala hal.
Dia Bukan Ayah Pengganti
Naya yakin, dunia tidak akan sekejam ini padanya. Satu malam yang buram, satu kesalahan yang tak seharusnya terjadi, kini mengubah hidupnya selamanya. Ia mengira anak dalam kandungannya adalah milik Zayan—lelaki yang selama ini ia cintai. Namun, Zayan menghilang, meninggalkannya tanpa jejak.
Demi menjaga nama baik keluarga, seseorang yang tak pernah ia duga justru muncul—Arsen Alastair. Paman dari lelaki yang ia cintai. Dingin, tak tersentuh, dan nyaris tak berperasaan.
"Paman tidak perlu merasa bertanggung jawab. Aku bisa membesarkan anak ini sendiri!"
Namun, jawaban Arsen menohok.
"Kamu pikir aku mau? Tidak, Naya. Aku terpaksa!"
Bersama seorang pria yang tak pernah ia cintai, Naya terjebak dalam ikatan tanpa rasa. Apakah Arsen hanya sekadar ayah pengganti bagi anaknya? Bagaimana jika keduanya menyadari bahwa anak ini adalah hasil dari kesalahan satu malam mereka?
Rumah Untuk Si Bungsu
Kisah seorang anak perempuan terakhir yang hidupnya selalu di tentukan oleh orang tuanya,dan tidak di beri kesempatan untuk memilih untuk hidupnya.
hingga akhirnya ia pergi dari rumah, dan bertemu dengan seseorang yang mampu untuk ia jadikan rumah dan tempat bersandar
Kosan Nomor 13
Malam itu hujan turun tanpa henti. Raka, seorang mahasiswa tingkat akhir yang terkenal paling pelit di kampus, akhirnya menerima tawaran kos paling murah di kota. Alamatnya sederhana. Gang Melati N
0
1
Kupilih Jalan Berbeda
Waktu SMP, aku termasuk anak yang ceria banget. Rasanya nggak ada hari tanpa ketawa. Aku gampang akrab sama siapa saja, suka bercanda, dan hampir selalu jadi orang yang paling berisik di kelas. Kalau
0
1
Sandaran wengi [2]
Suasana di ruang tengah rumah joglo itu tegang. Napas Mbah Sastro terdengar tersengal-sengal. Tangannya mencengkeram dada. "Pak Darto! Cepat ke sini!" teriak Bu Lastri. Wajahnya pucat dan air matany
0
0
Gadis mafia dan ceo tampan
33 Aku tersenyum miris, sebuah senyuman sedih yang membuat pertahanan mentalku sedikit retak. "Kau ingat malam di St. Petersburg empat tahun lalu, Viktor?" tanyaku pelan, suaraku mengalun menembus de
0
0